Sabtu, 30 Mei 2020 | 15.27 WIB
Metro24Jam>News>Tewas di Hotel Central Kisaran, Aksi Bunuh dan Bunuh Diri? Ini Keterangan Polres Asahan

Tewas di Hotel Central Kisaran, Aksi Bunuh dan Bunuh Diri? Ini Keterangan Polres Asahan

Senin, 7 Januari 2019 - 21:24 WIB

IMG-65413

Devi Istiana dan Hasyim (Facebook/Hasyim Prasetya)

Loading...

KISARAN, metro24jam.com – Sepasang kekasih ditemukan tergeletak dengan posisi telungkup di kamar C-12 Hotel Central, Halan Sei Gambus, Kisaran, Asahan, Senin (7/1/2019) sekira pukul 13.00 Wib, Informasi yang diperoleh dari kepolisian, keduanya tewas diduga akibat aksi bunuh dan bunuh diri.

Korban bernama Hasyim Prasetya (33), seorang duda yang bekerja sebagai sales di PT TSM, warga Kelurahan Bunut Barat, Kecamatan Kota Kisaran Barat, Asahan.

Sementara korban wanita bernama Devi Istiana (23), seorang karyawan gudang bangunan Saudara Jaya di Jalan A Yani, Kisaran (samping Hotel Nusa Indah), warga Kelurahan Karang Anyer, Kecamatan Kisaran Barat.

BACA JUGA:
Tewas Ditembak di Kamar Hotel Central Kisaran, Ini Identitas Kedua Korban

Kapolres Asahan, AKBP Faisal F Napitupulu, melalui Kasat Narkoba, AKP Ricky Atmaja, dalam keterangannya kepada wartawan, Senin (7/1/2019) malam menyebutkan, sebelum ditemukan tewas, pasangan itu diketahui check ini ke hotel tersebut, Minggu (6/1/2019) sekira pukul 10.16 Wib,

“Pasangan tersebut masuk pada hari Minggu (6/1/2019) melalui kasir hotel, Budianto (34) dan menempati kamar C012,” katanya.

Selanjutnya, pasangan itu dibawa oleh roomboy Abdi M Fadlan (20) menuju kamar C-12 dan membuka kamar.

“Setelah itu kunci diletakkan pada posisi lubang kunci di dalam kamar,” imbuh Ricky.

Kemudian, masih menurut AKP Ricky, pada hari Senin (7/1/2019), sekira pukul 12.00 Wib, petugas sekuriti hotel bernama Fahmi Nurmawan (26) menggedor pintu kamar C-12 untuk mengingatkan pasangan tersebut akan menyambung atau chek out.

“Karena tidak ada jawaban dari penyewa kamar, kemudian Fahmi dan manajer hotel Hera menyuruh salah seorang roomboy Joko Priono untuk mengambil kunci cadangan ke gudang Hotel Central di Jalan A Yani samping KFC, lalu kunci diberikan kepada Yani selaku admin Hotel Central Kisaran untuk diserahkan kepada Joko Priono,” beber AKP Ricky.

Kemudian sekira pukul 13.00 Wib kunci diserahkan oleh Joko kepada Fahmi yang saat itu didampingi karyawan hotel lainnya bernama Tomy (20) untuk membuka kamar tersebut.

Namun saat dibuka, keduanya kaget bukan kepalang karena melihat pasangan itu sudah tergeletak berlumuran darah tanpa pakaian di dalam kamar hotel.

Jasad korban saat akan dibawa ke RSUD Djasamen Saragih Siantar. (Agus/metro24jam.com)

Mereka kemudian menutup pintu hotel kembali dan melaporkan temuan itu kepada manajer hotel.

“Pada saat ditemukan, posisi mayat laki-laki berada di lantai dengan posisi terlungkup tanpa busana, dengan kondisi kepala berdarah, sedangkan mayat perempuan ditemukan dalam keadaan hanya menggunakan bra dan celana dalam melorot, bertekuk di lantai dalam posisi berlutut menghadap ke tempat tidur,” jelas AKP Ricku.

