Selasa, 23 Juli 2019 | 14.13 WIB
Metro24Jam>News>Gara-gara Proyek Pengadaan Pakaian Sekolah, Wanita Warga Bandar Khalipah Ini Tertipu Ratusan Juta Rupiah

Gara-gara Proyek Pengadaan Pakaian Sekolah, Wanita Warga Bandar Khalipah Ini Tertipu Ratusan Juta Rupiah

Rabu, 15 Mei 2019 - 04:29 WIB

IMG-69538

Minanti dan Miasih saat akan membuat laporan di Mapolsek Percut Sei Tuan. (Nst/metro24jam.com)

PERCUT SEI TUAN, metro24jam.com – Sejumlah wanita paruh baya dan lanjut usia dari Pasar 11/Jalan Pendidikan, Bandar Khalipah, mendatangi Mapolsek Percut Sei Tuan, Selasa (14/5/2019) sore. Kedatangan mereka ingin melaporkan tetangganya berinisial DM (35), yang dituding telah melakukan penipuan.

“Kami datang ke sini ada beberapa orang yang rumahnya gak begitu berjauhan [dari DM]. Tapi kalau dikumpuli yang ditipunya di kawasan kami udah belasan,” beber Menanti (42), Cici Paramitha (31) dan beberapa wanita lainnya kepada wartawan.

Menurut para wanita itu, aksi penipuan itu bermula dari ajakan DM terhadap Misiah (64) sekira 2 bulan lalu. Nenek berusia 64 tahun yang tinggal persis di depan rumah kontrakan DM di Pasar 11/Jalan Pendidikan ini ditawari proyek penyediaan pakaian sekolah, berupa baju batik, baju olah raga, serta jilbab.

Nek Misiah pun ditawari keuntungan mulai dari Rp1000 hingga Rp1500 per pakaian. Lantaran kasihan karena ingin membantu perekonomian DM, sekaligus melihat ada keuntungan dari proyek tersebut, nek Misiah kemudian mengamininya.

Tak tanggung-tanggung, modal awal yang diajukan wanita yang berstatus ibu rumah tangga itu mencapai puluhan juta rupiah.

“Kami nyerahkan uangnya berangsur-angsur. Pertama saya serahkan simpanan emas London saya seberat 10gram dan itu belum cukup. Lalu dia minta lagi uang beberapa kali hingga totalnya Rp20 juta yang saya serahkan,” aku Nek Misiah.

Setelah menguras uang dan harta benda Nek Misiah, MD mulai beralih ke tetangga lainnya, bahkan kepada warga sekitar Desa Bandar Khalipah.

Hasil penipuan itu juga disebut bervariasi. Minanti misalnya, mengalami kerugian uang Rp9 juta. DM mengatakan, uang itu untuk modal pengadaan pakaian sekolah, namun tak kunjung dikembalikan seperti perjanjian awal, yang seharusnya sebelum 2 bulan.

“Begitu juga sama korban lainnya. Jadi kami minta. Dia (DM) bilang, uangnya gak ada dan nanti akan menggantinya, sedangkan dia aja gak kerja. Malah dia menantang kami kalau mau lapor silahkan dan kalau mau diganti tunggu suaminya dapat kerja,” kata para wanita itu.

Kesal atas sikap tak pasti dari MD, beberapa warga yang merasa sudah menjadi korban penipuan pun sepakat melaporkan wanita itu ke kantor polisi dengan harapan uang mereka dikembalikan.

“Banyak lagi warga yang ditipunya, tapi gak semua datang. Entah kenapalah kami percaya dan kasihan sama dia, padahal baru 8 bulan dia ngontrak rumah di situ. Kami juga sempat bilang kenapa gak kerjasama dengan keluarganya, ehh rupanya mau nipu,” celetuk seorang wanita berhijab dan berkacamata yang minta namanya tidak ditulis.

Dikatakan mereka, MD sempat mengaku kalau proyek pakaian itu berasal dari adiknya.

