Rabu, 23 Januari 2019 | 00.33 WIB
Metro24Jam>News>Metro 24 Jam>Jual Satwa Langka Lewat Facebook, Warga Hamparan Perak Ditangkap Polisi

Jual Satwa Langka Lewat Facebook, Warga Hamparan Perak Ditangkap Polisi

Jumat, 11 Januari 2019 - 16:04 WIB

IMG-65557

Kombes Pol Rony Samtama saat memberikan keterangan di Mapolda Sumatera Utara, Jumat (11/1/2019). (Lana/metro24jam.com)

MEDAN, metro24jam.com – Tim Subdit Tipiter Direktorat Kriminal Khusus Polda Sumatera Utara berhasil mengamankan seorang pria yang melakukan penjualan satwa langka, di Dusun III, Desa Paluh Manan, Kecamatan Hamparan Perak, Deliserdang, Rabu (8/1/2019) malam sekira pukul 21.30 Wib.

Dirkrimsus Polda Sumut, Kombes Pol Rony Santama, dalam konferensi pers di Mapoldasu, Jum’at (11/1/2019) mengatakan, tersangka yang diamankan adalah Arbain (25), warga Dusun III, Desa Paluh Manan, Kecamatan Hamparan Perak, Deliserdang.

Polisi berhasil mengungkap kasus tersebut setelah menyamar sebagai pembeli (undercover buy).

Dari pengungkapan tersebut, polisi yang saat itu didampingi Balai KSDA berhasil mengamankan barang bukti berupa 3 ekor anak Elang Brontok (Nisaetus Cirrhatus), 3 ekor anak kucing akar/kucing tandang (Prionailurus Bengalensis), 3 (tiga) ekor anak lutung emas/lutung budeng (Trachypithecus Auratus).

Keberhasilan pengungkapan itu berawal dari informasi yang diterima pihak kepolisian, bahwa ada seorang pria melakukan penjualan satwa langka yang dilindungi undang-undang melalui akun Facebook Keyla Safitrie.

Selanjutnya, polisi melakukan penyamaran dan melakukan kontak dengan akun palsu tersebut.

“Tim Subdit IV Ditreskrimsus Polda Sumut didampingi pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) melakukan penyamaran dan membuat janji dengan Sdra Arbain, yang dikenal melalui akun Facebook palsu dengan nama Keyla Safitrie untuk melakukan transaksi pembelian lutung emas/lutung budeng,” jelas Rony kepada wartawan.

Selanjutnya, dalam transaksi itu tim kemudian langsung mengamankan Arbain dan 3 ekor anak lutung emas/lutung budeng.

Satwa langka yang berhasil diamankan. (Lana/metro24jam.com)

Petugas kemudian melakukan pengembangan ke rumah Arbain di Dusun III, Desa Paluh Manan, Kecamatan Hamparan Perak, Deliserdang, didampingi Kepala Dusun III, Hapipuddin.

Di sana, petugas kembali menemukan satwa langka lainnya yakni 3 ekor anak Elang Brontok (Nisaetus Cirrhatus) dan 1 (satu) ekor anak kucing akar.

“Tersangka telah melakukan kegiatan jual-beli (satwa) lebih kurang selama 6 bulan melalui media sosial Facebook,” imbuh Rony.

Hasil pemeriksaan polisi, untuk setiap anak elang brontok Arbain membeli seharga Rp70 ribu dari nelayan dan kemudian menjualnya seharga Rp200.000-300.000 ke pasaran.

Sedangkan untuk anak lutung emas, dia membelinya seharga Rp50.000 dan menjualnya kembali di kisaran Rp250.000-350.000

“Anak kucing akar dibeli Rp25.000 dan dijual kembali seharga Rp250.000 hingga Rp400.000. Harga bervariasi tergantung usia dan jenis satwa. Sampai saat ini tersangka mengaku sudah menjual total 26 satwa,” beber Kombes Rony.

Akibat perbuatannya, tersangka dijerat pasal 21 ayat (2) huruf a jo pasal 40 ayat (2) undang-undang RI No. 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.

