Selasa, 12 November 2019 | 02.18 WIB
Metro24Jam>News>Tempel Seng Bocor, Pekerja Bangunan Tewas Kesetrum

Tempel Seng Bocor, Pekerja Bangunan Tewas Kesetrum

Kamis, 16 Mei 2019 - 17:27 WIB

IMG-69591

Jenazah Anto saat ditemukan di atas atap. (ist/metro24jam.com)

PERCUT, metro24jam.com – Seorang pekerja bangunan ditemukan tewas di atas seng rumah warga di Jalan Pasar 7 Beringin, Desa Tembung, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kamis (16/5/2019) sekira jam 09.30 Wib.

Pria bernama Anto itu diduga tewas lantaran tersengat arus listrik dari kabel yang dialiriri listrik bertegangan tinggi.

Peristiwa itu berawal ketika Anto mendapat pekerjaan memperbaiki dan menempel atap seng rumah milik Karlina Siregar (40), di Jalan Pasar 7 Beringin, Desa Tembung.

Pagi-pagi, Anto pun berangkat dari rumahnya di Jalan Singkong, Pasar 7 Beringin, Desa Tembung, yang tak begitu jauh dari lokasi.

Sebelum jam 9 pagi, Anto mengaduk semen dan membawanya ke atap seng di lantai 2 untuk menyisip tempelan seng yang bocor dan pinggiran bangunan rumah yang retak.

“Awalnya dia tau ada kabel di atasnya, jadi dia terus aja menempeli dengan posisi jongkok. Lama kelamaan, dia kurasa lupa dan berdiri, di situlah kenak kabel listrik kepalanya,” kata seorang warga yang biasa disapa Zul.

Seketika Anto meregang nyawa dengan kondisi tubuh melepuh dan gosong.

“Taunya ada yang kesetrum, waktu yang punya rumah sama warga sini mendengar suara letusan gitu dari atap. Pas dicek, rupanya korban sudah tergeletak kaku,” tutur warga lagi.

Melihat Anto tak bergerak dengan tubuh mengalami luka bakar dengan posisi telentang, warga kemudian menghubungi polisi.

Tak lama, polisi pun tiba. Dengan koordinasi bersama pihak PLN, petugas akhirnya berhasil mengevaluasi jasad korban yang masih tersangkut di atas seng.

Di sekitar korban tewas, ditemukan peralatan kerja korban seperti; sendok semen dan ember berisi adukan semen yang sudah terpaksa setengah.

Kanit Reskrim Polsek Percut Sei Tuan Iptu MK Daulay didampingi Panit Reskrim Ipda Supriadi saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa itu.

“Pemilik rumah dan salah seorang warga disana kita minyak keterangannya sebagai saksi. Sementara pihak keluarga korban telah membuat surat tidak keberatan, sehingga jenazah sudah dibawa pulang ke rumah duka untuk di kebumikan,” jelasnya. (asn)


KOMENTAR ANDA
Loading...
Berita Terkini Lainnya
Soal Tawuran di Tanjung Tiram, Kapolsek Labuhan Ruku: Sudah Berulangkali Kita Amankan
Metro 24 Jam - Selasa, 12 November 2019 - 00:03 WIB

Soal Tawuran di Tanjung Tiram, Kapolsek Labuhan Ruku: Sudah Berulangkali Kita Amankan

Aksi tawuran berkepanjangan antar kelompok warga di Kelurahan Tanjung Tiram, Kecamatan Tanjung Tiram, Batubara, disebut sudah mendapat perhatian dari pihak ...
Stunting Meningkat di Simalungun, Dinas Kesehatan dan Puskesmas Minim Sosialisasi?
Metro 24 Jam - Senin, 11 November 2019 - 23:47 WIB

Stunting Meningkat di Simalungun, Dinas Kesehatan dan Puskesmas Minim Sosialisasi?

Sepanjang tahun 2019, angka stunting balita di dua nagori (desa) di Kabupaten Simalungun, tercatat mengalami peningkatan. Informasi yang dihimpun Metro24jam.com, ...
Cabut Cok Kulkas Dalam Rumah Terendam Banjir, IRT di Tanah Jawa Tersengat Listrik Hingga Tewas
Metro 24 Jam - Senin, 11 November 2019 - 23:00 WIB

Cabut Cok Kulkas Dalam Rumah Terendam Banjir, IRT di Tanah Jawa Tersengat Listrik Hingga Tewas

Seorang wanita meninggal dunia di kediamannya di kawasan Afdeling VI Kebun Bah Jambi, Nagori Totap Majawa, Kecamatan Tanah Jawa, ...
CPNS Pemkab Asahan Dibuka, Ini Formasinya!
Metro 24 Jam - Senin, 11 November 2019 - 22:43 WIB

CPNS Pemkab Asahan Dibuka, Ini Formasinya!

Pemerintah Kabupaten Asahan membuka pendaftaran penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk tahun ini, mulai Senin (11/11/2019) hingga 24 November ...
Dukung Program Peningkatan Pariwisata, Pangulu Sibaganding Gelar Rapat RKP
Metro 24 Jam - Senin, 11 November 2019 - 22:27 WIB

Dukung Program Peningkatan Pariwisata, Pangulu Sibaganding Gelar Rapat RKP

Pangulu (Kades) Nagori Sibaganding mengundang sejumlah masyarakat dalam Rapat Rencangan Kerja Pemerintah (RKP) TA 2020 dengan tujuan mendukung program pemerintah ...
Kematian Kades Ketangkuhen, Polisi Periksa 2 Saksi Maraton Selama 24 Jam
Metro 24 Jam - Senin, 11 November 2019 - 21:09 WIB

Kematian Kades Ketangkuhen, Polisi Periksa 2 Saksi Maraton Selama 24 Jam

Kematian Rili Kemit--Kepala Desa Ketangkuhen, Sibolangit, Deliserdang--masih menyisakan sejumlah pertanyaan. Temuan sebilah pisau yang menancap di dada pria berusia 57 ...
Loading...

Loading…