Jumat, 26 April 2019 | 23.35 WIB
Metro24Jam>News>Metro 24 Jam>Aksi Balasan Kematian Teman, Massa IPK Sweeping, Pos Satpam Cemara Asri Dirusak, Plank PP Roboh

Aksi Balasan Kematian Teman, Massa IPK Sweeping, Pos Satpam Cemara Asri Dirusak, Plank PP Roboh

Senin, 4 Februari 2019 - 21:05 WIB

IMG-66516

Konsentrasi massa berseragam IPK di seputaran komplek perumahan Cemara Asri, Jalan Cemara. (ist/metro24jam.com)

MEDAN, metro24jam.com – Kematian Jasamin Saragih (21) dalam pengeroyokan di Jalan Cemara, Sabtu (2/2/2019) kemarin memicu reaksi balasan. Ratusan massa berseragam Ormas Ikatan Pemuda Karya (IPK) bergerak di jalanan Kota Medan, Senin (4/2/2019) siang.

Aksi itu dilakukan saat akan melayat ke rumah duka di Desa Pematang Johar Kecamatan Labuhan Deli, sekira pukul 13.30 Wib.

Informasi yang dihimpun metro24jam.com, konvoi mulai bergerak dari Kantor DPD IPK Kota Medan di Jalan Burjamhal, Kecamatan Medan Baru.

Dengan mengendarai kendaraan roda dua dan empat, massa berangkat bersama-sama menuju rumah duka, menempuh Jalan Nibung – Raden Saleh – Balai Kota – Merak Jingga – Sutomo – Krakatau – Cemara – Tol H Anif, menuju Labuhan Deli.

Situasi sempat memanas ketika konvoi melintasi Jalan Cemara. Mereka yang mengendarai sepedamotor berkumpul di depan pintu pos penjagaan Komplek Perumahan Cemara Asri.

Pos keamanan komplek Cemara Asri yang dirusak massa. (ist/metro24jam.com)

Massa berniat masuk ke dalam komplek perumahan, namun sempat dihadang petugas Satpam. Akibatnya, massa langsung emosi dan merusak pos Satpam Komplek Perumahan Cemara Asri dengan lemparan batu dan kayu. Tak pelak, seluruh kaca yang terpasang di pos penjagaan pecah.

Peristiwa itu kemudian dilaporkan oleh petugas Satpam yang berjaga kepada atasan mereka. Tak lama kemudian beberapa petugas Satpam lainnya datang ke lokasi dan melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian.

“Awalnya mereka mau masuk, pas mau ditanya, mereka langsung main lempar aja. Semua kaca penjagaan di pos depan ini pecah. Kami langsung dipanggil, kebetulan saya nerjaga di dalam komplek. Kawan saya sampai ada yang kena lempar batu di kaki,” beber Imanuel, Satpam Komplek Cemara I, saat ditemui wartawan di lokasi.

Selanjutnya, massa tersebut meninggalkan lokasi dan memacu kendaraan mereka ke arah rumah duka. Terkait perusakan itu, pihak keamanan Perumahan Cemara Asri sudah melapor ke polisi.

Amatan di lokasi, beberapa petugas kepolisian terlihat melakukan pengecekan sembari mengambil dokumen gambar kaca pos Satpam yang pecah.

Tak hanya itu saja, dalam perjalan mereka dari Komplek Cemara Asri, di sepanjang Jalan Haji Anif dan Jalan Irian dan Pasar 6 Desa Sampali, massa juga menumbangkan plank milik Ormas Pemuda Pancasila (PP) yang terpasang di sepanjang jalan.

“Orang-orang IPK konvoi, sepanjang jalan yang mereka lalui, plank-plank PP yang mereka lihat ditumbangkan. Sempat macet jalan, untung gak ada ketemu anggota PP yang memakai baju PP. Kalau ketemu mungkin jadi sasaran amukan lah,” ungkap warga yang ditemui di kawasan Jalan Irian Barat, Desa Sampali.

Sementara itu, petugas kepolisian yang merupakan tim gabungan dari Poldasu, Polrestabes Medan bahkan Polsek Percut Sei Tuan, segera turun ke lokasi.

