Selasa, 23 Juli 2019 | 14.40 WIB
Metro24Jam>News>Pita Cukai Tak Sesuai dengan Produk, 153 Karton Rokok Merk Do Mild Disita di Aceh Selatan

Pita Cukai Tak Sesuai dengan Produk, 153 Karton Rokok Merk Do Mild Disita di Aceh Selatan

Senin, 11 Februari 2019 - 13:30 WIB

IMG-66764

Dandim 0107 Aceh Selatan Letkol Inf Sulistya Herlambang HB, Kapolres Aceh Selatan AKBP Dedy Sadsono ST memperlihatkan rokok diduga melakukan pelanggaran administrasi. (ist/metro24jam.com)

ACEH SELATAN, metro24jam.com – Tim gabungan TNI dan Polri mengamankan 153 karton rokok merk Do Mild yang diduga ilegal di pelabuhan penyeberangan Teluk Labuhan Haji, Kabupaten Aceh Selatan, Sabtu (9/2/2019) sekira pukul 20.00 Wib.

Kodim 0107/Aceh Selatan dan Polres Aceh Selatan bersama Bea dan Cukai melakukan konferensi pers terkait penangkapan tersebut, di Mapolsek Labuhan Haji, Minggu (10/2/2019) sekira pukul 21.00 Wib.

Konferensi pers dihadiri Dandim 0107/Aceh Selatan Letkol Inf Sulistya Herlambang HB, Kapolres Aceh Selatan AKBP Dedy Sadsono ST, Kabsubsi Penindakan dan Sarana Operasi Bea dan Cukai Meulaboh Hermansyah.

Pada kesempatan itu, Kabsubsi Penindakan dan Sarana Operasi Bea dan Cukai Meulaboh Hermansyah mengatakan bahwa berdasarkan hasil pengecekan bahwa rokok Do Mild yang dibuat oleh PT Pusaka Dewa di Jepara bukanlah merk illegal, karena memiliki banderol.

Selain itu, banderol cukai dari rokok Do Mild tersebut juga asli dalam artian tidak ilegal.

“Hanya saja, rokok Do Mild yang diamankan tersebut melanggar hukum admistrasi, di mana tertulis di banderol tersebut dengan harga Rp5.600 per 12 batang, sementara isi 1 bungkus rokok yang diamankan ada 20 batang. Sehingga ada 8 batang rokok yang tidak dibayarkan cukainya oleh perusahaan,” katanya Hermansyah.

Lanjut dijelaskan Hermansyah, banderol bungkus rokok Do Mild tersebut juga tertera tulisan Sigaret Kretek buatan Tangan (SKT). Namun pada kenyataanya rokok yang ditemukan adalah Sigaret Kretek buatan Mesin (SKM).

“Sehingga pemilik perusahaan juga menyalahi aturan di mana pembayaran pajak cukai tidak sesuai dengan jenis rokok yang diproduksi,” imbuhnya.

Dari hasil pengecekan tersebut juga ditetapkan bahwa rokok tersebut hanya melanggar hukum administrasi atau perdata sehingga hanya barang bukti yang bisa ditahan, sementara untuk oknum yang membawa tidak bisa dilakukan penahanan.

“Rokok Do Mild yang melanggar hukum admistrasi atau perdata akan dibawa ke kantor Bea Dan Cukai Meulaboh untuk ditindaklanjuti, di mana kami selaku Bea dan Cukai akan meminta kerugian Negara dari Perusahaan yang membuat rokok Do Mild tersebut,” kata Hermansyah.

Adapun kerugian negara dari 153 karton dengan total 2.448.000 batang rokok diperkirakan mencapai Rp660.960.000.

Selanjutnya, pada pukul 22.30 Wib, 153 karton rokok Do Mild tersebut diserahkan oleh pihak Polres Aceh Selatan, diwakili Kapolsek Labuhan Haji kepada anggota Bea dan Cukai untuk di bawa ke Meulaboh.

