Rabu, 19 Juni 2019 | 21.41 WIB
Metro24Jam>News>Pria 62 Tahun Ditemukan Membusuk di Areal Pemakaman Tionghoa Aman Sari

Pria 62 Tahun Ditemukan Membusuk di Areal Pemakaman Tionghoa Aman Sari

Kamis, 13 Juni 2019 - 10:12 WIB

IMG-70447

Lokasi penemuan mayat di areal Yayasan Pemakaman Tionghoa Aman Sari. (ist/metro24jam.com)

SIMALUNGUN, metro24jam.com – Warga yang bermukim di sekitar pemakaman Tionghoa Kampung Setia, Lingkungan II, Kelurahan Aman Sari, Kecamatan Dolok Batu Nanggar, Simalungun, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria tanpa identitas.

Jasad pria itu ditemukan dalam kondisi sudah membusuk di dalam rumah dan lahan komplek Yayasan Pemakaman Tionghoa, Rabu (12/6/2019), sekira pukul 16.00 Wib.

Kanit Reskrim Polsek Serbalawan Ipda Fritsel G Sitohang mengatakan, berdasarkan keterangan sejumlah saksi, mayat itu pertama kali ditemukan seorang pria bernama Nandar yang sedang menggembalakan kambing-kambing miliknya di sekitar kawasan tersebut.

Saat itulah Nandar mencium aroma tak sedap dari salah satu rumah, di area pemukiman Yayasan Pemakaman Tionghoa.

Merasa curiga, Nandar kemudian melaporkan hal itu kepada seorang warga bernama Supianto, yang kemudian diteruskan kepada Ketua Yayasan Pemakaman Tionghoa dan kepala lingkungan setempat.

Selanjutkanya temuan itu dilaporkan ke Polsek Serbalawan yang tiba di lokasi tak lama kemudian.

Setelah polisi melakukan pemeriksaan, benar saja, akhirnya ditemukan sesosok mayat berjenis kelamin laki-laki dengan posisi telungkup sudah dalam keadaan keadaan membusuk dalam rumah komplek pemakaman.

“Tepatnya di balik pintu rumah. Jasad korban ditemukan hanya menggunakan celana pendek warna abu-abu,” kata Fritsel.

Awalnya polisi tidak menemukan kartu identitas pada tubuh korban. Namun, setelah dilakukan olah TKP dan identifikasi, pria itu akhirnya diketahui sebagai Adol Jeremin Sinaga (62).

Korban selama ini memang bermukim di rumah komplek pemakaman sejak 2007 dan menurut pihak keluarga, Nasib Aket (62), yang bekerja sebagai karyawan yayasan pemakaman, Adol memang mengidap penyakit paru, karena sering kali mengeluh sesak di bagian dada.

“Posisi mayat ini berada di dalam rumah dan terlihat dalam keadaan tengkurap. Kita belum bisa memastikan atau memperkirakan sudah berapa lama korban meninggal dunia,” imbuh Fritsel.

Pihak keluarga kemudian meminta agar polisi tidak melakukan otopsi terhadap jasad Adol. “Keluarga korban menyatakan menerima dan meminta tidak dilakukan otopsi dengan membuat surat pernyataan,” pungkasnya. (age)


KOMENTAR ANDA
Loading...
Berita Terkini Lainnya
Sengketa Pemilu Dapil 2 Deliserdang, Sidang Agenda Konklusi, Pelapor Optimis Menang
- Rabu, 19 Juni 2019 - 21:00 WIB

Sengketa Pemilu Dapil 2 Deliserdang, Sidang Agenda Konklusi, Pelapor Optimis Menang

Sidang Sengketa Pemilu dapil 2 Deliserdang kembali dilanjutkan dengan agenda konklusi (kesimpulan) di ruang sidang Kantor Bawaslu Deliserdang, Jalan Tanjung ...
Jurtul Togel Terima Dihukum 1 Tahun Penjara, “Saya Capek Sidang!”
Metro 24 Jam - Rabu, 19 Juni 2019 - 20:48 WIB

Jurtul Togel Terima Dihukum 1 Tahun Penjara, “Saya Capek Sidang!”

Juru tulis (jurtul) Togel, Syapril (34), langsung menerima putusan majelis hakim yang menjatuhkan hukuman 1 tahun pidana penjara kepada dirinya. ...
12 Pekan Setelah Digigit Anjing, Warga Nauli Baru Meninggal Dunia
Metro 24 Jam - Rabu, 19 Juni 2019 - 20:41 WIB

12 Pekan Setelah Digigit Anjing, Warga Nauli Baru Meninggal Dunia

Setelah selama 12 pekan berjuang melawan virus rabies, korban gigitan anjing Sarmati boru Purba (42), menghembuskan nafas terakhirnya di ruang ...
Didakwa Korupsi Pembangunan Tugu Mejuah-juah, Dirut CV Akonas Dituntut 1,5 Tahun
- Rabu, 19 Juni 2019 - 20:19 WIB

Didakwa Korupsi Pembangunan Tugu Mejuah-juah, Dirut CV Akonas Dituntut 1,5 Tahun

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Dapot Manurung dan Hendrianto menuntut Direktur Utama (Dirut) CV Askonas Konstruksi Utama, Roy Hefry Simorangkir (38) ...
Serang Terduga Pelaku Begal Adik Ipar, Warga Sei Semayang Tewas Tertikam
Metro 24 Jam - Rabu, 19 Juni 2019 - 18:43 WIB

Serang Terduga Pelaku Begal Adik Ipar, Warga Sei Semayang Tewas Tertikam

Sopian, warga Dusun I Aman Damai, Desa Sei Semayang, Kecamatan Sunggal, Deliserdang meregang nyawa di rumah sakit, Sabtu (15/6/2019) kemarin. ...
Harga per Kg Hanya Rp700, Petani Sawit Batubara ‘Tercekik’
Metro 24 Jam - Rabu, 19 Juni 2019 - 17:51 WIB

Harga per Kg Hanya Rp700, Petani Sawit Batubara ‘Tercekik’

Para petani sawit di Kabupaten Batubara mengaku tercekik dalam beberapa bulan terakhir. Pasalnya, harga jual tandan buah sawit (TBS) terus ...
Loading...

Loading…