Kendaraan taktis polisi disiagakan di seputar kawasan Jalan Cemara. (nst/metro24jam.com)

Ratusan petugas disiagakan di sepanjang Jalan Cemara menunggu massa IPK yang akan kembali pulang melintasi jalan yang sama usai melayat ke kediaman Jasamin Saragih.

Tim gabungan yang berjumlah seratusan juga terlihat membawa beberapa mobil Water Cannon, mobil pengeras suara dan truk Brimob, lengkap dengan personelnya.

“Kita masih bersiaga di sini, menunggu mereka balik lagi dari rumah duka,” kata Ipda Bakti, personel Polsek Percut Sei Tuan. (asn)

BACA JUGA:
Polisi Buru Terduga Pembunuh Anggota IPK di Jalan Cemara, AKBP Putu Yudha: Ke Mana pun Kita Kejar!


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Pria Berkaos Loreng Tewas Dalam Kamarnya, di Lokasi Ditemukan Bong
Metro 24 Jam - Jumat, 26 April 2019 - 20:48 WIB

Pria Berkaos Loreng Tewas Dalam Kamarnya, di Lokasi Ditemukan Bong

Seorang pria paruh baya yang mengenakan seragam loreng ditemukan tak bernyawa di kediamannya Jalan Sei Mencirim, Dusun 11 Desa Paya ...
Dicegat Polisi di Jalan Irian Desa Dagang Kerawan, Pemuda Ini Kedapatan Pegang Sabu
Metro 24 Jam - Jumat, 26 April 2019 - 20:24 WIB

Dicegat Polisi di Jalan Irian Desa Dagang Kerawan, Pemuda Ini Kedapatan Pegang Sabu

Personel Unit Reskrim Polsek Tanjung Morawa meringkus seorang pemuda yang kedapatan memiliki sabu-sabu, di Jalan Irian, Dusun 4, Desa Dagang ...
Rokontruksi Pembunuhan Ngatiem, Pria Berkumis Coba Serang Pelaku
Metro 24 Jam - Jumat, 26 April 2019 - 20:10 WIB

Rokontruksi Pembunuhan Ngatiem, Pria Berkumis Coba Serang Pelaku

Polisi menggelar rekonstruksi pembunuhan korban Ngatiem alias Ati, di areal perkebunan kelapa sawit Afdeling III PTPN 4 Kebun Laras, Nagori ...
Kesal Sering Dicaci-maki, Karyawan Cuci Steam Nekat Bunuh Majikan
Metro 24 Jam - Jumat, 26 April 2019 - 19:28 WIB

Kesal Sering Dicaci-maki, Karyawan Cuci Steam Nekat Bunuh Majikan

Pelaku pembunuhan pengusaha cuci steam, Robby Diandra (39), yang ditemukan tewas diKapuk Kamal Raya Tegal alur, Kalideres Jakarta Barat, pada ...
Demi Nyabu, Motor Milik Keluarga Sendiri Disikat, Pemuda Ini Diantar Pemilik ke Kantor Polisi
Metro 24 Jam - Jumat, 26 April 2019 - 19:18 WIB

Demi Nyabu, Motor Milik Keluarga Sendiri Disikat, Pemuda Ini Diantar Pemilik ke Kantor Polisi

Gara-gara belajar nyabu, pekerjaan sebagai pedagang pakaian, akhirnya tak mencukupi untuk bagi Kevin Syah (19). Pemuda yang tinggal di Jalan ...
BNNP Gagalkan Peredaran Sabu Dalam Kemasan Milo dari Malaysia, Dikendalikan dari Lapas Tanjung Gusta
Metro 24 Jam - Jumat, 26 April 2019 - 18:55 WIB

BNNP Gagalkan Peredaran Sabu Dalam Kemasan Milo dari Malaysia, Dikendalikan dari Lapas Tanjung Gusta

Personel Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumut kembali berhasil menggagalkan upaya penyelundupan sabu-sabu asal Malaysia. Jaringan ini juga disebut dikendalikan ...
Loading...