Senin, 20 Mei 2019 | 08.26 WIB
Metro24Jam>News>Siantar 24 Jam>Tambah Lagi Alasan Bagi KNPSI, Kenapa Hefriansyah Harus Dimakzulkan

Tambah Lagi Alasan Bagi KNPSI, Kenapa Hefriansyah Harus Dimakzulkan

Senin, 17 Desember 2018 - 15:37 WIB

IMG-64795

Banner Natal Oikumene Siantar 2018 dipasang di Jalan Sutomo, Siantar. (foto : ist)

SIANTAR, metro24jam.com – Komite Nasional Pemuda Simalungun Indonesia (KNPSI) kembali mendesak pemerintah pusat dan DPRD Siantar untuk memakzulkan Hefriansyah dari jabatannya sebagai Walikota Siantar.

Kali ini melalui surat tertanggal 17 Desember 2018, KNPSI melalui ketua umumnya, Jan Wiserdo Saragih dan sekretaris Juliaman Purba, melayangkan surat permohonan pemakzulan tersebut kepada Presiden dan DPRD Siantar.

Dalam surat DPP-KNPSI/107/Sim/XII/2018 itu disebutkan, menindaklanjuti surat sebelumnya nomor DPP-KNPSI/097/Perm/XII/2017, tertanggal 7 Desember 2017 perihal Permintaan Pemakzulan Hefriansyah dari jabatan Walikota Siantar, KNPSI kembali meminta agar proses pemakzulan tersebut untuk dapat dilakukan dengan segera.

“Karena Hefriansyah kembali melakukan dugaan pelanggaran UU Nomor 40 tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis dan telah menciptakan konflik SARA melalui Pembentukan Panitia Perayaan Natal Oikumene tahun 2018 di Siantar,” kata Jan Wiserdo, Senin (17/12).

Disebutkan, Siantar adalah tanah leluhur dan tanah budaya etnis Simalungun dan etnis Simalungun memiliki gereja yakni Gereja Kristen Protestan Simalungun (GKPS) yang merupakan anggota Persatuan Gereja Indonesia yang telah berumur 115 tahun. GKPS sejak berdiri dan kantor pusat di Siantar selama ini memiliki hubungan yang sangat baik dengan Pemko Siantar, terbukti GKPS pada tahun 2018 ini, menghibahkan tanahnya seluas 4.000 M2 untuk dijadikan pelebaran jalan .

Namun melihat banner, baliho dan spanduk besar yang terpajang di beberapa lokasi di Siantar, khususnya yang terpasang di Jalan Sutomo depan Polres Siantar terdapat tulisan  “Perayaan Natal Oikumene Tahun 2018 Kota Pematangsiantar”.

Di sana terdapat foto dan nama-nama beserta jabatannya, seperti Hefriansyah sebagai Walikota Siantar, Pdt CH Aruan sebagai Ketua PGPI, Togar Sitorus sebagai Wakil Walikota dan Ketua Umum, Pdt Ardenias Tarigan, MTh sebagai Sekretaris Umum Panitia, Pdt. Kartono Pasaribu MTh sebagai Bendahara Umum, Pdt. Bahagia Ginting sebagai Ketua Pelaksana dan Pdt DR Darwin Lumban Tobing Ephorus HKBP sebagai pengkotbah.

“Dari nama-nama tersebut tidak ada seorang pun yang berasal dari GKPS sebagai tuan rumah di Siantar,” ungkap Jan Wiserdo.

Menurut dia, atas situasi ini, KNPSI menegaskan, Hefriansyah telah tiga kali melakukan pelecehan, penghinaan yang dianggap sebagai bentuk penistaan terhadap etnis Simalungun khususnya kepada GKPS.

“Hefriansyah kami anggap telah melakukan praktik diskriminasi dan pelecehan kepada GKPS, yang menganggap seolah-olah tidak ada lagi dari GKPS yang mampu menjadi panitia inti Natal Oikumene Siantar. Hefriansyah kami anggap telah mengadu domba dan membenturkan pemimpin dan jemaat GKPS dengan kepanitiaan Natal Oikumene Siantar tahun 2018,” tegasnya.

