Senin, 26 Agustus 2019 | 07.46 WIB
Metro24Jam>News>Pegiat Anti Korupsi Asahan Konsultasikan Sejumlah Kasus ke KPK

Pegiat Anti Korupsi Asahan Konsultasikan Sejumlah Kasus ke KPK

Selasa, 4 Desember 2018 - 21:52 WIB

IMG-64351

Pegiat anti korupsi dari Granko Asahan membentangkan spanduk di depan gedung KPK. (ist/metro24jam.com)

JAKARTA, metro24jam.com – Perwakilan Gerakan Anti Narkoba dan Korupsi (Granko) Kabupaten Asahan melakukan kunjungan sekaligus konsultasi ke Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jalan Kuningan Persada No 4, Jakarta Selatan, Selasa (4/12/2018).

Para penggiat anti korupsi yang mengatasnamakan Lembaga DPC Granko Kabupaten Asahan yang dipimpin Ibnu Hajar Piliang didampingi Ketua IWO Asahan Batubara Syarifuddin Harahap, Yunus dan Salomo Malau, sempat melakukan aksi di Gedung Merah Putih itu ketika tiba di sana sekira pukul 10.00 Wib.

Kedatangan para pegiat anti korupsi dari Asahan itu diterima bagian Humas KPK dan personel kepolisian yang sedang berjaga di depan kantor KPK.

Setelah mengetahui maksud kedatangan para penggiat anti korupsi dari Asahan, pihak KPK kemudian mempersilahkan mereka masuk ke ruangan Humas.

Sesampainya di dalam ruangan, pihak Humas KPK kembali mempertanyakan maksud kedatangan para pegiat anti korupsi dari Asahan tersebut.

Setelah diberi penjelasan, bahwa kedatangan mereka ke Gedung Merah Putih itu adalah untuk mencari tahu cara membuat pengaduan kasus dugaan korupsi bagi-bagi uang anggota DPRD Asahan dalam pengesahan APBD, sesuai bukti rekaman yang dimiliki keempat orang tersebut, sekaligus soal dugaan korupsi dana PKK dan anggaran di Disdik Asahan.

Pihak KPK melalui Humas kemudian memberikan penjelasan, bahwa selain bukti rekaman, pengaduan juga harus dibuat secara tertulis dan dijelaskan rincian dugaan korupsinya di atas berkas yang diberi meterai Rp6.000.

Perwakilan Gerakan Anti Narkoba dan Korupsi (Granko) di Kantor KPK. (ist/metro24jam.com)

Lalu mengenai anggaran dugaan korupsi dana PKK dan Disdik Asahan, pihak KPK juga meminta kelengkapan berkas-berkas lainnya.

Setelah itu, pihak humas KPK mengarahkan keempat orang tersebut menemui juru bicara KPK, Febri Diansyah.

Sayangnya, karena saat yang bersamaan Febri sedang sibuk, maka mereka belum bisa bertemu.

“Pak Febri Diansyah sedang sibuk, karena banyak kasus yang ditangani KPK. Hari ini saja, ada dua kasus yang ditangani dan penetapan sebagai tersangka,” beber personel Humas KPK, seperti dituturkan Ibnu Hajar Piliang kepada metro24jam.com, Selasa (4/11/2018) melalui pesan WhatsApp.

Menurut Ibu, mereka diminta datang kembali besok, Rabu (5/12/2018).

Dijelaskan Ibnu, kedatangan mereka ke kantor KPK adalah untuk melaporkan kasus dugaan korupsi berjamaah dalam pengesahan APBD Asahan.

“Kita punya bukti rekaman pembicaraan dua anggota DPRD Asahan terkait bagi-bagi uang untuk pengesahan APBD,” beber Ibnu.

Dalam rekaman itu, jelas Ibnu, anggota DPRD menerima uang berjumlah puluhan juta rupiah, sedangkan ketua fraksi, banggar dan komisi masing-masing menerima lebih banyak.

