Senin, 18 Februari 2019 | 23.16 WIB
Metro24Jam>News>Metro 24 Jam>1 Orang Tewas Saat Bentrok Anggota OKP di Jalan Cemara, Begini Kata Warga dan Polisi

1 Orang Tewas Saat Bentrok Anggota OKP di Jalan Cemara, Begini Kata Warga dan Polisi

Minggu, 3 Februari 2019 - 07:11 WIB

IMG-66456

Kondisi korban di lokasi. (ist/metro24jam.com)

MEDAN, metro24jam.com – Dua kelompok OKP terlibat bentrok di kawasan Jalan Cemara, tepatnya di Jalan Keadilan, Lorong I, Timur, Kecamatan Percut Sei Tuan, Sabtu (2/2/2019) sekira pukul 18.00 Wib. Satu orang dilaporkan tewas dalam peristiwa tersebut.

Korban tewas diketahui bernama Jarisman Saragih (21), warga Dusun VIX Sinar Gunung, Kelurahan Pematang Johar, Kecamatan Medan Labuhan.

“Iya bang, anggota IPK yang tewas,” kata salah seorang warga di lokasi.

Informasi yang dihimpun metro24jam.com, bentrokan terjadi ketika beberapa anggota Ormas IPK melintas di Jalan Cemara lalu memasuki Jalan Keadilan usai mengikuti acara pelantikan Pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPK di Lapangan Gajah Mada, Jalan Krakatau, Medan Timur.

Usai acara, Jarisman hendak pulang mengendarai sepedamotor dari Jalan Krakatau melalui Jalan Cemara. Namun, begitu tiba di Jalan H Anif, Jarisman dan teman-temannya dihadang sekelompok orang yang diduga dari salah satu OKP lainnya.

Para penghadang merasa tak senang karena melihat sekelompok anggota Ormas IPK melintas mengendarai sepedamotor yang bersuara bising. Kabar lain mengatakan, salah satu dari kelompok anggota IPK itu sempat menyenggol papan bunga bertuliskan Grand Opening Pondok Cendana di Jalan Cemara.

“Katanya, karena geber suara kreta (motor) yang dikendarai orang itu (IPK). Ada lagi yang ku dengar, karena dari kelompok IPK sempat menyenggol papan bunga,” sebut warga.

Akibat penghadangan itu, pertikaian tak terhindarkan. Terjadi baku hantam antar kedua kelompok. Kelompok IPK yang kalah jumlah akhirnya kocar-kacir. Naas bagi Jarisman, dia tertangkap dan langsung dikeroyok hingga tewas.

“Infonya malah korban sudah dibawa dari Jalan H Anif ke Jalan Keadilan. Di situ dia dieksekusi. Kalau masalah nyenggol papan bunga, aku gak tau,” jelas warga lain.

Karena kondisi korban tak bergerak dengan luka parah di kepala dan tubuhnya, warga pun membawa akorban ke RS Mata Friska di Jalan Yossudarso/ Brayan Medan.

Kapolsek Percut Sei Tuan, Kompol Faidil Zikri saat dikonfirmasi membenarkan info bentrok antara OKP PP dan IPK yang menyebabkan salah seorang korban (kubu IPK) tewas.

“Ya, satu orang meninggal dunia,” akunya.

Terkait informasi yang beredar, bahwa korban mengalami luka tembak di dada, Kompol Faidil belum mau berkomentar.

“Saat ini korban 1 orang, mengenai luka, masih kita lidik,” tandasnya.

Polisi berjaga untuk mengantisipasi terjadinya bentrok susulan. (nst/metro24jam.com)

Sementara itu, Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Putu Yudha Prawira, saat dikonfirmasi di lokasi kejadian mengakui bahwa bentrok dipicu adanya konvoi ormas IPK.

