Selasa, 26 Mei 2020 | 17.03 WIB
Metro24Jam>News>Tragedi Aborsi ART Asal Nias, Begini Pengakuan Sang Kekasih, Polisi Buru Penjual Obat

Tragedi Aborsi ART Asal Nias, Begini Pengakuan Sang Kekasih, Polisi Buru Penjual Obat

Selasa, 12 Maret 2019 - 07:55 WIB

IMG-67926

Masa-masa indah Meiman Jaya Hulu dan Yariba Laia. (ist/metro24jam.com)

Loading...

MEDAN, metro24jam.com – Asisten Rumah Tangga Yariba Laia (21) tewas dalam upaya melakukan aborsi di kediaman majikannya, Jalan Hasanuddin nomor 23, Kelurahan Petisah Hulu, Kecamatan Medan Petisah, Sabtu (9/3/2019) pagi kemarin.

Personel Polsek Medan Baru akhirnya berhasil mengungkap motif kematian wanita asal Nias itu, setelah mengamankan sang kekasih bernama Meiman Jaya Hulu (20) dari kos-kosan di Jalan Sei Bulan, Kelurahan Merdeka, Kecamatan Medan Baru, beberapa jam setelah kematian Yariba.

Dari penangkapan tersebut akhirnya terungkap, bahwa ide untuk menggugurkan janin tersebut timbul dari Yariba. Hal itu diungkapkan Meiman saat dipaparkan petugas Polsek Medan Baru, Senin (11/3/2019).

Meiman mengatakan bahwa dia sebenarnya sudah meminta agar kekasihnya itu mengurungkan niat untuk menggugurkan janin tersebut. Namun Yariba yang khawatir dimarahi kedua orangtuanya bersikeras untuk tetap menggugurkan kandungannya.

“Ini ide dia (Yariba). Aku udah bilang sama dia, kalau aku bertanggung jawab. Tapi dia takut. Padahal udah aku bilang, kalaupun keluarganya tau, nggak mungkin kami dibunuh. Pasti bakalan dinikahkan,” kata Meiman sambil tertunduk.

BACA JUGA:
ART Tewas Berlumuran Darah Bersama Jabang Bayinya, TKP: Jalan Hasanuddin Medan Baru

Rencana menggugurkan kandungan itu, menurut Meiman, mencuat sejak Februari 2019 lalu. Padahal, janid di rahim sang kekasih sudah memasuki usia 7 bulan. Mereka berdua baru menyadarinya sekitar bulan Februari.

“Kami taunya bulan dua (Februari) bang. Dari situ dia udah ketakutan. Jadi dia minta solusi sama aku. Aku bilang, kalau aku mau tanggung jawab. Tapi dia nggak berani menghadap orangtuanya,” ujar Meiman yang mengaku sangat menyesal telah menyetujui rencana sang kekasih.

Obat Sangat Keras

Sementara itu, Kapolsek Medan Baru, Kompol Martuasah Tobing, didampingi Kanit Reskrim, Iptu Philip A Purba mengatakan, pihaknya masih memburu penjual obat yang ditemukan di lokasi.

Meski begitu, menurut alumnus Akpol 2005 itu, pihaknya masih kesulitan memburu sang penjual obat, karena sebelumnya dia telah meminta Meiman agar segera menghapus semua percakapan setelah transaksi selesai.

“Penjualnya pintar. Setelah transaksi, konsumen diminta menghapus nomor dan data lainnya. Jadi perlu waktu untuk kita menangkapnya,” bebernya.

Lanjut Martuasah, dari hasil penyelidikan, obat yang ditemukan di kamar Yariba merupakan jenis yang sangat keras.

Berdasarkan pengakuan Meiman pun diketahui, bahwa setelah menenggak obat tersebut, Yariba langsung mengalami pendarahan dan janin dalam kandungannya gugur.

“Obat Sopros ini sangat keras dan seharusnya melalui resep dokter,” pungkas Martuasah. (adi)

BACA JUGA:
ART Asal Nias dan Bayinya Tewas, Sang Kekasih Terancam 7 Tahun Penjara

KOMENTAR ANDA
Loading...
Berita Lainnya
Bupati Deliserdang Sidak ASN, Prihatin Lihat Kantor Sat Pol-PP, Semangati Damkar

Bupati Deliserdang Sidak ASN, Prihatin Lihat Kantor Sat Pol-PP, Semangati Damkar

Bupati Ashari Tambunan didampingi Wakil Bupati M Ali Yusuf Siregar serta Sekdakab Darwin Zein melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Sekretariat ...
Bertengkar dengan Istri di Hari Raya, Pria Muda Gantung Diri di Pohon Karet, Untung Ditolong!

Bertengkar dengan Istri di Hari Raya, Pria Muda Gantung Diri di Pohon Karet, Untung Ditolong!

Pertengkaran sepasang suami istri berusia belasan tahun membuat geger warga Dusun III, Desa Sialang, Kecamatan Bangun Purba, Deliserdang, Minggu (24/5/2020) ...
570 Napi Beragama Islam di Lapas Lubukpakam Dapat Remisi Khusus Idul Fitri

570 Napi Beragama Islam di Lapas Lubukpakam Dapat Remisi Khusus Idul Fitri

Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Lubukpakam Kantor Wilayah Kemenkumham Sumatera Utara memberi remisi khusus Hari Raya Idul Fitri tahun 2020 kepada ...
Ban Mendadak Gembos, RX King Tabrak Ninja di Jalan Medan, Pelajar SMA Tewas

Ban Mendadak Gembos, RX King Tabrak Ninja di Jalan Medan, Pelajar SMA Tewas

Pelajar SMA Wahyu Abdilah (16), warga Jalan Perjuangan, Huta VI, Nagori Purba Sari, Tapian Dolok, Simalungun tewas setelah mengalami kecelakaan ...
Pria di Huta Bayu Raja Ini Akhiri Hidup dengan Kawat Duri, Diduga Stres Karena Banyak Utang

Pria di Huta Bayu Raja Ini Akhiri Hidup dengan Kawat Duri, Diduga Stres Karena Banyak Utang

Warga Huta Dolok Sinumbah, Nagori Mancuk, Kecamatan Huta Bayu Raja, Simalungun, digegerkan dengan temuan sesosok mayat pria yang tergantung dengan ...
Pemuda 20 Tahun Tewas Dianiaya Keluarga Sendiri di Batubara, Polisi Tetapkan 3 Tersangka

Pemuda 20 Tahun Tewas Dianiaya Keluarga Sendiri di Batubara, Polisi Tetapkan 3 Tersangka

Satuan Reskrim Polres Batubara akhirnya menetapkan 3 tersangka dalam kasus penganiayaan hingga menyebabkan kematian Yunus Nduru (20), di kediamannya di ...
Loading...
Irwa Zaini
Dandim

Loading…