Rabu, 20 Maret 2019 | 10.28 WIB
Metro24Jam>News>Metro 24 Jam>Tarif Mirip di Mal dan Plaza, Anggota Dewan Kritik Parkir Otomatis di RSUD Deliserdang

Tarif Mirip di Mal dan Plaza, Anggota Dewan Kritik Parkir Otomatis di RSUD Deliserdang

Kamis, 10 Januari 2019 - 21:03 WIB

IMG-65540

Pintu parkir otomatis di RSUD Deliserdang. (Fani Ardana/metro24jam.com)

LUBUKPAKAM, metro24jam.com – Pengunjung dan keluarga pasien yang dirawat di RSUD Deliserdang merasa keberatan dengan keberadaan parkir otomatis yang sekarang diberlakukan di rumah sakit milik pemerintah itu.

Pasalnya, keluarga yang menjaga pasien rawat inap dan harus bolak-balik keluar masuk rumah sakit terpaksa mengeluarkan biaya yang tak sedikit. Untuk sepedamotor, pihak pengelola kini mematok harga Rp3.000, sedangkan untuk mobil Rp5.000.

Tarif parkir yang diterapkan di rumah sakit plat merah ini kini sudah menyamai biaya parkir di mal-mal, plaza, maupun hotel. Padahal, tarif parkir umum resmi yang ditetapkan oleh Pemkab Deliserdang adalah Rp1000 untuk sepedamotor dan Rp2000 untuk mobil.

Anggota DPRD Deliserdang Bayu Sumantri Agung mengkritik parkir di RSUD Deliserdang yang kini dipasang parkir otomatis atau sering disebut Barrier Gate (mesin palang otomatis).

“Belum cocok parkir otomatis itu di pasang di RSUD Deliserdang. Ini kan membuat keluarga pasien yang hendak pergi bolak-balik ke rumah sakit rugi banyak. Misalnya mereka mau beli obat atau mengambil kebutuhan pasien di luar, tentunya keluarga pasien akan kena biaya parkir yang banyak,” kata Bayu kepada metro24jam.com di Lubukpakam, Kamis (10/1/2019).

Menurut dia, selain tingginya biaya, keberadaan parkir otomatis itu juga dikeluhkan karena membuat antrean panjang dari pintu masuk utama.

“Banyak laporan ke saya soal parkir ini. Ada yang kena melintas saja hanya beberapa menit sudah kena biaya parkir dan ada warga yang bolak-balik keluar kena biaya terus. Ini kan sudah tidak betul,” kesal Bayu.

Sekretaris Fraksi PAN DPRD Deliserdang itu juga mempertanyakan, parkir otomatis di RSUD dari pihak ketiga (swasta) itu apakah sudah sesuai dengan aturan yang berlaku atau belum.

“Kami mempertanyakan, parkir itu milik siapa sebenarnya? Apakah milik swasta atau pemerintah? RSUD itu milik pemerintah dan semuanya biayanya dari APBD Deliserdang, seharusnya RSUD Deliserdang itu parkirnya tidak dibuat yang otomatis. Tapi parkir yang standar dengan keamanan yang terjamin sudah cukup,” ketus Bayu.

Ia menyebutkan, bahwa parkir otomatis itu biasanya dipakai di Bandara, mall, pabean, apartemen, hotel, pelabuhan dan pabrik maupun perumahan.

“Saya rasa di RSUD Deliserdang ini belum cocok menggunakan itu. Saya berharap RSUD harus kembali menggunakan parkir yang standar dengan keamanan yang terjamin sehingga memudahkan pengunjung RSUD Deliserdang,” tandas Bayu.

Terpisah, Direktur UPT RSUD Deliserdang dr Hanip Fahri saat dikonfirmasi metro24jam.com mengatakan, parkir otomatis tersebut merupakan kerjasama Dishub Deliserdang dengan pihak ketiga (swasta pemilik parkir,

“Dishub dengan pemilik parkir tersebut sudah kerjasama. Kalau kami nyediakan lokasi saja,” kata Hanif.