Turut hadir pada konferensi pers tersebut, Danpos AL Aceh Selatan, Peltu Laut Heriant, Pasi Intel Kodim 0107/Aceh Selatan Kapten Arm Tajuddin, Petugas Penindakan dan Sarana Operasi Bea dan Cukai Meulaboh, Andri Yusman, Charli Panjaitan, Gunawan Syaputra, Kasat Reskrim Polres Aceh Selatan Iptu Irwansyah, Danramil Labuhan Haji Letda Inf Syamsulyadi, Kapolsek Labuhan Haji Iptu Harun. (rian)


KOMENTAR ANDA
Loading...
Berita Terkini Lainnya
Bandar Sabu Kecamatan Air Putih Ditangkap Bersama Teman, Istrinya Pun Terlibat
Metro 24 Jam - Selasa, 23 Juli 2019 - 14:07 WIB

Bandar Sabu Kecamatan Air Putih Ditangkap Bersama Teman, Istrinya Pun Terlibat

Satuan Reserse Narkoba (Satres Narkoba) Polres Batubara meringkus tiga warga Kecamatan Air Putih Batubara, dalam dugaan penyalahgunaan narkoba, Senin (22/7/2019) ...
Terjaring Razia Kasih Sayang, 6 Pelajar di Sergai Ternyata Positif Narkoba, Gawat!
Metro 24 Jam - Selasa, 23 Juli 2019 - 13:39 WIB

Terjaring Razia Kasih Sayang, 6 Pelajar di Sergai Ternyata Positif Narkoba, Gawat!

Sebanyak enam pelajar SMA dan SMK Swasta di Kabupaten Serdang Bedagai positif mengkonsumsi narkoba setelah menjalani hasil tes urine dilakukan ...
7 Kadus di Desa Perkebunan Petatal Berencana Adukan Mantan Kades ke Polres Batubara
Metro 24 Jam - Selasa, 23 Juli 2019 - 13:09 WIB

7 Kadus di Desa Perkebunan Petatal Berencana Adukan Mantan Kades ke Polres Batubara

Sebanyak 7 kepala dusun dan tokoh masyarakat di Desa Perkebunan Petatal, Kecamatan Datuk Tanah Datar, Kabupaten Batubara, berencana melaporkan mantan ...
Curi Sepedamotor di Tandam Hulu, Warga Mencirim Asri Ini Ditembak Polisi
Metro 24 Jam - Selasa, 23 Juli 2019 - 12:49 WIB

Curi Sepedamotor di Tandam Hulu, Warga Mencirim Asri Ini Ditembak Polisi

Personel Sat Reskrim Polres Binjai meringkus Bambang Irawan (36), warga perumahan Mencirim Asri, Sunggal, Deliserdang, terduga pelaku pencurian satu unit ...
Satpol-PP Sergai Kejar-Kejaran Sama Pelajar Saat Lakukan Razia
Metro 24 Jam - Selasa, 23 Juli 2019 - 12:24 WIB

Satpol-PP Sergai Kejar-Kejaran Sama Pelajar Saat Lakukan Razia

Puluhan pelajar SMU, SMK dan SMP di Kabupaten Serdang Bedagai terjaring razia Satpol PP. Hal ini dikarenakan petugas gerah melihat ...
Siswi SMP Ditawarkan Rp10 Juta ke Polisi, Tante dan Muncikari Ditangkap di Hotel Milala
Metro 24 Jam - Selasa, 23 Juli 2019 - 07:19 WIB

Siswi SMP Ditawarkan Rp10 Juta ke Polisi, Tante dan Muncikari Ditangkap di Hotel Milala

Dua wanita masing-masing SA alias Sri (40) dan SZ (23), warga Jalan Kesatria, Kelurahan Satria, Binjai, diringkus personel Polsek Sunggal, Rabu ...
Loading...

Loading…


Bupati Padang Lawas
BPKAD Padang Lawas
Dinas Perindag dan UMKM Padang Lawas
Bank Sumut Sibuhuan
Dinas PU & PE Padang Lawas
Bappeda Padang Lawas
Dinas LH dan Hut Padang Lawas
Dinas PMD Padang Lawas