Selasa, 26 Mei 2020 | 16.03 WIB
Metro24Jam>News>Sita Makanan Kadarluasa di Swalayan Delimas, Tim Gabungan Harus Bayar

Sita Makanan Kadarluasa di Swalayan Delimas, Tim Gabungan Harus Bayar

Kamis, 16 Mei 2019 - 20:08 WIB

IMG-69598

Tim Terpadu Deliserdang saat melaksanakan razia di Swalayan Delimas, Kamis (16/5/2019). (Fani Ardana/metro24jam.com)

Loading...

LUBUKPAKAM, metro24jam.com – Tim Terpadu Pemkab Deliserdang melaksanakan razia terhadap makanan yang diperjualbelikan di swalayan dan toko makanan, Kamis (16/5/2019). Khusus untuk Kecamatan Lubukpakam, tim dipimpin oleh Asisten II Pemkab, dr Aida Harahap.

Ada beberapa temuan tim ketika melakukan pemantauan di beberapa titik. Salah satunya adalah penemuan mi instan yang sudah kadaluarsa namun tetap diperjualbelikan.

Temuan itu didapat di di lantai III Delimas Plaza Lubukpakam. Kabag Perekonomian Pemkab Deliserdang, Putra Jaya Manalu yang ikut dalam tim ini sempat adu argumen dengan pengawas swalayan.

Saat akan menyita mi instan kedaluarsa yang itu ditemukan di rak swalayan, pengawas swalayan bernama Masari tetap meminta bayaran. Akibatnya, Putra pun kemudian sempat protes.

“Jadi, walaupun ini sudah kedaluarsa tetap harus dibayar ya? Gitu ya? Udah bayarkan saja. Enggak apa-apa biar saja kita bayar,” kata Putra sembari memerintahkan anggotanya untuk menuruti apa yang diminta Masari.

Meski di tim ini juga didampingi personel kepolisian, namun tetap saja Masari meminta bayaran. Ia mengatakan orang-orang yang ada di swalayan ini hanyalah pekerja yang punya tanggungjawab mengenai barang yang masuk dan keluar.

“Dari Pemkab kan ada dananya. Kalau enggak bayar, nanti kami bilangnya bagaimana,” kata Masari saat diwawancarai awak media.

Semwntara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan dr Hj Aida Harahap Mars menjelaskan, bahwa tujuan kegiatan ini adalah untuk mengetahui secara pasti dan melihat langsung ke lapangan apakah produk-produk yang dipasarkan memang sesuai dengan ketentuan ketentuan yang berlaku seperti tanggal expired (kedaluarsa), kemasanya masih baik atau rusak kemudian terdaftar atau tidak dibalai POM atau di dinas berwenang.

“Jadi, kita bisa mengetahui dan memberi pelajaran kepada pengusaha-pengusaha maupun masyarakat bahwa produk-produk yang disajikan itu harus benar-benar sehat. Sehingga tidak mengganggu kesehatan bagi masyarakat,” katanya.

Dia juga mengatakan, razia serupa akan dilaksanakan secara bekesinambungan.

“Kepada pengusaha yang menyalahi aturan, akan kita beri peringatan dan sanksi apabila hal ini masih terulang. Karena kegiatan ini merupakan kegiatan rutin dari Pemkab yang bergabung dengan Tim dari Balai POM Medan, kemudian Polres dan OPD terkait,” imbuhnya.

“Kepada pengusaha-pengusaha yang ada khususnya di Kabupaten Deliserdang untuk menyajikan atau menjual produk-produknya sesuai dengan ketentuan yang ada, sehingga masyarakat dapat mengkonsumsinya dengan baik,” kata Hj Aida.

Kabag Perekonomian dan SDA Putra Jaya Manalu menambahkan, bahwa tim ini mempunyai tugas melakukan penyuluhan bagi produsen, pedagang dan masyarakat tentang bahaya apabila mengkonsumsi obat, makanan dan minuman, obat, makanan dan minuman yang tidak memenuhi persyaratan kesehatan.

