Rabu, 19 Juni 2019 | 22.06 WIB
Metro24Jam>News>Tronton Bawa Sawit ke PKS CV Sinar Tenera Dituding Rusak Jalan, Warga Purba Ganda Bangun Portal

Tronton Bawa Sawit ke PKS CV Sinar Tenera Dituding Rusak Jalan, Warga Purba Ganda Bangun Portal

Senin, 10 Juni 2019 - 21:44 WIB

IMG-70233

Salah seorang warga yang mendukung pembuatan portal bersama personel Polsek Perdagangan di lokasi portal. (Suhendra/metro24jam.com)

SIMALUNGUN, metro24jam.com – Warga Huta 3 Purba Ganda, Kecamatan Pematang Bandar, Simalungun, secara swadaya bergotong-royong membangun tiang portal di pintu masuk jembatan irigasi Java Kolonisasi.

Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi melintasnya truk tronton pengangkut kelapa sawit menuju PKS CV Sinar Tenera di Nagori Bah Gunung, Kecamatan Bandar Huluan, Simalungun, yang dituding sebagai penyebab kerusakan jalan.

Dian, Kepala Dusun Huta 4, yang rumahnya dekat lokasi kerja bhakti warga membangun portal mengatakan, sebagai salah satu kepala Dusun di desa tersebut, dia merasa bersyukur bisa mewujudkan keinginan warga yang selama ini merasa resah dan mendambakan terciptanya kenyamanan di lingkungan mereka.

“Selama ini sekitar 18 tahun, daerah kami sangat rawan kecelakaan dan kerusakan ruas jalan akibat maraknya truk tronton over tonase melintas menuju PKS di daerah Bah Gunung, Kecamatan Bandar Huluan,” katanya ketika dihubungi lewat seluler, Senin (10/6/2019).

Menurut dia, para supir truk selama ini tak peduli dengan kerusakan yang terjadi dan hanya memanfaatkan ruas jalan yang baru beberapa pekan selesai dibangun dengan aspal hotmix.

“Warga tidak melarang truk melintas, bahkan sudah hampir 20 tahun warga mendambakan perbaikan ruas jalan. Kalau bukan warga siapa lagi yang menjaga dan merawat ruas jalan ini. Apalagi, tindak kriminal kerap kali terjadi di sini selama beberapa tahun belakangan ini,” jelasnya.

Sementara itu, A Batubara (52), salah seorang warga setempat, mengaku sangat menyambut baik pembuatan portal di pintu masuk jembatan dekat kediamannya.

“Saya berharap dengan dibangunnya portal ini warga bisa merasa nyaman dan truk yang masuk dan keluar bisa diketahui dan sesuai dengan Undang-undang 22 Tahun 2009, pasal 19 ayat 2 (C), Jalan Kelas III, hanya dapat dilintasi kendaraan maxsimum panjang 9000 MM, lebar 2100 MM, dan tinggi 3500 MM dengan muatan maxsimum 8 ton,” kata pensiunan DLLAJ ini.

Selama ini, menurut Batubara, keresahan dan kekecewaan warga sudah dituangkan dalam bentuk proposal ke dinas terkait melalui pihak desa ke kecamatan. Namun, hingga 6 bulan berlalu belum juga mendapat respon.

“Jadi, secara spontan warga melakukan pembuatan portal agar truk tronton keluar masuk di daerah dimaksud tidak bebas melintas tanpa pengawasan,” ungkapnya.

Pembangunan portal itu juga menimbulkan reaksi. Beberapa kali terjadi rencana pembongkaran oleh oknum-oknum diduga orang suruhan karena merasa truknya terhalang melintas di jalan dimaksud.

Namun, masih menurut Batubara, warga berhasil menggagalkannya.

“Sejak pekan lalu, oleh oknum-oknum suruhan hendak menganjurkan portal ditertibkan. Namun, di beberapa wilayah permukiman, warga tetap menolak pembongkaran dengan alasan keamanan berkendara yang belum terjamin dan jaminan truk tronton menuju PKS CV Sinar Tenera tidak melintas,” katanya.

