Selasa, 26 Mei 2020 | 17.02 WIB
Metro24Jam>News>Kasus Pidana Pemilu, Putusan Terhadap Wabup Paluta Inkrah

Kasus Pidana Pemilu, Putusan Terhadap Wabup Paluta Inkrah

Selasa, 14 Mei 2019 - 19:34 WIB

IMG-69524

Sumanggar Siagian. (ist/metro24jam.com)

Loading...

MEDAN, metro24jam.com – Putusan hukuman penjara 1 bulan 15 terhadap Wakil Bupati Paluta Hariro Harahap, yang terbukti melakukan pelangggaran pidana Pemilu dinyatakan sudah berkekuatan hukum tetap (inkrah).

Dengan ketetapan itu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejari Paluta telah bersiap untuk melakukan eksekusi, setelah menerima salinan putusan dari majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Padangsidempuan.

“Kita telah menerima informasi dari Kejari Paluta, bahwasanya putusan Wakil Bupati Paluta telah diterima (inkrah). Selanjutnya, JPU juga menerima putusan itu,” kata Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Sumut, Sumanggar Siagian kepada wartawan, Selasa (14/5/2019).

Menurutu Sumanggar, jaksa selaku eksekutor, saat ini masih akan menunggu salinan putusan dari PN Padangsidempuan sebagai dasar untuk melakukan eksekusi. “Salinan itu seharusnya secepatnya karena ini kan pidana pemilu. Jadi harus secepatnya kita eksekusi,” jelas mantan Kasi Pidum Kejari Binjai itu.

Meski begitu, Sumanggar mengaku belum mengetahui kemana Hariro akan ditempatkan setelah dieksekusi.

“Nanti. Kita belum sampai disitu. Karena kita masih menunggu salinan putusan. Kalau eksekusinya mungkin nanti di LP Paluta. Kita berharap agar pengadilan dapat segera mengirimkan salinan putusan itu agar bisa kita bisa lakukan eksekusi,” harapnya.

Pada persidangan yang dipimpin Ketua PN Padangsidempuan, Lucas Sahabat Duha dan dua hakim lain, Angreana RE Sormin dan Cakra Tona Parhusip menjatuhkan hukuman selama 1 bulan 15 hari kepada Hariro Harahap, Kamis (9/5/2019). Dia sebelumnya dituntut selama 3 bulan penjara.

Hariro terbukti bersalah melakukan politik uang untuk memenangkan sang istri yang maju sebagai caleg dari Partai Gerindra. Hariro ditangkap oleh Tim Satgas Politik Uang Polres Tapanuli Selatan (Tapsel) bersama 14 orang yang diduga terlibat politik uang untuk memenangkan salah satu caleg DPRD Kabupaten Paluta, pada Senin (15/4) dinihari.

Kapolres Tapsel, AKBP Irwa Zaini Adib mengatakan, awalnya polisi mendapat informasi adanya dugaan praktik politik uang yang diduga dilakukan oleh salah satu caleg dari Partai Gerindra di Kabupaten Paluta.

Mendapatkan informasi tersebut, pada Senin (15/4) sekitar jam 02.00 wib, polisi langsung melakukan penyelidikan.

Hasilnya, di sebuah jalan, petugas menghentikan laju kendaraan mobil jenis Kijang yang di dalamnya terdapat empat orang atas nama Sabaruddin Harahap, Mual Harahap, Fakih Harahap dan Rijal Harahap.

Setelah dilakukan pemeriksaan, petugas menemukan 87 lembar amplop berisi uang tunai dengan totak Rp43,4 juta.

“Masing-masing amplop berisi uang antara Rp 150.000 hingga Rp 200.000. Juga ada kartu caleg untuk DPRD Kabupaten Paluta dari Partai Gerindra nomor urut 3 Dapil 1 atas nama Masdoripa Siregar,” kata Irwa.

Dari pengakuan empat orang yang diamankan itu, mereka mendapatkan amplop tersebut langsung dari Hariro Harahap di kediamannya, Lk I, Pasar Gunung Tua, Paluta.

KOMENTAR ANDA
Loading...
Berita Lainnya
Bupati Deliserdang Sidak ASN, Prihatin Lihat Kantor Sat Pol-PP, Semangati Damkar

Bupati Deliserdang Sidak ASN, Prihatin Lihat Kantor Sat Pol-PP, Semangati Damkar

Bupati Ashari Tambunan didampingi Wakil Bupati M Ali Yusuf Siregar serta Sekdakab Darwin Zein melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Sekretariat ...
Bertengkar dengan Istri di Hari Raya, Pria Muda Gantung Diri di Pohon Karet, Untung Ditolong!

Bertengkar dengan Istri di Hari Raya, Pria Muda Gantung Diri di Pohon Karet, Untung Ditolong!

Pertengkaran sepasang suami istri berusia belasan tahun membuat geger warga Dusun III, Desa Sialang, Kecamatan Bangun Purba, Deliserdang, Minggu (24/5/2020) ...
570 Napi Beragama Islam di Lapas Lubukpakam Dapat Remisi Khusus Idul Fitri

570 Napi Beragama Islam di Lapas Lubukpakam Dapat Remisi Khusus Idul Fitri

Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Lubukpakam Kantor Wilayah Kemenkumham Sumatera Utara memberi remisi khusus Hari Raya Idul Fitri tahun 2020 kepada ...
Ban Mendadak Gembos, RX King Tabrak Ninja di Jalan Medan, Pelajar SMA Tewas

Ban Mendadak Gembos, RX King Tabrak Ninja di Jalan Medan, Pelajar SMA Tewas

Pelajar SMA Wahyu Abdilah (16), warga Jalan Perjuangan, Huta VI, Nagori Purba Sari, Tapian Dolok, Simalungun tewas setelah mengalami kecelakaan ...
Pria di Huta Bayu Raja Ini Akhiri Hidup dengan Kawat Duri, Diduga Stres Karena Banyak Utang

Pria di Huta Bayu Raja Ini Akhiri Hidup dengan Kawat Duri, Diduga Stres Karena Banyak Utang

Warga Huta Dolok Sinumbah, Nagori Mancuk, Kecamatan Huta Bayu Raja, Simalungun, digegerkan dengan temuan sesosok mayat pria yang tergantung dengan ...
Pemuda 20 Tahun Tewas Dianiaya Keluarga Sendiri di Batubara, Polisi Tetapkan 3 Tersangka

Pemuda 20 Tahun Tewas Dianiaya Keluarga Sendiri di Batubara, Polisi Tetapkan 3 Tersangka

Satuan Reskrim Polres Batubara akhirnya menetapkan 3 tersangka dalam kasus penganiayaan hingga menyebabkan kematian Yunus Nduru (20), di kediamannya di ...
Loading...
Irwa Zaini
Dandim

Loading…