Selasa, 23 Juli 2019 | 02.13 WIB
Metro24Jam>News>BNN Ringkus Pemilik 64 Kg Sabu Tak Bertuan di Aceh, 20 Kg Lagi Disita di Medan dan Kisaran

BNN Ringkus Pemilik 64 Kg Sabu Tak Bertuan di Aceh, 20 Kg Lagi Disita di Medan dan Kisaran

Jumat, 12 April 2019 - 19:16 WIB

IMG-68814

Irjen Pol Arman Depari saat memberikan penjelasan kepada wartawan di Kantor BNNP Sumut, Jalan Willem Iskandar, Medan. (nst/metro24jam.com)

MEDAN, metro24jam.com – Sindikat peredaran narkotika jaringan internasional asal Malaysia dengan total barang bukti 84 Kg sabu berhasil digagalkan Badan Narkotika Nasional (BNN) RI bersama dengan BNNP Sumatera Utara (Sumut).

Deputi Pemberantasan Narkotika BNN RI Irjen Pol Arman Depari, dalam keterangannya di Kantor BNNP Sumut Jalan Willem Iskandar, Jumat (12/4/2019) siang menerangkan, 84 kg sabu tersebut disita dari pengungkapan 3 kasus penyelundupan narkoba dengan jumlah tersangka 8 orang.

“Awalnya kita mengamankan 2 tersangka pemilik 64 kg sabu yang ditemukan di perairan Seruway, Aceh Tamiang pada 13 September 2018 lalu. Ketika itu, aparat TNI AL menemukan speed boat tak bertuan. Kita periksa dan digeledah ternyata ada 64 kilogram sabu. Namun dua tersangkanya sudah melarikan diri ke Penang, Malaysia,” beber Arman didampingi Kepala BNNP Sumut, Brigjen Pol Atrial.

Dari hasil penyelidikan itu, lanjut Arman, BNN kemudian bekerjasama dengan Polis Diraja Malaysia dan akhirnya mendapatkan identitas tersangka adalah Samsul Bahri dan Maman Nurmansyah.

“Kedua tersangka ini kabur ke Malaysia. Lalu kita berkoordinasi dengan Polis Diraja Malaysia untuk menangkap keduanya. Saat ini sudah ditangkap dan sudah diserahkan ke kita,” ungkapnya.

Selanjutnya, pada Kamis (11/4/2019) malam, BNN RI kembali menyita sebanyak 10 kg sabu, dari Jalan Lintas Sumatera, tepatnya di depan Hotel Megasari, Kisaran.

“Sepuluh kilogram sabu yang diamankan ini dibungkus dalam 10 bungkus kotak berlapis lakban yang dicampur dengan getah karet kering untuk mengelabui petugas,” ungkapnya.

Selain 10 kg sabu tersebut, BNN juga berhasil meringkus 3 tersangka, yaitu Usman, Rianto, dan Devi Yanti.

“Modusnya ialah, narkotika itu dimasukkan ke Indonesia melalui jalur laut di Dumai untuk dibawa ke Aceh dan Sumut. Adapun peredaran gelap narkotika ini merupakan jaringan Malaysia-Indonesia (Aceh-Dumai-Medan),” jelasnya.

Lebih lanjut dikatakan Arman, BNNP Sumut juga menggagalkan peredaran sabu dalam jumlah besar di Jalan Karya Sekata, Kelurahan Sei Agul Kecamatan Medan Barat, Jumat (5/4/2019) lalu, dengan barang bukti 10 kilogram.

Dari sana, tiga tersangka diamankan yakni SL (37), E (35), keduanya warga Jalan Karya Setuju, Kelurahan Karang Berombak, Kecamatan Medan Barat dan seorang narapidana Lapas Tanjung Gusta berinsial ZH (48).

“Dalam penangkapan itu satu orang tersangka berinsial SL diberikan tindakan tegas terukur di kakinya karena melawan dan mencoba melarikan diri,” tegas Arman.

Ia mengatakan dalam pengungkapan ini ada yang berbeda dari modus pengungkapan sebelumnya yakni barang masuk lewat Dumai kemudian dikirim ke Aceh lalu diedarkan ke provinsi lainnya.

“Ini ada modus yang berbeda dari biasanya, beberapa waktu lalu masuk lewat Aceh dikirim ke Sumut dan ke daerah lain. Kelihatannya ini terbalik, hasil pemeriksaan kita pemilk barang atas nama Yus, berada di Aceh. Pemilik tetap menginginkan di simpan di Aceh. Dari Aceh dikirim ke daerah lain,” ujarnya.

