Sabtu, 15 Desember 2018 | 19.19 WIB
Metro24Jam>News>Metro 24 Jam>Empat Anggota Sindikat Pencuri Mobil Antar Provinsi Asal Medan Ditangkap di Aceh Selatan

Empat Anggota Sindikat Pencuri Mobil Antar Provinsi Asal Medan Ditangkap di Aceh Selatan

Kamis, 6 Desember 2018 - 20:05 WIB

IMG-64411

Kapolres Aceh Selatan AKBP Dedy Satsono didampingi Kasat Reskrim saat memberikan keterangan kepada wartawan. (ist/metro24jam.com)

ACEH SELATAN, metro24jam.com – Personel Reskrim Polres Aceh Selatan meringkus 4 pria yang merupakan sindikat pencurian mobil antar provinsi, Senin (3/12/2018), sekira pukul 04.00 Wib kemarin. Keempat pelaku diketahui berasal dari Medan, Sumatera Utara itu diringkus di kawasan Gampong Kreung Batee, Kecamatan Kluet Utara, Aceh Selatan.

Keempat orang tersebut adalah, Aris Irwanto (17) dan Diki Alamsyah (23), keduanya warga Jalan Bunga Raya, Desa Asam Kumbang, Kecamatan Medan Selayang, Medan.

Kemudian, Fajar Sidik Nasution (20), warga Jalan Besar Tanjung Arum, Perumahan Danamon, Kecamatan Medan Tuntungan dan Sutejo bin Katijo (40), warga Jalan Asam Kumbang, Gang Pandia, Kecamatan Medan Selayang.

Kapolres Aceh Selatan, AKBP Dedy Satsono ST, dalam keterangan persnya, Kamis (6/12/2018) menyebutkan, keempat pria tersebut mencuri mobil Mitshubishi L-300, BL 1556 AN, warna hitam, milik Ibnu Rahmani di Gampong Kreung Batee, Kecamatan Kluet Utara, Aceh Selatan, Senin (3/12/2018) sekira pukul 3.30 Wib.

“Pada saat itu, pemilik mobil terkejut karena mesin mobilnya yang diparkir di samping rumah tiba-tiba menyala,” kata AKBP Dedy Satsono didampingi Kasat Reskrim Iptu Irwansyah SE.

Mendengar suara mesin mobil tersebut, Ibnu Rahmani pun langsung berlari keluar rumah. Di situ dia melihat mobilnya sudah dibawa lari ke arah Medan beriringan dengan mobil Toyota Rush warna hitam, BK 1061 IW.

Spontan, Ibnu pun mengejar mobil tersebut dengan mengendarai sepedamotornya dan bersamaan dengan itu dia pun menghubunhi Mapolsek Kluet Selatan.

Personel Polsek Kluet Selatan yang menerima laporan langsung menghubungi dan berkoordinasi dengan petugas dari Polsek Bakongan.

Polisi pun bergerak cepat untuk menghadang keempat pelaku, sehingga terjadi aksi kejar-kejaran.

Tak mau kehilangan buruannya, personel Polsek Bakongan kemudian menghubungi Polsek Trumon Timur untuk melakukan penghadangan.

“Mobil Saudara Ibnu Rahmani kemudian ditemukan di Gampong Baru, Kecamatan Bakongan, Kabupaten Aceh Selatan ditinggal di pinggir jalan ketika pelaku menyadari aksinya sudah di ketahui polisi dan kemudian para pelaku melarikan diri menggunakan mobil Toyota Rush,” beber Kapolres.

Sementara itu, Kanit Reskrim menambahkan, mengetahui mobil tersebut sudah ditinggal, polisi terus melakukan pengejaran ke arah Medan sehingga bertemu kembali dengan mobil Toyota Rush tersebut.

Saat bertemu dengan mobil terduga, polisi kemudian memerintahkan mereka untuk berhenti, tapi para pelaku tetap tancap gas.

“Akhimya, mobil pelaku ditembak di bagian ban sehinga mobil tersebut terjungkal ke parit,” timpal Kasat Reskrim.

Begitu mobil terjungkal, pelaku yang berada di dalam mobil langsung berhamburan keluar berusaha menyelamatkan diri. Tapi, tiga orang segera berhasil diringkus petugas yang melakukan pengejaran.

Namun, satu lainnya tetap melarikan diri sehingga petugas memberikan tembakan peringatan ke udara.

“Pelaku tidak mengindahkan peringatan, sehingga dilumpukan dengan tembakan di pahanya,” lanjut Iptu Irwansyah.

Dari penangkapan tersebut, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa 1 unit mobil Mitshubishi L-300 warna hitam, Nopol BL 1556 AN, nomor rangka MHML300DBGR241151 no mesin 4D56CB96927.

