Senin, 18 Februari 2019 | 23.42 WIB
Metro24Jam>News>Metro 24 Jam>7 Tahun Menderita Pembengkakan Perut, Ponikem dan Keluarga Berharap Bantuan

7 Tahun Menderita Pembengkakan Perut, Ponikem dan Keluarga Berharap Bantuan

Rabu, 5 Desember 2018 - 19:55 WIB

IMG-64381

Ponikem ditemani putrinya saat ditemui di kediamannya. (Sudirman/metro24jam.com)

ASAHAN, metro24jam.com – Kondisi Ponikem, warga Dusun 1 Desa Sei Nangka Kecamatan Sei Kepayang Barat, Kabupaten Asahan, sungguh menyedihkan.

Perempuan 82 tahun itu menderita penyakit pembengkakan di bagian perutnya. Saat ini, kondisi tersebut sudah semakin parah, karena pembengkakan perutnya semakin hari semakin membesar.

Saat disambangi metro24jam.com, Rabu (5/12/2018) pagi, Ponikem kini hanya bisa duduk di atas kasur. Dia sama sekali tak bisa beraktivitas seperti orang lain pada umumnya.

Keterangan yang diperoleh dari anaknya bernama Mulyadi (52), penderitaan Ponikem sang ibudan sudah cukup lama. Putra kedua Ponikem itu mengatakan, bahwa penyakit ibunya itu terlihat sudah terlihat sejak tahun 2011 lalu.

“Tahun 2013 lalu, emak kami ini pernah dirujuk ke Rumah Sakit Adam Malik, Medan. Tapi disuruh pulang lagi untuk rawat jalan. Sampai sekarang ini, karena keterbatasan biaya dan emak kami juga tidak memiliki Kartu Indonesia Sehat (KIS), makanya tak bisa mendapat perawatan intensif,” ungkap Mulyadi.

Menurut dia, pembengkakan di perut ibunya itu diketahui setelah Ponikem berobat kepada seorang bidan desa. Dari situ diketahui bahwa ada benjolan kecil di bagian perutnya.

Mulyadi yang hanya bekerja sebagai pengemudi betor tak mampu berbuat banyak untuk mengobati ibunya itu. Dia hanya bisa membantu seadanya dan selebihnya, mereka menerima uluran dari tetangga.

Kini, Mulyadi hanya bisa berharap agar orang tuanya mendapatkan Kartu Indonesia Sehat dan bantuan dari orang yang bermurah hati agar ibunya itu bisa mendapat perawatan secara instensif.

Terpisah, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Asahan, dr Lincoln Tambunan, ketika coba dikonfirmasi lewat WhatsApp belum memberikan jawaban. (Dir)


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Disergap Polisi, Pria Ini Lari ke Kebun Ubi, Sangkutlah!
Metro 24 Jam - Senin, 18 Februari 2019 - 23:19 WIB

Disergap Polisi, Pria Ini Lari ke Kebun Ubi, Sangkutlah!

Kaget disergap polisi, Aneka Ria Safari alias Ucok Dollong coba melarikan diri ke kebun ubi tak jauh dari kediamannya di ...
Kasi PMD Akui Warga Desa Bantan Pertanyakan Masalah ADD, Tapi…
Metro 24 Jam - Senin, 18 Februari 2019 - 23:14 WIB

Kasi PMD Akui Warga Desa Bantan Pertanyakan Masalah ADD, Tapi…

Aparatur Desa Bantan, Kecamatan Cot Girek, Kabupaten Aceh Utara, meminta pihak kecamatan setempat dapat memberikan solusi atas permasalahan Anggaran Dana ...
Nekat Curi Ikan Gurami Pak Babinsa, Residivis Curanmor Kembali Masuk Sel
Metro 24 Jam - Senin, 18 Februari 2019 - 23:02 WIB

Nekat Curi Ikan Gurami Pak Babinsa, Residivis Curanmor Kembali Masuk Sel

Ada-ada saja ulah remaja satu ini. Seakan tak bosan hidup di penjara. Belum lama bebas dari hukuman setelah tertangkap mencuri ...
Dua Ahli Waris Gampong di Aceh Utara Terima Santunan Klaim BPJS
Metro 24 Jam - Senin, 18 Februari 2019 - 22:10 WIB

Dua Ahli Waris Gampong di Aceh Utara Terima Santunan Klaim BPJS

Bupati Aceh Utara, H Muhammad Thaib (Cek Mad) secara simbolis menyerahkan klaim Santunan BPJS Ketenagakerjaan kepada ahli waris dua orang ...
Bupati Aceh Utara Resmikan Pabrik CPO Milik Investor Sumut
Metro 24 Jam - Senin, 18 Februari 2019 - 21:56 WIB

Bupati Aceh Utara Resmikan Pabrik CPO Milik Investor Sumut

Pabrik Kelapa Sawit (PKS) yang memproduksi minyak Crude Palm Oil (CPO) dengan kapasitas 30 ton per jam, diresmikan Bupati Aceh ...
Personel BNN Amankan Seorang Oknum TNI di Sergai, BB Ribuan Butir Ekstasi
Metro 24 Jam - Senin, 18 Februari 2019 - 21:48 WIB

Personel BNN Amankan Seorang Oknum TNI di Sergai, BB Ribuan Butir Ekstasi

Tim gabungan dari Badan Narkotika Nasional (BNN) RI dan Polisi Militer dilaporkan berhasil menangkap seorang oknum anggota TNI berinisial SM ...
bupati serdang bedagai
Loading...