Minggu, 21 April 2019 | 23.42 WIB
Metro24Jam>News>Metro 24 Jam>Sungai Aek Marihan Meluap, Bocah Kelas 1 SD Hanyut Terbawa Arus

Sungai Aek Marihan Meluap, Bocah Kelas 1 SD Hanyut Terbawa Arus

Selasa, 12 Februari 2019 - 13:52 WIB

IMG-66828

Personel Koramil dan polisi melakukan pencarian di lokasi. (ist/metro24jam.com)

PALUTA, metro24jam.com – Ratih (7), bocah perempuan siswi kelas 1 SD, warga Desa Simataniari, Kecamatan Dolok, Padang Lawas Utara (Paluta), akibat terbawa arus Sungai Aek Marihan meluap Senin (11/2/2019) malam sekira pukul 23.30 Wib.

Petugas kepolisian dan TNI dibantu warga mulai melakukan pencarian, Selasa (12/2/2019) dinihari sekira pukul 1.00 Wib hingga pukul 03.00 Wib, namun tidak ada hasil.

Kapolres Tapanuli Selatan, melalui Kasubbag Humas Iptu Alpian Sitepu mengatakan, Selasa (12/2/2019) pagi, sekira pukul 07.00 WIB pencarian kembali dilanjutkan.

“Sejak dini hari tadi sudah dilakukan pencarian namun korban belum ditemukan. Pagi ini tim akan melanjutkan pencarian kembali,” kata Alpian dalam keterangannya, Selasa (12/2/2019) dinihari.

Informasi yang dihimpun, meluapnya air sungai Aek Marihan disebabkan hujan deras yang melanda desa tersebut, Senin (11/2/2019) sore, sejak pukul 18.00 Wib.

“Air terus naik, rumah korban yang hanya berjarak 5 meter dari bibir sungai, membuat ibu korban mengajaknya masuk ke rumah bersama dua saudaranya,” kata Alpian.

Sekira pukul 23.30 Wib, ibu korban merasa rumah panggung mereka bergoyang dan segera melihat keluar menggunakan senter melalui pintu. Ibu 3 anak itu kaget bukan kepalang, karena melihat air sudah sampai di tangga rumah.

Dia kemudian berencana memindahkan anak-anaknya dari rumah mereka ke tempat yang lebih aman. Namun malang, saat itulah Ratih lepas dari pantauan ibunya sehingga hanyut terbawa arus. Seketika itu juga si ibu menjerit meminta tolong.

Pada saat kejadian itu, ayah korban sedang duduk di warung tepat di seberang rumah mereka dan tidak berani pulang karena melihat arus sungai yang menjadi-jadi.

Berselang 10 menit, barulah warga kampung berdatangan untuk membantu. Akan tetapi bocah tersebut tidak ditemukan.

Sebelumnya, kepala desa dan masyarakat setempat sering menegur orangtua korban agar pindah dari rumah mereka, mengingat kediaman mereka tersebut sangat dekat dengan sungai.

Namun, keluarga itu tetap bertahan dengan alasan kebun/sawah mereka berada di sekitar di lokasi tersebut. (roni)


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Gudang Lilin di Komplek Cemara Asri Ludes Dilahap Api, Pemilik Rugi Miliaran Rupiah
Metro 24 Jam - Minggu, 21 April 2019 - 22:29 WIB

Gudang Lilin di Komplek Cemara Asri Ludes Dilahap Api, Pemilik Rugi Miliaran Rupiah

Gudang penyimpanan lilin di Jalan Irian Barat Pasar 7, Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, ludes terbakar, Minggu (21/4/2019) pagi. ...
Tragis! Suami Terpaksa Hanya Bisa Menyaksikan Rumah dan Istrinya Terbakar
Metro 24 Jam - Minggu, 21 April 2019 - 21:02 WIB

Tragis! Suami Terpaksa Hanya Bisa Menyaksikan Rumah dan Istrinya Terbakar

Tragis! Esron Sidabutar (73) hanya bisa menyaksikan istrinya Rosmalina br Sinaga (71), ikut terbakar bersama rumah mereka, di Jalan Siantar-Saribu ...
Ngebut Tengah Malam, Tabrakan di Jalan Perbaungan-Pantai Cermin, 2 Pemuda Tewas!
Metro 24 Jam - Minggu, 21 April 2019 - 20:23 WIB

Ngebut Tengah Malam, Tabrakan di Jalan Perbaungan-Pantai Cermin, 2 Pemuda Tewas!

Dua pemuda tewas seketika setelah sepedamotor yang dikendarai masing-masing bertabrakan di Jalan Umum Perbaungan-Pantai Cermin, tepatnya di Lingkungan I, Kelurahan ...
Jenguk Suami di Lapas Binjai, ASN RS Pirngadi Ini Coba Selundupkan Sabu dan Kondom Dalam Bra
Metro 24 Jam - Minggu, 21 April 2019 - 14:53 WIB

Jenguk Suami di Lapas Binjai, ASN RS Pirngadi Ini Coba Selundupkan Sabu dan Kondom Dalam Bra

Seorang wanita ditangkap saat akan menjenguk suaminya yang ditahan di Lembaga Pemasyarakatan Binjai, Sabtu (20/4/2019). Pasalnya, perempuan bernama SEM alias ...
Bawa 11 Bal Ganja dari Aceh, Nelayan Asal Padang Terciduk di Kota Binjai
Metro 24 Jam - Minggu, 21 April 2019 - 14:29 WIB

Bawa 11 Bal Ganja dari Aceh, Nelayan Asal Padang Terciduk di Kota Binjai

Seorang nelayan bernama Riki Fernando (30), warga Jalan Makasar-Palembang, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, Sumatera Barat, terciduk saat berusaha menyelundupkan ...
Hanyut Saat Mandi di Sungai Silau, Pria Lanjut Usia Belum Ditemukan
Metro 24 Jam - Minggu, 21 April 2019 - 14:18 WIB

Hanyut Saat Mandi di Sungai Silau, Pria Lanjut Usia Belum Ditemukan

Seorang pria lanjut usia dilaporkan hanyut di aliran Sungai Silau, di kawasan Jalan Sei Piasa/Gang Badak, Lingkungan II, Kelurahan Kisaran, ...
Loading...