Minggu, 21 April 2019 | 23.34 WIB
Metro24Jam>News>Metro 24 Jam>Pegiat Anti Korupsi Asahan Konsultasikan Sejumlah Kasus ke KPK

Pegiat Anti Korupsi Asahan Konsultasikan Sejumlah Kasus ke KPK

Selasa, 4 Desember 2018 - 21:52 WIB

IMG-64351

Pegiat anti korupsi dari Granko Asahan membentangkan spanduk di depan gedung KPK. (ist/metro24jam.com)

JAKARTA, metro24jam.com – Perwakilan Gerakan Anti Narkoba dan Korupsi (Granko) Kabupaten Asahan melakukan kunjungan sekaligus konsultasi ke Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jalan Kuningan Persada No 4, Jakarta Selatan, Selasa (4/12/2018).

Para penggiat anti korupsi yang mengatasnamakan Lembaga DPC Granko Kabupaten Asahan yang dipimpin Ibnu Hajar Piliang didampingi Ketua IWO Asahan Batubara Syarifuddin Harahap, Yunus dan Salomo Malau, sempat melakukan aksi di Gedung Merah Putih itu ketika tiba di sana sekira pukul 10.00 Wib.

Kedatangan para pegiat anti korupsi dari Asahan itu diterima bagian Humas KPK dan personel kepolisian yang sedang berjaga di depan kantor KPK.

Setelah mengetahui maksud kedatangan para penggiat anti korupsi dari Asahan, pihak KPK kemudian mempersilahkan mereka masuk ke ruangan Humas.

Sesampainya di dalam ruangan, pihak Humas KPK kembali mempertanyakan maksud kedatangan para pegiat anti korupsi dari Asahan tersebut.

Setelah diberi penjelasan, bahwa kedatangan mereka ke Gedung Merah Putih itu adalah untuk mencari tahu cara membuat pengaduan kasus dugaan korupsi bagi-bagi uang anggota DPRD Asahan dalam pengesahan APBD, sesuai bukti rekaman yang dimiliki keempat orang tersebut, sekaligus soal dugaan korupsi dana PKK dan anggaran di Disdik Asahan.

Pihak KPK melalui Humas kemudian memberikan penjelasan, bahwa selain bukti rekaman, pengaduan juga harus dibuat secara tertulis dan dijelaskan rincian dugaan korupsinya di atas berkas yang diberi meterai Rp6.000.

Perwakilan Gerakan Anti Narkoba dan Korupsi (Granko) di Kantor KPK. (ist/metro24jam.com)

Lalu mengenai anggaran dugaan korupsi dana PKK dan Disdik Asahan, pihak KPK juga meminta kelengkapan berkas-berkas lainnya.

Setelah itu, pihak humas KPK mengarahkan keempat orang tersebut menemui juru bicara KPK, Febri Diansyah.

Sayangnya, karena saat yang bersamaan Febri sedang sibuk, maka mereka belum bisa bertemu.

“Pak Febri Diansyah sedang sibuk, karena banyak kasus yang ditangani KPK. Hari ini saja, ada dua kasus yang ditangani dan penetapan sebagai tersangka,” beber personel Humas KPK, seperti dituturkan Ibnu Hajar Piliang kepada metro24jam.com, Selasa (4/11/2018) melalui pesan WhatsApp.

Menurut Ibu, mereka diminta datang kembali besok, Rabu (5/12/2018).

Dijelaskan Ibnu, kedatangan mereka ke kantor KPK adalah untuk melaporkan kasus dugaan korupsi berjamaah dalam pengesahan APBD Asahan.

“Kita punya bukti rekaman pembicaraan dua anggota DPRD Asahan terkait bagi-bagi uang untuk pengesahan APBD,” beber Ibnu.

Dalam rekaman itu, jelas Ibnu, anggota DPRD menerima uang berjumlah puluhan juta rupiah, sedangkan ketua fraksi, banggar dan komisi masing-masing menerima lebih banyak.

Senada dikatakan Salomo Malau. Menurut dia ada 3 bukti rekaman pembicaraan anggota DPRD Asahan tentang bagi-bagi uang untuk pengesahan APBD.

Salomo menambahkan, pihaknya juga akan melaporkan anggaran PKK yang ditampung di beberapa dinas di Pemkab Asahan, juga anggaran disdik Asahan. Bukan hanya itu, pihaknya juga ingin menanyakan hasil kedatangan tim penyidik KPK ke Asahan beberapa hari lalu. (Dir)


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Gudang Lilin di Komplek Cemara Asri Ludes Dilahap Api, Pemilik Rugi Miliaran Rupiah
Metro 24 Jam - Minggu, 21 April 2019 - 22:29 WIB

Gudang Lilin di Komplek Cemara Asri Ludes Dilahap Api, Pemilik Rugi Miliaran Rupiah

Gudang penyimpanan lilin di Jalan Irian Barat Pasar 7, Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, ludes terbakar, Minggu (21/4/2019) pagi. ...
Tragis! Suami Terpaksa Hanya Bisa Menyaksikan Rumah dan Istrinya Terbakar
Metro 24 Jam - Minggu, 21 April 2019 - 21:02 WIB

Tragis! Suami Terpaksa Hanya Bisa Menyaksikan Rumah dan Istrinya Terbakar

Tragis! Esron Sidabutar (73) hanya bisa menyaksikan istrinya Rosmalina br Sinaga (71), ikut terbakar bersama rumah mereka, di Jalan Siantar-Saribu ...
Ngebut Tengah Malam, Tabrakan di Jalan Perbaungan-Pantai Cermin, 2 Pemuda Tewas!
Metro 24 Jam - Minggu, 21 April 2019 - 20:23 WIB

Ngebut Tengah Malam, Tabrakan di Jalan Perbaungan-Pantai Cermin, 2 Pemuda Tewas!

Dua pemuda tewas seketika setelah sepedamotor yang dikendarai masing-masing bertabrakan di Jalan Umum Perbaungan-Pantai Cermin, tepatnya di Lingkungan I, Kelurahan ...
Jenguk Suami di Lapas Binjai, ASN RS Pirngadi Ini Coba Selundupkan Sabu dan Kondom Dalam Bra
Metro 24 Jam - Minggu, 21 April 2019 - 14:53 WIB

Jenguk Suami di Lapas Binjai, ASN RS Pirngadi Ini Coba Selundupkan Sabu dan Kondom Dalam Bra

Seorang wanita ditangkap saat akan menjenguk suaminya yang ditahan di Lembaga Pemasyarakatan Binjai, Sabtu (20/4/2019). Pasalnya, perempuan bernama SEM alias ...
Bawa 11 Bal Ganja dari Aceh, Nelayan Asal Padang Terciduk di Kota Binjai
Metro 24 Jam - Minggu, 21 April 2019 - 14:29 WIB

Bawa 11 Bal Ganja dari Aceh, Nelayan Asal Padang Terciduk di Kota Binjai

Seorang nelayan bernama Riki Fernando (30), warga Jalan Makasar-Palembang, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, Sumatera Barat, terciduk saat berusaha menyelundupkan ...
Hanyut Saat Mandi di Sungai Silau, Pria Lanjut Usia Belum Ditemukan
Metro 24 Jam - Minggu, 21 April 2019 - 14:18 WIB

Hanyut Saat Mandi di Sungai Silau, Pria Lanjut Usia Belum Ditemukan

Seorang pria lanjut usia dilaporkan hanyut di aliran Sungai Silau, di kawasan Jalan Sei Piasa/Gang Badak, Lingkungan II, Kelurahan Kisaran, ...
Loading...