Rabu, 19 Juni 2019 | 22.35 WIB
Metro24Jam>News>Tarif Mirip di Mal dan Plaza, Anggota Dewan Kritik Parkir Otomatis di RSUD Deliserdang

Tarif Mirip di Mal dan Plaza, Anggota Dewan Kritik Parkir Otomatis di RSUD Deliserdang

Kamis, 10 Januari 2019 - 21:03 WIB

IMG-65540

Pintu parkir otomatis di RSUD Deliserdang. (Fani Ardana/metro24jam.com)

LUBUKPAKAM, metro24jam.com – Pengunjung dan keluarga pasien yang dirawat di RSUD Deliserdang merasa keberatan dengan keberadaan parkir otomatis yang sekarang diberlakukan di rumah sakit milik pemerintah itu.

Pasalnya, keluarga yang menjaga pasien rawat inap dan harus bolak-balik keluar masuk rumah sakit terpaksa mengeluarkan biaya yang tak sedikit. Untuk sepedamotor, pihak pengelola kini mematok harga Rp3.000, sedangkan untuk mobil Rp5.000.

Tarif parkir yang diterapkan di rumah sakit plat merah ini kini sudah menyamai biaya parkir di mal-mal, plaza, maupun hotel. Padahal, tarif parkir umum resmi yang ditetapkan oleh Pemkab Deliserdang adalah Rp1000 untuk sepedamotor dan Rp2000 untuk mobil.

Anggota DPRD Deliserdang Bayu Sumantri Agung mengkritik parkir di RSUD Deliserdang yang kini dipasang parkir otomatis atau sering disebut Barrier Gate (mesin palang otomatis).

“Belum cocok parkir otomatis itu di pasang di RSUD Deliserdang. Ini kan membuat keluarga pasien yang hendak pergi bolak-balik ke rumah sakit rugi banyak. Misalnya mereka mau beli obat atau mengambil kebutuhan pasien di luar, tentunya keluarga pasien akan kena biaya parkir yang banyak,” kata Bayu kepada metro24jam.com di Lubukpakam, Kamis (10/1/2019).

Menurut dia, selain tingginya biaya, keberadaan parkir otomatis itu juga dikeluhkan karena membuat antrean panjang dari pintu masuk utama.

“Banyak laporan ke saya soal parkir ini. Ada yang kena melintas saja hanya beberapa menit sudah kena biaya parkir dan ada warga yang bolak-balik keluar kena biaya terus. Ini kan sudah tidak betul,” kesal Bayu.

Sekretaris Fraksi PAN DPRD Deliserdang itu juga mempertanyakan, parkir otomatis di RSUD dari pihak ketiga (swasta) itu apakah sudah sesuai dengan aturan yang berlaku atau belum.

“Kami mempertanyakan, parkir itu milik siapa sebenarnya? Apakah milik swasta atau pemerintah? RSUD itu milik pemerintah dan semuanya biayanya dari APBD Deliserdang, seharusnya RSUD Deliserdang itu parkirnya tidak dibuat yang otomatis. Tapi parkir yang standar dengan keamanan yang terjamin sudah cukup,” ketus Bayu.

Ia menyebutkan, bahwa parkir otomatis itu biasanya dipakai di Bandara, mall, pabean, apartemen, hotel, pelabuhan dan pabrik maupun perumahan.

“Saya rasa di RSUD Deliserdang ini belum cocok menggunakan itu. Saya berharap RSUD harus kembali menggunakan parkir yang standar dengan keamanan yang terjamin sehingga memudahkan pengunjung RSUD Deliserdang,” tandas Bayu.

Terpisah, Direktur UPT RSUD Deliserdang dr Hanip Fahri saat dikonfirmasi metro24jam.com mengatakan, parkir otomatis tersebut merupakan kerjasama Dishub Deliserdang dengan pihak ketiga (swasta pemilik parkir,

“Dishub dengan pemilik parkir tersebut sudah kerjasama. Kalau kami nyediakan lokasi saja,” kata Hanif.

