Rabu, 20 Maret 2019 | 10.44 WIB
Metro24Jam>News>Metro 24 Jam>Jual Satwa Langka Lewat Facebook, Warga Hamparan Perak Ditangkap Polisi

Jual Satwa Langka Lewat Facebook, Warga Hamparan Perak Ditangkap Polisi

Jumat, 11 Januari 2019 - 16:04 WIB

IMG-65557

Kombes Pol Rony Samtama saat memberikan keterangan di Mapolda Sumatera Utara, Jumat (11/1/2019). (Lana/metro24jam.com)

MEDAN, metro24jam.com – Tim Subdit Tipiter Direktorat Kriminal Khusus Polda Sumatera Utara berhasil mengamankan seorang pria yang melakukan penjualan satwa langka, di Dusun III, Desa Paluh Manan, Kecamatan Hamparan Perak, Deliserdang, Rabu (8/1/2019) malam sekira pukul 21.30 Wib.

Dirkrimsus Polda Sumut, Kombes Pol Rony Santama, dalam konferensi pers di Mapoldasu, Jum’at (11/1/2019) mengatakan, tersangka yang diamankan adalah Arbain (25), warga Dusun III, Desa Paluh Manan, Kecamatan Hamparan Perak, Deliserdang.

Polisi berhasil mengungkap kasus tersebut setelah menyamar sebagai pembeli (undercover buy).

Dari pengungkapan tersebut, polisi yang saat itu didampingi Balai KSDA berhasil mengamankan barang bukti berupa 3 ekor anak Elang Brontok (Nisaetus Cirrhatus), 3 ekor anak kucing akar/kucing tandang (Prionailurus Bengalensis), 3 (tiga) ekor anak lutung emas/lutung budeng (Trachypithecus Auratus).

Keberhasilan pengungkapan itu berawal dari informasi yang diterima pihak kepolisian, bahwa ada seorang pria melakukan penjualan satwa langka yang dilindungi undang-undang melalui akun Facebook Keyla Safitrie.

Selanjutnya, polisi melakukan penyamaran dan melakukan kontak dengan akun palsu tersebut.

“Tim Subdit IV Ditreskrimsus Polda Sumut didampingi pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) melakukan penyamaran dan membuat janji dengan Sdra Arbain, yang dikenal melalui akun Facebook palsu dengan nama Keyla Safitrie untuk melakukan transaksi pembelian lutung emas/lutung budeng,” jelas Rony kepada wartawan.

Selanjutnya, dalam transaksi itu tim kemudian langsung mengamankan Arbain dan 3 ekor anak lutung emas/lutung budeng.

Satwa langka yang berhasil diamankan. (Lana/metro24jam.com)

Petugas kemudian melakukan pengembangan ke rumah Arbain di Dusun III, Desa Paluh Manan, Kecamatan Hamparan Perak, Deliserdang, didampingi Kepala Dusun III, Hapipuddin.

Di sana, petugas kembali menemukan satwa langka lainnya yakni 3 ekor anak Elang Brontok (Nisaetus Cirrhatus) dan 1 (satu) ekor anak kucing akar.

“Tersangka telah melakukan kegiatan jual-beli (satwa) lebih kurang selama 6 bulan melalui media sosial Facebook,” imbuh Rony.

Hasil pemeriksaan polisi, untuk setiap anak elang brontok Arbain membeli seharga Rp70 ribu dari nelayan dan kemudian menjualnya seharga Rp200.000-300.000 ke pasaran.

Sedangkan untuk anak lutung emas, dia membelinya seharga Rp50.000 dan menjualnya kembali di kisaran Rp250.000-350.000

“Anak kucing akar dibeli Rp25.000 dan dijual kembali seharga Rp250.000 hingga Rp400.000. Harga bervariasi tergantung usia dan jenis satwa. Sampai saat ini tersangka mengaku sudah menjual total 26 satwa,” beber Kombes Rony.

Akibat perbuatannya, tersangka dijerat pasal 21 ayat (2) huruf a jo pasal 40 ayat (2) undang-undang RI No. 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.

