Senin, 18 Februari 2019 | 23.44 WIB
Metro24Jam>News>Metro 24 Jam>Pelaku Penganiayaan Pelajar Hingga Tewas di Kembangan Diamankan Polisi

Pelaku Penganiayaan Pelajar Hingga Tewas di Kembangan Diamankan Polisi

Rabu, 21 November 2018 - 19:22 WIB

IMG-63861

Petugas memperlihatkan barang bukti pakaian yang diamankan. (ist/metro24jam.com)

JAKARTA, metro24jam.com – Personel Polsek Kembangan bersama team Jatanras Polres Metro Jakarta Barat jam berhasil mengamankan 2 anak yang diduga sebagai pelaku penganiayaan pelajar SMP Al Mansuriyah, David Riyanto dan Muhamad Ubaydillah Arya Agung, dalam waktu kurang dari 24 jam.

David meninggal dunia akibat penganiayaan tersebut, sedangkan Ubaydillah mengalami luka sobek di kepala dan patah tulang pergelangan tangan kanan.

Informasi yang diperoleh, Rabu (21/11/2018), kedua remaja terduga pelaku penganiyaan, AAZ (15) dan AKM (14) diamankan dari rumahnya, meski sempat akan melarikan diri. Namun polisi yang sudah bersiap dengan cepat meringkus keduanya.

AAZ berhasil diamankan di Komplek Kejaksaan Karang Mulya, Kota Tangerang, sedangkan AKM diamankan di Jalan H Mading, Kelurahan Kembangan Utara, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat, senin (19/11/2018) kemarin.

Kapolsek Kembangan, Kompol Egman Adnan melalui Wakapolsek AKP Herjhon Silaban mengungkapkan, penangkapan berawal ketika Tim Buser Polsek Kembangan mendapat informasi dari warga adanya keributan yang diduga merupakan tawuran pelajar di Jalan Raya Kembangan, Kembangan Utara, Kembangan, Jakarta Barat. Salah satu korban diketahui meninggal dunia dan dibawa ke RS Puri Indah, serta seorang korban lainnnya di larikan ke RS Graha Kedoya.

Mengetahui adanya informasi tersebut, Tim langsung bergerak cepat membagi tugas dengan mengecek ke RS Puri Indah dan RS Graha Kedoya serta ke lokasi terjadinya tawuran hingga kemudian didapat keterangan awal mengenai ciri-ciri pelaku.

“Kita langsung bentuk tim gabungan dari jatanras polres metro Jakarta Barat dibawah pimpinan AKP Rulian syauri, Sh, Sik dan polsek kembangan dibawah pimpinan Iptu Dimitri Mahendra SIK MSi dan akhirnya kita dapat mengamankan dua orang pelaku,” ungkap Egman, Rabu (21/11/18).

Kedua anak yang diamankan, merupakan pelajar kelas IX dari MTs Sa’adatud Darain. Motifnya tawuran adalah serangan balasan akibat insiden serupa pada Jumat (16/11/2018) lalu.

Saat itu, kelompok sekolah korban (SMP “AM/EL EM ENT) sedang melakukan konvoi melintas di depan kelompok tersangka (MTS SD/SADAM) akan tetapi diusir security sekolah MTS SD/SADAM.

Sementara, Kanit Reskrim Polsek Kembangan Polres Metro Jakarta Barat Iptu Dimitri Mahendra SIK MSi menjelaskan, kejadian berawal ketika kedua korban pulang sekolah dan berboncengan sepeda motor dari arah Puri menuju pertigaan Asem.

Saat melintas di Jalan Raya Kembangan, para remaja bersama rekan-rekannya yang sedang konvoi dari arah yang bersamaan langsung memukul korban dengan menggunakan stick golf.

“Pelaku langsung memukul ke arah kepala dan tangan korban korban Muhammad Ubaydillah sebanyak dua kali dan pada pukulan ketiga mengenai kepala korban David Riyanto, sehingga nyawa David pun tak dapat diselamatkan setelah David yang mengemudikan sepeda motor hilang keseimbangan hingga menabrak mobil yang sedang terparkir,” jelas Dimitri.

