Selasa, 26 Mei 2020 | 16.01 WIB
Metro24Jam>News>Ikut Antar 53 Kg Sabu Divonis 17 Tahun, Supir Kurir Pikir-pikir

Ikut Antar 53 Kg Sabu Divonis 17 Tahun, Supir Kurir Pikir-pikir

Rabu, 12 Juni 2019 - 00:36 WIB

IMG-70303

Syahrial di persidangan. (ist/metro24jam.com)

Loading...

MEDAN, metro24jam.com – Dinyatakan terbukti ikut serta mengantarkan 6 jerigen sabu seberat 53.386 gram (53,386 kilogram), Syahrial (40) dijatuhi hukuman 17 tahun penjara dan denda Rp1 miliar, subsider 3 bulan kurungan.

“Menjatuhkan hukuman pidana penjara kepada terdakwa Syahrial selama 17 tahun dan denda Rp1 miliar subsider 3 bulan kurungan,” kata Hakim Ketua Nazar Efriandi di Ruang Cakra III Pengadilan Negeri (PN) Medan, Selasa (11/6/2019).

Majelis hakim berpendapat, pria yang sehari-hari bekerja sebagai petani ini terbukti melanggar pasal 114 ayat (2) jo pasal 132 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Putusan itu sebenarnya lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Rahmi Shafrina, yang menuntutnya dihukum 18 tahun penjara serta denda Rp1 miliar, subsider 6 bulan kurungan.

“Alibi mu tidak kuat. Saksi yang meringankan mu juga tidak ada,” kata Hakim Nazar.

Menanggapi putusan itu, baik JPU maupun terdakwa menyatakan pikir-pikir.

Sesuai dakwaan JPU Rahmi Shafrina, pada Rabu tanggal 3 Oktober 2018 sekitar jam 13.00 wib, terdakwa Syahrial sedang mengendarai mobil Honda CRV warna abu-abu muda BK-630-DZ, bersama dengan Junaidi Siagian alias Edi, Elpi Darius dan Nurdin dari Tanjung Balai ke Tanjung Elang.

Sesampainya di lokasi, Junaidi ditelepon dan disuruh oleh tekong boat bernama Darwin untuk memarkirkan mobil di dok/tangkahan boat serta jangan dikunci dan mobil disuruh tinggal.

“Atas permintaan itu, Junaidi menyuruh Syahrial melakukan apa yang diperintahkan Darwin. Selanjutnya, mereka pergi ke rumah keluarga Junaidi yang tidak jauh jaraknya dari tempat parkirkan mobil untuk makan dan istirahat sebentar,” kata JPU dari Kejatisu tersebut.

Saat akan selesai makan, tiba-tiba Nurdin menerima telepon dari Zainuddin yang meminta ikut menumpang ke Medan dan diperbolehkan Junaidi.

Sekitar pukul 21.30 wib, Darwin memberitahukan kepada Junaidi bahwa jerigen berisi sabu sudah naik ke mobil.

Tak lama, Syahrial sebagai supir bersama dengan Elpi Darius, Junaidi, Nurdin dan Zainuddin berangkat dari tangkahan boat dengan mengendarai mobil sambil membawa barang sebanyak 6 jerigen sabu menuju Medan.

“Di perjalanan, Junaidi mengatakan bahwa ia mau ke rumah adiknya dulu di Sidimpuan. Mereka pun sempat singgah ke tempat adik Junaidi untuk istirahat. Tak lama, mereka melanjutkan perjalanan melalui jalur Prapat-Berastagi,” ujar Rahmi.

Pada tanggal 4 Oktober 2018 sekira jam 18.00 wib, saat melanjutkan perjalanan ke Medan, Syahrial melihat ada jerigen di bagian belakang mobil dan bertanya kepada Nurdin.

“Apa itu pak ?” tanya Syahrial. “Jerigen minyak,” jawab Nurdin.

“Jerigen minyak kosong itu,” sambung Junaidi.

Sesampainya di Pancurbatu, Deliserdang, mobil yang dikendarai Syahrial diikuti oleh mobil petugas Badan Narkotika Nasional (BNN).

