Jumat, 26 April 2019 | 22.33 WIB
Metro24Jam>News>Metro 24 Jam>Puluhan Tahun Tak Dapat Perhatian Pemerintah, Jembatan Pematang Sei Baru Kini Kupak-kapik

Puluhan Tahun Tak Dapat Perhatian Pemerintah, Jembatan Pematang Sei Baru Kini Kupak-kapik

Senin, 15 April 2019 - 20:23 WIB

IMG-68895

Kondisi jembatan Pematang Sei Baru, Kecamatan Tanjungbalai, Kabupaten Asahan. (Sudirman/metro24jam.com)

ASAHAN, metro24jam.com – Jembatan penghubung antar dusun/kampung di Desa Pematang Sei Baru, Kecamatan Tanjungbalai, Asahan seolah luput dari pantauan pemerintah. Selama puluhan tahun sejak dibangun, jembatan tersebut tak pernah lagi mendapat perawatan dari pemerintah, baik itu tingkat kabupaten maupun provinsi.

Saat ini, kondisi jembatan tersebut sudah sangat mengkhawatirkan dan bukan tidak mungkin segera mengambil korban. Karena itu, warga setempat berharap, jembatan sepanjang 50 meter yang menghubungkan Dusun 11 dan 12 Desa Pematang Sei Baru tersebut butuh perbaikan segera.

Pantauan metro24jam.com Senin, (15/4/2019) di lokasi, jembatan selebar 2 meter yang membentang di atas Sungai Pematang, merupakan jalan alternatif warga serta anak sekolah setiap harinya.

Namun, karena tidak adanya perawatan dan perbaikan berarti, kondisi jembatan tersebut saat ini sudah rusak berat. Badan jembatan yang terbuat dari kayu nibung terlihat sudah rapuh dan sebagian besar rusak.

Dengan kondisi seperti itu, beberapa warga akhirnya khawatir untuk melintas di jembatan tersebut dan akhirnya terpaksa menempuh jarak yang lebih jauh. Meski begitu, sebagian besar warga tetap melintasi jembatan tersebut hingga hari ini.

Wak Alang didampingi Ilham, warga Pematang Sei Baru kepada metro24jam.com mengatakan, jembatan beralas kayu papan tersebut pernah diperbaiki pada tahun 2013 melalui swadaya masyarakat setelah mendapat bantuan dari para dermawan.

“Tidak ada pilihan lagi. Ini jalan alternatif dari desa ke desa lainnya dan sekarang ini kondisinya sudah rusak parah,” kata Ilham kepada metro24jam.com.

Ia menjelaskan, sebagian badan jembatan yang menggunakan papan sudah banyak yang rusak. Ia berharap pemerintah desa dan Kabupaten Asahan, maupun provinsi bersedia membangun kembali jembatan tersebut dengan konstruksi permanen.

“Kami sudah berusaha secara maksimal agar jembatan dapat dilintasi dengan nyaman. Kami sudah beberapa kali mengganti papan yang rusak, namun tidak tahan lama. Untuk itu, kami berharap pemerintah membangun jembatan gantung ini dengan jembatan permanen,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Pematang Sei Baru, Hermansyah Putra SSos MSi membenarkan bahwa jembatan tersebut belum mendapatkan perbaikan dari pemerintah.

“Tapi, tahun ini kita usahakan dibangun melalui dana bantuan pusat. Untuk kenyamanan dan keselamatan warga,” cetusnya.

Terpisah, Ketua Umum DPP Gowa Sumut, Satriawan Guntur Zass Marpaung SH meminta pihak Pemkab Asahan membuat pembangunan jembatan tersebut menjadi skala perioritas di tahun ini.

“Apakah sumber dananya dari ADD, DD, APBD atau dari pusat. Yang penting harus tuntas. Kita sangat prihatin melihat kondisi jembatan seperti ini,” paparnya. (Dir)


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Pria Berkaos Loreng Tewas Dalam Kamarnya, di Lokasi Ditemukan Bong
Metro 24 Jam - Jumat, 26 April 2019 - 20:48 WIB

Pria Berkaos Loreng Tewas Dalam Kamarnya, di Lokasi Ditemukan Bong

Seorang pria paruh baya yang mengenakan seragam loreng ditemukan tak bernyawa di kediamannya Jalan Sei Mencirim, Dusun 11 Desa Paya ...
Dicegat Polisi di Jalan Irian Desa Dagang Kerawan, Pemuda Ini Kedapatan Pegang Sabu
Metro 24 Jam - Jumat, 26 April 2019 - 20:24 WIB

Dicegat Polisi di Jalan Irian Desa Dagang Kerawan, Pemuda Ini Kedapatan Pegang Sabu

Personel Unit Reskrim Polsek Tanjung Morawa meringkus seorang pemuda yang kedapatan memiliki sabu-sabu, di Jalan Irian, Dusun 4, Desa Dagang ...
Rokontruksi Pembunuhan Ngatiem, Pria Berkumis Coba Serang Pelaku
Metro 24 Jam - Jumat, 26 April 2019 - 20:10 WIB

Rokontruksi Pembunuhan Ngatiem, Pria Berkumis Coba Serang Pelaku

Polisi menggelar rekonstruksi pembunuhan korban Ngatiem alias Ati, di areal perkebunan kelapa sawit Afdeling III PTPN 4 Kebun Laras, Nagori ...
Kesal Sering Dicaci-maki, Karyawan Cuci Steam Nekat Bunuh Majikan
Metro 24 Jam - Jumat, 26 April 2019 - 19:28 WIB

Kesal Sering Dicaci-maki, Karyawan Cuci Steam Nekat Bunuh Majikan

Pelaku pembunuhan pengusaha cuci steam, Robby Diandra (39), yang ditemukan tewas diKapuk Kamal Raya Tegal alur, Kalideres Jakarta Barat, pada ...
Demi Nyabu, Motor Milik Keluarga Sendiri Disikat, Pemuda Ini Diantar Pemilik ke Kantor Polisi
Metro 24 Jam - Jumat, 26 April 2019 - 19:18 WIB

Demi Nyabu, Motor Milik Keluarga Sendiri Disikat, Pemuda Ini Diantar Pemilik ke Kantor Polisi

Gara-gara belajar nyabu, pekerjaan sebagai pedagang pakaian, akhirnya tak mencukupi untuk bagi Kevin Syah (19). Pemuda yang tinggal di Jalan ...
BNNP Gagalkan Peredaran Sabu Dalam Kemasan Milo dari Malaysia, Dikendalikan dari Lapas Tanjung Gusta
Metro 24 Jam - Jumat, 26 April 2019 - 18:55 WIB

BNNP Gagalkan Peredaran Sabu Dalam Kemasan Milo dari Malaysia, Dikendalikan dari Lapas Tanjung Gusta

Personel Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumut kembali berhasil menggagalkan upaya penyelundupan sabu-sabu asal Malaysia. Jaringan ini juga disebut dikendalikan ...
Loading...