Selasa, 23 Juli 2019 | 14.26 WIB
Metro24Jam>News>Tipu Pengusaha Rp275 Juta, Eks Calon Dirut Bank Sumut Hanya Divonis Hukuman Percobaan

Tipu Pengusaha Rp275 Juta, Eks Calon Dirut Bank Sumut Hanya Divonis Hukuman Percobaan

Rabu, 15 Mei 2019 - 19:38 WIB

IMG-69570

Freddy Hutabarat di persidangan. (ist/metro24jam.com)

MEDAN, metro24jam.com – Majelis hakim di PN Medan yang dipimpin Tengku Oyong membacakan putusan terhadap Eks Calon Direktur Utama (Dirut) PT Bank Sumut, Drs Freddy Hutabarat, Rabu (15/5/2019).

Dalam pembacaan singkat yang berlangsung lebih kurang 3 menit itu, Freddy akhirnya divonis selama 2 bulan kurungan penjara dengan masa percobaan 4 bulan. Pria 61 tahun itu dinyatakan terbukti melakukan penipuan sebesar Rp275 juta terhadap pengusaha Ali Sutomo.

“Menjatuhkan hukuman pidana penjara kepada terdakwa Freddy Hutabarat selama 2 bulan penjara dengan masa percobaan 4 bulan,” tandas hakim Tengku Oyong di Ruang Cakra V Pengadilan Negeri (PN) Medan,

Perbuatan terdakwa Freddy Hutabarat dinyatakan terbukti melanggar Pasal 378 KUHPidana tentang penipuan.

Anehnya, hakim Oyong terlihat seperti ‘kumur-kumur’ saat membacakan amar putusan tersebut. Pasalnya, wartawan yang mengikuti persidangan nyaris tak mendengar suara dari Hakim Tengku Oyong.

Alhasil, sejumlah awak media yang mengikuti sidang baru mengetahui putusan tersebut setelah sidang usai. Putusan itu sama dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Masmur Bangun dan Chandra Naibaho.

Usai mengetuk palu, terdakwa Freddy menyalami ketiga hakim dan langsung buru-buru kabur saat hendak ditanya wartawan.

Sesuai dakwaan JPU, pada pertengahan Oktober 2013, terdakwa mendatangi korban, Ali Sutomo di tempat usahanya, Jalan Gajah Mada Medan. Terdakwa Freddy mengatakan kepada Ali Sutomo bahwa dia hendak mencalonkan diri menjadi Dirut PT Bank Sumut dan saat itu mengaku tidak punya dana.

“Tidak usah khawatir nanti kalau saya sudah duduk, saya akan kasih bapak proyek,” kata Freddy ketika itu kepada Ali Sutomo seperti disampai JPU.

Mendengar itu, Ali Sutomo pun setuju dan bersedia memberikan uang sebanyak Rp275.000.000 kepada terdakwa.

Setelah menerima uang itu, Freddy menyerahkan dua lembar cek Bank BCA kepada korban berisi masing-masing sebesar Rp200.000.000 dan Rp75.000.000.

Pada tanggal 1 Maret 2016, korban mendatangi Kantor May Bank di Komplek Cemara Asri dengan membawa kedua lembar cek Bank BCA yang diberikan oleh terdakwa untuk dicairkan.

Namun, saat itu, May Bank mengatakan kepada korban bahwa saldo rekening giro atas nama Drs Freddy Hutabarat tidak cukup. Setelah mendapat penjelasan dari May Bank itu, Ali Sutomo mendatangi Freddy dan memberitahukan mengenai cek tersebut tidak bisa dicairkan. Lalu terdakwa mengatakan kepada korban “Sabar nanti pasti dibayar”. Korban kemudian menunggu janji-janji tersebut. Namun, hingga awal tahun 2018, terdakwa tidak juga mengembalikan uang korban.

Atas perbuatan terdakwa, korban mengalami kerugian sebesar Rp 275.000.000 hingga Freddy dilaporkan kepada pihak kepolisian. (*/asp)


KOMENTAR ANDA
Loading...
Berita Terkini Lainnya
Bandar Sabu Kecamatan Air Putih Ditangkap Bersama Teman, Istrinya Pun Terlibat
Metro 24 Jam - Selasa, 23 Juli 2019 - 14:07 WIB

Bandar Sabu Kecamatan Air Putih Ditangkap Bersama Teman, Istrinya Pun Terlibat

Satuan Reserse Narkoba (Satres Narkoba) Polres Batubara meringkus tiga warga Kecamatan Air Putih Batubara, dalam dugaan penyalahgunaan narkoba, Senin (22/7/2019) ...
Terjaring Razia Kasih Sayang, 6 Pelajar di Sergai Ternyata Positif Narkoba, Gawat!
Metro 24 Jam - Selasa, 23 Juli 2019 - 13:39 WIB

Terjaring Razia Kasih Sayang, 6 Pelajar di Sergai Ternyata Positif Narkoba, Gawat!

Sebanyak enam pelajar SMA dan SMK Swasta di Kabupaten Serdang Bedagai positif mengkonsumsi narkoba setelah menjalani hasil tes urine dilakukan ...
7 Kadus di Desa Perkebunan Petatal Berencana Adukan Mantan Kades ke Polres Batubara
Metro 24 Jam - Selasa, 23 Juli 2019 - 13:09 WIB

7 Kadus di Desa Perkebunan Petatal Berencana Adukan Mantan Kades ke Polres Batubara

Sebanyak 7 kepala dusun dan tokoh masyarakat di Desa Perkebunan Petatal, Kecamatan Datuk Tanah Datar, Kabupaten Batubara, berencana melaporkan mantan ...
Curi Sepedamotor di Tandam Hulu, Warga Mencirim Asri Ini Ditembak Polisi
Metro 24 Jam - Selasa, 23 Juli 2019 - 12:49 WIB

Curi Sepedamotor di Tandam Hulu, Warga Mencirim Asri Ini Ditembak Polisi

Personel Sat Reskrim Polres Binjai meringkus Bambang Irawan (36), warga perumahan Mencirim Asri, Sunggal, Deliserdang, terduga pelaku pencurian satu unit ...
Satpol-PP Sergai Kejar-Kejaran Sama Pelajar Saat Lakukan Razia
Metro 24 Jam - Selasa, 23 Juli 2019 - 12:24 WIB

Satpol-PP Sergai Kejar-Kejaran Sama Pelajar Saat Lakukan Razia

Puluhan pelajar SMU, SMK dan SMP di Kabupaten Serdang Bedagai terjaring razia Satpol PP. Hal ini dikarenakan petugas gerah melihat ...
Siswi SMP Ditawarkan Rp10 Juta ke Polisi, Tante dan Muncikari Ditangkap di Hotel Milala
Metro 24 Jam - Selasa, 23 Juli 2019 - 07:19 WIB

Siswi SMP Ditawarkan Rp10 Juta ke Polisi, Tante dan Muncikari Ditangkap di Hotel Milala

Dua wanita masing-masing SA alias Sri (40) dan SZ (23), warga Jalan Kesatria, Kelurahan Satria, Binjai, diringkus personel Polsek Sunggal, Rabu ...
Loading...

Loading…


Bupati Padang Lawas
BPKAD Padang Lawas
Dinas Perindag dan UMKM Padang Lawas
Bank Sumut Sibuhuan
Dinas PU & PE Padang Lawas
Bappeda Padang Lawas
Dinas LH dan Hut Padang Lawas
Dinas PMD Padang Lawas