Selasa, 14 Juli 2020 | 01.33 WIB
Metro24Jam>News>Warga Langkahan Temukan Bangkai Gajah Liar Tinggal Kerangka, Diduga Mati Tersengat Listrik

Warga Langkahan Temukan Bangkai Gajah Liar Tinggal Kerangka, Diduga Mati Tersengat Listrik

Sabtu, 6 Juli 2019 - 23:00 WIB

IMG-72525

Warga di lokasi temuan kerangka gajah. (Chairul/metro24jam.com)

Loading...

ACEH UTARA, metro24jam.com – Bangkai gajah liar ditemukan di Dusun Mihra Istimewa, Desa Seurkey, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara. Hewan dilindungi itu diduga mati akibat tersengat aliran listrik setelah kabel yang putus tersangkut di mulut hewan dilindungi itu .

Informasi yang dihimpun, satwa malang tersebut diduga berjenis kelamin betina, bahkan sedang mengandung.

Saat ditemukan, bangkai gajah yang tinggal kerangka itu hanya bisa diangkut bagian kepala saja, sedangkan bagian tubuh dan kakinya tertimbun tumpukan tanah yang kebetulan sedang dalam pengerjaan pembukaan jalan.

Pantauan metro24jam.com, Sabtu (6/7/2019), lokasi bangkai gajah itu ditemukan hanya berjarak sekitar tiga meter saja dari badan jalan dan berdekatan dengan tiang listrik. Kabel yang putus itupun kini telah disambung kembali.

Dari keterangan warga, kematian gajah diduga betina terjadi sejak 25 hari puasa atau pada akhir Mei lalu.

Awalnya warga khawatir akan melintasi jalan itu yang setiap harinya digunakan untuk berkebun karena kawanan gajah lain tampak seolah menjaga bangkai gajah betina tersebut.

Zakarial Mihra SE MM, salah satu tokoh masyarakat di Dusun Mihra Istimewa mengatakan, tidak ada warga yang mengetahui kronologi kematian gajah itu.

Keberadaan tengkorak gajah diketahui saat ada warga yang memberanikan diri untuk mengecek dan mendapatkan kabel putus menempel pada bagian mulut gajah.

“Kejadiannya sudah lama, sekitar 25 hari puasa. Kebetulan di situ ada kabel listrik yang kendur dan mengenai tanaman pisang, sehingga bisa jadi ketika dia memakan tanaman itu mengenai bagian kabel yang putus karena terdapat kabel itu menempel di bagian mulutnya,” terang Zakarial didampingi warganya.

Setelah gajah tersebut mati, sambung Zakarial, kawanannya sempat terlihat seolah menjaga temannya yang mati.

Zakarial pun meyakini, bahwa gajah tersebut mati murni karena kesetrum, bukan karena kejahatan manusia.

“Seratus persen saya yakin kematian gajah bukan karena kejahatan manusia, bahkan di Dusun ini ada peraturan dusun mengenai perlindungan satwa liar. Dalam aturan yang kami tetapkan sejak 2007, siapapun akan ditindak tegas jika terlibat melakukan kejahatan terhadap satwa,” tandas Zakarial.

Tak jauh dari temuan kerangka itu juga terlihat jelas sejumlah jejak telapak kaki gajah. Selain itu, kata Zakarial, hingga saat ini belum ada tanaman warga yang dirusak kawanan gajah liar.

“Sering gajah-gajah liar masuk ke dusun ini, kerap bermain di hutan. Tetapi hingga saat ini belum ada tanaman warga yang dirusak gajah. Saya pun selaku orang yang dituakan di dusun ini akan menindak tegas siapapun yang melakukan kejahatan terhadap satwa,” tegas Zakarial. (Chairul)

KOMENTAR ANDA
Loading...
Berita Lainnya
Kontak dengan Rektor USU di Acara Rapid Massal, Hasil Swab Bupati Deliserdang Negatif

Kontak dengan Rektor USU di Acara Rapid Massal, Hasil Swab Bupati Deliserdang Negatif

Bupati Deliserdang H Ashari Tambunan menjalani swab test setelah sempat melakukan kontak fisik dengan Rektor USU Prof Runtung Sitepu, yang ...
Longsor Landa Desa Damak Maliho Bangun Purba, 4 Rumah Rusak, Seorang IRT Terluka

Longsor Landa Desa Damak Maliho Bangun Purba, 4 Rumah Rusak, Seorang IRT Terluka

Curah hujan yang tinggi mengakibatkan longsor di permukiman warga di Dusun III dan V, Desa Damak Maliho, Kecamatan Bangun Purba, ...
Artis FTV Diamankan Bersama Pria di Hotel Bintang 5, Diduga Terlibat Prostitusi Online

Artis FTV Diamankan Bersama Pria di Hotel Bintang 5, Diduga Terlibat Prostitusi Online

Personel Satreskrim Polrestabes Medan mengamankan artis FTV Hana Hanifah dari salah satu kamar hotel berbintang 5, Minggu (12/7/2020) di ...
Tiga Minggu Foya-foya, 2 Pembobol Rumah di Jalan Pancasila Ditangkap Polisi

Tiga Minggu Foya-foya, 2 Pembobol Rumah di Jalan Pancasila Ditangkap Polisi

Tiga pekan berfoya-foya dengan hasil jarahannya, 2 pembobol rumah di Jalan Pancasila, Gang Sekolah, Kelurahan Tegal Sari Mandala III, Kecamatan ...
3 Jam Usai Curi Motor dari Depan Toko Ponsel di Lubukpakam, Pria Ini Ditangkap di Medan

3 Jam Usai Curi Motor dari Depan Toko Ponsel di Lubukpakam, Pria Ini Ditangkap di Medan

Pria berinisial HP (27) ini--warga Dusun II, Desa Jati Seronoh, Kecamatan Percut Seituan, Deliserdang--tak sempat menikmati hasil kejahatannya. Personel Sat ...
Polair Polres Tanjungbalai Amankan Kapal Pembawa 500 Balpress di Kuala Sei Baru

Polair Polres Tanjungbalai Amankan Kapal Pembawa 500 Balpress di Kuala Sei Baru

Tim Gabungan Polair Polres Tanjungbalai dan BKO Pol Airud Poldasu bersama Bea Cukai Tanjungbalai dan BC Tanjungbalai Karimun mengamankan satu ...
Loading...
Awie

Loading…