Hasil olah tempat kejadian perkara, polisi mengamankan barang bukti berupa 1 pucuk senjata api rakitan, 1 butir selongsong, 1 bungkus power magic (obat kuat), 2 unit HP, tas sandang kain warna cream kehijauan, 1 buah kunci sepedamotor, pakaian korban, 1 buah KTP ditemukan di dalam dompet atas nama Hasyim Prasetya, 1 unit sepedamotor Honda Scoopy warna hitam, BK 5715 VBE, dan 1 unit sepedamotor Yamaha Mio, BK 2200 OV.

“Kedua korban bukan suami istri, diduga bunuh diri. Saat ini kita berkoordinasi dengan Labfor Polda Sumut untuk olah TKP lanjutan. Sementara, kira masih memeriksa saksi-saksi dan mengumpulkan barang bukti,” ujar Ricky.

Jasad kedua korban kemudian dibawa ke RSUD Djasamen Saragih untuk otopsi. (Gus)

BACA JUGA:
Ditemukan Berlumuran Darah Tanpa Pakaian, Pasangan Kekasih di Hotel Central Tewas Ditembak

KOMENTAR ANDA
Loading...
Berita Lainnya
Puluhan ASN Serdang Jalani Rapid dan Swab Test

Puluhan ASN Serdang Jalani Rapid dan Swab Test

Dinas Kesehatan Serdang Bedagai menggelar rapid dan swab test terhadap puluhan Aparatur Sipil Negeri (ASN) Pemkab Sergai. Uji rapid dan ...
Jambret HP IRT di Atas Betor, 2 Pria Pengendara Vario Berdarah-darah ‘Dipermak’ Warga
BREAKING NEWS

Jambret HP IRT di Atas Betor, 2 Pria Pengendara Vario Berdarah-darah ‘Dipermak’ Warga

Dua pria diboyong dengan kondisi berlumuran darah ke Mapolsek Sunggal, Sabtu (30/5/2020) sekira pukul 11.50 Wib. Informasi yang dihimpun di ...
Kecamatan Girsip Terima 1.945 Paket Bahan Pokok dari GTPP Sumut

Kecamatan Girsip Terima 1.945 Paket Bahan Pokok dari GTPP Sumut

Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkonpincam) Girsang Sipangan Bolon (Girsip), Simalungun, menerima sebanyak 1.945 paket bahan pokok dari Gugus Tugas Percepatan ...
Tabrak Truk Berhenti Remaja 16 Tahun dari Desa Petatal Meregang Nyawa

Tabrak Truk Berhenti Remaja 16 Tahun dari Desa Petatal Meregang Nyawa

Diki Pratama (16), tewas seketika setelah mengalami kecelakaan di Jalan Lintas Sumatera KM 129, Dusun 3, tepatnya di depan Puskesmas ...
2 Pekan Usai Curi Motor di Batang Kuis, Kembali Lagi ke Lokasi Aksi, Pria Ini Diamuk Massa

2 Pekan Usai Curi Motor di Batang Kuis, Kembali Lagi ke Lokasi Aksi, Pria Ini Diamuk Massa

Muhammad Nuh (38), warga Dusun I, Desa Sei Tuan, Kecamatan Pantai Labu, babak-belur dihakimi warga di Desa Sugiharjo, Kecamatan Batang ...
Tikam Rekan Parbetor Hingga Tewas, Pemuda Asal Medan Johor Ditangkap di Batubara

Tikam Rekan Parbetor Hingga Tewas, Pemuda Asal Medan Johor Ditangkap di Batubara

Tersangka pembunuhan, Rizky Wahyudi Sirait (23), ditangkap polisi di persembunyiannya di Jalan Datuk Setia Wangsa, Kelurahan Nenas Siam, Kecamatan Medang ...
Loading...
Irwa Zaini
Dandim

Loading…