Senin, 1 Juni 2020 | 06.12 WIB
Metro24Jam>News>Tipu Pengusaha Rp275 Juta, Eks Calon Dirut Bank Sumut Hanya Divonis Hukuman Percobaan

Tipu Pengusaha Rp275 Juta, Eks Calon Dirut Bank Sumut Hanya Divonis Hukuman Percobaan

Rabu, 15 Mei 2019 - 19:38 WIB

IMG-69570

Freddy Hutabarat di persidangan. (ist/metro24jam.com)

Loading...

MEDAN, metro24jam.com – Majelis hakim di PN Medan yang dipimpin Tengku Oyong membacakan putusan terhadap Eks Calon Direktur Utama (Dirut) PT Bank Sumut, Drs Freddy Hutabarat, Rabu (15/5/2019).

Dalam pembacaan singkat yang berlangsung lebih kurang 3 menit itu, Freddy akhirnya divonis selama 2 bulan kurungan penjara dengan masa percobaan 4 bulan. Pria 61 tahun itu dinyatakan terbukti melakukan penipuan sebesar Rp275 juta terhadap pengusaha Ali Sutomo.

“Menjatuhkan hukuman pidana penjara kepada terdakwa Freddy Hutabarat selama 2 bulan penjara dengan masa percobaan 4 bulan,” tandas hakim Tengku Oyong di Ruang Cakra V Pengadilan Negeri (PN) Medan,

Perbuatan terdakwa Freddy Hutabarat dinyatakan terbukti melanggar Pasal 378 KUHPidana tentang penipuan.

Anehnya, hakim Oyong terlihat seperti ‘kumur-kumur’ saat membacakan amar putusan tersebut. Pasalnya, wartawan yang mengikuti persidangan nyaris tak mendengar suara dari Hakim Tengku Oyong.

Alhasil, sejumlah awak media yang mengikuti sidang baru mengetahui putusan tersebut setelah sidang usai. Putusan itu sama dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Masmur Bangun dan Chandra Naibaho.

Usai mengetuk palu, terdakwa Freddy menyalami ketiga hakim dan langsung buru-buru kabur saat hendak ditanya wartawan.

Sesuai dakwaan JPU, pada pertengahan Oktober 2013, terdakwa mendatangi korban, Ali Sutomo di tempat usahanya, Jalan Gajah Mada Medan. Terdakwa Freddy mengatakan kepada Ali Sutomo bahwa dia hendak mencalonkan diri menjadi Dirut PT Bank Sumut dan saat itu mengaku tidak punya dana.

“Tidak usah khawatir nanti kalau saya sudah duduk, saya akan kasih bapak proyek,” kata Freddy ketika itu kepada Ali Sutomo seperti disampai JPU.

Mendengar itu, Ali Sutomo pun setuju dan bersedia memberikan uang sebanyak Rp275.000.000 kepada terdakwa.

Setelah menerima uang itu, Freddy menyerahkan dua lembar cek Bank BCA kepada korban berisi masing-masing sebesar Rp200.000.000 dan Rp75.000.000.

Pada tanggal 1 Maret 2016, korban mendatangi Kantor May Bank di Komplek Cemara Asri dengan membawa kedua lembar cek Bank BCA yang diberikan oleh terdakwa untuk dicairkan.

Namun, saat itu, May Bank mengatakan kepada korban bahwa saldo rekening giro atas nama Drs Freddy Hutabarat tidak cukup. Setelah mendapat penjelasan dari May Bank itu, Ali Sutomo mendatangi Freddy dan memberitahukan mengenai cek tersebut tidak bisa dicairkan. Lalu terdakwa mengatakan kepada korban “Sabar nanti pasti dibayar”. Korban kemudian menunggu janji-janji tersebut. Namun, hingga awal tahun 2018, terdakwa tidak juga mengembalikan uang korban.

Atas perbuatan terdakwa, korban mengalami kerugian sebesar Rp 275.000.000 hingga Freddy dilaporkan kepada pihak kepolisian. (*/asp)

KOMENTAR ANDA
Loading...
Berita Lainnya
Pecah Ban, Mobil Box Terbalik dan Terbakar di Jalan Tol Belmera

Pecah Ban, Mobil Box Terbalik dan Terbakar di Jalan Tol Belmera

Satu unit mobil pick-up box yang diduga membawa muatan oli kotor, terbakar di ruas Jalan Tol Belmera, Kecamatan Percut Sei ...
Senggolan Saat Mendahului, Terjatuh, Tertabrak Lagi, Pemuda Teluk Mengkudu Tewas

Senggolan Saat Mendahului, Terjatuh, Tertabrak Lagi, Pemuda Teluk Mengkudu Tewas

Seorang pemuda tewas dalam perawatan di rumah sakit usai mengalami kecelakaan di Jalan lintas Sumatera (Jalinsum) Medan--Tebing Tinggi, tepatnya ...
Dirayu Datang ke Hotel, Pria Ini Tiba-tiba Keluar Tanpa Busana dari Kamar Hotel OYO Jalan Waru

Dirayu Datang ke Hotel, Pria Ini Tiba-tiba Keluar Tanpa Busana dari Kamar Hotel OYO Jalan Waru

Sejumlah warga yang berdomisili di Jalan Waru, Kecamatan Medan Petisah mendadak riuh,Jumat (29/5) dinihari.Pasalnya seorang pria mendadak keluar dari hotel ...
Alumni AKABRI 96 Bharatasena Bantu Warga Kurang Mampu Terdampak Pandemi Covid-19

Alumni AKABRI 96 Bharatasena Bantu Warga Kurang Mampu Terdampak Pandemi Covid-19

Alumni Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (AKABRI) angkatan 96 Bharatasena menyalurkan ratusan paket sembako kepada warga kurang mampu terdampak pandemi Coronavirus ...
Aksi Pencurian AC di Siang Bolong Viral di Media Sosial, Polisi Buru 3 Pria Ini

Aksi Pencurian AC di Siang Bolong Viral di Media Sosial, Polisi Buru 3 Pria Ini

Satu rekaman video aksi pencurian AC di siang bolong viral di group-group WhatsApp wartawan. Aksi itu diketahui terjadi di eks ...
Kodim 0207/Simalungun Salurkan Bantuan Kepada Warga Girsip Melalui Koramil 11/Parapat

Kodim 0207/Simalungun Salurkan Bantuan Kepada Warga Girsip Melalui Koramil 11/Parapat

Pandemi virus corona (Covid-19) tak hanya berdampak pada kesehatan, tapi juga perekonomian masyarakat. Tak sedikit warga terpaksa kehilangan pekerjaan dan ...
Loading...
Irwa Zaini
Dandim

Loading…