Selasa, 21 Mei 2019 | 12.34 WIB
Metro24Jam>News>Metro 24 Jam>ART Asal Nias dan Bayinya Tewas, Sang Kekasih Terancam 7 Tahun Penjara

ART Asal Nias dan Bayinya Tewas, Sang Kekasih Terancam 7 Tahun Penjara

Senin, 11 Maret 2019 - 17:51 WIB

IMG-67903

Kompol Martuasah H Tobing saat memaparkan Meiman di Mapolsek Medan Baru, Senin (11/3/2019). (ist/metro24jam.com)

MEDAN, metro24jam.com – Polisi akhirnya mengungkap motif kematian Yariba Laia, asisten rumah tangga (ART) asal Nias, yang tewas setelah coba melakukan aborsi di kediaman majikannya, Jalan Hasanuddin Nomor 23, Petisah Hulu, Medan Petisah, Sabtu (9/3/2019) kemarin.

Misteri kematian wanita berusia 21 tahun itu terungkap setelah personel Polsek Medan Baru berhasil menemukan dan mengamankan kekasih Yariba, Meiman Jaya Hulu (20), pemuda asal Lewa-Lewa, Boronadu.

Kapolsek Medan Baru, Kompol Martuasah Tobing dalam keterangan persnya, Senin (11/3/2019) mengatakan, Meiman diamankan di Jalan Sei Bulan, Kelurahan Merdeka, Kecamatan Medan Baru.

“Tersangka kita amankan di belakang Mako Brimob, di salah satu kos-kosan, 4 jam setelah korban ditemukan tewas,” kata Kompol Martuasah.

Dijelaskan mantan Kapolsek Medan Kota itu, Meiman sebagai kekasih Yariba, berperan membeli obat penggugur kandungan untuk dikonsumsi wanita itu.

“Korban yang meminta beli obat. Tersangka melakukan permintaan korban,” jelasnya.

Dalam pengakuannya, Meiman membeli obat merk Sopros–yang ditemukan di kamar Yariba– melalui online seharga Rp1,1 juta. Dalam sehari, obat tersebut harus dikonsumsi sebanyak 16 butir. Namun, sebelum obat tersebut habis, Yariba sudah meregang nyawa, berikut janin yang ada dalam kandungannya.

“Obat itu diminum sehari 4 kali. Dalam setiap kali konsumsi, korban harus meminum 4 butir,” beber Martuasah.

Akibat perbuatannya, Meiman pun dipersangkakan melanggar pasal 348 KUHPidana, dengan ancaman maksimal 7 tahun penjara.

“Barang siapa dengan sengaja menggugurkan atau mematikan kandungan seorang wanita dengan persetujuannya, jika perbuatan itu mengakibatkan matinya wanita tersebut, diancam dengan pidana penjara paling lama 7 tahun,” tegas Martuasah.

Sementara itu, Meiman ketika ditanyai wartawan mengaku menjalin hubungan asmara dengan Yariba selama 8 bulan. Mahasiswa salah satu universitas swasta di Medan itu juga mengakui semua perbuatannya.

“Iya bang, kami pacaran dari bulan 7 tahun lalu (2018). Dia yang nyuruh aku beli obat, karena malu sama keluarga di kampung,” ucapnya sebelum dia diboyong petugas kembali ke sel tahanan. (adi)

BACA JUGA:
Gadis Asal Nias Tewas Setelah Aborsi di Rumah Majikan, Katanya Punya Pacar di Kampung


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Geng Motor Lempari Gedung SMAN 5, 3 Tersangka Ditahan, 1 Orang Mahasiswa Fakultas Hukum USU
Metro 24 Jam - Selasa, 21 Mei 2019 - 10:16 WIB

Geng Motor Lempari Gedung SMAN 5, 3 Tersangka Ditahan, 1 Orang Mahasiswa Fakultas Hukum USU

Tim Satgas Anti Geng Motor Polrestabes Medan akhirnya menetapkan 3 orang sebagai tersangka terkait perang antar anggota geng motor yang ...
Ribut Gara-gara Anjing, Oknum PNS Pelapor Dugaan Penganiayaan di Delitua Akhirnya Ditahan di Sunggal
Metro 24 Jam - Selasa, 21 Mei 2019 - 07:17 WIB

Ribut Gara-gara Anjing, Oknum PNS Pelapor Dugaan Penganiayaan di Delitua Akhirnya Ditahan di Sunggal

Gelbok Simbolon (52), pria yang sebelumnya mengaku menjadi korban penganiyaan tetangganya di Polsek Delitua kini resmi ditahan di Polsek Sunggal, ...
Razia Pekat Toba 2019, Polsek Medan Baru Amankan 192 Botol Miras dari 2 Toko
Metro 24 Jam - Selasa, 21 Mei 2019 - 04:03 WIB

Razia Pekat Toba 2019, Polsek Medan Baru Amankan 192 Botol Miras dari 2 Toko

Personel Polsek Medan Baru melakukan razia Pekat Toba 2019 di wilayah hukumnya, Minggu (19/5/2019) malam. Hasilnya, polisi mengamankan 192 botol ...
Antisipasi Maling Musiman Saat Puasa dan Idul Fitri, Polrestabes Medan Giat Patroli, Warga Diimbau Waspada
Metro 24 Jam - Selasa, 21 Mei 2019 - 03:56 WIB

Antisipasi Maling Musiman Saat Puasa dan Idul Fitri, Polrestabes Medan Giat Patroli, Warga Diimbau Waspada

Sepanjang bulan Ramadhan hingga jelang Hari Raya Idul Fitri, aksi pencurian semakin meningkat. Untuk itu, polisi dinilai mulai giat melaksanakan ...
Minta Motor yang Ketinggalan Saat Mencuri Dipulangkan, Maling Preman Dipolisikan Warga
Metro 24 Jam - Selasa, 21 Mei 2019 - 03:45 WIB

Minta Motor yang Ketinggalan Saat Mencuri Dipulangkan, Maling Preman Dipolisikan Warga

Sejumlah warga yang berdomisili di Lahan Garapan Jalan Selambo Raya, Gang Teratai, mendatang Polsek Percut Sei Tuan, Senin (20/5/2019) sekira ...
Lihat Dompet Jatuh Langsung Diambil, Pas Ditanya Jukir Ini Tak Mengaku, Katanya Takut, Bah!
Metro 24 Jam - Selasa, 21 Mei 2019 - 03:12 WIB

Lihat Dompet Jatuh Langsung Diambil, Pas Ditanya Jukir Ini Tak Mengaku, Katanya Takut, Bah!

Juru Parkir (jukir) Toko Harum Manis di Jalan Merdeka, Kecamatan Siantar Barat, nyaris jadi bulan-bulanan massa, Senin (20/5/2019) malam. Pasalnya, ...
Loading...