Minggu, 6 Desember 2020 | 01.56 WIB
MGID BANNER
Metro24Jam>News>Tambah Lagi Alasan Bagi KNPSI, Kenapa Hefriansyah Harus Dimakzulkan

Tambah Lagi Alasan Bagi KNPSI, Kenapa Hefriansyah Harus Dimakzulkan

Senin, 17 Desember 2018 - 15:37 WIB

IMG-64795

Banner Natal Oikumene Siantar 2018 dipasang di Jalan Sutomo, Siantar. (foto : ist)

Reklam Flip
Loading...

SIANTAR, metro24jam.com – Komite Nasional Pemuda Simalungun Indonesia (KNPSI) kembali mendesak pemerintah pusat dan DPRD Siantar untuk memakzulkan Hefriansyah dari jabatannya sebagai Walikota Siantar.

Kali ini melalui surat tertanggal 17 Desember 2018, KNPSI melalui ketua umumnya, Jan Wiserdo Saragih dan sekretaris Juliaman Purba, melayangkan surat permohonan pemakzulan tersebut kepada Presiden dan DPRD Siantar.

Dalam surat DPP-KNPSI/107/Sim/XII/2018 itu disebutkan, menindaklanjuti surat sebelumnya nomor DPP-KNPSI/097/Perm/XII/2017, tertanggal 7 Desember 2017 perihal Permintaan Pemakzulan Hefriansyah dari jabatan Walikota Siantar, KNPSI kembali meminta agar proses pemakzulan tersebut untuk dapat dilakukan dengan segera.

“Karena Hefriansyah kembali melakukan dugaan pelanggaran UU Nomor 40 tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis dan telah menciptakan konflik SARA melalui Pembentukan Panitia Perayaan Natal Oikumene tahun 2018 di Siantar,” kata Jan Wiserdo, Senin (17/12).

Disebutkan, Siantar adalah tanah leluhur dan tanah budaya etnis Simalungun dan etnis Simalungun memiliki gereja yakni Gereja Kristen Protestan Simalungun (GKPS) yang merupakan anggota Persatuan Gereja Indonesia yang telah berumur 115 tahun. GKPS sejak berdiri dan kantor pusat di Siantar selama ini memiliki hubungan yang sangat baik dengan Pemko Siantar, terbukti GKPS pada tahun 2018 ini, menghibahkan tanahnya seluas 4.000 M2 untuk dijadikan pelebaran jalan .

Namun melihat banner, baliho dan spanduk besar yang terpajang di beberapa lokasi di Siantar, khususnya yang terpasang di Jalan Sutomo depan Polres Siantar terdapat tulisan  “Perayaan Natal Oikumene Tahun 2018 Kota Pematangsiantar”.

Di sana terdapat foto dan nama-nama beserta jabatannya, seperti Hefriansyah sebagai Walikota Siantar, Pdt CH Aruan sebagai Ketua PGPI, Togar Sitorus sebagai Wakil Walikota dan Ketua Umum, Pdt Ardenias Tarigan, MTh sebagai Sekretaris Umum Panitia, Pdt. Kartono Pasaribu MTh sebagai Bendahara Umum, Pdt. Bahagia Ginting sebagai Ketua Pelaksana dan Pdt DR Darwin Lumban Tobing Ephorus HKBP sebagai pengkotbah.

“Dari nama-nama tersebut tidak ada seorang pun yang berasal dari GKPS sebagai tuan rumah di Siantar,” ungkap Jan Wiserdo.

Menurut dia, atas situasi ini, KNPSI menegaskan, Hefriansyah telah tiga kali melakukan pelecehan, penghinaan yang dianggap sebagai bentuk penistaan terhadap etnis Simalungun khususnya kepada GKPS.

“Hefriansyah kami anggap telah melakukan praktik diskriminasi dan pelecehan kepada GKPS, yang menganggap seolah-olah tidak ada lagi dari GKPS yang mampu menjadi panitia inti Natal Oikumene Siantar. Hefriansyah kami anggap telah mengadu domba dan membenturkan pemimpin dan jemaat GKPS dengan kepanitiaan Natal Oikumene Siantar tahun 2018,” tegasnya.

Atas kondisi itu kemudian, Jan Wiserdo menegaskan, untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan bersama, khususnya gejolak SARA, KNPSI meminta Ketua DPRD Siantar untuk segera membentuk panitia angket dalam pemberhentian Hefriansyah sebagai Walikota Siantar.

Terkait soal kepanitiaan inti natal oikumene yang tak ada dari unsur GKPS, Ketua Umum Panitia yang juga Wakil Walikota Siantar, Togar Sitorus belum berhasil dihubungi. Begitu juga Ephorus GKPS Pdt Rumanja Purba, saat dihubungi, belum berhasil tersambung. (gor)

KOMENTAR ANDA
MGID Smart Widget
Berita Lainnya
Kasat Lantas Polres Simalungun Ajak Wartawan Edukasi Masyarakat Keselamatan Berlalulintas

Kasat Lantas Polres Simalungun Ajak Wartawan Edukasi Masyarakat Keselamatan Berlalulintas

Menempati jabatan baru sebagai Kasat Lantas Polres Simalungun, AKP Hendrik F Aritonang SIK, mengajak wartawan mensosialisasikan edukasi keselamatan berlalulintas kepada ...
Air Sungai Kuala Namu Meluap, Puluhan Rumah di Lubukpakam Mulai Terendam Banjir

Air Sungai Kuala Namu Meluap, Puluhan Rumah di Lubukpakam Mulai Terendam Banjir

Debit air Sungai Kuala Namu Kecamatan Lubukpakam terus meningkat sejak Jum'at (4/12/2020) malam hingga Sabtu (5/12/2020). Bahkan saat ini, air ...
Banjir di Aceh Utara Meluas ke Sejumlah Kecamatan, Begini Kondisi Teranyar

Banjir di Aceh Utara Meluas ke Sejumlah Kecamatan, Begini Kondisi Teranyar

Banjir yang melanda sejumlah desa di Kemukiman Lhoksukon Teungoh Kecamatan Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara terus meluas hingga Sabtu (05/12/2020) sore. ...
Hanyut Saat Mandi di Aliran Sungai Bejangkar Ujung Padang, Bocah 8 Tahun Ditemukan Tewas

Hanyut Saat Mandi di Aliran Sungai Bejangkar Ujung Padang, Bocah 8 Tahun Ditemukan Tewas

Seorang bocah perempuan ditemukan tak bernyawa di aliran Sungai Bejangkar, Huta II Nagori Riah Naposo, Kecamatan Ujung Padang, Simalungun, Jum'at ...
Krueng Peuto Meluap, Banjir Rendam Sejumlah Desa di Kemukiman Lhoksukon Teungoh

Krueng Peuto Meluap, Banjir Rendam Sejumlah Desa di Kemukiman Lhoksukon Teungoh

Sejumlah desa di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Krueng Peutoe di Kemukiman Lhoksukon Teungoh (LT), Kecamatan Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara ...
Dua Pemuda Curi Sapi Kepergok Warga di Bandar Huluan, 1 Tertangkap, 1 Lagi Kabur

Dua Pemuda Curi Sapi Kepergok Warga di Bandar Huluan, 1 Tertangkap, 1 Lagi Kabur

Seorang remaja nyaris dimassa warga setelah tertangkap basah mencuri sapi di Simpang Tiga, Nagori Bandar Tongah, Kecamatan Bandar Huluan, Simalungun, ...
Reklam Sticky Ads
Reklam Inread
MGID

Loading…


Awie
Jawa Elektrik
ReklamStore Scroll