Lebih jauh Dimitri menuturkan, berdasarkan informasi yang didapat, AAZ berperan sebagai eksekutor yang memegang stick golf dan menganiaya korban dengan cara memukul hingga mengakibatkan korban meninggal dunia.

Sementara AKM menyetir motor yang dikendarai AKM dan AAZ dan menyediakan stick golf dan menyerahkan kepada pelaku AAZ.

Dari kejadian tersebut, polisi mengamankan barang bukti berupa 2 potong baju seragam sekolah SMP Al Mansyuriah, satu batang besi patahan stick golf, satu unit sepeda motor Honda Scoopy warna putih B 6119 UTT (milik pelaku) dan Yamaha Mio B-3729-BFA milik korban.

“Kedua pelaku sudah kita amankan dan akan kita jerat Pasal 80 ayat (2) dan (3) UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak jo Pasal 351 (3) KUHPidana,” tutupnya. (vin)

BACA JUGA:
Tawuran Pelajar di Kembangan, 1 Orang Tewas Dihantam Stick Golf


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Disergap Polisi, Pria Ini Lari ke Kebun Ubi, Sangkutlah!
Metro 24 Jam - Senin, 18 Februari 2019 - 23:19 WIB

Disergap Polisi, Pria Ini Lari ke Kebun Ubi, Sangkutlah!

Kaget disergap polisi, Aneka Ria Safari alias Ucok Dollong coba melarikan diri ke kebun ubi tak jauh dari kediamannya di ...
Kasi PMD Akui Warga Desa Bantan Pertanyakan Masalah ADD, Tapi…
Metro 24 Jam - Senin, 18 Februari 2019 - 23:14 WIB

Kasi PMD Akui Warga Desa Bantan Pertanyakan Masalah ADD, Tapi…

Aparatur Desa Bantan, Kecamatan Cot Girek, Kabupaten Aceh Utara, meminta pihak kecamatan setempat dapat memberikan solusi atas permasalahan Anggaran Dana ...
Nekat Curi Ikan Gurami Pak Babinsa, Residivis Curanmor Kembali Masuk Sel
Metro 24 Jam - Senin, 18 Februari 2019 - 23:02 WIB

Nekat Curi Ikan Gurami Pak Babinsa, Residivis Curanmor Kembali Masuk Sel

Ada-ada saja ulah remaja satu ini. Seakan tak bosan hidup di penjara. Belum lama bebas dari hukuman setelah tertangkap mencuri ...
Dua Ahli Waris Gampong di Aceh Utara Terima Santunan Klaim BPJS
Metro 24 Jam - Senin, 18 Februari 2019 - 22:10 WIB

Dua Ahli Waris Gampong di Aceh Utara Terima Santunan Klaim BPJS

Bupati Aceh Utara, H Muhammad Thaib (Cek Mad) secara simbolis menyerahkan klaim Santunan BPJS Ketenagakerjaan kepada ahli waris dua orang ...
Bupati Aceh Utara Resmikan Pabrik CPO Milik Investor Sumut
Metro 24 Jam - Senin, 18 Februari 2019 - 21:56 WIB

Bupati Aceh Utara Resmikan Pabrik CPO Milik Investor Sumut

Pabrik Kelapa Sawit (PKS) yang memproduksi minyak Crude Palm Oil (CPO) dengan kapasitas 30 ton per jam, diresmikan Bupati Aceh ...
Personel BNN Amankan Seorang Oknum TNI di Sergai, BB Ribuan Butir Ekstasi
Metro 24 Jam - Senin, 18 Februari 2019 - 21:48 WIB

Personel BNN Amankan Seorang Oknum TNI di Sergai, BB Ribuan Butir Ekstasi

Tim gabungan dari Badan Narkotika Nasional (BNN) RI dan Polisi Militer dilaporkan berhasil menangkap seorang oknum anggota TNI berinisial SM ...
bupati serdang bedagai
Loading...