Jumat, 26 April 2019 | 23.00 WIB
Metro24Jam>News>Metro 24 Jam>8 Bulan Ditahan di Malaysia, 5 Nelayan Asal Langkat Dipulangkan Hari Ini

8 Bulan Ditahan di Malaysia, 5 Nelayan Asal Langkat Dipulangkan Hari Ini

Kamis, 8 November 2018 - 16:27 WIB

IMG-63432

Kelima nelayang yang dipulangkan. (ist/metro24jam.com)

KUALANAMU, metro24jam.com – Setelah menjalani proses Hukum selama 8 bulan di penjara Perlis, Malaysia, karena dituduh melewati tapal batas saat mencari ikan di Selat Malaka, akhirnya 5 nelayan asal Pangkalan Brandan, Langkat dipulangkan ke tanah air lewat Bandara International Kualanamu, Kamis (08/11/2018) siang.

Kelima nelayan tersebut dipulangkan melalui Pulau Pinang (Penang), yaitu, Ismail, Nazri, Armansyah, Juriansyah, Imam Syafii.

Kedatangan kelima nelayan yang ditangkap Polis Laut Diraja Malaysia pada 15 Maret 2018 lalu disambut Wakil Ketua Komite Dua, Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Parlindungan Purba bersama pihak KKP RI dan Kadis KKP Sumut di pintu kedatangan internasional Bandara Kualanamu.

Proses pemulangan ini dilakukan Pihak Wakil Komite Dua DPD RI asal Sumut, Parlindungan Purba, bekerjasama dengan pihak Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI, serta Konjen RI di Pulau Pinang, Iwanshah Wibisono, sehingga pihak Kerajaan Malaysia dapat memulangkan kelima nelayan asal Langkat tersebut.

Armansyah, salah seorang nelayan mengatakan, mereka ditangkap saat sedang tertidur di atas kapal motor pencari ikan yang mereka bawa saat itu.

“Kami sedang tidur bang. Tiba-tiba saja kami dibangunkan polisi, katanya kami sudah masuk wilayah perairan Malaysia di Selat Malaka dan ditahan di penjara Perlis selama 8 bulan. Alhamdulillah sekarang kami sudah kembali ke tanah air,” ujarnya.

Sementara itu, Parlindungan Purba mengatakan, bahwa dia tetap konsisten untuk membantu para nelayan Indonesia khususnya asal Sumatera Utara yang ditahan di Malaysia akibat mencari ikan hingga melewati tabal batas.

“Hari ini kita bebaskan lima orang lagi nelayan asal Langkat,” kata dia.

Parlindungan berharap kelimanya tidak lagi mengulangi kesalahan kedua dan pemerintah, khususnya Kementerian Kelautan dan Perikanan terus melakan sosialisasi dan memperhatikan nasib nelayan sehingga tidak lagi melaut hingga melewati tapal batas akibat minimnya tangkapan,” pungkas Parlindungan.

Sedangkan Patiwi Budiarti, selaku Kasi penanganan awak kapal Direktorat penanganan pelanggaran KKP, hingga saat ini masih ada enam lagi nelayan asal Langkat yang masih ditahan Malaysia bersama lima orang asal Aceh.

“Direncanakan keenam nelayan asal langkat akan dipulangkan pada Desember 2018 mendatang,” bebernya.

Setelah tiba di bandara Kualanamu, kelima nelayan tersebut langsung dipulangkan ke kampung halamannya di Pangkalan Brandan, Langkat. (fan)


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Pria Berkaos Loreng Tewas Dalam Kamarnya, di Lokasi Ditemukan Bong
Metro 24 Jam - Jumat, 26 April 2019 - 20:48 WIB

Pria Berkaos Loreng Tewas Dalam Kamarnya, di Lokasi Ditemukan Bong

Seorang pria paruh baya yang mengenakan seragam loreng ditemukan tak bernyawa di kediamannya Jalan Sei Mencirim, Dusun 11 Desa Paya ...
Dicegat Polisi di Jalan Irian Desa Dagang Kerawan, Pemuda Ini Kedapatan Pegang Sabu
Metro 24 Jam - Jumat, 26 April 2019 - 20:24 WIB

Dicegat Polisi di Jalan Irian Desa Dagang Kerawan, Pemuda Ini Kedapatan Pegang Sabu

Personel Unit Reskrim Polsek Tanjung Morawa meringkus seorang pemuda yang kedapatan memiliki sabu-sabu, di Jalan Irian, Dusun 4, Desa Dagang ...
Rokontruksi Pembunuhan Ngatiem, Pria Berkumis Coba Serang Pelaku
Metro 24 Jam - Jumat, 26 April 2019 - 20:10 WIB

Rokontruksi Pembunuhan Ngatiem, Pria Berkumis Coba Serang Pelaku

Polisi menggelar rekonstruksi pembunuhan korban Ngatiem alias Ati, di areal perkebunan kelapa sawit Afdeling III PTPN 4 Kebun Laras, Nagori ...
Kesal Sering Dicaci-maki, Karyawan Cuci Steam Nekat Bunuh Majikan
Metro 24 Jam - Jumat, 26 April 2019 - 19:28 WIB

Kesal Sering Dicaci-maki, Karyawan Cuci Steam Nekat Bunuh Majikan

Pelaku pembunuhan pengusaha cuci steam, Robby Diandra (39), yang ditemukan tewas diKapuk Kamal Raya Tegal alur, Kalideres Jakarta Barat, pada ...
Demi Nyabu, Motor Milik Keluarga Sendiri Disikat, Pemuda Ini Diantar Pemilik ke Kantor Polisi
Metro 24 Jam - Jumat, 26 April 2019 - 19:18 WIB

Demi Nyabu, Motor Milik Keluarga Sendiri Disikat, Pemuda Ini Diantar Pemilik ke Kantor Polisi

Gara-gara belajar nyabu, pekerjaan sebagai pedagang pakaian, akhirnya tak mencukupi untuk bagi Kevin Syah (19). Pemuda yang tinggal di Jalan ...
BNNP Gagalkan Peredaran Sabu Dalam Kemasan Milo dari Malaysia, Dikendalikan dari Lapas Tanjung Gusta
Metro 24 Jam - Jumat, 26 April 2019 - 18:55 WIB

BNNP Gagalkan Peredaran Sabu Dalam Kemasan Milo dari Malaysia, Dikendalikan dari Lapas Tanjung Gusta

Personel Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumut kembali berhasil menggagalkan upaya penyelundupan sabu-sabu asal Malaysia. Jaringan ini juga disebut dikendalikan ...
Loading...