Rabu, 19 Juni 2019 | 22.48 WIB
Metro24Jam>News>PT Socfindo Padang Pulau Dinilai Kurang Peduli Lingkungan Sekitar

PT Socfindo Padang Pulau Dinilai Kurang Peduli Lingkungan Sekitar

Kamis, 13 Juni 2019 - 09:55 WIB

IMG-70444

Salah satu titik kerusakan terparah di ruas jalan Padang Pulau - Penjaringan, Asahan. (Sudirman/metro24jam.com)

ASAHAN, metro24jam.com – Jalan lintas Padang Pulau ke Melati Penjaringan, Kecamatan Bandar Pulau, Asahan mengalami kerusakan cukup parah. Warga menuding PT Socfindo Padang Pulau punya andil besar dalam kerusakan itu.

Menurut mereka, truk-truk pengangkut tandan buah sawit (TBS) milik PT Socfindo Padang Pulau mengakibatkan kerusakan jalan, karena diduga selalu membawa muatan berlebih.

Dengan kondisi itu, warga juga merasa sangat kecewa, karena jalur transportasi mereka sehari-hari menjadi terganggu. Apalagi, PT Socfindo Padang Pulau dinilai seolah tak peduli dengan kondisi itu.

Pasalnya, hingga kini pihak PT Socfindo Padang Pulau belum berinisiatif melakukan perbaikan.

“Salah satu titik kerusakan terparah ada di Titi Serong dan Melati Penjaringan. Padahal wilayah ini masih seputaran perkebunan,” kata tokoh masyarakat Bandar Pulau Bakti Marpaung kepada metro24jam.com, Rabu (12/6/2019).

Di lokasi tersebut, jelas Bakti, kondisi badan jalan sudah banyak berlobang cukup dalam. Tak jarang para pengendara sepedamotor terjatuh akibat terperosok ke dalam lobang.

“Jalan Padang Pulau ke Melati Penjaringan sudah 2 tahun lebih rusak parah. Tapi tidak pernah ada perbaikan, sementara dari pihak pemerintah desa pun kesannya seakan tidak peduli,” timpal Epril, salah seorang warga Desa Aeksongsongan saat melintas menuju Gajah Sakti, Kecamatan Bandar Pulau, Rabu (12/6/2019).

Kondisi jalan diperparah ketika musim hujan tiba. Luapan air dari perkebunan sawit mengalir ke badan jalan. Alhasil, seluruh badan jalan di wilayah itu sering tergenang air.

“Di musim hujan kondisinya makin parah. Air dari perkebunan semua tergenang di jalan,” lanjut Epril.

Dia menyayangkan sikap Pemdes Padang Pulau dan PT Socfindo Padang Pulau yang seakan tak peduli dengan kondisi jalan tersebut.

“Kalau soal anggaran, saya yakin ada dari CSR perkebunan. Tinggal, apakah PT Sicfindo mau menjalankan atau tidak. Kalau tidak, berarti mereka tidak peduli,” ketusnya.

Metro24jam.com coba mengonfirmasi pihak PT Socfindo Padang Pulau, melalui Asisten Afdeling B Sihotang. Namun, saat dihubungi via telepon seluler, yang bersangkutan tidak mengangkatnya. (Dir)


KOMENTAR ANDA
Loading...
Berita Terkini Lainnya
Bocah Kelas 6 SD Ditemukan Tak Bernyawa di Saluran Irigasi, TKP: Silakkidir
Metro 24 Jam - Rabu, 19 Juni 2019 - 22:09 WIB

Bocah Kelas 6 SD Ditemukan Tak Bernyawa di Saluran Irigasi, TKP: Silakkidir

Muhammad Iqbal Anshori (13),ditemukan tersangkut di saluran irigasi belakang rumahnya, di Nagori Silakkidir, Kecamatan Huta Bayu Raja, Simalungun, dalam kondisi ...
Berharap Dapat Upah Saat Antar 900 Gram Sabu, Pria Ini Rupanya Ditunggu Polisi
Metro 24 Jam - Rabu, 19 Juni 2019 - 21:43 WIB

Berharap Dapat Upah Saat Antar 900 Gram Sabu, Pria Ini Rupanya Ditunggu Polisi

Riki Pratama, warga Jalan Kepodang I Nomor 372, Perumnas Mandala, Kecamatan Percut Seituan, Deliserdang, hanya bisa pasrah saat dituntut Jaksa ...
Sengketa Pemilu Dapil 2 Deliserdang, Sidang Agenda Konklusi, Pelapor Optimis Menang
- Rabu, 19 Juni 2019 - 21:00 WIB

Sengketa Pemilu Dapil 2 Deliserdang, Sidang Agenda Konklusi, Pelapor Optimis Menang

Sidang Sengketa Pemilu dapil 2 Deliserdang kembali dilanjutkan dengan agenda konklusi (kesimpulan) di ruang sidang Kantor Bawaslu Deliserdang, Jalan Tanjung ...
Jurtul Togel Terima Dihukum 1 Tahun Penjara, “Saya Capek Sidang!”
Metro 24 Jam - Rabu, 19 Juni 2019 - 20:48 WIB

Jurtul Togel Terima Dihukum 1 Tahun Penjara, “Saya Capek Sidang!”

Juru tulis (jurtul) Togel, Syapril (34), langsung menerima putusan majelis hakim yang menjatuhkan hukuman 1 tahun pidana penjara kepada dirinya. ...
12 Pekan Setelah Digigit Anjing, Warga Nauli Baru Meninggal Dunia
Metro 24 Jam - Rabu, 19 Juni 2019 - 20:41 WIB

12 Pekan Setelah Digigit Anjing, Warga Nauli Baru Meninggal Dunia

Setelah selama 12 pekan berjuang melawan virus rabies, korban gigitan anjing Sarmati boru Purba (42), menghembuskan nafas terakhirnya di ruang ...
Didakwa Korupsi Pembangunan Tugu Mejuah-juah, Dirut CV Akonas Dituntut 1,5 Tahun
- Rabu, 19 Juni 2019 - 20:19 WIB

Didakwa Korupsi Pembangunan Tugu Mejuah-juah, Dirut CV Akonas Dituntut 1,5 Tahun

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Dapot Manurung dan Hendrianto menuntut Direktur Utama (Dirut) CV Askonas Konstruksi Utama, Roy Hefry Simorangkir (38) ...
Loading...

Loading…