Rabu, 19 Juni 2019 | 22.15 WIB
Metro24Jam>News>2 Anggota Sindikat Pencurian Uang Modus Tukar Kartu ATM Diringkus Polisi

2 Anggota Sindikat Pencurian Uang Modus Tukar Kartu ATM Diringkus Polisi

Kamis, 10 Januari 2019 - 02:11 WIB

IMG-65513

Kapolsek Kompol Yasir Ahmadi saat memaparkan pengungkapan pencurian uang dengan modus menukar kartu ATM di Mapolsek Sunggal, Rabu (9/1/2019). (ist/metro24jam.com)

MEDAN, metro24jam.com – Berulangkali sukses melakukan aksi pencurian melalui mesin ATM, dua pria ini akhirnya bertekuk lutut setelah mendapat ‘hadiah’ timah panas di masing-masing kakinya.

Kapolsek Sunggal, Kompol Yasir Ahmadi mengatakan, Taufik Hidayat alias Dapit (31) dan Indra Widyanto Pratama Nasution (31), terpaksa ditembak petugas karena melakukan perlawanan dalam upaya melarikan diri saat pengembangan kasus.

Penangkapan keduanya berawal dari laporan Iyan Suhadi (28), warga Jalan Pungguk, Kelurahan Sei Sikambing B, Medan Sunggal, Kamis (27/12/2018) lalu.

Dalam laporannya, Iyan mengaku telah kehilangan uang sebanyak Rp12.799.000 dari rekening banknya.

Sebelum kehilangan tersebut Iyan menyuruh adiknya, Rezky Mulia (23), untuk mengambil sejumlah uang melalui mesin ATM Bank Mandiri di Jalan Sei Mencirim, Desa Paya Geli, Sunggal, Deliserdang, Rabu (26/12/2018).

Ketika berada di dalam booth ATM dan memasukkan kartunya, Rezky bingung karena kartu ATM milik abangnya itu tidak bisa dimasukkan, sehingga tak dapat digunakan. Setelah dicoba beberapa kali, namun tetap saja tak berhasil.

Pelaku berinisial R kemudian mendekati Rezky dan menawarkan bantuan. Usai berbincang dengan Rezky, R kemudian meminta kartu ATM yang dipegang korban untuk dicoba dimemasukkan ke dalam mesin ATM. Akhirnya Rezky berhasil memasukkan kartu ATM ke dalam mesin.

“Tanpa disadari korban, kartu itu ternyata sudah ditukar oleh R dengan warna yang serupa. Sementara kartu asli telah diberikan kepada Taufik lalu kemudian ditukarkan dengan kartu yang mirip,” ungkap Yasir di Mapolsek Sunggal, Rabu (9/1/2019).

Kemudian, R memasukkan kartu yang ada ditangannya ke dalam mesin dan berhasil. Pria itu kemudian pun meninggalkan Rezky.

Setelah kepergian R, Rezky kembali mencoba kartu ATM yang ada di tangannya, tetapi tetap saja tidak bisa digunakan.

Saat itulah Taufik masuk dan menawarkan bantuan. Dia meminta nomor PIN ATM dari Rezky. Karena merasa akan dibantu, Rezky kemudian menyebutkan nomor ATM nya pada Taufik.

Kemudian ATM coba kembali digunakan, ternyata tetap saja tidak berhasil. Selanjutnya, Taufik pun memberikan kartu ATM tersebut kepada Rezky dan kemudian pergi. Sementara itu R ternyata memberikan ATM korban pada Indra.

“Setelah mengetahui nomor PIN tersebut, Taufik langsung keluar dari gerai ATM meninggalkan korban, yang kemudian juga pulang ke rumahnya,” terang Yasir.

Sehari usai perstiwa tersebut, Iyan pun menerima laporan dari Bank Mandiri via SMS yang menyatakan bahwa uang di rekeningnya sudah berkurang hingga 12 juta.

“Merasa dirugikan, korban langsung membuat laporan ke kita (Polsek Sunggal). Selanjutnya kita lakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan pelaku. Untuk saat ini keduanya masih kita periksa dan mengejar rekannya yang masih buron,” jelas mantan Kapolsek Patumbak itu.

