Jumat, 18 Oktober 2019 | 04.09 WIB
Metro24Jam>News>Jalan Patumbak ke Simpang Amplas Hancur, Warga Minta Perhatian Pemerintah

Jalan Patumbak ke Simpang Amplas Hancur, Warga Minta Perhatian Pemerintah

Kamis, 11 Juli 2019 - 12:51 WIB

IMG-72926

Kondisi Jalan Pertahanan, Kecamatan Patumbak, Deliserdang. (Sam/metro24jam.com)

PATUMBAK, metro24jam.com – Jalan Pertahanan Patumbak menuju ke Simpang Amplas Medan, saat ini rusak parah. Akibat kondisi jalan yang berlobang-lobang tersebut, membuat para pekerja maupun para pelajar sering terlambat sampai ke tujuan.

Selain itu, para sopir Angkot pun enggan melintasi jalanan yang berlubang dan rusak parah itu. Alhasil, para penumpang tujuan Simpang Tiga, Desa Patumbak I, seringkali diturunkan di Dusun VI, Desa Patumbak II, tepatnya di depan Gang Indo Pam, terutama menjelang petang.

Salah seorang supir Angkot Rajawali, Mail (41), saat ditemui Rabu (10/7/2019) siang merasa kecewa dengan kurangnya perhatian pemerintah kabupaten maupun kecamatan.

“Di mana-mana di wilayah Indonesia jalan-jalan yang rusak diperbaiki. Bahkan, jika di suatu daerah belum mempunyai jalan, terutama jalan penghubung, saat ini pemerintah sedang giat-giatnya membangun jalan itu. Tapi kenapa di Kecamatan Patumbak, jalan yang sudah tersedia sejak zaman Belanda, kok malah tak ada perhatian dari Pemerintah Kabupaten. Padahal, Jalan Pertahanan Patumbak, adalah jalan inti menuju Kota Medan,” ketusnya.

“Karena jalannya rusak dan berlobang-lobang, maka angkot ku pun sering rusak. Lagipula jadi lama sampai ke tempat tujuannya,” keluhnya lagi. 

Mail berharap Pemerintah Kabupaten Deliserdang maupun kecamatan agar memperbaiki Jalan Pertahanan Patumbak yang hancur, guna kelancaran masyarakat berlalulintas.

Hal senada diucapkan Manto (56), salah seorang warga Patumbak yang setiap harinya melintas di jalan tersebut mengendarai sepedamotor. Menurutnya, perbaikan jalan memang urusan pemerintah.

“Saya sudah 35 tahun melintas di jalan ini. Karena saya  bekerja di Jalan Bogor Medan sejak tahun 1984. Jadi setiap pagi dan petang saya melintasi jalan ini,” ungkapnya. 

Manto merasa kecewa terhadap pemerintah, karena PBB dan pajak kendaraan di minta terus setiap tahunnya.

“Jadi, ke mana uangnya semua itu? Sebab, jalan yang digunakan untuk kepentingan umum pun tidak diperhatikan. Padahal, dengan rusaknya jalan ini, sudah banyak yang menjadi korban, terutama para pelajar yang mengendarai sepeda motornya tidak hati-hati,” pungkasnya. (Sam)


KOMENTAR ANDA
Loading...
Berita Terkini Lainnya
Pulang Belanja Sabu di Gang Kinantan, 2 Sekawan Dicegat Polisi
Metro 24 Jam - Kamis, 17 Oktober 2019 - 23:24 WIB

Pulang Belanja Sabu di Gang Kinantan, 2 Sekawan Dicegat Polisi

Belum sempat menikmati sabu yang baru saja dibeli dari Gang Kinantan, dua sekawan ini keburu dicegat polisi, Selasa (15/10/2019) malam.Keduanya ...
Pembagian Kios Pekan Tigaraja Bermasalah, Camat Akan Panggil Pedagang
Metro 24 Jam - Kamis, 17 Oktober 2019 - 22:44 WIB

Pembagian Kios Pekan Tigaraja Bermasalah, Camat Akan Panggil Pedagang

Pembagian kios di Pekan Tigaraja dinilai merbasalah karena tidak merata. Camat Girsang Sipangan Bolon Eva Suryati Ulyarta Tambunan SKom MSi ...
Rencana Bertanding di Pilkada 2020 Labuhanbatu, H Andi Suhaimi Mendaftar ke Perindo
Metro 24 Jam - Kamis, 17 Oktober 2019 - 22:29 WIB

Rencana Bertanding di Pilkada 2020 Labuhanbatu, H Andi Suhaimi Mendaftar ke Perindo

H Andi Suhaimi Dalimunthe ST MT resmi mendaftar sebagai Bakal Calon Bupati Labuhanbatu ke DPD Partai Perindo, Selasa (15/10/2019). Pendaftaran ...
Yuk Bantu Biaya Perobatan Darisa Boru Sianturi, Bayi 8 Bulan Penderita Pneumonia
Metro 24 Jam - Kamis, 17 Oktober 2019 - 22:24 WIB

Yuk Bantu Biaya Perobatan Darisa Boru Sianturi, Bayi 8 Bulan Penderita Pneumonia

Darisa boru Sianturi, bayi baru berusia 8 bulan penderita penyakit Pneumonia (radang paru-paru) kini terbaring di RS Haji Adam Malik ...
Beli Sabu dari Tanjungbalai, 3 Warga Sei Dadap Ditangkap Polisi, Rencananya Dijual di Air Batu
Metro 24 Jam - Kamis, 17 Oktober 2019 - 21:33 WIB

Beli Sabu dari Tanjungbalai, 3 Warga Sei Dadap Ditangkap Polisi, Rencananya Dijual di Air Batu

Personel Unit Reskrim Polsek Airbatu meringkus tiga terduga pengedar sabu-sabu di Dusun IV, Desa Hessa Air Genting, Kecamatan Air Batu, ...
Sempat Hilang 2 Hari, Kapal Nelayan Cumi dan 7 Awal Ditemukan Dalam Kondisi Selamat
Metro 24 Jam - Kamis, 17 Oktober 2019 - 17:27 WIB

Sempat Hilang 2 Hari, Kapal Nelayan Cumi dan 7 Awal Ditemukan Dalam Kondisi Selamat

Tim Basarnas Tanjungbalai-Asahan berhasil menemukan satu unit kapal nelayan cumi-cumi yang mengalami kerusakan di perairan Pulau Pandan, Kabupaten Batubara, Rabu ...
Loading...
Kombes Andi Rian
Hendrik Marpaung
Kapolres Siantar

Loading…