Dikendalikan Napi di Lapas

Dari hasil pengungkapan tersebut, BNN RI juga mengamankan 3 narapidana dari Lapas Tanjung Gusta dan Cipinang di Jakarta, yang diduga kuat sebagai pengendali masuknya barang haram dari Malaysia menuju Medan.

“Tanjung Gusta ini salah satu sarangnya selalu saja terkait, bila ada penangkapan besar. Ini bukan kritik, tapi perlu ada evaluasi terhadap instansi terkait,” ungkapnya.

Dalam pengungkapan ini, polisi turut mengamankan barang bukti 1 unit mobil Honda Jazz warna putih, truk, honda civic, 1 unit speedboat, HP, serta sejumlah ATM dan buku tabungan bank yang berisi uang miliaran rupiah. (asn)


KOMENTAR ANDA
Loading...
Berita Terkini Lainnya
HUT Adhyaksa ke-59, Kajati Sumut Tekankan Pentingnya Profesionalitas
Metro 24 Jam - Senin, 22 Juli 2019 - 23:07 WIB

HUT Adhyaksa ke-59, Kajati Sumut Tekankan Pentingnya Profesionalitas

Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kajatisu) Fachruddin Siregar memimpin upaca peringatan HUT Adhyaksa ke-59 di halaman kantor Kejatisu, Jalan AH ...
Peserta PKH di Gunung Malela Mengaku Dikutip Rp20 Ribu Untuk Pencairan Dana
Metro 24 Jam - Senin, 22 Juli 2019 - 22:57 WIB

Peserta PKH di Gunung Malela Mengaku Dikutip Rp20 Ribu Untuk Pencairan Dana

Dugaan pungutan liar (Pungli) terhadap peserta Program Keluarga Harapan (PKH), masih saja terjadi di Nagori Sahkuda Bayu, Kecamatan Gunung Malela ...
Pasien Bayar Nazar, Tukang Kusuk di Batubara Berangkat ke Tanah Suci
Metro 24 Jam - Senin, 22 Juli 2019 - 22:40 WIB

Pasien Bayar Nazar, Tukang Kusuk di Batubara Berangkat ke Tanah Suci

Rezeki bisa datang dari mana saja tanpa pernah diduga. Seperti yang dialami dan dirasakan Kamaluddin bin Mohammad Hafiz alias Ongku ...
Rumah di Kelurahan Siopat Suhu Tertimpa Pohon Aren, Penghuninya Terpaksa Tidur di Tenda
Metro 24 Jam - Senin, 22 Juli 2019 - 22:16 WIB

Rumah di Kelurahan Siopat Suhu Tertimpa Pohon Aren, Penghuninya Terpaksa Tidur di Tenda

Satu unit rumah semi permanen di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS), Jalan Kawal Samudra, Kelurahan Siopat Suhu, Kecamatan Siantar Timur, ...
Jajaran Polrestabes Medan Ringkus 47 Tersangka Curanmor, BB: 56 Unit Motor dan 2 Mobil
Metro 24 Jam - Senin, 22 Juli 2019 - 21:54 WIB

Jajaran Polrestabes Medan Ringkus 47 Tersangka Curanmor, BB: 56 Unit Motor dan 2 Mobil

Polrestabes Medan hingga Polsek jajaran, gencar melakukan patroli hunting ke jalanan dalam sebulan terakhir demi menekan angka kriminalitas di Kota ...
Kejari Siantar Tetapkan Mantan Dirut PD PAUS Tersangka Korupsi, Bamusi: Itu Keliru!
Metro 24 Jam - Senin, 22 Juli 2019 - 21:40 WIB

Kejari Siantar Tetapkan Mantan Dirut PD PAUS Tersangka Korupsi, Bamusi: Itu Keliru!

Kejaksaan Negeri (Kejari) Siantar menetapkan mantan Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Daerah Pembangunan dan Aneka Usaha (PAUS), Herowhin Sinaga, sebagai tersangka ...
Loading...

Loading…


Bupati Padang Lawas
BPKAD Padang Lawas
Dinas Perindag dan UMKM Padang Lawas
Bank Sumut Sibuhuan
Dinas PU & PE Padang Lawas
Bappeda Padang Lawas
Dinas LH dan Hut Padang Lawas
Dinas PMD Padang Lawas