Selasa, 23 Juli 2019 | 01.06 WIB
Metro24Jam>News>Loper Koran Ditabrak Maling Itu Tulang Punggung Keluarga, 4 Pelaku Dijerat Pasal Berlapis

Loper Koran Ditabrak Maling Itu Tulang Punggung Keluarga, 4 Pelaku Dijerat Pasal Berlapis

Senin, 15 April 2019 - 12:39 WIB

IMG-68874

Jenazah Zulham saat akan diberangkatkan ke pemakaman. (Adi/metro24jam.com)

MEDAN, metro24jam.com – Jenazah Zulham Basalamah, loper koran yang ditabrak kawanan pencuri sepedamotor di Kampus USU, Sabtu (13/4/2019) akhirnya dikebumikan di TPU Jalan Sutomo, Medan. Kematian pria 57 tahun itu menyimpan luka mendalam bagi keluarga.

Pihak keluarga yang ditemui di rumah duka di Jalan HM Said, Gang Kacung No 48, Kelurahan Sidorame Barat, Kecamatan Medan Perjuangan, mengaku mengetahui Zulham mengalami kecelakaan dari seorang penjual koran juga.

Saiful, adik kandung Zulham yang ditemui usai mengantarkan jenazah abangnya ke pemakaman mengatakan, dia mendapat kabar bahwa abangnya ditabrak setelah ditelepon seorang agen koran.

Segera setelah mendapat kabar tersebut, dia pun langsung memutar haluan menuju lokasi di mana abangnya ditabrak.

“Om! Ku dengar bang Zul tabrakan di USU. Kabarnya bang Zul keritis di rumah sakit,” tutur Saiful, mengulang ucapan agen koran tersebut.

Sampai di Kampus USU, Saiful pun mendapat kabar bahwa abangnya yang akrab disapa Zul itu sudah berada di Rumah Sakit USU.

“Pas sampe rumah sakit dia posisinya di IGD pakai oksigen. Nggak bisa diajak cakap lagi, ku lihat netes air matanya. Ku lap lah, sambil kuajak ngucap-ngucap,” terang Saiful.

Saiful pun mengaku tidak menyangka akhir hidup abang kesayangannya ini bakal berakhir teragis.

“Nggak nyangka bisa kayak ini. Karena pas pagi pakai celana cokelat kemeja cokelat tangan panjang. Itu kemeja yang jarang dipakai,” lanjut pria yang berprofesi sebagai sekuriti ini.

Menurut Saiful, abangya yang selalu memakai kacamata tebal itu merupakan tulang punggung keluarga. Mulai dari kebutuhan jajan anak-anak hingga uang belanja rumah, Zul selalu memenuhinya meski hanya bekerja sebagai penjual koran.

“Dia yang membiayai keluarga. Uang jajan anak saya dia yang kasih tiap hari. Untuk anak saya yang kuliah dia kasih Rp20 ribu dan yang SMA Rp10 ribu tiap hari. Itu belum lagi uang untuk belanja. Terus terang saya semenjak nggak ada dia ini nanti bakal bingung, karena di rumah ini, dia tulang punggung kami. Dia nggak pernah ngeluh walaupun naik sepeda bekerja,” bebernya.

Karena itu Saiful mengatakan, dia bakal meneruskan usaha loper koran abangnya tersebut.

“Mungkin nanti saya yang gantikan dia jual koran,” tegas ayah 3 anak itu.

Dijerat Pasal Berlapis

Keempat pelaku (sebelumnya disebut 3 orang) pencurian yang akhirnya menewaskan Zulham dijerat polisi dengan pasal berlapis.

Kapolsek Medan Baru, Kompol Martuasah Tobing ketika dikonfirmasi membenarkan bahwa Said Reza (31), Armen Purba (27), Indra Sahputra (34) serta April Andreas (20), akan dijerat dengan pasal pencurian dan kecelakaan lalulintas hingga menyebabkan korban tewas.

“Ya berlapis. Pencurian dan kecelakaan lalu lintas,” jawabnya dari pesan singkat WhatsApp.

Informasi terbaru yang diperoleh, bahwa mobil yang digunakan merupakan milik abang dari salah seorang pelaku. Meski begitu, belum diketahui identitas pemiliknya.