Namun, ketika disinggung adanya kelipatan biaya bila jika pengunjung melebihi batas waktu memakirkan kendaraannya, Hanip dengan tegas membantah. “Kalau ada, kasih tau saya!” tegasnya.

Terpisah, Kadishub Deliserdang Jannes Manurung membenarkan bahwa parkir otomatis di RSUD Deliserdang di bawah rekomendasi pihaknya.

“Ya benar, mereka parkir kerjasama dengan kita, dan mereka harus membayar retrubusi parkir ke Dishub Deliserdang,” kata Jannes.

Sementara itu Janter, kepala seksi yang mengurusi perpakiran di Dishub Deliserdang mengatakan, bahwa pihak pengelola di RSUD Deliserdang setiap bulannya wajib menyetor retribusi sebesar Rp4.000.000 ke Dishub Deliserdang. (fan)


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Dua Tahun Menghilang, 3 Pelaku Pencurian Rp200 Juta Ditangkap Polisi
Metro 24 Jam - Rabu, 20 Maret 2019 - 09:59 WIB

Dua Tahun Menghilang, 3 Pelaku Pencurian Rp200 Juta Ditangkap Polisi

Personel Unit Reskrim Polsek Saribudolok, berhasil mengungkap kelompok pembongkar rumah (pencurian dengan pemberatan--Curat), yang sudah bertahun-tahun malang-melintang melakukan pencurian di ...
Naik Honda Verza Tabrak Suzuki Carry, BHL PT Brigestone Meregang Nyawa
Metro 24 Jam - Rabu, 20 Maret 2019 - 09:36 WIB

Naik Honda Verza Tabrak Suzuki Carry, BHL PT Brigestone Meregang Nyawa

Pengendara sepedamotor Honda Verza, BK 5534 TBG, meregang nyawa di lokasi kejadian usai bertabrakan mobil Suzuki Carry, BK 458 TG ...
Jual Sepedamotor Adik Mertua, Lari ke Sidimpuan, Pria Asal Tebing Tinggi Ini Menginap di Sel Polisi
Metro 24 Jam - Rabu, 20 Maret 2019 - 08:45 WIB

Jual Sepedamotor Adik Mertua, Lari ke Sidimpuan, Pria Asal Tebing Tinggi Ini Menginap di Sel Polisi

Anggi Marito, warga asal Kota Tebing Tinggi ini terpaksa berurusan dengan polisi. Kelakuannya disebut sudah menjengkelkan keluarga dari pihak istri. ...
Menyaru Jadi Pembeli, Unit Reskrim Polsek Medan Baru Ringkus 2 Pengedar 15 Kg Ganja
Metro 24 Jam - Rabu, 20 Maret 2019 - 08:26 WIB

Menyaru Jadi Pembeli, Unit Reskrim Polsek Medan Baru Ringkus 2 Pengedar 15 Kg Ganja

Personel Unit Reskrim Polsek Medan Baru berhasil menggagalkan peredaran 15 kilogram ganja dan meringkus 2 pengedarnya di kawasan Pekuburan Muslim, ...
UMA Sosialisasi Model Konseling Creative Art  di Desa SM Diski, Ajari Warga Hadapi Stres
Metro 24 Jam - Rabu, 20 Maret 2019 - 08:14 WIB

UMA Sosialisasi Model Konseling Creative Art di Desa SM Diski, Ajari Warga Hadapi Stres

Ibu-ibu rumah tangga warga Desa Sumber Melati Diski, mengikuti sosialisasi dan pelatihan model konseling Creative Art yang diselenggarakan Universitas Medan ...
Beli Sabu dari Tanjungbalai, Warga Buntu Pane Ini Ditangkap di Penginapan Ivan Kisaran
Metro 24 Jam - Rabu, 20 Maret 2019 - 07:46 WIB

Beli Sabu dari Tanjungbalai, Warga Buntu Pane Ini Ditangkap di Penginapan Ivan Kisaran

Satuan Reserse Narkoba Polres Asahan meringkus seorang terduga pengedar sabu-sabu di Penginapan Ivan, Jalan Panglima Polem, Kelurahan Tebing Kisaran, Kecamatan ...
Loading...