Sabtu, 30 Mei 2020 | 15.42 WIB
Metro24Jam>News>Maling Helm di Kampus Unimed, Dua Bersaudara Dimassa, Tewas!

Maling Helm di Kampus Unimed, Dua Bersaudara Dimassa, Tewas!

Rabu, 20 Februari 2019 - 21:13 WIB

IMG-67177

Kedua terduga pencurian helm saat dimassa di kawasan Kampus Unimed. (ist/metro24jam.com)

Loading...

MEDAN, metro24jam.com – Dua pria yang diduga masih berkerabat akhirnya meregang nyawa di rumah sakit setelah diamuk massa usai dipergoki mencuri helm di parkiran Kampus Universitas Negeri Medan (Unimed), Jalan Pasar 5, Medan Estate, Selasa (19/2/2019) sekira jam 17.30 Wib.

Keduanya adalah Joni Pernando Silalahi (30) dan Steven Sihombing (21), warga Jalan Tangkul I, Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Medan Tembung.

Informasi yang dihimpun, peristiwa berawal ketika seorang mahasiswa curiga ketika melihat gerak gerik kedua pria tersebut berada di parkiran sepedamotor Unimed, karena keduanya tak terlihat seperti mahasiswa di sana. Sang mahasiswa bersama seorang warga yang sedang berolahraga di sana kemudia memantau gerak-gerik kedua pria tersebut.

Setelah terus diamati, ternyata keduanya menghampiri satu sepedamotor lalu mengambil helm yang diletak di atasnya. Selanjutnya, dengan gerak-gerik mencurigakan, keduanya pun pergi membawa helm.

Merasa yakin bahwa helm yang diambil kedua pria itu bukan milik mereka, sang mahasiswa kemudian berteriak, “Maling..!” Spontan, keduanya pun lari tunggang-langgung ketakutan.

“Awalnya orang yang sedang berolahraga dan mahasiswa yang tahu. Curiganya, karena mereka kelihatan bukan mahasiswa Unimed. Terus diperhatiin, rupanya dia maling helm. Pas helm sudah diambil, pelakupun diteriaki maling,” kata seorang mahasiswa Unimed, Rabu (20/2/2019) sore.

Teriakan itu spontan membuat mahasiswa yang berada di sana dan Satpam kampus ikut mengepung. Keduanya pun akhirnya ditangkap tak jauh dari lokasi awal.

Begitu tertangkap, mahasiswa yang merasa geram dengan aksi pencurian yang sudah terjadi berulang kali di kawasan itu pun meluapkan emosi dengan menghakimi kedua pria itu hingga babak belur.

“Ramai yang mukuli bang, dari kepala sampai seluruh badan. Sampai dipijak-pijak lagi,” katanya.

Tak lama setelah diamuk massa tak jauh dari pos keamanan kampus Unimed, polisi pun datang. Selanjutnya, kedua orang itu diboyong ke RS Haji Medan. Namun dikarenakan luka cukup parah di kepala dan sekujur tubuhnya, kedua pria itu akhirnya meninggal dunia.

Kapolsek Percut Sei Tuan, Kompol Faidil Zikri ketika dikonfirmasi membenarkan perihal adanya 2 tersangka pencuri helm yang tewas setelah dimassa di Kampus Unimed.

Jenazah keduanya kemudian dibawa dari RS Haji ke RS Bhayangkara Medan, menunggu pihak keluarga.

Sementara, dua korban pemilik helm telah membuat laporan di Polsek Percut Sei Tuan. Kedua korban yang helmnya dicuri yakni; Muhammad Arif Gunawan Siregar (24) warga Jalan Belat, Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Medan Tembung dan saat itu membuat laporan polisi dengan nomor: LP/491/K/II/2019/SPKT PERCUT.

