Selasa, 17 September 2019 | 05.06 WIB
Metro24Jam>News>Polisi Ringkus 5 Pelaku Pengeroyokan Marudut Tua Sinaga, Begini Kronologi Kejadiannya!

Polisi Ringkus 5 Pelaku Pengeroyokan Marudut Tua Sinaga, Begini Kronologi Kejadiannya!

Senin, 8 Juli 2019 - 11:41 WIB

IMG-72602

Kelima tersangka saat diamankan di Unit Jatanras Polres Pematangsiantar. (ist/metro24jam.com)

SIANTAR, metro24jam.com – Kurang dari 24 jam, personel Unit Jatanras bersama Sat Intelkam Polres Pematangsiantar berhasil meringkus 5 pelaku pengeroyokan Marudut Tua Sinaga, Minggu (7/7/2019) malam.

Diketahui, Marudut Tua Sinaga sebelumnya dikeroyok hingga sekarat di Jalan Dipenogoro, Kelurahan Proklamasi, Kecamatan Siantar Barat, Minggu (7/7/2019) dinihari.

Pemuda asal Panei Tongah itu kemudian meninggal dunia Minggu (7/11/2019) sekira pukul 11.00 Wib, beberapa jam setelah mendapat perawatan di RSUD Djasamen Saragih, Pematangsiantar.

Kasat Reskrim Polres Pematang Siantar dalam keterangannya melalui Kanit Jatanras Iptu Yuken Saragih mengatakan, kelima tersangka ditangkap setelah orangtua Marudut merasa keberatan lalu membuat pengaduan resmi ke Mapolres Siantar, sesuai Laporan Polisi nomor: LP/335/VII/2019/SU/STR.

Kelima tersangka yang ditangkap adalah Jaya Purnama (23) dan Rizal (22) keduanya warga Jalan Beringin, Kelurahan Sinaksak, Simalungun.

Rezi Aruanda (24), warga Jalan Tangki, Kelurahan Nagapita, Siantar Martoba, Frengki Cia (23), warga Jalan Gereja, Kelurahan Kristen, Siantar Selatan dan Rahmat Faisal Sipayung (32) warga jalan Aru, Kelurahan Bantan, Siantar Barat.

Peristiwa itu, jelas Yuken, berawal ketika Jaya Purnama, Rizal dan temannya Eban sedang minum tuak di pinggiran Jalan Sudirman Kelurahan Proklamasi, Kecamatan Siantar Barat, Minggu (7/7/2019) sekira pukul 03.30 Wib.

Tak lama kemudian, korban Marudut datang bersama seorang temannya mengendarai sepedamotor lalu menghampiri Jaya dan kawan-kawan.

“Mari uang mu dulu Rp100 ribu buat makan,” kata Marudut kepada Jaya ketika itu, seperti dituturkan Iptu Yuken.

Jaya dan kawan-kawannya kemudian mengatakan bahwa mereka tidak mempunyai uang yang diminta Marudut.

“Saat itu, Marudut langsung menodongkan pisau ke leher Jaya,” jelas Yuken.

Namun tak lama kemudian, dia melepaskan todongan pisau itu. “Tunggu ya! Nanti aku datang ke sini, aku mau ngambil uang dulu ke sana,” ucap Marudut kembali, sembari pergi mengendarai sepeda motor ke arah Jalan Merdeka.

“Tak terima perlakuan itu, Jaya dan kawan-kawan kemudian mencari korban di seputaran Jalan Dipenogoro dan sempat terjadi aksi kejar-kejaran antara pelaku dan korban,” imbuh Yuken.

Setelah Marudut tertangkap, Jaya dkk langsung memukuli Marudut hingga terkapar berlumuran darah di pinggiran Jalan Diponegoro, tepatnya di depan Warnet 911.

Tak lama kemudian, polisi tiba di lokasi lalu mengamankan Marudut dan membawanya ke RSUD Djasamen Saragih berikut 1 unit sepedamotor yang dikendarainya ke Mapolres Pematangsiantar.

“Awalnya orangtua korban sudah membuat surat pernyataan tidak keberatan atas kejadian tersebut dan meminta agar tidak dilakukan otopsi terhadap jenazah korban,” jelas Yuken, Senin (8/72019) sekira pukul 10.00 Wib.

Setelah penyidik melengkapi surat pernyataan tidak keberatan dan tidak bersedia diotopsi dan kemudian ditandatangani, orangtua Marudut bersama penyidik berangkat ke RSUD Djasamen Saragih.

