Selasa, 23 Juli 2019 | 14.33 WIB
Metro24Jam>News>Kasus Pidana Pemilu, Putusan Terhadap Wabup Paluta Inkrah

Kasus Pidana Pemilu, Putusan Terhadap Wabup Paluta Inkrah

Selasa, 14 Mei 2019 - 19:34 WIB

IMG-69524

Sumanggar Siagian. (ist/metro24jam.com)

MEDAN, metro24jam.com – Putusan hukuman penjara 1 bulan 15 terhadap Wakil Bupati Paluta Hariro Harahap, yang terbukti melakukan pelangggaran pidana Pemilu dinyatakan sudah berkekuatan hukum tetap (inkrah).

Dengan ketetapan itu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejari Paluta telah bersiap untuk melakukan eksekusi, setelah menerima salinan putusan dari majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Padangsidempuan.

“Kita telah menerima informasi dari Kejari Paluta, bahwasanya putusan Wakil Bupati Paluta telah diterima (inkrah). Selanjutnya, JPU juga menerima putusan itu,” kata Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Sumut, Sumanggar Siagian kepada wartawan, Selasa (14/5/2019).

Menurutu Sumanggar, jaksa selaku eksekutor, saat ini masih akan menunggu salinan putusan dari PN Padangsidempuan sebagai dasar untuk melakukan eksekusi. “Salinan itu seharusnya secepatnya karena ini kan pidana pemilu. Jadi harus secepatnya kita eksekusi,” jelas mantan Kasi Pidum Kejari Binjai itu.

Meski begitu, Sumanggar mengaku belum mengetahui kemana Hariro akan ditempatkan setelah dieksekusi.

“Nanti. Kita belum sampai disitu. Karena kita masih menunggu salinan putusan. Kalau eksekusinya mungkin nanti di LP Paluta. Kita berharap agar pengadilan dapat segera mengirimkan salinan putusan itu agar bisa kita bisa lakukan eksekusi,” harapnya.

Pada persidangan yang dipimpin Ketua PN Padangsidempuan, Lucas Sahabat Duha dan dua hakim lain, Angreana RE Sormin dan Cakra Tona Parhusip menjatuhkan hukuman selama 1 bulan 15 hari kepada Hariro Harahap, Kamis (9/5/2019). Dia sebelumnya dituntut selama 3 bulan penjara.

Hariro terbukti bersalah melakukan politik uang untuk memenangkan sang istri yang maju sebagai caleg dari Partai Gerindra. Hariro ditangkap oleh Tim Satgas Politik Uang Polres Tapanuli Selatan (Tapsel) bersama 14 orang yang diduga terlibat politik uang untuk memenangkan salah satu caleg DPRD Kabupaten Paluta, pada Senin (15/4) dinihari.

Kapolres Tapsel, AKBP Irwa Zaini Adib mengatakan, awalnya polisi mendapat informasi adanya dugaan praktik politik uang yang diduga dilakukan oleh salah satu caleg dari Partai Gerindra di Kabupaten Paluta.

Mendapatkan informasi tersebut, pada Senin (15/4) sekitar jam 02.00 wib, polisi langsung melakukan penyelidikan.

Hasilnya, di sebuah jalan, petugas menghentikan laju kendaraan mobil jenis Kijang yang di dalamnya terdapat empat orang atas nama Sabaruddin Harahap, Mual Harahap, Fakih Harahap dan Rijal Harahap.

Setelah dilakukan pemeriksaan, petugas menemukan 87 lembar amplop berisi uang tunai dengan totak Rp43,4 juta.

“Masing-masing amplop berisi uang antara Rp 150.000 hingga Rp 200.000. Juga ada kartu caleg untuk DPRD Kabupaten Paluta dari Partai Gerindra nomor urut 3 Dapil 1 atas nama Masdoripa Siregar,” kata Irwa.

Dari pengakuan empat orang yang diamankan itu, mereka mendapatkan amplop tersebut langsung dari Hariro Harahap di kediamannya, Lk I, Pasar Gunung Tua, Paluta.


KOMENTAR ANDA
Loading...
Berita Terkini Lainnya
Bandar Sabu Kecamatan Air Putih Ditangkap Bersama Teman, Istrinya Pun Terlibat
Metro 24 Jam - Selasa, 23 Juli 2019 - 14:07 WIB

Bandar Sabu Kecamatan Air Putih Ditangkap Bersama Teman, Istrinya Pun Terlibat

Satuan Reserse Narkoba (Satres Narkoba) Polres Batubara meringkus tiga warga Kecamatan Air Putih Batubara, dalam dugaan penyalahgunaan narkoba, Senin (22/7/2019) ...
Terjaring Razia Kasih Sayang, 6 Pelajar di Sergai Ternyata Positif Narkoba, Gawat!
Metro 24 Jam - Selasa, 23 Juli 2019 - 13:39 WIB

Terjaring Razia Kasih Sayang, 6 Pelajar di Sergai Ternyata Positif Narkoba, Gawat!

Sebanyak enam pelajar SMA dan SMK Swasta di Kabupaten Serdang Bedagai positif mengkonsumsi narkoba setelah menjalani hasil tes urine dilakukan ...
7 Kadus di Desa Perkebunan Petatal Berencana Adukan Mantan Kades ke Polres Batubara
Metro 24 Jam - Selasa, 23 Juli 2019 - 13:09 WIB

7 Kadus di Desa Perkebunan Petatal Berencana Adukan Mantan Kades ke Polres Batubara

Sebanyak 7 kepala dusun dan tokoh masyarakat di Desa Perkebunan Petatal, Kecamatan Datuk Tanah Datar, Kabupaten Batubara, berencana melaporkan mantan ...
Curi Sepedamotor di Tandam Hulu, Warga Mencirim Asri Ini Ditembak Polisi
Metro 24 Jam - Selasa, 23 Juli 2019 - 12:49 WIB

Curi Sepedamotor di Tandam Hulu, Warga Mencirim Asri Ini Ditembak Polisi

Personel Sat Reskrim Polres Binjai meringkus Bambang Irawan (36), warga perumahan Mencirim Asri, Sunggal, Deliserdang, terduga pelaku pencurian satu unit ...
Satpol-PP Sergai Kejar-Kejaran Sama Pelajar Saat Lakukan Razia
Metro 24 Jam - Selasa, 23 Juli 2019 - 12:24 WIB

Satpol-PP Sergai Kejar-Kejaran Sama Pelajar Saat Lakukan Razia

Puluhan pelajar SMU, SMK dan SMP di Kabupaten Serdang Bedagai terjaring razia Satpol PP. Hal ini dikarenakan petugas gerah melihat ...
Siswi SMP Ditawarkan Rp10 Juta ke Polisi, Tante dan Muncikari Ditangkap di Hotel Milala
Metro 24 Jam - Selasa, 23 Juli 2019 - 07:19 WIB

Siswi SMP Ditawarkan Rp10 Juta ke Polisi, Tante dan Muncikari Ditangkap di Hotel Milala

Dua wanita masing-masing SA alias Sri (40) dan SZ (23), warga Jalan Kesatria, Kelurahan Satria, Binjai, diringkus personel Polsek Sunggal, Rabu ...
Loading...

Loading…


Bupati Padang Lawas
BPKAD Padang Lawas
Dinas Perindag dan UMKM Padang Lawas
Bank Sumut Sibuhuan
Dinas PU & PE Padang Lawas
Bappeda Padang Lawas
Dinas LH dan Hut Padang Lawas
Dinas PMD Padang Lawas