Rabu, 29 Januari 2020 | 11.12 WIB
Metro24Jam>News>Aparat Penegak Hukum Diminta Proses Oknum Pelaku Pungli PKH di Sahkuda Bayu

Aparat Penegak Hukum Diminta Proses Oknum Pelaku Pungli PKH di Sahkuda Bayu

Kamis, 27 Juni 2019 - 02:03 WIB

IMG-71662

Sejumlah warga mengambil Rastra di Nagori Dolok Malela Kecamatan Gunung Malela, Rabu (26/6/2019). Sebahagian dikatakan bukan keluarga penerima manfaat PKH. (Suhendra/metro24jam.com)

Loading...

SIMALUNGUN, metro24jam.com – Keluarga penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) di Nagori Sahkuda Bayu meminta aparat penegak hukum memproses oknum yang melakukan pungutan liar (pungli) terhadap warga miskin penerima bantuan sosial.

“Mensos RI Idrus Marham, yang saat ini tersandung kasus di KPK, sebelumnya mengajak keluarga penerima manfaat PKH, untuk berani melapor. Terutama jika mereka menemukan ada yang melakukan pungutan liar,” sebut salah seorang warga penerima PKH di Nagori Sahkuda Bayu.

“Dan satu hal lagi, katanya jangan mau terima kalau berasnya kurang dari 10 kilogram, itu kata Idrus waktu itu,” sambungnya.

Sumber tersebut juga mengingatkan pesan Presiden Joko Widodo.

“Kalau ada orang yang mengkhianati hak-hak rakyat harus ditindak tegas. Kalau ada yang masih minta uang laporkan,” itu katanya, sembari mengulang ucapan Presiden Joko Widodo, saat ditemui di Nagori Sahkuda Bayu, Rabu (25/6/2019).

Sementara itu, Pangulu Sahkuda Bayu Suyatno yang ditemui terpisah, berjanji akan mengembalikan uang yang dikutip dari warga.

“Itukan hasil kesepakatan, kenapa sekarang baru diributkan,” kesalnya.

Suyatno kemudian menjelaskan, bahwa pihaknya memang meminta bantuan tenaga petugas PKH Nagori untuk mengumpulkan warga.

“Jadi wajar kita kasih. Kan ngak mungkin mereka mendatangi rumah warga tidak kita kasih minum dan makan,” sebut dia di hadapan Sekdes dan seorang Maujana Desa.

“Sudah pak Sekdes dari pada ribut-ribut, kumpulkan saja warga kembalikan uang itu, biar kita yang menanggung biaya pembagian Rastra itu, dan biaya transportasi. Lain kali, ada bantuan biar saja warga yang mengurus,” ketus Suyatno Sekdes Sahkuda Bayu.

Sembari memperlihatkan sejumlah karung berisi beras Rastra di ruangan kantornya, Suyatno kemudian mengomel.

“Itu siapa yang jaga? Belum diambil itu berasnya,” tanyanya lagi dengan nada kesal.

Sementara itu, Melfi pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), Kecamatan Gunung Malela, yang diketahui berdomisili di Pematang Siantar, jauh dari daerah tempatnya bertugas di Nagori Sahkuda Bayu, terkesan tertutup ketika ditanya identitas 4 petugas PKH yang disebut telah melakukan menerima ‘uang samping’ saat mereka bertugas.

“Kurang tau pula pendamping di Sahkuda Bayu. Kurang taulah pak kalo yang 4 yang mana,” jawabnya saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Rabu (25/6/2019).

Terpisah, Sekcam Gunung Malela Sudiono mengatakan, jumlah keluarga penerima manfaat bantuan sosial rastra/bantuan pangan nontunai sebanyak 1328 orang, di kecamatan tersebut.

Dia juga mengaku belum mengetahuinya ada pungutan. “Kemarin, hari Jumat dibagi kartu PKH itu, dan yang saya ketahui belum jalan program itu, sebab pihak bank belum ada menunjuk atau kerjasama dengan ‘e-Waroeng,” katanya.

Menurut Sudiono, jika memang hal itu benar perlu juga dipertanyakan. “Apa di nagori lain seperti itu, ada kutipan petugas PKH?” tanyanya terheran-heran, ketika ditemui di ruang kerjanya, Rabu (25/6/2019).