“Terhadap satwa yang diamankan, saat ini diserahkan kepada pihak BKSDA Provinsi Sumut untuk dibawa ke Taman Wisata Sibolangit untuk penanganan lebih lanjut,” tutup Kombes Pol Rony Samtama.

Sementara itu, kepala BKSDA Sumut Hotmauli Sianturi menambahkan, tindakan tersangka Arbain memperjualbelikan satwa yang dilindungi jelas melanggar undang-undang.

“Kami akan melakukan pengembangan lebih lanjut, diduga masih ada pelaku-pelaku lain lagi apa lagi ini kan terang-terangan di jual di Sosmed (Facebook),” jelasnya di halaman kantor Dir Krimsus Polda Sumut seusai press release. (Lana)


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Dua Tahun Menghilang, 3 Pelaku Pencurian Rp200 Juta Ditangkap Polisi
Metro 24 Jam - Rabu, 20 Maret 2019 - 09:59 WIB

Dua Tahun Menghilang, 3 Pelaku Pencurian Rp200 Juta Ditangkap Polisi

Personel Unit Reskrim Polsek Saribudolok, berhasil mengungkap kelompok pembongkar rumah (pencurian dengan pemberatan--Curat), yang sudah bertahun-tahun malang-melintang melakukan pencurian di ...
Naik Honda Verza Tabrak Suzuki Carry, BHL PT Brigestone Meregang Nyawa
Metro 24 Jam - Rabu, 20 Maret 2019 - 09:36 WIB

Naik Honda Verza Tabrak Suzuki Carry, BHL PT Brigestone Meregang Nyawa

Pengendara sepedamotor Honda Verza, BK 5534 TBG, meregang nyawa di lokasi kejadian usai bertabrakan mobil Suzuki Carry, BK 458 TG ...
Jual Sepedamotor Adik Mertua, Lari ke Sidimpuan, Pria Asal Tebing Tinggi Ini Menginap di Sel Polisi
Metro 24 Jam - Rabu, 20 Maret 2019 - 08:45 WIB

Jual Sepedamotor Adik Mertua, Lari ke Sidimpuan, Pria Asal Tebing Tinggi Ini Menginap di Sel Polisi

Anggi Marito, warga asal Kota Tebing Tinggi ini terpaksa berurusan dengan polisi. Kelakuannya disebut sudah menjengkelkan keluarga dari pihak istri. ...
Menyaru Jadi Pembeli, Unit Reskrim Polsek Medan Baru Ringkus 2 Pengedar 15 Kg Ganja
Metro 24 Jam - Rabu, 20 Maret 2019 - 08:26 WIB

Menyaru Jadi Pembeli, Unit Reskrim Polsek Medan Baru Ringkus 2 Pengedar 15 Kg Ganja

Personel Unit Reskrim Polsek Medan Baru berhasil menggagalkan peredaran 15 kilogram ganja dan meringkus 2 pengedarnya di kawasan Pekuburan Muslim, ...
UMA Sosialisasi Model Konseling Creative Art  di Desa SM Diski, Ajari Warga Hadapi Stres
Metro 24 Jam - Rabu, 20 Maret 2019 - 08:14 WIB

UMA Sosialisasi Model Konseling Creative Art di Desa SM Diski, Ajari Warga Hadapi Stres

Ibu-ibu rumah tangga warga Desa Sumber Melati Diski, mengikuti sosialisasi dan pelatihan model konseling Creative Art yang diselenggarakan Universitas Medan ...
Beli Sabu dari Tanjungbalai, Warga Buntu Pane Ini Ditangkap di Penginapan Ivan Kisaran
Metro 24 Jam - Rabu, 20 Maret 2019 - 07:46 WIB

Beli Sabu dari Tanjungbalai, Warga Buntu Pane Ini Ditangkap di Penginapan Ivan Kisaran

Satuan Reserse Narkoba Polres Asahan meringkus seorang terduga pengedar sabu-sabu di Penginapan Ivan, Jalan Panglima Polem, Kelurahan Tebing Kisaran, Kecamatan ...
Loading...