Sabtu, 15 Desember 2018 | 19.18 WIB
Metro24Jam>News>Metro 24 Jam>Limbah PKS Mini Sei Bamban Cemari Lingkungan, Bupati Sergai Akan Pertanyakan Izinnya

Limbah PKS Mini Sei Bamban Cemari Lingkungan, Bupati Sergai Akan Pertanyakan Izinnya

Kamis, 6 Desember 2018 - 01:42 WIB

IMG-64394

Limbah dan polusi udara dari PKS mini Sei Bamban meresahkan warga.(ist/metro24jam.com)

SERGAI, metro24jam.com – Resahnya warga atas pencemaran lingkungan berasal dari limbah Pabrik Kelapa Sawit (PKS) mini terletak di Desa Sei Bamban, Kecamatan Sei Bamban, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) akhirnya direspon Bupati Sergai Ir H Soekirman.

Soekirman merupakan aktivis lingkungan ini akan mempertanyakan izin dimiliki PKS mini tersebut ke Dinas Lingkungan Hidup Sergai. Hal itu disebabkan adanya keresahakan warga atas pencemaran limbah dan polusi udara berasal dari PKS mini tersebut.

“Ya kita lihat apakah ada ijin yang dikantongi atau tidak,” tulis Bupati melalui aplikasi whatsapp pada metro24jam.com.

Menurutnya, setiap orang atau perusahaan melakukan kegiatan yang berdampak terhadap pencemaran lingkungan melalui limbah melampaui ambang batas. Maka akan dikenakan sanksi berupa hukuman atau denda sesuai dengan UU no 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

“Apabila ada pencemaran lingkungan melampaui ambang batas, jelas telah melanggar UU no 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup,” katanya.

Sebelumnya Amin warga berdomisili disekitar PKS mini tersebut resah akibat limbah mengalir kepemukimannya. Akibat limbah tersebut ikan berada dalam kolam sebagian besar mati sehingga dirinya merugi akibat dua kolam miliknya tidak dapat digunakan lagi.

“Selain kolam, kami gak bisa ternak ayam lagi, karena limbah itu buat ayam banyak mati,” pungkasnya, Rabu (5/12/2018).

Sementara itu polusi udara berwarna hitam kecoklatan berasal dari cerobong asap PKS mini tersebut sangat mengganggu warga ingin sembahyang di pihara tidak jauh dari lokasi PKS mini tersebut.

“Kalau sore asapnya hitam itu ditiup angin sampai ke pihara sehingga membuat napas sesak dan mengganggu warga ingin sembahyang,” kata Aciuk.

Aciuk minta Bupati Sergai agar meninjau izin PKS mini telah meresahkan warga atas adanya limbah telah mencemari pemukiman dan polusi udara. Pasalnya warga sudah berusaha minta agar pengusaha agar memperhatikan keluhan warga. Namun keluhan tersebut tidak direspon.

“Kami minta pak Bupati mencabut izinnya karena akibat limbah dan polusi udara sangat mengganggu kami,” bilangnya.(mad)


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Disenggol Motor Lalu Disambar Pickup, Ayah dan Anak Nyaris Tewas
Metro 24 Jam - Sabtu, 15 Desember 2018 - 19:03 WIB

Disenggol Motor Lalu Disambar Pickup, Ayah dan Anak Nyaris Tewas

Seorang pria dan dua anaknya nyaris tewas setelah ditabrak satu unit mobil pickup di Jalan Lintas Sumatera Medan-T Tinggi, tepatnya ...
Pasangan Mesum Terjaring Satpol-PP Sergai di Hotel Graha Soeltan
Metro 24 Jam - Sabtu, 15 Desember 2018 - 18:14 WIB

Pasangan Mesum Terjaring Satpol-PP Sergai di Hotel Graha Soeltan

Pasangan mesum digrebek tim gabungan operasi Terpadu Sergai dari salah satu kamar di Hotel Graha Soeltan terletak di Dusun 4, ...
Gilang Tama Tak Kunjung Terbangun dari Tidur, Begini Kata Direktur RSUD Deliserdang
Metro 24 Jam - Sabtu, 15 Desember 2018 - 18:09 WIB

Gilang Tama Tak Kunjung Terbangun dari Tidur, Begini Kata Direktur RSUD Deliserdang

Kondisi Gilang Tama Alfarizi, bocah berusia empat setengah tahun yang tak kunjung terjaga dari tidurnya setelah 20 hari, setidaknya turut ...
Dirukyah Jumat Malam, Gilang Masih Belum Terbangun, Warga dan Keluarga Terus Berdatangan
Metro 24 Jam - Sabtu, 15 Desember 2018 - 18:05 WIB

Dirukyah Jumat Malam, Gilang Masih Belum Terbangun, Warga dan Keluarga Terus Berdatangan

Keanehan yang terjadi pada Gilang Tama Alfarizi membuat kerabat dan warga serta orang-orang yang coba menyembuhkan bocah berusia empat setengah ...
Kisah Pilu 2 Keluarga Kurang Mampu Ketika Dijenguk Panitia Natal Wartawan Siantar
Metro 24 Jam - Sabtu, 15 Desember 2018 - 17:20 WIB

Kisah Pilu 2 Keluarga Kurang Mampu Ketika Dijenguk Panitia Natal Wartawan Siantar

Panitia Perayaan Natal Wartawan Pematangsiantar, menyerahkan bantuan kepada dua kepala keluarga yang kurang mampu di dua lokasi berbeda, Sabtu (15/12/2018). ...
Beastudi Etos Dompet Dhuafa Antar Lutfi Raih Mimpi Menjadi Sarjana Pertanian
Metro 24 Jam - Sabtu, 15 Desember 2018 - 16:52 WIB

Beastudi Etos Dompet Dhuafa Antar Lutfi Raih Mimpi Menjadi Sarjana Pertanian

Senyum tak lepas dari wajah Lutfi ketika ia dinobatkan sebagai sarjana lulusan terbaik dari Institut Pertanian Bogor (IPB) pada wisudanya, ...
bupati serdang bedagai
Loading...