Atas kondisi itu kemudian, Jan Wiserdo menegaskan, untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan bersama, khususnya gejolak SARA, KNPSI meminta Ketua DPRD Siantar untuk segera membentuk panitia angket dalam pemberhentian Hefriansyah sebagai Walikota Siantar.

Terkait soal kepanitiaan inti natal oikumene yang tak ada dari unsur GKPS, Ketua Umum Panitia yang juga Wakil Walikota Siantar, Togar Sitorus belum berhasil dihubungi. Begitu juga Ephorus GKPS Pdt Rumanja Purba, saat dihubungi, belum berhasil tersambung. (gor)


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Dipergoki Saat Mencuri, Pria Ini Ancam Bunuh Pemilik Rumah, Pas Tertangkap Langsung Loyo
Metro 24 Jam - Senin, 20 Mei 2019 - 00:24 WIB

Dipergoki Saat Mencuri, Pria Ini Ancam Bunuh Pemilik Rumah, Pas Tertangkap Langsung Loyo

Tak seperti lazimnya para 'tamu tak diundang' Bayu Andira (23), warga Pondok Gerompol, Perumnas Simalingkar, memang cukup nekat. Ketika dipergoki ...
Curi Laptop Gagal, Warga Patumbak Ini Babak-belur, Lebaran di Penjara Lagi
Metro 24 Jam - Minggu, 19 Mei 2019 - 21:55 WIB

Curi Laptop Gagal, Warga Patumbak Ini Babak-belur, Lebaran di Penjara Lagi

Alih-alih menjalankan ibadah puasa di bulan suci Ramadhan, pria berusia 32 tahun ini malah coba mencuri. Alhasil, pria bernama Ari ...
Lagi Renovasi Untuk Jadi Kantor, Seisi Bangunan Rumah Permanen Ludes Dilahap Api
Metro 24 Jam - Minggu, 19 Mei 2019 - 21:31 WIB

Lagi Renovasi Untuk Jadi Kantor, Seisi Bangunan Rumah Permanen Ludes Dilahap Api

Satu unit bangunan rumah permanen di Jalan Sei Berantas Ujung, Kelurahan Babura, Medan Sunggal, ludes dilahap Si Jago Merah, Minggu ...
KPU Deliserdang Tuntaskan Pleno Rekapitulasi Dapil 3 Sumut, Ini Hasilnya
Metro 24 Jam - Minggu, 19 Mei 2019 - 21:00 WIB

KPU Deliserdang Tuntaskan Pleno Rekapitulasi Dapil 3 Sumut, Ini Hasilnya

Komisi Pemilihan Umum Deliserdang menyelesaikan rapat pleno rekapitulasi terbuka dari seluruh Dapil untuk DPRD Sumut, setelah menuntaskan penghitungan suara dari ...
Rekapitulasi Dapil 6 Deliserdang Tuntas, Ini Nama-nama Caleg Peraih Suara Terbanyak
Metro 24 Jam - Minggu, 19 Mei 2019 - 17:36 WIB

Rekapitulasi Dapil 6 Deliserdang Tuntas, Ini Nama-nama Caleg Peraih Suara Terbanyak

Rekapitulasi tingkat PPK Percut Sei Tuan, selesai dilaksanakan di aula Kantor KPU Deliserdang, Minggu (19/5/2019). Pengitungan suara Percut Sei Tuan ...
7 Pasangan Terjaring Razia Pekat di Kisaran, Ada yang Sibuk Pakai Baju, Ada Bawa Balita, Alamak!
Metro 24 Jam - Minggu, 19 Mei 2019 - 13:20 WIB

7 Pasangan Terjaring Razia Pekat di Kisaran, Ada yang Sibuk Pakai Baju, Ada Bawa Balita, Alamak!

Tim gabungan yang terdiri dari Satpol PP Kabupaten Asahan, Dinas Sosial serta TNI dan Polri menggelar razia Pekat Masyarakat di ...
Loading...