Rabu, 19 Juni 2019 | 22.31 WIB
Metro24Jam>News>Kondisi Jalan di Terminal Porsea Mirip Kubangan (Ditambah Bau Tak Sedap), Warga Minta Perhatian Pemerintah

Kondisi Jalan di Terminal Porsea Mirip Kubangan (Ditambah Bau Tak Sedap), Warga Minta Perhatian Pemerintah

Rabu, 12 Juni 2019 - 23:37 WIB

IMG-70430

Kondisi terminal Porsea yang semrawut. (Hotman/metro24jam.com)

TOBASA, metro24jam.com – Kondisi Terminal Porsea saat diguyur hujan tampak seperti kubangan kerbau. Pasalnya, di areal terminal, nyaris seluruh badan jalan belubang sehingga ketika hujan turun, maka air pun memenuhi lubang-lubang jalan yang ada di terminal terminal tersebut.

Tak hanya itu, menurut seorang warga setempat, kondisi itu juga mengakibatkan timbulnya bau tak sedap ketika sinar matahari terik menimpa kubangan-kubangan tersebut.

“Hari Rabu di Porsea ini kan Onan (hari pekan/pasar rakyat), jadi terminal ini akan dipenuhi angkutan umum yang keluar masuk mengangkut penumpang. Maunya, pemerintah tanggaplah untuk memperbaiki terminal ini sebab terminal ini berada di jantung kota Porsea,” kata warga bermarga Napitupulu itu kepada metro24jam.com, Rabu (12/6/2019) sore.

Pantauwan metro24jam.com di lokasi, lubang-lubang di jalan terminal mencapai kedalaman 15 cm dan beberapa di antaranya melebar hingga mencapai 2 meter.

Seorang supir angkutan umum jurusan Porsea-Lumbanjulu bermarga Napitupulu ketika diwawancarai metro24jam.com saat mengantri menunggu penumpang, mengatakan setiap supir seperti dia membayar biaya Rp2.000 kepada Dinas Perhubungan Tobasa setiap hari Onan.

“Bayangkan aja lae, kami angkot ini paling sedikit ada 30 unit masuk terminal ini setiap hari Rabu, masak tidak ada perhatian pemerintah untuk memperbaiki. Terminal ini sudah rusak selama 3 tahun. Entah ditimbun kek sementara, biar gak tergenang air di tempat yang berlobang ini. Tapi macam manalah mau dibilang, awak rakyat kecilnya, gak berani awak bilang sama petugas ini,” kesal pria asal asal Parparean itu.

Terkait hal itu, metro24jam.com coba mengkonfirmasi Kepala Dinas Perkim (Penataan Ruang dan Pemukiman) Tobasa,Jonni Lubis, Rabu (12/6/2019).

Warga terpaksa berhati-hati saat melintas di lokasi Terminal Porsea. (Hotman/metro24jam.com)

Menurut Jonni, untuk tahun 2019 ini, anggaran perbaikan itu sudah ditampung di APBD.

“Tapi ada kesalahan nama kegiatan, sehingga tidak dapat dilaksanakan. Kita akan sempurnakan di P-APBD 2019, biayanya 400 juta,” jelas Jonni. (Hotman)


KOMENTAR ANDA
Loading...
Berita Terkini Lainnya
Bocah Kelas 6 SD Ditemukan Tak Bernyawa di Saluran Irigasi, TKP: Silakkidir
Metro 24 Jam - Rabu, 19 Juni 2019 - 22:09 WIB

Bocah Kelas 6 SD Ditemukan Tak Bernyawa di Saluran Irigasi, TKP: Silakkidir

Muhammad Iqbal Anshori (13),ditemukan tersangkut di saluran irigasi belakang rumahnya, di Nagori Silakkidir, Kecamatan Huta Bayu Raja, Simalungun, dalam kondisi ...
Berharap Dapat Upah Saat Antar 900 Gram Sabu, Pria Ini Rupanya Ditunggu Polisi
Metro 24 Jam - Rabu, 19 Juni 2019 - 21:43 WIB

Berharap Dapat Upah Saat Antar 900 Gram Sabu, Pria Ini Rupanya Ditunggu Polisi

Riki Pratama, warga Jalan Kepodang I Nomor 372, Perumnas Mandala, Kecamatan Percut Seituan, Deliserdang, hanya bisa pasrah saat dituntut Jaksa ...
Sengketa Pemilu Dapil 2 Deliserdang, Sidang Agenda Konklusi, Pelapor Optimis Menang
- Rabu, 19 Juni 2019 - 21:00 WIB

Sengketa Pemilu Dapil 2 Deliserdang, Sidang Agenda Konklusi, Pelapor Optimis Menang

Sidang Sengketa Pemilu dapil 2 Deliserdang kembali dilanjutkan dengan agenda konklusi (kesimpulan) di ruang sidang Kantor Bawaslu Deliserdang, Jalan Tanjung ...
Jurtul Togel Terima Dihukum 1 Tahun Penjara, “Saya Capek Sidang!”
Metro 24 Jam - Rabu, 19 Juni 2019 - 20:48 WIB

Jurtul Togel Terima Dihukum 1 Tahun Penjara, “Saya Capek Sidang!”

Juru tulis (jurtul) Togel, Syapril (34), langsung menerima putusan majelis hakim yang menjatuhkan hukuman 1 tahun pidana penjara kepada dirinya. ...
12 Pekan Setelah Digigit Anjing, Warga Nauli Baru Meninggal Dunia
Metro 24 Jam - Rabu, 19 Juni 2019 - 20:41 WIB

12 Pekan Setelah Digigit Anjing, Warga Nauli Baru Meninggal Dunia

Setelah selama 12 pekan berjuang melawan virus rabies, korban gigitan anjing Sarmati boru Purba (42), menghembuskan nafas terakhirnya di ruang ...
Didakwa Korupsi Pembangunan Tugu Mejuah-juah, Dirut CV Akonas Dituntut 1,5 Tahun
- Rabu, 19 Juni 2019 - 20:19 WIB

Didakwa Korupsi Pembangunan Tugu Mejuah-juah, Dirut CV Akonas Dituntut 1,5 Tahun

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Dapot Manurung dan Hendrianto menuntut Direktur Utama (Dirut) CV Askonas Konstruksi Utama, Roy Hefry Simorangkir (38) ...
Loading...

Loading…