Rabu, 19 Juni 2019 | 21.55 WIB
Metro24Jam>News>1 Orang Tewas Saat Bentrok Anggota OKP di Jalan Cemara, Begini Kata Warga dan Polisi

1 Orang Tewas Saat Bentrok Anggota OKP di Jalan Cemara, Begini Kata Warga dan Polisi

Minggu, 3 Februari 2019 - 07:11 WIB

IMG-66456

Kondisi korban di lokasi. (ist/metro24jam.com)

MEDAN, metro24jam.com – Dua kelompok OKP terlibat bentrok di kawasan Jalan Cemara, tepatnya di Jalan Keadilan, Lorong I, Timur, Kecamatan Percut Sei Tuan, Sabtu (2/2/2019) sekira pukul 18.00 Wib. Satu orang dilaporkan tewas dalam peristiwa tersebut.

Korban tewas diketahui bernama Jarisman Saragih (21), warga Dusun VIX Sinar Gunung, Kelurahan Pematang Johar, Kecamatan Medan Labuhan.

“Iya bang, anggota IPK yang tewas,” kata salah seorang warga di lokasi.

Informasi yang dihimpun metro24jam.com, bentrokan terjadi ketika beberapa anggota Ormas IPK melintas di Jalan Cemara lalu memasuki Jalan Keadilan usai mengikuti acara pelantikan Pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPK di Lapangan Gajah Mada, Jalan Krakatau, Medan Timur.

Usai acara, Jarisman hendak pulang mengendarai sepedamotor dari Jalan Krakatau melalui Jalan Cemara. Namun, begitu tiba di Jalan H Anif, Jarisman dan teman-temannya dihadang sekelompok orang yang diduga dari salah satu OKP lainnya.

Para penghadang merasa tak senang karena melihat sekelompok anggota Ormas IPK melintas mengendarai sepedamotor yang bersuara bising. Kabar lain mengatakan, salah satu dari kelompok anggota IPK itu sempat menyenggol papan bunga bertuliskan Grand Opening Pondok Cendana di Jalan Cemara.

“Katanya, karena geber suara kreta (motor) yang dikendarai orang itu (IPK). Ada lagi yang ku dengar, karena dari kelompok IPK sempat menyenggol papan bunga,” sebut warga.

Akibat penghadangan itu, pertikaian tak terhindarkan. Terjadi baku hantam antar kedua kelompok. Kelompok IPK yang kalah jumlah akhirnya kocar-kacir. Naas bagi Jarisman, dia tertangkap dan langsung dikeroyok hingga tewas.

“Infonya malah korban sudah dibawa dari Jalan H Anif ke Jalan Keadilan. Di situ dia dieksekusi. Kalau masalah nyenggol papan bunga, aku gak tau,” jelas warga lain.

Karena kondisi korban tak bergerak dengan luka parah di kepala dan tubuhnya, warga pun membawa akorban ke RS Mata Friska di Jalan Yossudarso/ Brayan Medan.

Kapolsek Percut Sei Tuan, Kompol Faidil Zikri saat dikonfirmasi membenarkan info bentrok antara OKP PP dan IPK yang menyebabkan salah seorang korban (kubu IPK) tewas.

“Ya, satu orang meninggal dunia,” akunya.

Terkait informasi yang beredar, bahwa korban mengalami luka tembak di dada, Kompol Faidil belum mau berkomentar.

“Saat ini korban 1 orang, mengenai luka, masih kita lidik,” tandasnya.

Polisi berjaga untuk mengantisipasi terjadinya bentrok susulan. (nst/metro24jam.com)

Sementara itu, Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Putu Yudha Prawira, saat dikonfirmasi di lokasi kejadian mengakui bahwa bentrok dipicu adanya konvoi ormas IPK.

“Satu orang korban dan sudah dibawa ke RS Marta Friska. Belum tau lagi kita, nanti dulu ya,” kata Putu saat mendampingi Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto, di salah satu gedung di kawasan Jalan Cemara.

