Selasa, 23 Juli 2019 | 02.03 WIB
Metro24Jam>News>Tambah Lagi Alasan Bagi KNPSI, Kenapa Hefriansyah Harus Dimakzulkan

Tambah Lagi Alasan Bagi KNPSI, Kenapa Hefriansyah Harus Dimakzulkan

Senin, 17 Desember 2018 - 15:37 WIB

IMG-64795

Banner Natal Oikumene Siantar 2018 dipasang di Jalan Sutomo, Siantar. (foto : ist)

SIANTAR, metro24jam.com – Komite Nasional Pemuda Simalungun Indonesia (KNPSI) kembali mendesak pemerintah pusat dan DPRD Siantar untuk memakzulkan Hefriansyah dari jabatannya sebagai Walikota Siantar.

Kali ini melalui surat tertanggal 17 Desember 2018, KNPSI melalui ketua umumnya, Jan Wiserdo Saragih dan sekretaris Juliaman Purba, melayangkan surat permohonan pemakzulan tersebut kepada Presiden dan DPRD Siantar.

Dalam surat DPP-KNPSI/107/Sim/XII/2018 itu disebutkan, menindaklanjuti surat sebelumnya nomor DPP-KNPSI/097/Perm/XII/2017, tertanggal 7 Desember 2017 perihal Permintaan Pemakzulan Hefriansyah dari jabatan Walikota Siantar, KNPSI kembali meminta agar proses pemakzulan tersebut untuk dapat dilakukan dengan segera.

“Karena Hefriansyah kembali melakukan dugaan pelanggaran UU Nomor 40 tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis dan telah menciptakan konflik SARA melalui Pembentukan Panitia Perayaan Natal Oikumene tahun 2018 di Siantar,” kata Jan Wiserdo, Senin (17/12).

Disebutkan, Siantar adalah tanah leluhur dan tanah budaya etnis Simalungun dan etnis Simalungun memiliki gereja yakni Gereja Kristen Protestan Simalungun (GKPS) yang merupakan anggota Persatuan Gereja Indonesia yang telah berumur 115 tahun. GKPS sejak berdiri dan kantor pusat di Siantar selama ini memiliki hubungan yang sangat baik dengan Pemko Siantar, terbukti GKPS pada tahun 2018 ini, menghibahkan tanahnya seluas 4.000 M2 untuk dijadikan pelebaran jalan .

Namun melihat banner, baliho dan spanduk besar yang terpajang di beberapa lokasi di Siantar, khususnya yang terpasang di Jalan Sutomo depan Polres Siantar terdapat tulisan  “Perayaan Natal Oikumene Tahun 2018 Kota Pematangsiantar”.

Di sana terdapat foto dan nama-nama beserta jabatannya, seperti Hefriansyah sebagai Walikota Siantar, Pdt CH Aruan sebagai Ketua PGPI, Togar Sitorus sebagai Wakil Walikota dan Ketua Umum, Pdt Ardenias Tarigan, MTh sebagai Sekretaris Umum Panitia, Pdt. Kartono Pasaribu MTh sebagai Bendahara Umum, Pdt. Bahagia Ginting sebagai Ketua Pelaksana dan Pdt DR Darwin Lumban Tobing Ephorus HKBP sebagai pengkotbah.

“Dari nama-nama tersebut tidak ada seorang pun yang berasal dari GKPS sebagai tuan rumah di Siantar,” ungkap Jan Wiserdo.

Menurut dia, atas situasi ini, KNPSI menegaskan, Hefriansyah telah tiga kali melakukan pelecehan, penghinaan yang dianggap sebagai bentuk penistaan terhadap etnis Simalungun khususnya kepada GKPS.

“Hefriansyah kami anggap telah melakukan praktik diskriminasi dan pelecehan kepada GKPS, yang menganggap seolah-olah tidak ada lagi dari GKPS yang mampu menjadi panitia inti Natal Oikumene Siantar. Hefriansyah kami anggap telah mengadu domba dan membenturkan pemimpin dan jemaat GKPS dengan kepanitiaan Natal Oikumene Siantar tahun 2018,” tegasnya.

