Selasa, 26 Mei 2020 | 15.46 WIB
Metro24Jam>News>Pemain Dam Batu Ditangkap, Warga Gunung Malela Minta Polisi Tutup Judi Martabe

Pemain Dam Batu Ditangkap, Warga Gunung Malela Minta Polisi Tutup Judi Martabe

Selasa, 14 Mei 2019 - 20:14 WIB

IMG-69530

Keempat pemain dam batu yang diamankan dan barang bukti. (ist/metro24jam.com)

Loading...

SIMALUNGUN, metro24jam.com – Empat pemain judi dam batu ditangkap di warung kopi milik Mul, di Huta II Maligas Permai, Kecamatan Gunung Malela, terjaring dalam operasi Pekat Toba 2019, oleh Unit Reskrim Polsek Bangun, Sabtu (11/5/3019) kemarin.

Mereka adalah Suroso (43) dan Sulini (33), keduanya warga Huta I Maligas Bandar, serta Sedar Saragih (44), warga Huta II Maligas Bandar, Nagori Negeri Malela, Kecamatan Gunung Malela, Simalungun. Sedang satu lainnya yaitu, M Arifin (61), warga Huta III Gajing Kahean, Nagori Gajing Jaya, Kecamatan Gunung Maligas.

Dari keempat orang tersebut, polisi menyita barang bukti berupa 28 domino dam batu dan uang tunai Rp85.000.

Kapolsek Bangun, AKP Putra Jani Purba SH dalam keterangannya, Selasa (14/5/2019) mengatakan, penggerebekan tersebut dipimpin Ipda J Simanjuntak

“Saat dilakukan pengintaian, terlihat sekelompok laki-laki paruh baya sedang asik main judi dam batu dengan taruhan uang di atas meja,” katanya.

Melihat itu, polisi langsung melakukan penyergapan dan berhasil mengamankan keempat orang tersebut tanpa perlawanan.

Keempat pria tersebut berikut barang bukti kemudian diboyong ke Mapolsek Bangun dan terancam dijerat UU nomor 7 TA 1974 KUHAP 303 tentang penertiban perjudian.

“Untuk itu kita masukkan keempat pelaku ke ruang tahanan sementara. Kita proses sesuai dengan hukum dan nanti akan dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Kabupaten Simalungun,” jelasnya.

Terpisah, warga setempat mendukung upaya AKP Putra Jani Purba dalam pemberantasan judi di wilayah hukum Polsek Bangun.

Namun, menurut warga berama A Pasaribu, pemberantasan baru bisa sepenuhnya direalisasikan, jika mendapat dukungan dari seluruh warga dan para petinggi di lingkungan penegak hukum itu sendiri.

“Perjudian di wilayah hukum Polres Simalungun nampaknya sudah meluas dan mempengaruhi kehidupan masyarakat serta diback-up bandar yang sangat kuat,” katanya.

Pasaribu mencontohkan, perjudian Martabe yang terlihat kembali memasuki masa keemasannya di Kabupaten Simalungun.

“Perjudian yang dikelola AK, warga keturunan berdomisili di Kota Lemang Tebing Tinggi ini menunjukkan belum seriusnya aparat penegak hukum dalam memberantas praktik perjudian yang menjadi penyakit masyarakat di Simalungun ini,” imbuhnya.

Hal itu, menurut dia, terlihat kuatnya pengaruh bandar yang memilik omset hingga ratusan juta rupiah dari perjudian tebak angka itu.

“Aparat penegak hukum seakan tidak mampu berbuat apa-apa dan anehnya permainan judi tersebut terkesan mendapat ‘pengawalan ketat’,” imbuhnya.

“Bahkan HS, orang kepercayaan si AK ini terang-terangan membuka kantor Martabe di seputaran perumahan Griya Permai, Jalan Asahan, Nagori Siantar Estate,” tandasnya.

Namun, karena adanya keberatan masyarakat dari setempat, kantor perjudian tersebut akhirnya pindah dan saat ini disebut berada di salah satu gedung Gelanggang Permainan (Gelper). “Tetapi perjudian tetap berjalan mulus,” beber Pasaribu.

“Kita dukung penegak hukum dan jajarannya bekerja secara maksimal melawan judi. Tapi tidak mungkin tanpa ada komitmen pejabat tinggi dijajaran penegak hukum itu,” jelas Pasaribu saat bincang-bincang dengan metro24jam.com di seputaran Kecamatan Gunung Malela, Selasa siang (14/5/2019).

Salah warga setempat yang minta namanya tidak dituliskan mengakui telah berkali-kali memberikan laporan kepada pihak penegak hukum terdekat. Sayangnya, sampai saat ini pihak aparat belum mengambil tindakan hukum.

“Rasanya enggak mungkin aparat tidak mengetahui keberadaan judi dimaksud. Yang jelas sampai sekarang belum ada terdengar penggerebekan,” katanya. (age)

KOMENTAR ANDA
Loading...
Berita Lainnya
Bupati Deliserdang Sidak ASN, Prihatin Lihat Kantor Sat Pol-PP, Semangati Damkar

Bupati Deliserdang Sidak ASN, Prihatin Lihat Kantor Sat Pol-PP, Semangati Damkar

Bupati Ashari Tambunan didampingi Wakil Bupati M Ali Yusuf Siregar serta Sekdakab Darwin Zein melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Sekretariat ...
Bertengkar dengan Istri di Hari Raya, Pria Muda Gantung Diri di Pohon Karet, Untung Ditolong!

Bertengkar dengan Istri di Hari Raya, Pria Muda Gantung Diri di Pohon Karet, Untung Ditolong!

Pertengkaran sepasang suami istri berusia belasan tahun membuat geger warga Dusun III, Desa Sialang, Kecamatan Bangun Purba, Deliserdang, Minggu (24/5/2020) ...
570 Napi Beragama Islam di Lapas Lubukpakam Dapat Remisi Khusus Idul Fitri

570 Napi Beragama Islam di Lapas Lubukpakam Dapat Remisi Khusus Idul Fitri

Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Lubukpakam Kantor Wilayah Kemenkumham Sumatera Utara memberi remisi khusus Hari Raya Idul Fitri tahun 2020 kepada ...
Ban Mendadak Gembos, RX King Tabrak Ninja di Jalan Medan, Pelajar SMA Tewas

Ban Mendadak Gembos, RX King Tabrak Ninja di Jalan Medan, Pelajar SMA Tewas

Pelajar SMA Wahyu Abdilah (16), warga Jalan Perjuangan, Huta VI, Nagori Purba Sari, Tapian Dolok, Simalungun tewas setelah mengalami kecelakaan ...
Pria di Huta Bayu Raja Ini Akhiri Hidup dengan Kawat Duri, Diduga Stres Karena Banyak Utang

Pria di Huta Bayu Raja Ini Akhiri Hidup dengan Kawat Duri, Diduga Stres Karena Banyak Utang

Warga Huta Dolok Sinumbah, Nagori Mancuk, Kecamatan Huta Bayu Raja, Simalungun, digegerkan dengan temuan sesosok mayat pria yang tergantung dengan ...
Pemuda 20 Tahun Tewas Dianiaya Keluarga Sendiri di Batubara, Polisi Tetapkan 3 Tersangka

Pemuda 20 Tahun Tewas Dianiaya Keluarga Sendiri di Batubara, Polisi Tetapkan 3 Tersangka

Satuan Reskrim Polres Batubara akhirnya menetapkan 3 tersangka dalam kasus penganiayaan hingga menyebabkan kematian Yunus Nduru (20), di kediamannya di ...
Loading...
Irwa Zaini
Dandim

Loading…