Hingga malam tadi, personel dari Poldasu, Polrestabes Medan dan Polsek Percut masih bersiaga di beberapa titik di lokasi Jalan Cemara, Jalan Keadilan hingga lorong di kawasan Jalan Keadilan guna mengantisipasi adanya bentrok susulan.

Polisi juga masih terus mencari informasi dari warga dan para Ketua OKP guna mengetahui para pelaku pengeroyokan.

Sementara itu, beberapa jam bernegosiasi di beberapa gedung yang memiliki CCTV, Kombes Dadang keluar dan langsung bergegas ke dalam mobilnya sembari menghindari pertanyaan dari beberapa wartawan.

“Masih dalam lidik,” sebutnya singkat kepada wartawan yang mencecar pertanyaan.

Sementara itu, warga di lokasi terlihat memilih berdiam di dalam rumah masing-masing lantaran terdengar kabar adanya serangan balasan. (asn)


KOMENTAR ANDA
Loading...
Berita Terkini Lainnya
Berharap Dapat Upah Saat Antar 900 Gram Sabu, Pria Ini Rupanya Ditunggu Polisi
Metro 24 Jam - Rabu, 19 Juni 2019 - 21:43 WIB

Berharap Dapat Upah Saat Antar 900 Gram Sabu, Pria Ini Rupanya Ditunggu Polisi

Riki Pratama, warga Jalan Kepodang I Nomor 372, Perumnas Mandala, Kecamatan Percut Seituan, Deliserdang, hanya bisa pasrah saat dituntut Jaksa ...
Sengketa Pemilu Dapil 2 Deliserdang, Sidang Agenda Konklusi, Pelapor Optimis Menang
- Rabu, 19 Juni 2019 - 21:00 WIB

Sengketa Pemilu Dapil 2 Deliserdang, Sidang Agenda Konklusi, Pelapor Optimis Menang

Sidang Sengketa Pemilu dapil 2 Deliserdang kembali dilanjutkan dengan agenda konklusi (kesimpulan) di ruang sidang Kantor Bawaslu Deliserdang, Jalan Tanjung ...
Jurtul Togel Terima Dihukum 1 Tahun Penjara, “Saya Capek Sidang!”
Metro 24 Jam - Rabu, 19 Juni 2019 - 20:48 WIB

Jurtul Togel Terima Dihukum 1 Tahun Penjara, “Saya Capek Sidang!”

Juru tulis (jurtul) Togel, Syapril (34), langsung menerima putusan majelis hakim yang menjatuhkan hukuman 1 tahun pidana penjara kepada dirinya. ...
12 Pekan Setelah Digigit Anjing, Warga Nauli Baru Meninggal Dunia
Metro 24 Jam - Rabu, 19 Juni 2019 - 20:41 WIB

12 Pekan Setelah Digigit Anjing, Warga Nauli Baru Meninggal Dunia

Setelah selama 12 pekan berjuang melawan virus rabies, korban gigitan anjing Sarmati boru Purba (42), menghembuskan nafas terakhirnya di ruang ...
Didakwa Korupsi Pembangunan Tugu Mejuah-juah, Dirut CV Akonas Dituntut 1,5 Tahun
- Rabu, 19 Juni 2019 - 20:19 WIB

Didakwa Korupsi Pembangunan Tugu Mejuah-juah, Dirut CV Akonas Dituntut 1,5 Tahun

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Dapot Manurung dan Hendrianto menuntut Direktur Utama (Dirut) CV Askonas Konstruksi Utama, Roy Hefry Simorangkir (38) ...
Serang Terduga Pelaku Begal Adik Ipar, Warga Sei Semayang Tewas Tertikam
Metro 24 Jam - Rabu, 19 Juni 2019 - 18:43 WIB

Serang Terduga Pelaku Begal Adik Ipar, Warga Sei Semayang Tewas Tertikam

Sopian, warga Dusun I Aman Damai, Desa Sei Semayang, Kecamatan Sunggal, Deliserdang meregang nyawa di rumah sakit, Sabtu (15/6/2019) kemarin. ...
Loading...

Loading…