Rabu, 19 Juni 2019 | 21.52 WIB
Metro24Jam>News>Ikut Antar 53 Kg Sabu Divonis 17 Tahun, Supir Kurir Pikir-pikir

Ikut Antar 53 Kg Sabu Divonis 17 Tahun, Supir Kurir Pikir-pikir

Rabu, 12 Juni 2019 - 00:36 WIB

IMG-70303

Syahrial di persidangan. (ist/metro24jam.com)

MEDAN, metro24jam.com – Dinyatakan terbukti ikut serta mengantarkan 6 jerigen sabu seberat 53.386 gram (53,386 kilogram), Syahrial (40) dijatuhi hukuman 17 tahun penjara dan denda Rp1 miliar, subsider 3 bulan kurungan.

“Menjatuhkan hukuman pidana penjara kepada terdakwa Syahrial selama 17 tahun dan denda Rp1 miliar subsider 3 bulan kurungan,” kata Hakim Ketua Nazar Efriandi di Ruang Cakra III Pengadilan Negeri (PN) Medan, Selasa (11/6/2019).

Majelis hakim berpendapat, pria yang sehari-hari bekerja sebagai petani ini terbukti melanggar pasal 114 ayat (2) jo pasal 132 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Putusan itu sebenarnya lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Rahmi Shafrina, yang menuntutnya dihukum 18 tahun penjara serta denda Rp1 miliar, subsider 6 bulan kurungan.

“Alibi mu tidak kuat. Saksi yang meringankan mu juga tidak ada,” kata Hakim Nazar.

Menanggapi putusan itu, baik JPU maupun terdakwa menyatakan pikir-pikir.

Sesuai dakwaan JPU Rahmi Shafrina, pada Rabu tanggal 3 Oktober 2018 sekitar jam 13.00 wib, terdakwa Syahrial sedang mengendarai mobil Honda CRV warna abu-abu muda BK-630-DZ, bersama dengan Junaidi Siagian alias Edi, Elpi Darius dan Nurdin dari Tanjung Balai ke Tanjung Elang.

Sesampainya di lokasi, Junaidi ditelepon dan disuruh oleh tekong boat bernama Darwin untuk memarkirkan mobil di dok/tangkahan boat serta jangan dikunci dan mobil disuruh tinggal.

“Atas permintaan itu, Junaidi menyuruh Syahrial melakukan apa yang diperintahkan Darwin. Selanjutnya, mereka pergi ke rumah keluarga Junaidi yang tidak jauh jaraknya dari tempat parkirkan mobil untuk makan dan istirahat sebentar,” kata JPU dari Kejatisu tersebut.

Saat akan selesai makan, tiba-tiba Nurdin menerima telepon dari Zainuddin yang meminta ikut menumpang ke Medan dan diperbolehkan Junaidi.

Sekitar pukul 21.30 wib, Darwin memberitahukan kepada Junaidi bahwa jerigen berisi sabu sudah naik ke mobil.

Tak lama, Syahrial sebagai supir bersama dengan Elpi Darius, Junaidi, Nurdin dan Zainuddin berangkat dari tangkahan boat dengan mengendarai mobil sambil membawa barang sebanyak 6 jerigen sabu menuju Medan.

“Di perjalanan, Junaidi mengatakan bahwa ia mau ke rumah adiknya dulu di Sidimpuan. Mereka pun sempat singgah ke tempat adik Junaidi untuk istirahat. Tak lama, mereka melanjutkan perjalanan melalui jalur Prapat-Berastagi,” ujar Rahmi.

Pada tanggal 4 Oktober 2018 sekira jam 18.00 wib, saat melanjutkan perjalanan ke Medan, Syahrial melihat ada jerigen di bagian belakang mobil dan bertanya kepada Nurdin.

“Apa itu pak ?” tanya Syahrial. “Jerigen minyak,” jawab Nurdin.

“Jerigen minyak kosong itu,” sambung Junaidi.

Sesampainya di Pancurbatu, Deliserdang, mobil yang dikendarai Syahrial diikuti oleh mobil petugas Badan Narkotika Nasional (BNN).

Sebelumnya, petugas mendapat informasi bahwa akan ada transaksi narkotika jaringan Malaysia-Labuhan Batu-Medan.

