Rabu, 19 Juni 2019 | 22.54 WIB
Metro24Jam>News>Dilabrak Kawanan Gajah Liar, Belasan Rumah Roboh di Cot Girek

Dilabrak Kawanan Gajah Liar, Belasan Rumah Roboh di Cot Girek

Rabu, 12 Juni 2019 - 11:07 WIB

IMG-70318

Salah satu bangunan yang roboh setelah dilabrak kawanan gajah liar. (Chairul/metro24jam.com)

ACEH UTARA, metro24jam.com – Belasan rumah kebun milik warga dilaporkan rusak setelah diamuk puluhan gajah liar di Dusun Alue Buloh Desa Cot Girek, Kecamatan Cot Girek, Aceh Utara. Selain itu, sejumlah tanaman juga ikut luluh lantak.

Pantauan metro24jam.com, salah satu rumah kebun yang dirusak kawanan gajah tersebut adalah milik Sandika. Gerombolan satwa liar yang dilindungi itu dilaporkan memasuki perkebunan warga setiap menjelang malam.

Kepala Dusun Alue Buloh, Abdurrahman, kepada metro24jam.com mengatakan, pihaknya mencatat ada sejumlah 15 unit rumah yang roboh dirusak gajah. Kerusakan pun bervariasi, mulai menengah hingga tinggi.

Kawanan gajah yang diperkirakan mencapai lebih 30 ekor itu, kata Abdurrahman, mulai menguasai perkebunan warga sejak pertengahan Mei 2019. Hingga hari ini, Rabu (12/6/2019), kawanan gajah terpantau masih ada disekitar kawasan kebun warga.

“Kami berharap pemerintah maupun pihak terkait segera turun tangan dalam menangani persoalan ini, terutama segera memfungsikan Camp CRU yang telah selesai dibangun sejak akhir Desember 2016 lalu,” ujar Abdurrahman didampingi warganya, Mustafa HS.

Tak hanya itu, selain kerusakan rumah, pihaknya mencatat sejumlah tanaman pertanian milik beberapa petani dari jumlah total 733 petani di Dusun Alue Buloh turut dirusak, baik menengah dan tinggi.

Bagunan rumah yang rusak akibat diserbu kawanan gajah liar. (Chairul/metro24jam.com)

“Sejauh ini kami hanya melakukan penghalauan dengan cara membunyikan meriam atau mercon yang kami beli sendiri, sebelumnya difasilitasi oleh BKSDA Aceh untuk mercon itu namun tidak mencukupi,” tandas Abdurrahman.

Warga khawatir, jika Pemerintah tidak segera mengambil sikap maka ditakutkan menimbulkan korban jiwa. Hal ini mengingat banyak petani yang takut untuk berkebun karena kawanan gajah sering datang secara tiba-tiba. (Chairul)


KOMENTAR ANDA
Loading...
Berita Terkini Lainnya
Bocah Kelas 6 SD Ditemukan Tak Bernyawa di Saluran Irigasi, TKP: Silakkidir
Metro 24 Jam - Rabu, 19 Juni 2019 - 22:09 WIB

Bocah Kelas 6 SD Ditemukan Tak Bernyawa di Saluran Irigasi, TKP: Silakkidir

Muhammad Iqbal Anshori (13),ditemukan tersangkut di saluran irigasi belakang rumahnya, di Nagori Silakkidir, Kecamatan Huta Bayu Raja, Simalungun, dalam kondisi ...
Berharap Dapat Upah Saat Antar 900 Gram Sabu, Pria Ini Rupanya Ditunggu Polisi
Metro 24 Jam - Rabu, 19 Juni 2019 - 21:43 WIB

Berharap Dapat Upah Saat Antar 900 Gram Sabu, Pria Ini Rupanya Ditunggu Polisi

Riki Pratama, warga Jalan Kepodang I Nomor 372, Perumnas Mandala, Kecamatan Percut Seituan, Deliserdang, hanya bisa pasrah saat dituntut Jaksa ...
Sengketa Pemilu Dapil 2 Deliserdang, Sidang Agenda Konklusi, Pelapor Optimis Menang
- Rabu, 19 Juni 2019 - 21:00 WIB

Sengketa Pemilu Dapil 2 Deliserdang, Sidang Agenda Konklusi, Pelapor Optimis Menang

Sidang Sengketa Pemilu dapil 2 Deliserdang kembali dilanjutkan dengan agenda konklusi (kesimpulan) di ruang sidang Kantor Bawaslu Deliserdang, Jalan Tanjung ...
Jurtul Togel Terima Dihukum 1 Tahun Penjara, “Saya Capek Sidang!”
Metro 24 Jam - Rabu, 19 Juni 2019 - 20:48 WIB

Jurtul Togel Terima Dihukum 1 Tahun Penjara, “Saya Capek Sidang!”

Juru tulis (jurtul) Togel, Syapril (34), langsung menerima putusan majelis hakim yang menjatuhkan hukuman 1 tahun pidana penjara kepada dirinya. ...
12 Pekan Setelah Digigit Anjing, Warga Nauli Baru Meninggal Dunia
Metro 24 Jam - Rabu, 19 Juni 2019 - 20:41 WIB

12 Pekan Setelah Digigit Anjing, Warga Nauli Baru Meninggal Dunia

Setelah selama 12 pekan berjuang melawan virus rabies, korban gigitan anjing Sarmati boru Purba (42), menghembuskan nafas terakhirnya di ruang ...
Didakwa Korupsi Pembangunan Tugu Mejuah-juah, Dirut CV Akonas Dituntut 1,5 Tahun
- Rabu, 19 Juni 2019 - 20:19 WIB

Didakwa Korupsi Pembangunan Tugu Mejuah-juah, Dirut CV Akonas Dituntut 1,5 Tahun

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Dapot Manurung dan Hendrianto menuntut Direktur Utama (Dirut) CV Askonas Konstruksi Utama, Roy Hefry Simorangkir (38) ...
Loading...

Loading…