Sebelumnya, petugas mendapat informasi bahwa akan ada transaksi narkotika jaringan Malaysia-Labuhan Batu-Medan.

Ketika dikejar, Syahrial heran dan sempat bertanya kepada Junaidi. Namun, Junaidi malah mengaku kalau mereka dikejar perampok. Syahrial tidak mempercayai kata-kata itu karena terus dikejar. Kemudian, Junaidi baru mengaku kalau mereka membawa 6 jerigen berisi sabu.

“Sesampainya di Jalan Raya Brigjen Zein Hamid Kelurahan Titi Kuning Kecamatan Medan Johor sekira jam 01.15 wib, mobil yang dikemudikan Syahrial berhasil dihadang petugas BNN. Saat itu juga, petugas langsung melakukan penangkapan terhadap Junaidi, Elpi Darius, Syahrial, Nurdin dan Zainuddin,” pungkas JPU.

Dari dalam bagasi belakang yang dikemudikan Syahrial, petugas BNN menemukan 6 buah jerigen berisi sabu sebanyak 50 bungkus dan setelah ditimbang seberat 53.386 gram. (*/asp)

KOMENTAR ANDA
Loading...
Berita Lainnya
Bupati Deliserdang Sidak ASN, Prihatin Lihat Kantor Sat Pol-PP, Semangati Damkar

Bupati Deliserdang Sidak ASN, Prihatin Lihat Kantor Sat Pol-PP, Semangati Damkar

Bupati Ashari Tambunan didampingi Wakil Bupati M Ali Yusuf Siregar serta Sekdakab Darwin Zein melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Sekretariat ...
Bertengkar dengan Istri di Hari Raya, Pria Muda Gantung Diri di Pohon Karet, Untung Ditolong!

Bertengkar dengan Istri di Hari Raya, Pria Muda Gantung Diri di Pohon Karet, Untung Ditolong!

Pertengkaran sepasang suami istri berusia belasan tahun membuat geger warga Dusun III, Desa Sialang, Kecamatan Bangun Purba, Deliserdang, Minggu (24/5/2020) ...
570 Napi Beragama Islam di Lapas Lubukpakam Dapat Remisi Khusus Idul Fitri

570 Napi Beragama Islam di Lapas Lubukpakam Dapat Remisi Khusus Idul Fitri

Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Lubukpakam Kantor Wilayah Kemenkumham Sumatera Utara memberi remisi khusus Hari Raya Idul Fitri tahun 2020 kepada ...
Ban Mendadak Gembos, RX King Tabrak Ninja di Jalan Medan, Pelajar SMA Tewas

Ban Mendadak Gembos, RX King Tabrak Ninja di Jalan Medan, Pelajar SMA Tewas

Pelajar SMA Wahyu Abdilah (16), warga Jalan Perjuangan, Huta VI, Nagori Purba Sari, Tapian Dolok, Simalungun tewas setelah mengalami kecelakaan ...
Pria di Huta Bayu Raja Ini Akhiri Hidup dengan Kawat Duri, Diduga Stres Karena Banyak Utang

Pria di Huta Bayu Raja Ini Akhiri Hidup dengan Kawat Duri, Diduga Stres Karena Banyak Utang

Warga Huta Dolok Sinumbah, Nagori Mancuk, Kecamatan Huta Bayu Raja, Simalungun, digegerkan dengan temuan sesosok mayat pria yang tergantung dengan ...
Pemuda 20 Tahun Tewas Dianiaya Keluarga Sendiri di Batubara, Polisi Tetapkan 3 Tersangka

Pemuda 20 Tahun Tewas Dianiaya Keluarga Sendiri di Batubara, Polisi Tetapkan 3 Tersangka

Satuan Reskrim Polres Batubara akhirnya menetapkan 3 tersangka dalam kasus penganiayaan hingga menyebabkan kematian Yunus Nduru (20), di kediamannya di ...
Loading...
Irwa Zaini
Dandim

Loading…