“Satu orang korban dan sudah dibawa ke RS Marta Friska. Belum tau lagi kita, nanti dulu ya,” kata Putu saat mendampingi Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto, di salah satu gedung di kawasan Jalan Cemara.

Hingga malam tadi, personel dari Poldasu, Polrestabes Medan dan Polsek Percut masih bersiaga di beberapa titik di lokasi Jalan Cemara, Jalan Keadilan hingga lorong di kawasan Jalan Keadilan guna mengantisipasi adanya bentrok susulan.

Polisi juga masih terus mencari informasi dari warga dan para Ketua OKP guna mengetahui para pelaku pengeroyokan.

Sementara itu, beberapa jam bernegosiasi di beberapa gedung yang memiliki CCTV, Kombes Dadang keluar dan langsung bergegas ke dalam mobilnya sembari menghindari pertanyaan dari beberapa wartawan.

“Masih dalam lidik,” sebutnya singkat kepada wartawan yang mencecar pertanyaan.

Sementara itu, warga di lokasi terlihat memilih berdiam di dalam rumah masing-masing lantaran terdengar kabar adanya serangan balasan. (asn)


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Kasi PMD Akui Warga Desa Bantan Pertanyakan Masalah ADD, Tapi…
Metro 24 Jam - Senin, 18 Februari 2019 - 23:14 WIB

Kasi PMD Akui Warga Desa Bantan Pertanyakan Masalah ADD, Tapi…

Aparatur Desa Bantan, Kecamatan Cot Girek, Kabupaten Aceh Utara, meminta pihak kecamatan setempat dapat memberikan solusi atas permasalahan Anggaran Dana ...
Nekat Curi Ikan Gurami Pak Babinsa, Residivis Curanmor Kembali Masuk Sel
Metro 24 Jam - Senin, 18 Februari 2019 - 23:02 WIB

Nekat Curi Ikan Gurami Pak Babinsa, Residivis Curanmor Kembali Masuk Sel

Ada-ada saja ulah remaja satu ini. Seakan tak bosan hidup di penjara. Belum lama bebas dari hukuman setelah tertangkap mencuri ...
Dua Ahli Waris Gampong di Aceh Utara Terima Santunan Klaim BPJS
Metro 24 Jam - Senin, 18 Februari 2019 - 22:10 WIB

Dua Ahli Waris Gampong di Aceh Utara Terima Santunan Klaim BPJS

Bupati Aceh Utara, H Muhammad Thaib (Cek Mad) secara simbolis menyerahkan klaim Santunan BPJS Ketenagakerjaan kepada ahli waris dua orang ...
Bupati Aceh Utara Resmikan Pabrik CPO Milik Investor Sumut
Metro 24 Jam - Senin, 18 Februari 2019 - 21:56 WIB

Bupati Aceh Utara Resmikan Pabrik CPO Milik Investor Sumut

Pabrik Kelapa Sawit (PKS) yang memproduksi minyak Crude Palm Oil (CPO) dengan kapasitas 30 ton per jam, diresmikan Bupati Aceh ...
Personel BNN Amankan Seorang Oknum TNI di Sergai, BB Ribuan Butir Ekstasi
Metro 24 Jam - Senin, 18 Februari 2019 - 21:48 WIB

Personel BNN Amankan Seorang Oknum TNI di Sergai, BB Ribuan Butir Ekstasi

Tim gabungan dari Badan Narkotika Nasional (BNN) RI dan Polisi Militer dilaporkan berhasil menangkap seorang oknum anggota TNI berinisial SM ...
Polres Simalungun Ringkus 17 Penjudi
Metro 24 Jam - Senin, 18 Februari 2019 - 20:15 WIB

Polres Simalungun Ringkus 17 Penjudi

Jajaran Polres Simalungun berhasil meringkus 17 penjudi berbagai jenis permainan dari sejumlah lokasi berbeda, Kamis (15/2/2019). Informasi yang dihimpun metro24jam.com, ...
bupati serdang bedagai
Loading...