Namun, ketika disinggung adanya kelipatan biaya bila jika pengunjung melebihi batas waktu memakirkan kendaraannya, Hanip dengan tegas membantah. “Kalau ada, kasih tau saya!” tegasnya.

Terpisah, Kadishub Deliserdang Jannes Manurung membenarkan bahwa parkir otomatis di RSUD Deliserdang di bawah rekomendasi pihaknya.

“Ya benar, mereka parkir kerjasama dengan kita, dan mereka harus membayar retrubusi parkir ke Dishub Deliserdang,” kata Jannes.

Sementara itu Janter, kepala seksi yang mengurusi perpakiran di Dishub Deliserdang mengatakan, bahwa pihak pengelola di RSUD Deliserdang setiap bulannya wajib menyetor retribusi sebesar Rp4.000.000 ke Dishub Deliserdang. (fan)


KOMENTAR ANDA
Loading...
Berita Terkini Lainnya
Bocah Kelas 6 SD Ditemukan Tak Bernyawa di Saluran Irigasi, TKP: Silakkidir
Metro 24 Jam - Rabu, 19 Juni 2019 - 22:09 WIB

Bocah Kelas 6 SD Ditemukan Tak Bernyawa di Saluran Irigasi, TKP: Silakkidir

Muhammad Iqbal Anshori (13),ditemukan tersangkut di saluran irigasi belakang rumahnya, di Nagori Silakkidir, Kecamatan Huta Bayu Raja, Simalungun, dalam kondisi ...
Berharap Dapat Upah Saat Antar 900 Gram Sabu, Pria Ini Rupanya Ditunggu Polisi
Metro 24 Jam - Rabu, 19 Juni 2019 - 21:43 WIB

Berharap Dapat Upah Saat Antar 900 Gram Sabu, Pria Ini Rupanya Ditunggu Polisi

Riki Pratama, warga Jalan Kepodang I Nomor 372, Perumnas Mandala, Kecamatan Percut Seituan, Deliserdang, hanya bisa pasrah saat dituntut Jaksa ...
Sengketa Pemilu Dapil 2 Deliserdang, Sidang Agenda Konklusi, Pelapor Optimis Menang
- Rabu, 19 Juni 2019 - 21:00 WIB

Sengketa Pemilu Dapil 2 Deliserdang, Sidang Agenda Konklusi, Pelapor Optimis Menang

Sidang Sengketa Pemilu dapil 2 Deliserdang kembali dilanjutkan dengan agenda konklusi (kesimpulan) di ruang sidang Kantor Bawaslu Deliserdang, Jalan Tanjung ...
Jurtul Togel Terima Dihukum 1 Tahun Penjara, “Saya Capek Sidang!”
Metro 24 Jam - Rabu, 19 Juni 2019 - 20:48 WIB

Jurtul Togel Terima Dihukum 1 Tahun Penjara, “Saya Capek Sidang!”

Juru tulis (jurtul) Togel, Syapril (34), langsung menerima putusan majelis hakim yang menjatuhkan hukuman 1 tahun pidana penjara kepada dirinya. ...
12 Pekan Setelah Digigit Anjing, Warga Nauli Baru Meninggal Dunia
Metro 24 Jam - Rabu, 19 Juni 2019 - 20:41 WIB

12 Pekan Setelah Digigit Anjing, Warga Nauli Baru Meninggal Dunia

Setelah selama 12 pekan berjuang melawan virus rabies, korban gigitan anjing Sarmati boru Purba (42), menghembuskan nafas terakhirnya di ruang ...
Didakwa Korupsi Pembangunan Tugu Mejuah-juah, Dirut CV Akonas Dituntut 1,5 Tahun
- Rabu, 19 Juni 2019 - 20:19 WIB

Didakwa Korupsi Pembangunan Tugu Mejuah-juah, Dirut CV Akonas Dituntut 1,5 Tahun

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Dapot Manurung dan Hendrianto menuntut Direktur Utama (Dirut) CV Askonas Konstruksi Utama, Roy Hefry Simorangkir (38) ...
Loading...

Loading…