Tokoh masyarakat Siantar Natsir Armaya Siregar ikut menanggapi pemberitaan sebelumnya.

Melalui akun Facebooknya, Natsir menulis, “Ini mental dan moral yang sudah rusak. Untuk jatah saudaranya yang tidak mampu, sanggup mereka masih ‘meminta’nya, yang seharusnya mereka lebih mempermudah, dan malahan harus memberikan uang transport lagi.”

“Dana Desa ada. Mereka yang ASN sudah digaji pemerintah. Dan aparat yang berwenang kalau memang mentalnya dan moralnya masih bagus, harusnya ‘menggaruk’ mereka ini.”

“Kok minta sama RTSM/PKH. Dana Desa kan sudah banyak,” katanya.

Sedangkan Kapolsek Bangun AKP Putra Jani Purba, belum bisa dikonfirmasi metro24jam.com terkait hal ini. (age)

BACA JUGA:
Peserta Penerima Bantuan Pangan Non Tunai PKH di Nagori Sahkuda Bayu Mengaku Dipungli


KOMENTAR ANDA
Loading...
Berita Terkini Lainnya
Pemko Medan Diminta Segera Perbaiki Jembatan Gantung di Jalan Avros Gang Mesjid
Metro 24 Jam - Rabu, 29 Januari 2020 - 09:12 WIB

Pemko Medan Diminta Segera Perbaiki Jembatan Gantung di Jalan Avros Gang Mesjid

Wakil Ketua DPRD Medan mendesak agar Pemerintah Kota (Pemko) Medan untuk segera membenahi jembatan gantung yang terletak di Jalan Avros ...
Berawal dari Cekcok dengan Keluarga, Pria 46 Tahun di Air Joman Bakar Diri
Metro 24 Jam - Rabu, 29 Januari 2020 - 08:55 WIB

Berawal dari Cekcok dengan Keluarga, Pria 46 Tahun di Air Joman Bakar Diri

Zainuddin alias Udin Tompel, diduga bunuh diri dengan cara bakar diri di kediamannya di Lingkungan VIII, Kelurahan Binjai Serbangan, Kecamatan ...
Banmus DPRD Batubara Belajar ke DPRD Medan
Metro 24 Jam - Rabu, 29 Januari 2020 - 07:57 WIB

Banmus DPRD Batubara Belajar ke DPRD Medan

Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Medan menerima kunjungan kerja anggota DPRD Batubara, Selasa (28/1/2020). Pertemuan digelar di Ruangan Banmus, Lantai II, ...
Curi Motor Polisi dan Mahasiswa, Gembel Spesialis Curanmor Ditembak
Metro 24 Jam - Rabu, 29 Januari 2020 - 07:32 WIB

Curi Motor Polisi dan Mahasiswa, Gembel Spesialis Curanmor Ditembak

Berulang kali mencuri sepedamotor dari berbagai tempat di wilayah hukum Polrestabes Medan, Andrian Sihombing alias Gembel (22), akhirnya ditangkap personel ...
2 Bocah di Karang Sari Disebut Dilarikan Penculik, Satu Orang Melapor Kehilangan HP
Metro 24 Jam - Selasa, 28 Januari 2020 - 19:30 WIB

2 Bocah di Karang Sari Disebut Dilarikan Penculik, Satu Orang Melapor Kehilangan HP

Rangga (14) dan Bisma (12) warga Karang Sari Kecamatan Gunung Maligas, Simalungun, 2 bocah yang sempat viral di YouTube, lantaran ...
Kapolres Tapsel Serahkan Bantuan Kursi dan Meja Belajar ke SD 101019 Silangkitang
Metro 24 Jam - Selasa, 28 Januari 2020 - 19:13 WIB

Kapolres Tapsel Serahkan Bantuan Kursi dan Meja Belajar ke SD 101019 Silangkitang

Kapolres Tapanuli Selatan AKBP Irwa Zaini Adib, melalui tim Huraba Reaksi Cepat (HRC) Polres Tapsel, menyerahkan bantuan berupa meja dan ...
Loading...

Loading…