Atas kondisi itu kemudian, Jan Wiserdo menegaskan, untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan bersama, khususnya gejolak SARA, KNPSI meminta Ketua DPRD Siantar untuk segera membentuk panitia angket dalam pemberhentian Hefriansyah sebagai Walikota Siantar.

Terkait soal kepanitiaan inti natal oikumene yang tak ada dari unsur GKPS, Ketua Umum Panitia yang juga Wakil Walikota Siantar, Togar Sitorus belum berhasil dihubungi. Begitu juga Ephorus GKPS Pdt Rumanja Purba, saat dihubungi, belum berhasil tersambung. (gor)


KOMENTAR ANDA
Loading...
Berita Terkini Lainnya
HUT Adhyaksa ke-59, Kajati Sumut Tekankan Pentingnya Profesionalitas
Metro 24 Jam - Senin, 22 Juli 2019 - 23:07 WIB

HUT Adhyaksa ke-59, Kajati Sumut Tekankan Pentingnya Profesionalitas

Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kajatisu) Fachruddin Siregar memimpin upaca peringatan HUT Adhyaksa ke-59 di halaman kantor Kejatisu, Jalan AH ...
Peserta PKH di Gunung Malela Mengaku Dikutip Rp20 Ribu Untuk Pencairan Dana
Metro 24 Jam - Senin, 22 Juli 2019 - 22:57 WIB

Peserta PKH di Gunung Malela Mengaku Dikutip Rp20 Ribu Untuk Pencairan Dana

Dugaan pungutan liar (Pungli) terhadap peserta Program Keluarga Harapan (PKH), masih saja terjadi di Nagori Sahkuda Bayu, Kecamatan Gunung Malela ...
Pasien Bayar Nazar, Tukang Kusuk di Batubara Berangkat ke Tanah Suci
Metro 24 Jam - Senin, 22 Juli 2019 - 22:40 WIB

Pasien Bayar Nazar, Tukang Kusuk di Batubara Berangkat ke Tanah Suci

Rezeki bisa datang dari mana saja tanpa pernah diduga. Seperti yang dialami dan dirasakan Kamaluddin bin Mohammad Hafiz alias Ongku ...
Rumah di Kelurahan Siopat Suhu Tertimpa Pohon Aren, Penghuninya Terpaksa Tidur di Tenda
Metro 24 Jam - Senin, 22 Juli 2019 - 22:16 WIB

Rumah di Kelurahan Siopat Suhu Tertimpa Pohon Aren, Penghuninya Terpaksa Tidur di Tenda

Satu unit rumah semi permanen di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS), Jalan Kawal Samudra, Kelurahan Siopat Suhu, Kecamatan Siantar Timur, ...
Jajaran Polrestabes Medan Ringkus 47 Tersangka Curanmor, BB: 56 Unit Motor dan 2 Mobil
Metro 24 Jam - Senin, 22 Juli 2019 - 21:54 WIB

Jajaran Polrestabes Medan Ringkus 47 Tersangka Curanmor, BB: 56 Unit Motor dan 2 Mobil

Polrestabes Medan hingga Polsek jajaran, gencar melakukan patroli hunting ke jalanan dalam sebulan terakhir demi menekan angka kriminalitas di Kota ...
Kejari Siantar Tetapkan Mantan Dirut PD PAUS Tersangka Korupsi, Bamusi: Itu Keliru!
Metro 24 Jam - Senin, 22 Juli 2019 - 21:40 WIB

Kejari Siantar Tetapkan Mantan Dirut PD PAUS Tersangka Korupsi, Bamusi: Itu Keliru!

Kejaksaan Negeri (Kejari) Siantar menetapkan mantan Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Daerah Pembangunan dan Aneka Usaha (PAUS), Herowhin Sinaga, sebagai tersangka ...
Loading...

Loading…


Bupati Padang Lawas
BPKAD Padang Lawas
Dinas Perindag dan UMKM Padang Lawas
Bank Sumut Sibuhuan
Dinas PU & PE Padang Lawas
Bappeda Padang Lawas
Dinas LH dan Hut Padang Lawas
Dinas PMD Padang Lawas