Selain itu, petugas juga mengamankan mobil Toyota Rush warna hitam, BK 1061 IW, nomor rangka MHFEZCJZJBK023148, nomor mesin DCG5864, 1 lembar STNK atas nama CV Kluet Raya, BL 1556 AN, 1 lembar fotokopi STNK Toyota Rush BK 1061 IW, atas nama Artalita Ginting.

Selain itu, polisi juga menyita 1 lembar surat keterangan dari kepolisian, 1 buah sekring/stater mobil L300, 1 buah kontak mobil L300, 1 buah kunci T.

“Jadi, modus pelaku mencuri dengan menggunakan kunci leter. Selanjutnya, setelah kunci dirusak, pelaku menggantikan sekring starter lama dengan yang baru, yang sudah khusus dibawa dari Medan, lalu menghidupkan mobil tersebut dengan menggunakan kunci leter T,” beber Kapolres.

“Keempat pelaku pencurian ini merupakan jaringan pelaku kejahatan pencurian motor dan mobil antar provinsi. Berdasarkan keterangan dari tersangka, mereka ada yang mengendalikan, yang saat ini sedang kita lakukan pengembangan,” imbuh AKBP Dedy Satsono.

Atas perbuatannya, keempat pelaku dijerat pasal 362 jo pasal 363 ayat (3) dan ayat (5) KUHPidana dengan ancaman hukuman paling lama 9 tahun penjara dan denda paling banyak Rp900 juta.

Kapolres AKBP Dedy Sadsono juga mengimbau warga Aceh Selatan agar memarkirkan kendaraan di tempat yang aman, baik itu siang maupun malam.

“Pasang pengaman kendaraannya untuk antisipasi kejahatan pencurian, sebelum anda menyesal di kemudian hari,” pungkasnya. (Rian)


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Disenggol Motor Lalu Disambar Pickup, Ayah dan Anak Nyaris Tewas
Metro 24 Jam - Sabtu, 15 Desember 2018 - 19:03 WIB

Disenggol Motor Lalu Disambar Pickup, Ayah dan Anak Nyaris Tewas

Seorang pria dan dua anaknya nyaris tewas setelah ditabrak satu unit mobil pickup di Jalan Lintas Sumatera Medan-T Tinggi, tepatnya ...
Pasangan Mesum Terjaring Satpol-PP Sergai di Hotel Graha Soeltan
Metro 24 Jam - Sabtu, 15 Desember 2018 - 18:14 WIB

Pasangan Mesum Terjaring Satpol-PP Sergai di Hotel Graha Soeltan

Pasangan mesum digrebek tim gabungan operasi Terpadu Sergai dari salah satu kamar di Hotel Graha Soeltan terletak di Dusun 4, ...
Gilang Tama Tak Kunjung Terbangun dari Tidur, Begini Kata Direktur RSUD Deliserdang
Metro 24 Jam - Sabtu, 15 Desember 2018 - 18:09 WIB

Gilang Tama Tak Kunjung Terbangun dari Tidur, Begini Kata Direktur RSUD Deliserdang

Kondisi Gilang Tama Alfarizi, bocah berusia empat setengah tahun yang tak kunjung terjaga dari tidurnya setelah 20 hari, setidaknya turut ...
Dirukyah Jumat Malam, Gilang Masih Belum Terbangun, Warga dan Keluarga Terus Berdatangan
Metro 24 Jam - Sabtu, 15 Desember 2018 - 18:05 WIB

Dirukyah Jumat Malam, Gilang Masih Belum Terbangun, Warga dan Keluarga Terus Berdatangan

Keanehan yang terjadi pada Gilang Tama Alfarizi membuat kerabat dan warga serta orang-orang yang coba menyembuhkan bocah berusia empat setengah ...
Kisah Pilu 2 Keluarga Kurang Mampu Ketika Dijenguk Panitia Natal Wartawan Siantar
Metro 24 Jam - Sabtu, 15 Desember 2018 - 17:20 WIB

Kisah Pilu 2 Keluarga Kurang Mampu Ketika Dijenguk Panitia Natal Wartawan Siantar

Panitia Perayaan Natal Wartawan Pematangsiantar, menyerahkan bantuan kepada dua kepala keluarga yang kurang mampu di dua lokasi berbeda, Sabtu (15/12/2018). ...
Beastudi Etos Dompet Dhuafa Antar Lutfi Raih Mimpi Menjadi Sarjana Pertanian
Metro 24 Jam - Sabtu, 15 Desember 2018 - 16:52 WIB

Beastudi Etos Dompet Dhuafa Antar Lutfi Raih Mimpi Menjadi Sarjana Pertanian

Senyum tak lepas dari wajah Lutfi ketika ia dinobatkan sebagai sarjana lulusan terbaik dari Institut Pertanian Bogor (IPB) pada wisudanya, ...
bupati serdang bedagai
Loading...