Selasa, 23 Juli 2019 | 01.05 WIB
Metro24Jam>News>Puluhan Tahun Tak Dapat Perhatian Pemerintah, Jembatan Pematang Sei Baru Kini Kupak-kapik

Puluhan Tahun Tak Dapat Perhatian Pemerintah, Jembatan Pematang Sei Baru Kini Kupak-kapik

Senin, 15 April 2019 - 20:23 WIB

IMG-68895

Kondisi jembatan Pematang Sei Baru, Kecamatan Tanjungbalai, Kabupaten Asahan. (Sudirman/metro24jam.com)

ASAHAN, metro24jam.com – Jembatan penghubung antar dusun/kampung di Desa Pematang Sei Baru, Kecamatan Tanjungbalai, Asahan seolah luput dari pantauan pemerintah. Selama puluhan tahun sejak dibangun, jembatan tersebut tak pernah lagi mendapat perawatan dari pemerintah, baik itu tingkat kabupaten maupun provinsi.

Saat ini, kondisi jembatan tersebut sudah sangat mengkhawatirkan dan bukan tidak mungkin segera mengambil korban. Karena itu, warga setempat berharap, jembatan sepanjang 50 meter yang menghubungkan Dusun 11 dan 12 Desa Pematang Sei Baru tersebut butuh perbaikan segera.

Pantauan metro24jam.com Senin, (15/4/2019) di lokasi, jembatan selebar 2 meter yang membentang di atas Sungai Pematang, merupakan jalan alternatif warga serta anak sekolah setiap harinya.

Namun, karena tidak adanya perawatan dan perbaikan berarti, kondisi jembatan tersebut saat ini sudah rusak berat. Badan jembatan yang terbuat dari kayu nibung terlihat sudah rapuh dan sebagian besar rusak.

Dengan kondisi seperti itu, beberapa warga akhirnya khawatir untuk melintas di jembatan tersebut dan akhirnya terpaksa menempuh jarak yang lebih jauh. Meski begitu, sebagian besar warga tetap melintasi jembatan tersebut hingga hari ini.

Wak Alang didampingi Ilham, warga Pematang Sei Baru kepada metro24jam.com mengatakan, jembatan beralas kayu papan tersebut pernah diperbaiki pada tahun 2013 melalui swadaya masyarakat setelah mendapat bantuan dari para dermawan.

“Tidak ada pilihan lagi. Ini jalan alternatif dari desa ke desa lainnya dan sekarang ini kondisinya sudah rusak parah,” kata Ilham kepada metro24jam.com.

Ia menjelaskan, sebagian badan jembatan yang menggunakan papan sudah banyak yang rusak. Ia berharap pemerintah desa dan Kabupaten Asahan, maupun provinsi bersedia membangun kembali jembatan tersebut dengan konstruksi permanen.

“Kami sudah berusaha secara maksimal agar jembatan dapat dilintasi dengan nyaman. Kami sudah beberapa kali mengganti papan yang rusak, namun tidak tahan lama. Untuk itu, kami berharap pemerintah membangun jembatan gantung ini dengan jembatan permanen,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Pematang Sei Baru, Hermansyah Putra SSos MSi membenarkan bahwa jembatan tersebut belum mendapatkan perbaikan dari pemerintah.

“Tapi, tahun ini kita usahakan dibangun melalui dana bantuan pusat. Untuk kenyamanan dan keselamatan warga,” cetusnya.

Terpisah, Ketua Umum DPP Gowa Sumut, Satriawan Guntur Zass Marpaung SH meminta pihak Pemkab Asahan membuat pembangunan jembatan tersebut menjadi skala perioritas di tahun ini.

“Apakah sumber dananya dari ADD, DD, APBD atau dari pusat. Yang penting harus tuntas. Kita sangat prihatin melihat kondisi jembatan seperti ini,” paparnya. (Dir)


KOMENTAR ANDA
Loading...
Berita Terkini Lainnya
HUT Adhyaksa ke-59, Kajati Sumut Tekankan Pentingnya Profesionalitas
Metro 24 Jam - Senin, 22 Juli 2019 - 23:07 WIB

HUT Adhyaksa ke-59, Kajati Sumut Tekankan Pentingnya Profesionalitas

Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kajatisu) Fachruddin Siregar memimpin upaca peringatan HUT Adhyaksa ke-59 di halaman kantor Kejatisu, Jalan AH ...
Peserta PKH di Gunung Malela Mengaku Dikutip Rp20 Ribu Untuk Pencairan Dana
Metro 24 Jam - Senin, 22 Juli 2019 - 22:57 WIB

Peserta PKH di Gunung Malela Mengaku Dikutip Rp20 Ribu Untuk Pencairan Dana

Dugaan pungutan liar (Pungli) terhadap peserta Program Keluarga Harapan (PKH), masih saja terjadi di Nagori Sahkuda Bayu, Kecamatan Gunung Malela ...
Pasien Bayar Nazar, Tukang Kusuk di Batubara Berangkat ke Tanah Suci
Metro 24 Jam - Senin, 22 Juli 2019 - 22:40 WIB

Pasien Bayar Nazar, Tukang Kusuk di Batubara Berangkat ke Tanah Suci

Rezeki bisa datang dari mana saja tanpa pernah diduga. Seperti yang dialami dan dirasakan Kamaluddin bin Mohammad Hafiz alias Ongku ...
Rumah di Kelurahan Siopat Suhu Tertimpa Pohon Aren, Penghuninya Terpaksa Tidur di Tenda
Metro 24 Jam - Senin, 22 Juli 2019 - 22:16 WIB

Rumah di Kelurahan Siopat Suhu Tertimpa Pohon Aren, Penghuninya Terpaksa Tidur di Tenda

Satu unit rumah semi permanen di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS), Jalan Kawal Samudra, Kelurahan Siopat Suhu, Kecamatan Siantar Timur, ...
Jajaran Polrestabes Medan Ringkus 47 Tersangka Curanmor, BB: 56 Unit Motor dan 2 Mobil
Metro 24 Jam - Senin, 22 Juli 2019 - 21:54 WIB

Jajaran Polrestabes Medan Ringkus 47 Tersangka Curanmor, BB: 56 Unit Motor dan 2 Mobil

Polrestabes Medan hingga Polsek jajaran, gencar melakukan patroli hunting ke jalanan dalam sebulan terakhir demi menekan angka kriminalitas di Kota ...
Kejari Siantar Tetapkan Mantan Dirut PD PAUS Tersangka Korupsi, Bamusi: Itu Keliru!
Metro 24 Jam - Senin, 22 Juli 2019 - 21:40 WIB

Kejari Siantar Tetapkan Mantan Dirut PD PAUS Tersangka Korupsi, Bamusi: Itu Keliru!

Kejaksaan Negeri (Kejari) Siantar menetapkan mantan Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Daerah Pembangunan dan Aneka Usaha (PAUS), Herowhin Sinaga, sebagai tersangka ...
Loading...

Loading…


Bupati Padang Lawas
BPKAD Padang Lawas
Dinas Perindag dan UMKM Padang Lawas
Bank Sumut Sibuhuan
Dinas PU & PE Padang Lawas
Bappeda Padang Lawas
Dinas LH dan Hut Padang Lawas
Dinas PMD Padang Lawas