Rabu, 19 Juni 2019 | 21.40 WIB
Metro24Jam>News>Mendahului dari Kiri, Oleng, Siswi SMA APP Martadinata Tewas Tergilas Truk

Mendahului dari Kiri, Oleng, Siswi SMA APP Martadinata Tewas Tergilas Truk

Kamis, 10 Januari 2019 - 03:18 WIB

IMG-65518

Jenazah Windy Laura di lokasi kecelakaan. Insert: Windy Laura semasa hidup. (ist/metro24jam.com)

MEDAN, metro24jam.com – Windy Laura (18), warga Jalan Pasar 2 Barat, Gang Rezeki, Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan, tewas seketika setelah tubuhnya tergilas truk barang di Jalan Veteran, Pasar 4, Dusun 5, Desa Helvetia Dekat Kantor Camat Labuhan Deli, Rabu (9/1/2019) sekira pukul 17.30 Wib.

Informasi yang dihimpun metro24jam.com, Rabu (9/1/2019) malam, siswi tersebut mengenakan seragam SMA APP/Martadinata saat kejadian.

Kapolsek Medan Labuhan, Kompol Rosyid Hartanto SIK, melalui Kanit Lantas Iptu AW Nasution dalam keterangannya menyebutkan, insiden maut berawal ketika Windy dalam perjalanan pulang dari sekolah mengendarai sepedamotor Yamaha Mio, BK 3738 AHS beriringan dengan truk barang, BK 9390 XB.

“Semula sebelum terjadi kecelakaan lalu lintas tersebut truck BK 9390 XB berjalan dari arah Medan menuju arah Marelan,” kata Nasution.

Tiba di lokasi kejadian, Windy kemudian berusaha mendahului truk tersebut dari sebelah kiri.

“Saat mendahului, pengemudi sepedamotor diduga kurang hati-hati dan kurang memperhatikan di depannya ada sepedamotor lain yang sedang berjalan dan tiba-tiba berbelok ke kiri,” lanjut Nasution.

Menghindari tabrakan dengan sepedamotor yang belum diketahui identitasnya itu, Windy diduga melakukan pengereman mendadak.

Saat mengerem itu, sepedamotor yang dikemudikan Windy oleng dan terjatuh. Naas, tubuh Windy terjatuh ke kanan, persis di kolong truk. Tak ayal, seketika itu juga dia tergilas ban truk dan tewas di lokasi. Sementara, sepedamotor yang dikemudikannya terjatuh ke arah kiri.

Insiden itu pun segera mengundang perhatian warga sekitar sehingga jalanan sempat macet. Polisi yang tiba di lokasi segera mengevakuasi jasad Windy ke RS Pirngadi Medan.

“Korban meninggal di TKP dengan kondisi kepala pecah dan dada remuk,” pungkas Nasution. (asp)


KOMENTAR ANDA
Loading...
Berita Terkini Lainnya
Sengketa Pemilu Dapil 2 Deliserdang, Sidang Agenda Konklusi, Pelapor Optimis Menang
- Rabu, 19 Juni 2019 - 21:00 WIB

Sengketa Pemilu Dapil 2 Deliserdang, Sidang Agenda Konklusi, Pelapor Optimis Menang

Sidang Sengketa Pemilu dapil 2 Deliserdang kembali dilanjutkan dengan agenda konklusi (kesimpulan) di ruang sidang Kantor Bawaslu Deliserdang, Jalan Tanjung ...
Jurtul Togel Terima Dihukum 1 Tahun Penjara, “Saya Capek Sidang!”
Metro 24 Jam - Rabu, 19 Juni 2019 - 20:48 WIB

Jurtul Togel Terima Dihukum 1 Tahun Penjara, “Saya Capek Sidang!”

Juru tulis (jurtul) Togel, Syapril (34), langsung menerima putusan majelis hakim yang menjatuhkan hukuman 1 tahun pidana penjara kepada dirinya. ...
12 Pekan Setelah Digigit Anjing, Warga Nauli Baru Meninggal Dunia
Metro 24 Jam - Rabu, 19 Juni 2019 - 20:41 WIB

12 Pekan Setelah Digigit Anjing, Warga Nauli Baru Meninggal Dunia

Setelah selama 12 pekan berjuang melawan virus rabies, korban gigitan anjing Sarmati boru Purba (42), menghembuskan nafas terakhirnya di ruang ...
Didakwa Korupsi Pembangunan Tugu Mejuah-juah, Dirut CV Akonas Dituntut 1,5 Tahun
- Rabu, 19 Juni 2019 - 20:19 WIB

Didakwa Korupsi Pembangunan Tugu Mejuah-juah, Dirut CV Akonas Dituntut 1,5 Tahun

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Dapot Manurung dan Hendrianto menuntut Direktur Utama (Dirut) CV Askonas Konstruksi Utama, Roy Hefry Simorangkir (38) ...
Serang Terduga Pelaku Begal Adik Ipar, Warga Sei Semayang Tewas Tertikam
Metro 24 Jam - Rabu, 19 Juni 2019 - 18:43 WIB

Serang Terduga Pelaku Begal Adik Ipar, Warga Sei Semayang Tewas Tertikam

Sopian, warga Dusun I Aman Damai, Desa Sei Semayang, Kecamatan Sunggal, Deliserdang meregang nyawa di rumah sakit, Sabtu (15/6/2019) kemarin. ...
Harga per Kg Hanya Rp700, Petani Sawit Batubara ‘Tercekik’
Metro 24 Jam - Rabu, 19 Juni 2019 - 17:51 WIB

Harga per Kg Hanya Rp700, Petani Sawit Batubara ‘Tercekik’

Para petani sawit di Kabupaten Batubara mengaku tercekik dalam beberapa bulan terakhir. Pasalnya, harga jual tandan buah sawit (TBS) terus ...
Loading...

Loading…