“Terhadap satwa yang diamankan, saat ini diserahkan kepada pihak BKSDA Provinsi Sumut untuk dibawa ke Taman Wisata Sibolangit untuk penanganan lebih lanjut,” tutup Kombes Pol Rony Samtama.

Sementara itu, kepala BKSDA Sumut Hotmauli Sianturi menambahkan, tindakan tersangka Arbain memperjualbelikan satwa yang dilindungi jelas melanggar undang-undang.

“Kami akan melakukan pengembangan lebih lanjut, diduga masih ada pelaku-pelaku lain lagi apa lagi ini kan terang-terangan di jual di Sosmed (Facebook),” jelasnya di halaman kantor Dir Krimsus Polda Sumut seusai press release. (Lana)


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Bupati Aceh Selatan Mutasi 137 Pejabat Eselon III dan IV
Metro 24 Jam - Selasa, 22 Januari 2019 - 22:16 WIB

Bupati Aceh Selatan Mutasi 137 Pejabat Eselon III dan IV

Bupati Aceh Selatan, Azwir SSos, melantik dan memutasikan 137 pejabat, Selasa (22/01/2019). Dari jumlah tersebut, 59 di antaranya merupakan pejabat ...
Satlantas Polrestabes Medan dan Unit Lantas Polsek Sunggal Gelar ‘Simon Mapan’ di Desa Lalang
Metro 24 Jam - Selasa, 22 Januari 2019 - 22:07 WIB

Satlantas Polrestabes Medan dan Unit Lantas Polsek Sunggal Gelar ‘Simon Mapan’ di Desa Lalang

Personel Unit lantas Polsek Sunggal bekerja sama dengan Satlantas Polrestabes Medan, mendatangi masyarakat yang bermukim di Desa Lalang, Kecamatan Sunggal, ...
Dibuka Wakil Bupati, Muzakarah Ulama di Lhoksukon Berjalan Lancar
Metro 24 Jam - Selasa, 22 Januari 2019 - 21:59 WIB

Dibuka Wakil Bupati, Muzakarah Ulama di Lhoksukon Berjalan Lancar

Muzakarah Ulama ke-2 yang dilaksanakan di kompleks pengajian Dayah Budi Nurussalam Desa Geulumpang KM 10, Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara, berjalan ...
Oknum PNS Terjaring OTT Jumat Lalu, Tim Polda Sumut Geledah Kantor Walikota Binjai
Metro 24 Jam - Selasa, 22 Januari 2019 - 20:52 WIB

Oknum PNS Terjaring OTT Jumat Lalu, Tim Polda Sumut Geledah Kantor Walikota Binjai

Personel Subdit 1 Direktorat Kriminal Umum (Ditkrimum) Polda Sumut, menggeledah kantor Walikota Binjai di Jalan Sudirman, Binjai Kota, Selasa (22/1/2019) ...
Dering HP Terdengar dari Balik Celana Dalamnya, Anak Muda Ini Babak-belur Dihakimi Massa
Metro 24 Jam - Selasa, 22 Januari 2019 - 20:38 WIB

Dering HP Terdengar dari Balik Celana Dalamnya, Anak Muda Ini Babak-belur Dihakimi Massa

Sudah pernah dipenjara lantaran mencuri ternyata tak membuat Endriko Riki Simanjuntak alias Kucing tobat dan tetap mengulangi perbuatannya. Dengan modus ...
Kodim 0204/DS, BNNK, Polres dan Pemkab Deliserdang Rapat Program Desa Bersinar
Metro 24 Jam - Selasa, 22 Januari 2019 - 20:10 WIB

Kodim 0204/DS, BNNK, Polres dan Pemkab Deliserdang Rapat Program Desa Bersinar

Kodim 0204/DS bersama BNNK, Polres dan Pemkab Deliserdang melaksanakan rapat persiapan Program Desa Bersih Narkoba (Bersinar), bertempat di Ruang Data ...
bupati serdang bedagai
Loading...