“Di rumah sakit, ada pihak keluarga korban merasa keberatan. Akhirnya orangtua korban membuat pengaduan dan selanjutnya dilakukan otopsi terhadap jenazah korban,” sambung Yuken.

Berdasarkan pengaduan orangtua Marudut, tim gabungan yang dipimpin Kanit Jatanras Iptu Yuken Saragih dibantu Kasat Intelkam AKP AR Samosir kemudian melakukan penyelidikan untuk mencari para pelaku.

“Tersangka pertama yang kita tangkap adalah Frengki. Dia kita amakan dari Restoran Internasional tempatnya bekerja,” sebut Yuken.

Selanjutnya, berdasarkan pengakuan Frengki, polisi melakukan pengembangan dan mengamankan 4 tersangka lainnya secara terpisah.

“Kelima tersangka kita kenakan pasal 170 ayat 2 ke 3e Subs 351 ayat 3 KUHPidana,” pungkasnya. (zeg)

BACA JUGA:
Dimassa di Jalan Diponegoro Siantar, Pemuda Asal Panei Tongah Tewas! Katanya Rampok


KOMENTAR ANDA
Loading...
Berita Terkini Lainnya
Keroyok Polisi Saat Grebek Narkoba di Desa Nenas Siam, 3 Provokator Diringkus
Metro 24 Jam - Senin, 16 September 2019 - 21:20 WIB

Keroyok Polisi Saat Grebek Narkoba di Desa Nenas Siam, 3 Provokator Diringkus

Personel Sat Reskrim Polres Batubara meringkus 3 pria yang diduga merupakan otak pengeroyokan terhadap 7 personel Polsek Medang Deras di ...
Permisi Pergi Kerja, Rupanya Janji Sama Supir Angkot, Remaja 19 Tahun Diciduk di Kamar Hotel
Metro 24 Jam - Senin, 16 September 2019 - 20:02 WIB

Permisi Pergi Kerja, Rupanya Janji Sama Supir Angkot, Remaja 19 Tahun Diciduk di Kamar Hotel

Terbuai dengan iming-iming ongkos gratis dan rayuan duda ayah 2 anak, Mawar (19)--sebut saja namanya begitu--akhirnya rela diajak bermesum ria. ...
Pemkab Labuhanbatu Berperan Aktif Dukung <i>Basic Trauma Live Support</i>
Metro 24 Jam - Senin, 16 September 2019 - 18:09 WIB

Pemkab Labuhanbatu Berperan Aktif Dukung Basic Trauma Live Support

Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu, melalui salah satu putera terbaiknya, berperan aktif dalam Basic Trauma Live Support (BTCLS), yang digelar Dewan Pimpinan ...
Diduga Rugikan Negara Miliaran Rupiah, Kejari Didesak Usut Mafia Izin Tower di Deliserdang
Metro 24 Jam - Senin, 16 September 2019 - 17:55 WIB

Diduga Rugikan Negara Miliaran Rupiah, Kejari Didesak Usut Mafia Izin Tower di Deliserdang

Massa Forum Anti Korupsi (Forak) kembali berunjukrasa ke kantor bupati dan DPRD Deliserdang, Senin (16/8/2019) sekira pukul 12.00 Wib. Massa ...
Pulang Beli Sabu Anak Jalan Asrama-Martoba Ini Dicegat Polisi, Terpaksa Menghayal di Sel!
Metro 24 Jam - Senin, 16 September 2019 - 16:10 WIB

Pulang Beli Sabu Anak Jalan Asrama-Martoba Ini Dicegat Polisi, Terpaksa Menghayal di Sel!

Rencana Mhd Meizar Suhada Siregar 'fly' dan berhalusinasi memakai sabu buyar seketika. Dia dicegat Tim Opsnal Satres Narkoba Polres Pematangsiantar, ...
DPC PPP Asahan Buka Penjaringan Balon Bupati, Nurhajizah Marpaung Pendaftar Pertama
Metro 24 Jam - Senin, 16 September 2019 - 15:17 WIB

DPC PPP Asahan Buka Penjaringan Balon Bupati, Nurhajizah Marpaung Pendaftar Pertama

Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Asahan mulai membuka penndaftaran penjaringan bakal calon bupati dan wakil bupati untuk ...
Loading...
Kapolres Siantar

Loading…