Selasa, 21 Mei 2019 | 12.18 WIB
Metro24Jam>News>Metro 24 Jam>2 Tahun Setelah Ditinggal Mati Suami, Nenek 2 Cucu Nekat Gantung Diri

2 Tahun Setelah Ditinggal Mati Suami, Nenek 2 Cucu Nekat Gantung Diri

Jumat, 15 Maret 2019 - 22:33 WIB

IMG-68088

Jenazah Suginem setelah diturunkan. (Suhendra/metro24jam.com)

SIMALUNGUN, metro24jam.com – Satu teriakan menghebohkan warga yang bermukim di kawasan Kampung Jawa, Nagori Rambung Merah, Kecamatan Siantar, Simalungun, Jumat siang (15/3/2019) sekira pukul 11.30 Wib. Puluhan warga sekitar spontan berhamburan mendatangi arah suara teriakan.

Ternyata, di dapur rumah jeritan histeris itu berasal, Suginem (56)–ibu empat anak dan nenek dua cucu–ditemukan sudah tidak bernyawa dengan kondisi leher terjerat kain jarik tergantung di tiang penyangga atap. Dari hidung dan mulutnya juga terlihat darah segar mengucur.

Warga yang melihat wanita itu tergantung coba memberikan pertolongan dengan menurunkan tubuh Suginem.

Tak lama kemudian, personel Polsek Bangun, Aiptu A Ginting dan Babinsa setempat Serma Ompusunggu bersama Pangulu Rambung Merah Martua Simarmata dan bidan desa, datang ke lokasi kejadian untuk melakukan pemeriksaan fisik penyebab kematian Suginem.

Setelah memeriksa sekujur tubuh korban, tidak ditemukan ada bekas benturan atau penganiayaan. Diduga, Suginem yang sudah menjanda sejak dua tahun lalu itu, meninggal dunia karena bunuh diri.

Menurut seorang warga setempat bernama Herman, orang pertama yang melihat Suginem tergantung adalah cucunya sendiri, Ayunda yang masih berusia 10 tahun.

Di rumah duka, suasana pun langsung berubah haru biru. Seorang pria muda bernama Dedi–anak bungsu korban–tak henti-hentinya menjerit menangisi jasad ibunya yang sudah terbujur kaku.

“Menjerit anak muda itu sambil memeluk jasad almarhumah ibunya. Kasihan Dedi, padahal malam Minggu kemarin dia baru pinangan,” kata Herman, mengutip kalimat seorang ibu yang datang melayat ke rumah duka.

Ibu yang tak menyebut namanya itu mengatakan, rencananya Dedi akan menikah setelah Idul Fitri ini.

Masih menurut warga, sejak suami Suginem meninggal dunia dua tahun lalu, kondisinya memang agak kurang sehat, bahkan jarang keluar rumah.

Sementara itu, Kapolsek Bangun, AKP Putra Jani Purba SH mengatakan, penyebab kematian Suginem masih dalam penyedilikan. “Sejauh ini tidak ditemukan tanda-tanda penganiyaan di sekujur tubuh korban,” katanya.

Dijelaskan Putra Jani Purba, dari keterangan terhadap keluarga Suginem, sebelum peristiwa itu terjadi sekira jam 10.00 Wib, korban masih terlihat bersama cucunya menonton televisi di dalam rumah.

Suginem dikatakan mengalami depresi berat sejak suaminya meninggal dunia, bersamaan dengan sakit asam lambung yang dideritanya sejak lama.

“Keluarga korban menduga, hal itu yang menyebabkan korban nekat bunuh diri. Dari hasil pemeriksaan luar yang dilakukan Bidan Desa Toguan Purba, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan, selain luka memar pada leher diduga bekas lilitan kain,” beber Putra Jani.

Atas kejadian tersebut, keluarga Suginem meminta untuk tidak dilakukan otopsi dengan membuat surat pernyataan dan diketahui oleh Pangulu Rambung Merah. (age)


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Geng Motor Lempari Gedung SMAN 5, 3 Tersangka Ditahan, 1 Orang Mahasiswa Fakultas Hukum USU
Metro 24 Jam - Selasa, 21 Mei 2019 - 10:16 WIB

Geng Motor Lempari Gedung SMAN 5, 3 Tersangka Ditahan, 1 Orang Mahasiswa Fakultas Hukum USU

Tim Satgas Anti Geng Motor Polrestabes Medan akhirnya menetapkan 3 orang sebagai tersangka terkait perang antar anggota geng motor yang ...
Ribut Gara-gara Anjing, Oknum PNS Pelapor Dugaan Penganiayaan di Delitua Akhirnya Ditahan di Sunggal
Metro 24 Jam - Selasa, 21 Mei 2019 - 07:17 WIB

Ribut Gara-gara Anjing, Oknum PNS Pelapor Dugaan Penganiayaan di Delitua Akhirnya Ditahan di Sunggal

Gelbok Simbolon (52), pria yang sebelumnya mengaku menjadi korban penganiyaan tetangganya di Polsek Delitua kini resmi ditahan di Polsek Sunggal, ...
Razia Pekat Toba 2019, Polsek Medan Baru Amankan 192 Botol Miras dari 2 Toko
Metro 24 Jam - Selasa, 21 Mei 2019 - 04:03 WIB

Razia Pekat Toba 2019, Polsek Medan Baru Amankan 192 Botol Miras dari 2 Toko

Personel Polsek Medan Baru melakukan razia Pekat Toba 2019 di wilayah hukumnya, Minggu (19/5/2019) malam. Hasilnya, polisi mengamankan 192 botol ...
Antisipasi Maling Musiman Saat Puasa dan Idul Fitri, Polrestabes Medan Giat Patroli, Warga Diimbau Waspada
Metro 24 Jam - Selasa, 21 Mei 2019 - 03:56 WIB

Antisipasi Maling Musiman Saat Puasa dan Idul Fitri, Polrestabes Medan Giat Patroli, Warga Diimbau Waspada

Sepanjang bulan Ramadhan hingga jelang Hari Raya Idul Fitri, aksi pencurian semakin meningkat. Untuk itu, polisi dinilai mulai giat melaksanakan ...
Minta Motor yang Ketinggalan Saat Mencuri Dipulangkan, Maling Preman Dipolisikan Warga
Metro 24 Jam - Selasa, 21 Mei 2019 - 03:45 WIB

Minta Motor yang Ketinggalan Saat Mencuri Dipulangkan, Maling Preman Dipolisikan Warga

Sejumlah warga yang berdomisili di Lahan Garapan Jalan Selambo Raya, Gang Teratai, mendatang Polsek Percut Sei Tuan, Senin (20/5/2019) sekira ...
Lihat Dompet Jatuh Langsung Diambil, Pas Ditanya Jukir Ini Tak Mengaku, Katanya Takut, Bah!
Metro 24 Jam - Selasa, 21 Mei 2019 - 03:12 WIB

Lihat Dompet Jatuh Langsung Diambil, Pas Ditanya Jukir Ini Tak Mengaku, Katanya Takut, Bah!

Juru Parkir (jukir) Toko Harum Manis di Jalan Merdeka, Kecamatan Siantar Barat, nyaris jadi bulan-bulanan massa, Senin (20/5/2019) malam. Pasalnya, ...
Loading...