Jumat, 26 April 2019 | 23.19 WIB
Metro24Jam>News>Metro 24 Jam>Pelaku Aksi Teror Usil Tas Bertulisan ‘Ada Bom’ Ditangkap, Ngakunya Lagi Nge-Prank April Mop

Pelaku Aksi Teror Usil Tas Bertulisan ‘Ada Bom’ Ditangkap, Ngakunya Lagi Nge-Prank April Mop

Senin, 15 April 2019 - 15:18 WIB

IMG-68883

Kapolres Pematangsiantar AKBP Heribertus Ompusunggu saat memberikan keterangan kepada wartawan di samping tersangka IHN. (Zega/metro24jam.com)

SIANTAR, metro24jam.com – Polisi berhasil mengungkap pelaku aksi teror usil yang sempat menggegerkan Kota Siantar, Sabtu (13/4/2019) kemarin. Dari 2 orang yang sebelumnya disebut terlihat dalam rekaman CCTV, polisi menetapkan 1 orang sebagai tersangka.

Tas hitam bertulisan ‘La ilaaha illallah, Ada BOM, Mampus Kelen’ itu awalnya ditemukan seorang pelanggan Alfamart Jalan Melanton Siregar, Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Siantar Timur.

Kapolres AKBP Heribertus Ompusunggu dalam konferensi pers di Mapolres Pematangsiantar, Senin (15/4/2019) pagi mengatakan, pihaknya sudah mengamankan terduga pelaku berinisial IHN (17), warga Jalan Pattimura, Kelurahan Tomuan, Kecamatan Siantar Timur.

Remaja yang masih duduk di bangku kelas 2 salah satu madrasah di Siantar itu ditangkap personel Satuan Reserse Kriminal Polres Siantar dari kediamannya, Minggu (14/4/2019) malam.

“Pelaku diamankan petugas dari rumahnya minggu malam sekitar pukul 23.00 Wib,” kata Heribertus.

Kapolres mengungkapkan, aksi itu diawali IHN dengan mengambil tas yang sudah tidak terpakai di sekolahnya, lalu kemudian menulis “La ilaaha illallah, Ada BOM, Mampus Kelen”.

“Tulisan yang ada di tas itu, ditulis pelaku dengan tipex di sekolahnya,” kata Heribertus.

Selanjutnya remaja tersebut pergi ke Alfamart Jalan Melanthon Siregar dan mengisi pot bunga yang diambil dari rumah kosong samping gerai minimarket tersebut dan memasukkannya ke dalam tas.

Penangkapan tersangka juga berdasarkan informasi yang diperoleh polisi dari saksi yang merupakan teman sekolahnya. “Jadi, saat dia menulis di tas itu, ada kawan kelasnya yang melihat,” lanjutnya.

Menurut Heribertus, aksi tersebut sama sekali tidak ada kaitannya dengan teroris atau kelompok-kelompok radikal lainnya.

“Jadi memang dari dirinya sendiri oleh pelaku. Memang sudah kita periksa, tapi nanti akan kita lakukan tindak lanjuti,” katanya.

Terkait motif aksi tersebut, Heribertus mengatakan, bahwa sang remaja terinspirasi mengikuti ‘April Mop’ atau Prank (olok-olok). “Jadi motif pelaku iseng-iseng aja, untuk menyambut April Mop,” katanya.

Meski begitu, IHN tetap dijerat dengan pasal 6 Nomor 5 Undang-undang tentang Terorisme dan terancam 5 tahun kurungan penjara. (zeg)

BACA JUGA:
Tas ‘Ada Bom’ Diledakkan, Ini Isinya! Polisi Cari 2 Terduga yang Terekam CCTV


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Pria Berkaos Loreng Tewas Dalam Kamarnya, di Lokasi Ditemukan Bong
Metro 24 Jam - Jumat, 26 April 2019 - 20:48 WIB

Pria Berkaos Loreng Tewas Dalam Kamarnya, di Lokasi Ditemukan Bong

Seorang pria paruh baya yang mengenakan seragam loreng ditemukan tak bernyawa di kediamannya Jalan Sei Mencirim, Dusun 11 Desa Paya ...
Dicegat Polisi di Jalan Irian Desa Dagang Kerawan, Pemuda Ini Kedapatan Pegang Sabu
Metro 24 Jam - Jumat, 26 April 2019 - 20:24 WIB

Dicegat Polisi di Jalan Irian Desa Dagang Kerawan, Pemuda Ini Kedapatan Pegang Sabu

Personel Unit Reskrim Polsek Tanjung Morawa meringkus seorang pemuda yang kedapatan memiliki sabu-sabu, di Jalan Irian, Dusun 4, Desa Dagang ...
Rokontruksi Pembunuhan Ngatiem, Pria Berkumis Coba Serang Pelaku
Metro 24 Jam - Jumat, 26 April 2019 - 20:10 WIB

Rokontruksi Pembunuhan Ngatiem, Pria Berkumis Coba Serang Pelaku

Polisi menggelar rekonstruksi pembunuhan korban Ngatiem alias Ati, di areal perkebunan kelapa sawit Afdeling III PTPN 4 Kebun Laras, Nagori ...
Kesal Sering Dicaci-maki, Karyawan Cuci Steam Nekat Bunuh Majikan
Metro 24 Jam - Jumat, 26 April 2019 - 19:28 WIB

Kesal Sering Dicaci-maki, Karyawan Cuci Steam Nekat Bunuh Majikan

Pelaku pembunuhan pengusaha cuci steam, Robby Diandra (39), yang ditemukan tewas diKapuk Kamal Raya Tegal alur, Kalideres Jakarta Barat, pada ...
Demi Nyabu, Motor Milik Keluarga Sendiri Disikat, Pemuda Ini Diantar Pemilik ke Kantor Polisi
Metro 24 Jam - Jumat, 26 April 2019 - 19:18 WIB

Demi Nyabu, Motor Milik Keluarga Sendiri Disikat, Pemuda Ini Diantar Pemilik ke Kantor Polisi

Gara-gara belajar nyabu, pekerjaan sebagai pedagang pakaian, akhirnya tak mencukupi untuk bagi Kevin Syah (19). Pemuda yang tinggal di Jalan ...
BNNP Gagalkan Peredaran Sabu Dalam Kemasan Milo dari Malaysia, Dikendalikan dari Lapas Tanjung Gusta
Metro 24 Jam - Jumat, 26 April 2019 - 18:55 WIB

BNNP Gagalkan Peredaran Sabu Dalam Kemasan Milo dari Malaysia, Dikendalikan dari Lapas Tanjung Gusta

Personel Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumut kembali berhasil menggagalkan upaya penyelundupan sabu-sabu asal Malaysia. Jaringan ini juga disebut dikendalikan ...
Loading...