Kedua terduga maling helm di rumah sakit. (ist/metro24jam.com)

Sedang seorang lagi yang juga kehilangan helm yakni; Riana Pratiwi (19) warga Jalan Besar Glugur Rimbun, Gang Bersama, Kabupaten Deli Serdang, dengan nomor LP/492/K/II/2019/SPKT Percut.

“Kedua korban tidak saling kenal dan hendak pulang setelah selesai olahraga di lapangan dalam kampus Unimed dan melihat helmnya tidak ada di atas sepedamotor lagi. Lalu ada seorang laki-laki yang mengatakan ‘Apa ada helm kalian hilang? kalau ada coba lihat ke pos security karena ada pelaku pencurian helm ditangkap. Saat kedua korban ke pos Satpam dan melihat sudah ramai,” ungkap Kompol Faidil Zikri.

Selanjutnya korban hanya memastikan helm miliknya yang dicuri dua pria tersebut.

“Setelah mendapat perawatan di RH Haji, tidak berapa lama kemudian kedua pelaku meninggal dunia, lalu kedua pelaku dibawa dari RS Haji ke RS. Bhayangkara untuk Otopsi, sedangkan kedua korban diambil keterangannya mengenai kejadian pencurian helm tersebut,” jelasnya. (asn)

KOMENTAR ANDA
Loading...
Berita Lainnya
Puluhan ASN Serdang Jalani Rapid dan Swab Test

Puluhan ASN Serdang Jalani Rapid dan Swab Test

Dinas Kesehatan Serdang Bedagai menggelar rapid dan swab test terhadap puluhan Aparatur Sipil Negeri (ASN) Pemkab Sergai. Uji rapid dan ...
Jambret HP IRT di Atas Betor, 2 Pria Pengendara Vario Berdarah-darah ‘Dipermak’ Warga
BREAKING NEWS

Jambret HP IRT di Atas Betor, 2 Pria Pengendara Vario Berdarah-darah ‘Dipermak’ Warga

Dua pria diboyong dengan kondisi berlumuran darah ke Mapolsek Sunggal, Sabtu (30/5/2020) sekira pukul 11.50 Wib. Informasi yang dihimpun di ...
Kecamatan Girsip Terima 1.945 Paket Bahan Pokok dari GTPP Sumut

Kecamatan Girsip Terima 1.945 Paket Bahan Pokok dari GTPP Sumut

Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkonpincam) Girsang Sipangan Bolon (Girsip), Simalungun, menerima sebanyak 1.945 paket bahan pokok dari Gugus Tugas Percepatan ...
Tabrak Truk Berhenti Remaja 16 Tahun dari Desa Petatal Meregang Nyawa

Tabrak Truk Berhenti Remaja 16 Tahun dari Desa Petatal Meregang Nyawa

Diki Pratama (16), tewas seketika setelah mengalami kecelakaan di Jalan Lintas Sumatera KM 129, Dusun 3, tepatnya di depan Puskesmas ...
2 Pekan Usai Curi Motor di Batang Kuis, Kembali Lagi ke Lokasi Aksi, Pria Ini Diamuk Massa

2 Pekan Usai Curi Motor di Batang Kuis, Kembali Lagi ke Lokasi Aksi, Pria Ini Diamuk Massa

Muhammad Nuh (38), warga Dusun I, Desa Sei Tuan, Kecamatan Pantai Labu, babak-belur dihakimi warga di Desa Sugiharjo, Kecamatan Batang ...
Tikam Rekan Parbetor Hingga Tewas, Pemuda Asal Medan Johor Ditangkap di Batubara

Tikam Rekan Parbetor Hingga Tewas, Pemuda Asal Medan Johor Ditangkap di Batubara

Tersangka pembunuhan, Rizky Wahyudi Sirait (23), ditangkap polisi di persembunyiannya di Jalan Datuk Setia Wangsa, Kelurahan Nenas Siam, Kecamatan Medang ...
Loading...
Irwa Zaini
Dandim

Loading…