Dan alasan warga lainya, keamanan penghuni permukiman berkendara lebih penting daripada sekadar menyediakan jalan tembus truk tronton itu.

Metro24jam.com coba mengonfirmasi pihak manajeman PSK CV Sinar Tenera serta kepala desa dan camat, terkait berdirinya portal tersebut.

Sayang, hingga Senin (10/6/2019) malam, ketiganya belum mengangkat telepon.

Terpisah, Kapolsek Perdagangan AKP Supendi melalui Aiptu B Naibaho ketika ditemui di lokasi pembangun portal, menghimbau warga agar tidak anarkis, apalai melakukan pengrusakan.

“Persoalan ini akan saya sampaikan kepada pimpinan,” katanya. (Age)


KOMENTAR ANDA
Loading...
Berita Terkini Lainnya
Berharap Dapat Upah Saat Antar 900 Gram Sabu, Pria Ini Rupanya Ditunggu Polisi
Metro 24 Jam - Rabu, 19 Juni 2019 - 21:43 WIB

Berharap Dapat Upah Saat Antar 900 Gram Sabu, Pria Ini Rupanya Ditunggu Polisi

Riki Pratama, warga Jalan Kepodang I Nomor 372, Perumnas Mandala, Kecamatan Percut Seituan, Deliserdang, hanya bisa pasrah saat dituntut Jaksa ...
Sengketa Pemilu Dapil 2 Deliserdang, Sidang Agenda Konklusi, Pelapor Optimis Menang
- Rabu, 19 Juni 2019 - 21:00 WIB

Sengketa Pemilu Dapil 2 Deliserdang, Sidang Agenda Konklusi, Pelapor Optimis Menang

Sidang Sengketa Pemilu dapil 2 Deliserdang kembali dilanjutkan dengan agenda konklusi (kesimpulan) di ruang sidang Kantor Bawaslu Deliserdang, Jalan Tanjung ...
Jurtul Togel Terima Dihukum 1 Tahun Penjara, “Saya Capek Sidang!”
Metro 24 Jam - Rabu, 19 Juni 2019 - 20:48 WIB

Jurtul Togel Terima Dihukum 1 Tahun Penjara, “Saya Capek Sidang!”

Juru tulis (jurtul) Togel, Syapril (34), langsung menerima putusan majelis hakim yang menjatuhkan hukuman 1 tahun pidana penjara kepada dirinya. ...
12 Pekan Setelah Digigit Anjing, Warga Nauli Baru Meninggal Dunia
Metro 24 Jam - Rabu, 19 Juni 2019 - 20:41 WIB

12 Pekan Setelah Digigit Anjing, Warga Nauli Baru Meninggal Dunia

Setelah selama 12 pekan berjuang melawan virus rabies, korban gigitan anjing Sarmati boru Purba (42), menghembuskan nafas terakhirnya di ruang ...
Didakwa Korupsi Pembangunan Tugu Mejuah-juah, Dirut CV Akonas Dituntut 1,5 Tahun
- Rabu, 19 Juni 2019 - 20:19 WIB

Didakwa Korupsi Pembangunan Tugu Mejuah-juah, Dirut CV Akonas Dituntut 1,5 Tahun

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Dapot Manurung dan Hendrianto menuntut Direktur Utama (Dirut) CV Askonas Konstruksi Utama, Roy Hefry Simorangkir (38) ...
Serang Terduga Pelaku Begal Adik Ipar, Warga Sei Semayang Tewas Tertikam
Metro 24 Jam - Rabu, 19 Juni 2019 - 18:43 WIB

Serang Terduga Pelaku Begal Adik Ipar, Warga Sei Semayang Tewas Tertikam

Sopian, warga Dusun I Aman Damai, Desa Sei Semayang, Kecamatan Sunggal, Deliserdang meregang nyawa di rumah sakit, Sabtu (15/6/2019) kemarin. ...
Loading...

Loading…