Senada dikatakan Salomo Malau. Menurut dia ada 3 bukti rekaman pembicaraan anggota DPRD Asahan tentang bagi-bagi uang untuk pengesahan APBD.

Salomo menambahkan, pihaknya juga akan melaporkan anggaran PKK yang ditampung di beberapa dinas di Pemkab Asahan, juga anggaran disdik Asahan. Bukan hanya itu, pihaknya juga ingin menanyakan hasil kedatangan tim penyidik KPK ke Asahan beberapa hari lalu. (Dir)


KOMENTAR ANDA
Loading...
Berita Terkini Lainnya
Ketangkap Bawa 3 Paket Sabu, Pria Ini Ngaku ‘Jualan’ Demi Biaya Hidup
Metro 24 Jam - Senin, 26 Agustus 2019 - 06:04 WIB

Ketangkap Bawa 3 Paket Sabu, Pria Ini Ngaku ‘Jualan’ Demi Biaya Hidup

Menganggur rasanya tidak menyenangkan bagi Andika Sahputra. Tapi, Dusun III, Desa Tanjung Anom, Pancurbatu, Deliserdang itu tak juga mencari kerja. ...
Sebulan Lebih Menghilang, Pria Depresi Ditemukan Nyaris Tinggal Rangka di Aliran Sungai Bahbolon
Metro 24 Jam - Senin, 26 Agustus 2019 - 00:13 WIB

Sebulan Lebih Menghilang, Pria Depresi Ditemukan Nyaris Tinggal Rangka di Aliran Sungai Bahbolon

Sesosok mayat laki-laki tanpa identitas dengan kondisi mulai membusuk ditemukan di jurang aliran Sungai Bahbolon Huta Bangun Mariah, Nagori Bangun ...
Tabrakan Beruntun di Jalinsum Perkebunan Lidah Tanah, 1 Orang Terluka, Lalulintas Sempat Macet
Metro 24 Jam - Minggu, 25 Agustus 2019 - 22:08 WIB

Tabrakan Beruntun di Jalinsum Perkebunan Lidah Tanah, 1 Orang Terluka, Lalulintas Sempat Macet

Tabrakan beruntun terjadi di Jalan Lintas Sumatera, tepatnya di sekitar areal Perkebunan Lidah Tanah, Kecamatan Datuk Tanah Datar, Batubara, Minggu ...
Kasus Perampokan Driver Ojol M Hasan Nasution Ditangani Polsek Medan Kota
Metro 24 Jam - Minggu, 25 Agustus 2019 - 21:42 WIB

Kasus Perampokan Driver Ojol M Hasan Nasution Ditangani Polsek Medan Kota

Kasus perampokan pengemudi ojek online M Hasan Nasution yang terjadi ang terjadi di Jalan Madong Lubis, Jum'at (23/8/2019) dinihari kemarin ...
Didedikasikan Donatur, Gereja Stasi St Yosef Silaen Diresmikan Bupati Tobasa
Metro 24 Jam - Minggu, 25 Agustus 2019 - 20:39 WIB

Didedikasikan Donatur, Gereja Stasi St Yosef Silaen Diresmikan Bupati Tobasa

Bupati Ir Darwin Siagian meresmikan berdirinya Gereja Stasi St Yosef Silaen, Kecamatan Silaen, Toba Samosir, dengan menandatangani prasasti peresmian, Minggu ...
Razia Hunting Polsek Medan Baru, Parbetor dan IRT Terciduk Main Judi
Metro 24 Jam - Minggu, 25 Agustus 2019 - 20:12 WIB

Razia Hunting Polsek Medan Baru, Parbetor dan IRT Terciduk Main Judi

Seorang penarik beca bermotor (Parbetor) dan ibu rumah tangga terciduk sedang bermain judi saat personel Polsek Medan Baru melakukan razia ...
Loading...

Loading…