Sabtu, 30 Mei 2020 | 16.19 WIB
Metro24Jam>News>2 Jam Lebih Dicari, Siswa SMK Hanyut di Sungai Sunggal Akhirnya Ditemukan Tak Bernyawa

2 Jam Lebih Dicari, Siswa SMK Hanyut di Sungai Sunggal Akhirnya Ditemukan Tak Bernyawa

Rabu, 15 Mei 2019 - 19:08 WIB

IMG-69566

Tim Basarnas mengevakuasi jenazah Mikael. (Adi/metro24jam.com)

Loading...

SUNGGAL, metro24jam.com – Setelah 2 jam lebih dicari, Mikael Albert Manullang, akhirnya ditemukan tak bernyawa. Jasad siswa SMK yang hanyut di Sungai Sunggal itu ditemukan warga lengkap dengan pakaiannya baju kaos abu-abu dan celana panjang pramuka, Rabu (15/5/2019) sekira pukul 17.45 Wib.

Mikael ditemukan tak jauh dari titik tenggelam yang disebutkan teman-teman sekolahnya. Adalah Sunar, yang berhasil mengangkat jenazah siswa kelas 2 SMK itu, setelah mendapatarahan dari Pawang Rian.

Sunar dibantu Tim Basarnas dengan menggunakan perahu karet menjala ke sekeliling air yang diarahkan pawang. Beberapa kali menurunkan jala, alih-alih mendapatkan jasad Mikael, jala Sunar hanya menjaring ikan. Hal itu pun jadi bahan tertawaan warga yang menyaksikan di lokasi.

Tak lama kemudian, akhirnya jala Sunar menemukan sasarannya. Seketika tubuh Mikael tersangkut dan berhasil diangkat ke atas perahu karet.

“Iya, arahan dari Pak Rian. Makanya aku jala di situ-situ aja. Karena kata Pak Rian memang di situ jenazahnya,” beber Sunar kepada wartawan.

Tak ayal, orangtua dan kerabat Mikael pun spontan histeris di pinggir sungai begitu mengetahui jasad remaja itu berhasil ditemukan. Beberapa kali, ibunda Mikael, Hotnida Boru Sipayung pingsan tak sanggup melihat jasad anaknya.

“Kael..Kael..,” jeritnya memanggil nama remaja tersebut.

Tak menunggu lama, pihak keluarga pun langsung membawa jenazah Mikael ke rumah duka untuk disemayamkan.

Sementara itu, Pawang Rian yang ditemui wartawan mengatakan, dia menginstruksikan rekannya untuk menjalankan di lokasi penemuan jasad Mikael karena mendapat petunjuk.

“Memang di situ bang. Karena petunjuknya memang di situ,” kata pria berusia sekitar 45 tahun itu.

Menurut Rian, dia sudah beberapa kali diminta warga untuk mencari korban hanyut di sungai tersebut. Dalam pencarian itu, beberapa syarat pun harus dipenuhi.

“Syaratnya rokok Gudang Garam Merah sama bunga. Jadi, tadi pas aku bakar rokok, rokoknya nggak mati. Dihisap terus di situ. Makanya yakin di situ jasadnya,” sebutnya.

Terkait kabar yang menyebutkan bahwa setiap tahun Sungai Bendungan Sunggal tersebut telah mengambil korban, Rian pun tak menampik.

“Ya, memang setiap tahun. Memang di sebelah situ yang payah diambil korbannya. Karena penunggunya agak bandal di situ. Tadi pun memang saya bilang, di atas jam 5 sore baru bisa diambil mayatnya itu,” tandasnya sembari berlalu meninggalkan wartawan. (adi)

BACA JUGA:
Siswa SMK Hanyut di Sungai Sunggal, Pawang Turun Mencari

KOMENTAR ANDA
Loading...
Berita Lainnya
2 Pecandu Ganja Ditangkap di Simpang 3 Parmaksian

2 Pecandu Ganja Ditangkap di Simpang 3 Parmaksian

Satuan Reserse Narkoba Polres Toba menangkap dua pemuda pecandu ganja di Jalan Simpang Tiga, Desa Dolok Nauli, Kecamatan Parmaksian, Jum'at ...
Puluhan ASN Serdang Jalani Rapid dan Swab Test

Puluhan ASN Serdang Jalani Rapid dan Swab Test

Dinas Kesehatan Serdang Bedagai menggelar rapid dan swab test terhadap puluhan Aparatur Sipil Negeri (ASN) Pemkab Sergai. Uji rapid dan ...
Jambret HP IRT di Atas Betor, 2 Pria Pengendara Vario Berdarah-darah ‘Dipermak’ Warga
BREAKING NEWS

Jambret HP IRT di Atas Betor, 2 Pria Pengendara Vario Berdarah-darah ‘Dipermak’ Warga

Dua pria diboyong dengan kondisi berlumuran darah ke Mapolsek Sunggal, Sabtu (30/5/2020) sekira pukul 11.50 Wib. Informasi yang dihimpun di ...
Kecamatan Girsip Terima 1.945 Paket Bahan Pokok dari GTPP Sumut

Kecamatan Girsip Terima 1.945 Paket Bahan Pokok dari GTPP Sumut

Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkonpincam) Girsang Sipangan Bolon (Girsip), Simalungun, menerima sebanyak 1.945 paket bahan pokok dari Gugus Tugas Percepatan ...
Tabrak Truk Berhenti Remaja 16 Tahun dari Desa Petatal Meregang Nyawa

Tabrak Truk Berhenti Remaja 16 Tahun dari Desa Petatal Meregang Nyawa

Diki Pratama (16), tewas seketika setelah mengalami kecelakaan di Jalan Lintas Sumatera KM 129, Dusun 3, tepatnya di depan Puskesmas ...
2 Pekan Usai Curi Motor di Batang Kuis, Kembali Lagi ke Lokasi Aksi, Pria Ini Diamuk Massa

2 Pekan Usai Curi Motor di Batang Kuis, Kembali Lagi ke Lokasi Aksi, Pria Ini Diamuk Massa

Muhammad Nuh (38), warga Dusun I, Desa Sei Tuan, Kecamatan Pantai Labu, babak-belur dihakimi warga di Desa Sugiharjo, Kecamatan Batang ...
Loading...
Irwa Zaini
Dandim

Loading…