Ketika dikejar, Syahrial heran dan sempat bertanya kepada Junaidi. Namun, Junaidi malah mengaku kalau mereka dikejar perampok. Syahrial tidak mempercayai kata-kata itu karena terus dikejar. Kemudian, Junaidi baru mengaku kalau mereka membawa 6 jerigen berisi sabu.

“Sesampainya di Jalan Raya Brigjen Zein Hamid Kelurahan Titi Kuning Kecamatan Medan Johor sekira jam 01.15 wib, mobil yang dikemudikan Syahrial berhasil dihadang petugas BNN. Saat itu juga, petugas langsung melakukan penangkapan terhadap Junaidi, Elpi Darius, Syahrial, Nurdin dan Zainuddin,” pungkas JPU.

Dari dalam bagasi belakang yang dikemudikan Syahrial, petugas BNN menemukan 6 buah jerigen berisi sabu sebanyak 50 bungkus dan setelah ditimbang seberat 53.386 gram. (*/asp)


KOMENTAR ANDA
Loading...
Berita Terkini Lainnya
Berharap Dapat Upah Saat Antar 900 Gram Sabu, Pria Ini Rupanya Ditunggu Polisi
Metro 24 Jam - Rabu, 19 Juni 2019 - 21:43 WIB

Berharap Dapat Upah Saat Antar 900 Gram Sabu, Pria Ini Rupanya Ditunggu Polisi

Riki Pratama, warga Jalan Kepodang I Nomor 372, Perumnas Mandala, Kecamatan Percut Seituan, Deliserdang, hanya bisa pasrah saat dituntut Jaksa ...
Sengketa Pemilu Dapil 2 Deliserdang, Sidang Agenda Konklusi, Pelapor Optimis Menang
- Rabu, 19 Juni 2019 - 21:00 WIB

Sengketa Pemilu Dapil 2 Deliserdang, Sidang Agenda Konklusi, Pelapor Optimis Menang

Sidang Sengketa Pemilu dapil 2 Deliserdang kembali dilanjutkan dengan agenda konklusi (kesimpulan) di ruang sidang Kantor Bawaslu Deliserdang, Jalan Tanjung ...
Jurtul Togel Terima Dihukum 1 Tahun Penjara, “Saya Capek Sidang!”
Metro 24 Jam - Rabu, 19 Juni 2019 - 20:48 WIB

Jurtul Togel Terima Dihukum 1 Tahun Penjara, “Saya Capek Sidang!”

Juru tulis (jurtul) Togel, Syapril (34), langsung menerima putusan majelis hakim yang menjatuhkan hukuman 1 tahun pidana penjara kepada dirinya. ...
12 Pekan Setelah Digigit Anjing, Warga Nauli Baru Meninggal Dunia
Metro 24 Jam - Rabu, 19 Juni 2019 - 20:41 WIB

12 Pekan Setelah Digigit Anjing, Warga Nauli Baru Meninggal Dunia

Setelah selama 12 pekan berjuang melawan virus rabies, korban gigitan anjing Sarmati boru Purba (42), menghembuskan nafas terakhirnya di ruang ...
Didakwa Korupsi Pembangunan Tugu Mejuah-juah, Dirut CV Akonas Dituntut 1,5 Tahun
- Rabu, 19 Juni 2019 - 20:19 WIB

Didakwa Korupsi Pembangunan Tugu Mejuah-juah, Dirut CV Akonas Dituntut 1,5 Tahun

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Dapot Manurung dan Hendrianto menuntut Direktur Utama (Dirut) CV Askonas Konstruksi Utama, Roy Hefry Simorangkir (38) ...
Serang Terduga Pelaku Begal Adik Ipar, Warga Sei Semayang Tewas Tertikam
Metro 24 Jam - Rabu, 19 Juni 2019 - 18:43 WIB

Serang Terduga Pelaku Begal Adik Ipar, Warga Sei Semayang Tewas Tertikam

Sopian, warga Dusun I Aman Damai, Desa Sei Semayang, Kecamatan Sunggal, Deliserdang meregang nyawa di rumah sakit, Sabtu (15/6/2019) kemarin. ...
Loading...

Loading…