Selasa, 21 Mei 2019 | 12.11 WIB
Metro24Jam>News>Metro 24 Jam>Kasi PMD Akui Warga Desa Bantan Pertanyakan Masalah ADD, Tapi…

Kasi PMD Akui Warga Desa Bantan Pertanyakan Masalah ADD, Tapi…

Senin, 18 Februari 2019 - 23:14 WIB

IMG-67113

Salah satu rumah dhuafa yang belum selesai. (Chairul/metro24jam.com)

ACEH UTARA, metro24jam.com – Aparatur Desa Bantan, Kecamatan Cot Girek, Kabupaten Aceh Utara, meminta pihak kecamatan setempat dapat memberikan solusi atas permasalahan Anggaran Dana Desa (ADD) tahun 2018 yang dinilai tidak transparan di desa itu.

Akhir 2018 lalu, perwakilan masyarakat Desa Bantan pernah mencoba untuk menemui Camat Cot Girek, namun ketika itu hanya menemui Kasi PMD, Daud.

Warga meminta pihak kecamatan dapat memberikan solusi mengenai masalah pengelolaan ADD 2018 mulai pembangunan rumah dhuafa, tidak adanya TPK dan tidak transparan.

Kasi PMD Kecamatan Cot Girek, Daud, ketika ditemui wartawan mengakui bahwa dia pernah menerima perwakilan masyarakat Desa Bantan. Waktu itu kepada perwakilan, ia akan menyampaikan perihal tersebut terlebih dahulu kepada atasannya (Camat).

“Saya sampaikan kepada perwakilan Desa Bantan, bahwasanya saya tidak bisa mengambil kesimpulan, karena saya punya atasan dan saya sampaikan dulu kepada Pak Camat. Tetapi saya sudah tanyakan juga kepada Geuchik yang bersangkutan,” ujar Daud, Senin (18/2/2019).

Iapun bertanya soal dugaan masalah Dana Desa tersebut kepada Geuchik Desa Bantan, Ibrahim. Namun, Geuchik bersangkutan, kata Daud, menyampaikan bahwa dia akan segera membuat rapat umum.

“Jadi Geuchiknya bilang, ‘Udah beres itu pak, nanti malam saya buat rapat’. Waktu itu kalau tidak salah akhir 2018 dan sudah pernah saya tanyakan juga soal tidak adanya TPK di desa itu. Saya bilang, ‘Apakah tidak ada warga di situ sehingga TPK tidak ada’,” jelasnya.

Beberapa kali Daud menyatakan bahwa ia punya atasan dan menyampaikan persoalan ini untuk bagaimana Camat bisa mengambil langkah-langkah penyelesaian. Sebelum turun ke Desa itu ia sempat menyampaikan bahwa ia akan ke Desa tersebut untuk mencari solusi atas masalah yang disampaikan.

“Ketika itu saya tanya ke Geuchik, di antaranya, ‘Mengapa tidak pernah ada rapat umum?’ Karena rapat itu ternyata tidak jadi digelar. Jadi informasi yang masuk ke saya, bahwa di desa itu masalah pembangunan yang tidak transparan karena tidak pernah digelar rapat,” tandasnya. (Chairul)

BACA JUGA:
Aparatur Desa Bantan Pertanyakan Rumah Dhuafa 2018, Uang Habis, TPK Juga Vakum


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Geng Motor Lempari Gedung SMAN 5, 3 Tersangka Ditahan, 1 Orang Mahasiswa Fakultas Hukum USU
Metro 24 Jam - Selasa, 21 Mei 2019 - 10:16 WIB

Geng Motor Lempari Gedung SMAN 5, 3 Tersangka Ditahan, 1 Orang Mahasiswa Fakultas Hukum USU

Tim Satgas Anti Geng Motor Polrestabes Medan akhirnya menetapkan 3 orang sebagai tersangka terkait perang antar anggota geng motor yang ...
Ribut Gara-gara Anjing, Oknum PNS Pelapor Dugaan Penganiayaan di Delitua Akhirnya Ditahan di Sunggal
Metro 24 Jam - Selasa, 21 Mei 2019 - 07:17 WIB

Ribut Gara-gara Anjing, Oknum PNS Pelapor Dugaan Penganiayaan di Delitua Akhirnya Ditahan di Sunggal

Gelbok Simbolon (52), pria yang sebelumnya mengaku menjadi korban penganiyaan tetangganya di Polsek Delitua kini resmi ditahan di Polsek Sunggal, ...
Razia Pekat Toba 2019, Polsek Medan Baru Amankan 192 Botol Miras dari 2 Toko
Metro 24 Jam - Selasa, 21 Mei 2019 - 04:03 WIB

Razia Pekat Toba 2019, Polsek Medan Baru Amankan 192 Botol Miras dari 2 Toko

Personel Polsek Medan Baru melakukan razia Pekat Toba 2019 di wilayah hukumnya, Minggu (19/5/2019) malam. Hasilnya, polisi mengamankan 192 botol ...
Antisipasi Maling Musiman Saat Puasa dan Idul Fitri, Polrestabes Medan Giat Patroli, Warga Diimbau Waspada
Metro 24 Jam - Selasa, 21 Mei 2019 - 03:56 WIB

Antisipasi Maling Musiman Saat Puasa dan Idul Fitri, Polrestabes Medan Giat Patroli, Warga Diimbau Waspada

Sepanjang bulan Ramadhan hingga jelang Hari Raya Idul Fitri, aksi pencurian semakin meningkat. Untuk itu, polisi dinilai mulai giat melaksanakan ...
Minta Motor yang Ketinggalan Saat Mencuri Dipulangkan, Maling Preman Dipolisikan Warga
Metro 24 Jam - Selasa, 21 Mei 2019 - 03:45 WIB

Minta Motor yang Ketinggalan Saat Mencuri Dipulangkan, Maling Preman Dipolisikan Warga

Sejumlah warga yang berdomisili di Lahan Garapan Jalan Selambo Raya, Gang Teratai, mendatang Polsek Percut Sei Tuan, Senin (20/5/2019) sekira ...
Lihat Dompet Jatuh Langsung Diambil, Pas Ditanya Jukir Ini Tak Mengaku, Katanya Takut, Bah!
Metro 24 Jam - Selasa, 21 Mei 2019 - 03:12 WIB

Lihat Dompet Jatuh Langsung Diambil, Pas Ditanya Jukir Ini Tak Mengaku, Katanya Takut, Bah!

Juru Parkir (jukir) Toko Harum Manis di Jalan Merdeka, Kecamatan Siantar Barat, nyaris jadi bulan-bulanan massa, Senin (20/5/2019) malam. Pasalnya, ...
Loading...