Selasa, 17 September 2019 | 05.07 WIB
Metro24Jam>News>Miris! Orangtua Cari Nafkah di Negeri Jiran, Gadis 15 Tahun Jadi Budak Nafsu Kakek Sendiri

Miris! Orangtua Cari Nafkah di Negeri Jiran, Gadis 15 Tahun Jadi Budak Nafsu Kakek Sendiri

Jumat, 1 Februari 2019 - 08:59 WIB

IMG-66387

Butet saat ditemui di Mapolrestabes Medan (Nst/metro24jam.com)

MEDAN, metro24jam.com – Diharap menjadi pelindung, seorang pria malah jadi pagar makan tanaman. Begitulah kisah yang dialami seorang siswi Tsanawiyah di Medan–sebut saja namanya Butet.

Ketika orangtua Butet pergi merantau mencari nafkah di Negeri Jiran, gadis 15 tahun itu malah menjadi budak nafsu pria yang tak lain adalah paman dari orangtuanya atau kakek sendiri.

Tiga pekan menjadi mainan pemuas nafsu sang kakek, Butet akhirnya tak tahan dan mengadukan semua kejadian yang dialami kepada tantenya. Peristiwa itu pun dilaporkan ke Mapolrestabes Medan, Rabu (30/1/2019) kemarin.

Ditemui di Mapolrestabes Medan, Kamis (31/1/2019) sore, seusai Butet menjalani pemeriksaan lanjutan, salah seorang keluarga, mengatakan, keponakannya itu telah menjadi budak nafsu sang kakek sejak Desember tahun lalu.

Bagai bocah dapat mainan baru, perbuatan sang kakek durjana tersebut dilakan seperti makan obat. Setidaknya 2 kali sehari dia menggauli cucunya itu.

Kisah pilu tersebut berawal ketika Butet–yang sejak kecil tingal bersama tantenya, KS (45) di seputaran Taman Makam Pahlawan Belawan–dititipkan kepada kakek kandungnya AS (60), di seputaran Jalan KL Yos Sudarso, Kecamatan Medan Barat.

Sepekan tinggal di sana, Butet ternyata tak pergi ke sekolah. Melihat itu, AS pun berdiskusi dengan adiknya RZ yang tinggal tak begitu jauh dari kediamannya. AS merasa bertanggungjawab atas pendidikan cucunya itu karena orangtua Butet saat ini bekerja di Malaysia.

Singkat cerita, RZ kemudian setuju membiayai sekolah Butet dan mengajaknya tinggal di kediamannya. Di situlah petaka tersebut terjadi.

Bantuan RZ ternyata ibarat kata pepatah, ‘Ada udang di balik batu, Kalau tidak ada berada, mana mungkin tempua bersarang rendah. Ternyata, RZ tak tahan melihat kemolekan tubuh Butet yang mulai tumbuh dewasa.

“Pertama kali dia (Butet) dicabuli, Sabtu (22/12/2018) lalu yang lalu. Pengakuan dia sekira pukul 06.00 Wib. Waktu itu keponakan saya ini sedang tidur di kamarnya,” beber KS tante Butet, yang saat itu didampingi AS, uwak Butet, JL (38) dan HR, serta bibinya, FR (32).

Saat itulah RZ masuk ke kamar Butet dan begitu gadis tersebut tersadar, sang kakek sudah berada di atas tempat tidur.

RZ kemudian membuka paksa seluruh pakaian Butet lalu menggagahinya. Puas melampiaskan nafsunya, RZ kemudian mengancam akan mencekik cucunya itu jika berani menceritakan perbuatan itu kepada orang lain.

Dari situ, RZ kemudian ketagihan. Setiap ada kesempatan ketika tidak ada orang lain sang kakek pasti memaksa Butet melayani nafsu bejatnya. Tak jarang, RZ memaksa agar Butet melayaninya dua kali dalam sehari.

Akhirnya, Butet tak tak dengan perilaku kakeknya itu. Dia pun mengirimkan pesan singkat kepada tantenya KS, minta dinjemput karena sudah tak betah tinggal bersama RZ.

Curiga dengan permintaan keponakannya, KS kemudian bertanya kenapa gadis itu minta dijemput. Tapi, saat itu Butet tak bersedia memberi alasan.

Singkat cerita, Senin (14/1/2019) malam, KS didampingi keluarga besarnya kemudian menjemput Butet. Gadis itu pun dibawa ke rumah sang tante di Hamparan Perak.

Setelah dibujuk di sana, Butet akhir bersedia menceritakan kejadian yang dialaminya selama 3 pekan terakhir.

Seluruh anggota keluarga yang mendengar cerita Butet pun tersentak bagai disambar petir di siang bolong. Mereka tak menyangka kalau RZ tega memperkosa cucunya sendiri.