Dari para tersangka polisi mengamankan barang bukti berupa 1 buah topi hitam, 2 unit hp, 2 pisau cutter, 1 kotak tusuk gigi, 1 unit mobil Toyota Avanza BK 1144 EB, 20 buah kartu ATM dari berbagai macam bank, flashdisk berisi rekaman CCTV, 1 buku tabungan atas nama CV Karya Sejahtera.

“Dari pengakuan tersangka, mereka sudah beraksi sebanyak 8 kali dengan lokasi Medan-Binjai sejak Oktober hingga November. Kita akan berkordinasi dengan Polrestabes Medan maupun polsek lainnya guna mengetahui sepak terjang pelaku,” pungkas Yasir. (adi)


KOMENTAR ANDA
Loading...
Berita Terkini Lainnya
Bocah Kelas 6 SD Ditemukan Tak Bernyawa di Saluran Irigasi, TKP: Silakkidir
Metro 24 Jam - Rabu, 19 Juni 2019 - 22:09 WIB

Bocah Kelas 6 SD Ditemukan Tak Bernyawa di Saluran Irigasi, TKP: Silakkidir

Muhammad Iqbal Anshori (13),ditemukan tersangkut di saluran irigasi belakang rumahnya, di Nagori Silakkidir, Kecamatan Huta Bayu Raja, Simalungun, dalam kondisi ...
Berharap Dapat Upah Saat Antar 900 Gram Sabu, Pria Ini Rupanya Ditunggu Polisi
Metro 24 Jam - Rabu, 19 Juni 2019 - 21:43 WIB

Berharap Dapat Upah Saat Antar 900 Gram Sabu, Pria Ini Rupanya Ditunggu Polisi

Riki Pratama, warga Jalan Kepodang I Nomor 372, Perumnas Mandala, Kecamatan Percut Seituan, Deliserdang, hanya bisa pasrah saat dituntut Jaksa ...
Sengketa Pemilu Dapil 2 Deliserdang, Sidang Agenda Konklusi, Pelapor Optimis Menang
- Rabu, 19 Juni 2019 - 21:00 WIB

Sengketa Pemilu Dapil 2 Deliserdang, Sidang Agenda Konklusi, Pelapor Optimis Menang

Sidang Sengketa Pemilu dapil 2 Deliserdang kembali dilanjutkan dengan agenda konklusi (kesimpulan) di ruang sidang Kantor Bawaslu Deliserdang, Jalan Tanjung ...
Jurtul Togel Terima Dihukum 1 Tahun Penjara, “Saya Capek Sidang!”
Metro 24 Jam - Rabu, 19 Juni 2019 - 20:48 WIB

Jurtul Togel Terima Dihukum 1 Tahun Penjara, “Saya Capek Sidang!”

Juru tulis (jurtul) Togel, Syapril (34), langsung menerima putusan majelis hakim yang menjatuhkan hukuman 1 tahun pidana penjara kepada dirinya. ...
12 Pekan Setelah Digigit Anjing, Warga Nauli Baru Meninggal Dunia
Metro 24 Jam - Rabu, 19 Juni 2019 - 20:41 WIB

12 Pekan Setelah Digigit Anjing, Warga Nauli Baru Meninggal Dunia

Setelah selama 12 pekan berjuang melawan virus rabies, korban gigitan anjing Sarmati boru Purba (42), menghembuskan nafas terakhirnya di ruang ...
Didakwa Korupsi Pembangunan Tugu Mejuah-juah, Dirut CV Akonas Dituntut 1,5 Tahun
- Rabu, 19 Juni 2019 - 20:19 WIB

Didakwa Korupsi Pembangunan Tugu Mejuah-juah, Dirut CV Akonas Dituntut 1,5 Tahun

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Dapot Manurung dan Hendrianto menuntut Direktur Utama (Dirut) CV Askonas Konstruksi Utama, Roy Hefry Simorangkir (38) ...
Loading...

Loading…