“Kami juga kasihan awalnya, dia sudah kami anggap juga sebagai anak angkat. Dia gak kerja dan suaminya juga gak kerja. Sedangkan anaknya ada 3. Tapi sekarang dia malah menantang dan gak takut ditangkap polisi karena sudah nipu banyak orang,” geram mereka.

Kanit Reskrim Polsek Percut Sei Tuan, Iptu MK Daulay mengaku telah menerima laporan korban dan masih mendalami guna dilakukan proses selanjutnya. (asn)


KOMENTAR ANDA
Loading...
Berita Terkini Lainnya
Bandar Sabu Kecamatan Air Putih Ditangkap Bersama Teman, Istrinya Pun Terlibat
Metro 24 Jam - Selasa, 23 Juli 2019 - 14:07 WIB

Bandar Sabu Kecamatan Air Putih Ditangkap Bersama Teman, Istrinya Pun Terlibat

Satuan Reserse Narkoba (Satres Narkoba) Polres Batubara meringkus tiga warga Kecamatan Air Putih Batubara, dalam dugaan penyalahgunaan narkoba, Senin (22/7/2019) ...
Terjaring Razia Kasih Sayang, 6 Pelajar di Sergai Ternyata Positif Narkoba, Gawat!
Metro 24 Jam - Selasa, 23 Juli 2019 - 13:39 WIB

Terjaring Razia Kasih Sayang, 6 Pelajar di Sergai Ternyata Positif Narkoba, Gawat!

Sebanyak enam pelajar SMA dan SMK Swasta di Kabupaten Serdang Bedagai positif mengkonsumsi narkoba setelah menjalani hasil tes urine dilakukan ...
7 Kadus di Desa Perkebunan Petatal Berencana Adukan Mantan Kades ke Polres Batubara
Metro 24 Jam - Selasa, 23 Juli 2019 - 13:09 WIB

7 Kadus di Desa Perkebunan Petatal Berencana Adukan Mantan Kades ke Polres Batubara

Sebanyak 7 kepala dusun dan tokoh masyarakat di Desa Perkebunan Petatal, Kecamatan Datuk Tanah Datar, Kabupaten Batubara, berencana melaporkan mantan ...
Curi Sepedamotor di Tandam Hulu, Warga Mencirim Asri Ini Ditembak Polisi
Metro 24 Jam - Selasa, 23 Juli 2019 - 12:49 WIB

Curi Sepedamotor di Tandam Hulu, Warga Mencirim Asri Ini Ditembak Polisi

Personel Sat Reskrim Polres Binjai meringkus Bambang Irawan (36), warga perumahan Mencirim Asri, Sunggal, Deliserdang, terduga pelaku pencurian satu unit ...
Satpol-PP Sergai Kejar-Kejaran Sama Pelajar Saat Lakukan Razia
Metro 24 Jam - Selasa, 23 Juli 2019 - 12:24 WIB

Satpol-PP Sergai Kejar-Kejaran Sama Pelajar Saat Lakukan Razia

Puluhan pelajar SMU, SMK dan SMP di Kabupaten Serdang Bedagai terjaring razia Satpol PP. Hal ini dikarenakan petugas gerah melihat ...
Siswi SMP Ditawarkan Rp10 Juta ke Polisi, Tante dan Muncikari Ditangkap di Hotel Milala
Metro 24 Jam - Selasa, 23 Juli 2019 - 07:19 WIB

Siswi SMP Ditawarkan Rp10 Juta ke Polisi, Tante dan Muncikari Ditangkap di Hotel Milala

Dua wanita masing-masing SA alias Sri (40) dan SZ (23), warga Jalan Kesatria, Kelurahan Satria, Binjai, diringkus personel Polsek Sunggal, Rabu ...
Loading...

Loading…


Bupati Padang Lawas
BPKAD Padang Lawas
Dinas Perindag dan UMKM Padang Lawas
Bank Sumut Sibuhuan
Dinas PU & PE Padang Lawas
Bappeda Padang Lawas
Dinas LH dan Hut Padang Lawas
Dinas PMD Padang Lawas