Setelah berembuk selama 2 pekan, Rabu (30/1/2019) sore sekira pukul 17.50 Wib, pihak keluarga resmi melaporkan perbuatan RZ ke Polrestabes Medan.

Gara-gara perbuatan RZ, Butet juga trauma dan tak mau lagi bersekolah di kawasan Jalan Yos Sudarso.

KS berharap pihak kepolisian bisa segera menindaklanjuti laporan. “Kita harapkan ada kelanjutan untuk menangkap pelaku yang tinggal di kawasan Jalan Yos Sudarso Medan,” tutur KS.

Menurut KS, ada dugaan bahwa RZ mencoba kabur kabur dari kawasan Jalan Yos Sudarso setelah mengetahui mereka membuat pengaduan kepada Polrestabes Medan.

Karena itu, mewakili orangtua korban, KS meminta Kapolrestabes Medan segera memproses kasus tersebut.

“Kalau tidak, sebelum dia kabur, kami terpaksa akan menggiringnya ke Polrestabes Medan,” tandasnya.

Terpisah, Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dadang Hartanto, ketika dikonfirmasi mengaku sudah melihat laporan keluarga korban nomor: STTPL/235/ K/I/2019/SPKT Restabes Medan, tanggal 30 Januari 2019.

“Kita tidak tinggal diam, segera penyidiknya akan menggiring pelaku yang sudah membuat resah di kawasan Jalan Yos Sudarso Medan. Semua laporan yang ada di Polrestabes Medan akan diproses secepatnya,” katanya. (vin)


KOMENTAR ANDA
Loading...
Berita Terkini Lainnya
Keroyok Polisi Saat Grebek Narkoba di Desa Nenas Siam, 3 Provokator Diringkus
Metro 24 Jam - Senin, 16 September 2019 - 21:20 WIB

Keroyok Polisi Saat Grebek Narkoba di Desa Nenas Siam, 3 Provokator Diringkus

Personel Sat Reskrim Polres Batubara meringkus 3 pria yang diduga merupakan otak pengeroyokan terhadap 7 personel Polsek Medang Deras di ...
Permisi Pergi Kerja, Rupanya Janji Sama Supir Angkot, Remaja 19 Tahun Diciduk di Kamar Hotel
Metro 24 Jam - Senin, 16 September 2019 - 20:02 WIB

Permisi Pergi Kerja, Rupanya Janji Sama Supir Angkot, Remaja 19 Tahun Diciduk di Kamar Hotel

Terbuai dengan iming-iming ongkos gratis dan rayuan duda ayah 2 anak, Mawar (19)--sebut saja namanya begitu--akhirnya rela diajak bermesum ria. ...
Pemkab Labuhanbatu Berperan Aktif Dukung <i>Basic Trauma Live Support</i>
Metro 24 Jam - Senin, 16 September 2019 - 18:09 WIB

Pemkab Labuhanbatu Berperan Aktif Dukung Basic Trauma Live Support

Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu, melalui salah satu putera terbaiknya, berperan aktif dalam Basic Trauma Live Support (BTCLS), yang digelar Dewan Pimpinan ...
Diduga Rugikan Negara Miliaran Rupiah, Kejari Didesak Usut Mafia Izin Tower di Deliserdang
Metro 24 Jam - Senin, 16 September 2019 - 17:55 WIB

Diduga Rugikan Negara Miliaran Rupiah, Kejari Didesak Usut Mafia Izin Tower di Deliserdang

Massa Forum Anti Korupsi (Forak) kembali berunjukrasa ke kantor bupati dan DPRD Deliserdang, Senin (16/8/2019) sekira pukul 12.00 Wib. Massa ...
Pulang Beli Sabu Anak Jalan Asrama-Martoba Ini Dicegat Polisi, Terpaksa Menghayal di Sel!
Metro 24 Jam - Senin, 16 September 2019 - 16:10 WIB

Pulang Beli Sabu Anak Jalan Asrama-Martoba Ini Dicegat Polisi, Terpaksa Menghayal di Sel!

Rencana Mhd Meizar Suhada Siregar 'fly' dan berhalusinasi memakai sabu buyar seketika. Dia dicegat Tim Opsnal Satres Narkoba Polres Pematangsiantar, ...
DPC PPP Asahan Buka Penjaringan Balon Bupati, Nurhajizah Marpaung Pendaftar Pertama
Metro 24 Jam - Senin, 16 September 2019 - 15:17 WIB

DPC PPP Asahan Buka Penjaringan Balon Bupati, Nurhajizah Marpaung Pendaftar Pertama

Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Asahan mulai membuka penndaftaran penjaringan bakal calon bupati dan wakil bupati untuk ...
Loading...
Kapolres Siantar

Loading…