“Katanya mobil abang dari salah satu pelaku yang dipakai orang itu. Tapi nggak tau entah pelaku mana,” ungkap seorang warga kepada wartawan di lokasi, Minggu (14/4).

Menurut pria itu, sebelum menabrak Zulham, mobil ternyata lebih dulu menabrak salah satu pohon. “Nabrak pohon dulu mobilnya. Baru nabrak bapak yang naik sepeda itu,” ujarnya. (adi)

BACA JUGA:
Gagal Curi Sepedamotor, Kawanan Maling Naik Mobil Tabrak Loper Koran Hingga Tewas


KOMENTAR ANDA
Loading...
Berita Terkini Lainnya
HUT Adhyaksa ke-59, Kajati Sumut Tekankan Pentingnya Profesionalitas
Metro 24 Jam - Senin, 22 Juli 2019 - 23:07 WIB

HUT Adhyaksa ke-59, Kajati Sumut Tekankan Pentingnya Profesionalitas

Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kajatisu) Fachruddin Siregar memimpin upaca peringatan HUT Adhyaksa ke-59 di halaman kantor Kejatisu, Jalan AH ...
Peserta PKH di Gunung Malela Mengaku Dikutip Rp20 Ribu Untuk Pencairan Dana
Metro 24 Jam - Senin, 22 Juli 2019 - 22:57 WIB

Peserta PKH di Gunung Malela Mengaku Dikutip Rp20 Ribu Untuk Pencairan Dana

Dugaan pungutan liar (Pungli) terhadap peserta Program Keluarga Harapan (PKH), masih saja terjadi di Nagori Sahkuda Bayu, Kecamatan Gunung Malela ...
Pasien Bayar Nazar, Tukang Kusuk di Batubara Berangkat ke Tanah Suci
Metro 24 Jam - Senin, 22 Juli 2019 - 22:40 WIB

Pasien Bayar Nazar, Tukang Kusuk di Batubara Berangkat ke Tanah Suci

Rezeki bisa datang dari mana saja tanpa pernah diduga. Seperti yang dialami dan dirasakan Kamaluddin bin Mohammad Hafiz alias Ongku ...
Rumah di Kelurahan Siopat Suhu Tertimpa Pohon Aren, Penghuninya Terpaksa Tidur di Tenda
Metro 24 Jam - Senin, 22 Juli 2019 - 22:16 WIB

Rumah di Kelurahan Siopat Suhu Tertimpa Pohon Aren, Penghuninya Terpaksa Tidur di Tenda

Satu unit rumah semi permanen di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS), Jalan Kawal Samudra, Kelurahan Siopat Suhu, Kecamatan Siantar Timur, ...
Jajaran Polrestabes Medan Ringkus 47 Tersangka Curanmor, BB: 56 Unit Motor dan 2 Mobil
Metro 24 Jam - Senin, 22 Juli 2019 - 21:54 WIB

Jajaran Polrestabes Medan Ringkus 47 Tersangka Curanmor, BB: 56 Unit Motor dan 2 Mobil

Polrestabes Medan hingga Polsek jajaran, gencar melakukan patroli hunting ke jalanan dalam sebulan terakhir demi menekan angka kriminalitas di Kota ...
Kejari Siantar Tetapkan Mantan Dirut PD PAUS Tersangka Korupsi, Bamusi: Itu Keliru!
Metro 24 Jam - Senin, 22 Juli 2019 - 21:40 WIB

Kejari Siantar Tetapkan Mantan Dirut PD PAUS Tersangka Korupsi, Bamusi: Itu Keliru!

Kejaksaan Negeri (Kejari) Siantar menetapkan mantan Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Daerah Pembangunan dan Aneka Usaha (PAUS), Herowhin Sinaga, sebagai tersangka ...
Loading...

Loading…


Bupati Padang Lawas
BPKAD Padang Lawas
Dinas Perindag dan UMKM Padang Lawas
Bank Sumut Sibuhuan
Dinas PU & PE Padang Lawas
Bappeda Padang Lawas
Dinas LH dan Hut Padang Lawas
Dinas PMD Padang Lawas