Selanjutnya, merumuskan pemecahan untuk penanggulangan penyalahgunaan obat, makanan dan minuman yang tidak memenuhi persyaratan dan mengambil tindakan sesuai ketentuan yang berlaku.

Manalu juga menjelaskan, bahwa situasi dan kondisi di pusat-pusat perbelanjaan berlangsung kondusif, meski ditemukan di beberapa super market/swalayan hal-hal yang merugikan/meresahkan masyarakat pembeli, seperti adanya produk tanpa label dan identitas.

“Ada juga ditemukan buah-buahan yang tidak layak jual dan produk kemasan kaleng yang rusak serta kedaluarsa,” bebernya.

Dia mengatakan, bahwa tim tersebut akan terus menyasar supermarket/swalayan dan pasar-pasar tradisional yang ada di wilayahnya untuk kenyamanan masyarakat dalam mengkonsumsi makanan dan minuman.

“Jadi, ini dilakukan untuk memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang akan mengkonsumsi makanan, minuman, terlebih saat ini bulan Ramadhan,” tandasnya. (fan)

KOMENTAR ANDA
Loading...
Berita Lainnya
Bupati Deliserdang Sidak ASN, Prihatin Lihat Kantor Sat Pol-PP, Semangati Damkar

Bupati Deliserdang Sidak ASN, Prihatin Lihat Kantor Sat Pol-PP, Semangati Damkar

Bupati Ashari Tambunan didampingi Wakil Bupati M Ali Yusuf Siregar serta Sekdakab Darwin Zein melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Sekretariat ...
Bertengkar dengan Istri di Hari Raya, Pria Muda Gantung Diri di Pohon Karet, Untung Ditolong!

Bertengkar dengan Istri di Hari Raya, Pria Muda Gantung Diri di Pohon Karet, Untung Ditolong!

Pertengkaran sepasang suami istri berusia belasan tahun membuat geger warga Dusun III, Desa Sialang, Kecamatan Bangun Purba, Deliserdang, Minggu (24/5/2020) ...
570 Napi Beragama Islam di Lapas Lubukpakam Dapat Remisi Khusus Idul Fitri

570 Napi Beragama Islam di Lapas Lubukpakam Dapat Remisi Khusus Idul Fitri

Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Lubukpakam Kantor Wilayah Kemenkumham Sumatera Utara memberi remisi khusus Hari Raya Idul Fitri tahun 2020 kepada ...
Ban Mendadak Gembos, RX King Tabrak Ninja di Jalan Medan, Pelajar SMA Tewas

Ban Mendadak Gembos, RX King Tabrak Ninja di Jalan Medan, Pelajar SMA Tewas

Pelajar SMA Wahyu Abdilah (16), warga Jalan Perjuangan, Huta VI, Nagori Purba Sari, Tapian Dolok, Simalungun tewas setelah mengalami kecelakaan ...
Pria di Huta Bayu Raja Ini Akhiri Hidup dengan Kawat Duri, Diduga Stres Karena Banyak Utang

Pria di Huta Bayu Raja Ini Akhiri Hidup dengan Kawat Duri, Diduga Stres Karena Banyak Utang

Warga Huta Dolok Sinumbah, Nagori Mancuk, Kecamatan Huta Bayu Raja, Simalungun, digegerkan dengan temuan sesosok mayat pria yang tergantung dengan ...
Pemuda 20 Tahun Tewas Dianiaya Keluarga Sendiri di Batubara, Polisi Tetapkan 3 Tersangka

Pemuda 20 Tahun Tewas Dianiaya Keluarga Sendiri di Batubara, Polisi Tetapkan 3 Tersangka

Satuan Reskrim Polres Batubara akhirnya menetapkan 3 tersangka dalam kasus penganiayaan hingga menyebabkan kematian Yunus Nduru (20), di kediamannya di ...
Loading...
Irwa Zaini
Dandim

Loading…