Jumat, 26 April 2019 | 22.44 WIB
Metro24Jam>News>Metro 24 Jam>Beraksi Pakai Senpi dan Sajam, 3 Perampok Mini Market Antar Kabupaten Dipelor Polisi

Beraksi Pakai Senpi dan Sajam, 3 Perampok Mini Market Antar Kabupaten Dipelor Polisi

Rabu, 31 Oktober 2018 - 17:43 WIB

IMG-63180

Rekaman CCTV saat para pelaku beraksi di Alfamart Pulau Raja. (ist/metro24jam.com)

KISARAN, metro24jam.com – Tim gabungan dari Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Asahan dan Tebing Tinggi serta Unit Reskrim Polsek Dolok Masihul berhasil mengamankan tiga laki-laki spesialis pembobol mini market Alfamart dan Indomaret lintas Kabupaten, Selasa (3O/10/2018).

Ketiganya juga mendapat masing-masing ‘hadiah’ sebutir timah panas karena coba melarikan diri saat akan ditangkap.

Informasi yang dihimpun, dalam setiap aksinya, para pelaku ini sering menggunakan kekerasan, dengan menodongkan senjata kepada karyawan mini market yang dirampok.

Kapolres Asahan, AKBP Yemi Mandagi, dalam keterangannya melalui Kasat Reskrim AKP Ricky Pripurna Atmaja, Rabu (31/10/2018), penangkapan para tersangka dilakukan berdasarkan 3 laporan kepolisian, masing-masing LP/142/X/2018/SU/Res Asahan/Sek P Raja, tanggal 19 Oktober 2018, LP/185/X/2018/SPKT/SU/LBS/Sekta Kotapinang, tanggal 20 Oktober 2018, serta LP/106/X/2018/SU/Tebing Tinggi, tanggal 29 Oktober 2018.

Ketiga tersangka pelaku yang berhasil diringkus petugas adalah, Haryadi (38) dan Hafis Purba (32) serta M Nurdani (37). Ketiganya berasal dari Dusun VII, Desa Bantan, Kecamatan Dolok Masihul, Serdang Bedagai.

Menurut AKP Ricky Pripurna Atmaja, aksi pertama dilakukan pada Jumat (19/10/2018) sekira pukul 24.39 Wib.

“Saat itu pelapor yang baru selesai menutup Toko Alfamart, sedang beristirahat tidur-tiduran. Namun, kemudian mendengar suara barang jatuh dari lantai 2,” beber AKP Ricky, Rabu (31/10/2018) siang.

Para pelaku mendapat perawatan di RS. (ist/metro24jam.com)

Mendengar itu, karyawan Alfamart tersebut langsung mengecek ke lantai dua. Namun ketika akan naik, dia melihat ada bekas tapak kaki di anak tangga.

Kemudian sang karyawan bersama rekannya coba melihat siapa yang telah masuk ke dalam toko.

Mengetahui aksinya dipergoki, para pelaku kemudian mengancam dengan memegang pisau cutter dan obeng.

“Kalau kalian menjerit, kalian ku bunuh!” ancam pelaku kepada dua karyawan tersebut, seperti dituturkan mereka saat memberikan keterangan kepada polisi.

Barang bukti hasil rampokan yang diambil dari mini market. (ist/metro24jam.com)

Selanjutnya, pelaku menanyakan di mana letak lakban. Bersama seorang karyawan pria seorang pelaku kemudian mengambil lakban dari rak toko. Setelah itu, para pelaku mengikat tangan dan kaki kedua karyawan tersebut. Mereka juga menutup mata para karyawan tersebut menggunakan lakban.

Ditambahkan AKP Ricky, setelah berselang sekira lebih kurang satu jam, karyawan tersebut tak mendengar suara lagi. Merasa para pelaku sudah pergi, dia pun berusaha membuka tangan dari ikatan lakban bersama rekan kerjanya bernama Anisa.

“Kami berlari ke depan dan membuka pintu berusaha untuk keluar, setelah mengecek barang yang hilang dari dalam Toko Alfa Mart,” kata kedua karyawan Alfa Mart tersebut seperti dituturkan kembali oleh AKP Ricky.

Setelah diperiksa, barang-barang yang hilang di antaranya, satu unit sepeda motor Honda Vario BK 4149 QAH warna coklat, nomor rangka MH1KF1124HK036541, Nomor Mesin KF11E2033141, uang tunai Rp11 juta dan empat unit ponsel.

Selain itu, beberapa barang belanjaan juga dilaporkan hilang dari dalam toko Alfamart, antara lain rokok 1 rak, susu kaleng merk S-26, peralatan bayi, susu kotak merk ChilKid, MyBaby Cap Lang dan bedak merk Ponds.

“Mengetahui hal itu, selanjutnya para pelapor membuat pengaduan ke Polsek Pulau Raja,” sebut AKP Ricky.

Senjata api rakitan jenis revolver yang digunakan. (ist/metro24jam.com)

Menindaklanjuti laporan itu, personel gabungan Sat Reskrim Polres Asahan kemudian melakukan penyelidikan, hingga diperoleh informasi bahwa salah satu diduga pelaku bernama M Nurdin, berada di Kelurahan Kampung Keling, Kota Tebing Tinggi.

Personel Sat Reskrim Polres Asahan kemudian berkoordinasi dengan Sat Reskrim Polres Tebing Tinggi untuk melakukan penangkapan.

Selanjutnya, tim gabungan kemudian mendatangi lokasi dimaksud dan menemukan M Nurdani di lokasi. Tanpa membuang waktu, polisi langsung meringkusnya.

Dari keterangan Nurdani diketahui, bahwa aksi itu dilakukan bersama 4 orang temannya.

Selanjutnya tim gabungan melakukan pengembangan dan berhasil meringkus 2 pelaku lainnya bernama Haryadi dan Hafis.

“Para pelaku melakukan pencurian di 3 kabupaten yaitu Alfamart Pulau Raja, Alfamart Kota Pinang dan Indomart Kota Tebing Tinggi. Dan pada saat melakukan aksinya, para pelaku menggunakan satu pucuk senjata api rakitan jenis revolver dan senjata tajam,” jelas AKP Ricky.

Hasil interogasi, para pelaku mengaku merupakan spesialis bongkar minimarket lintas kabupaten.

Dari pengungkapan itu, polisi berhasil mengamankan barang bukti dari salah satu rumah berupa, satu pucuk senjata api revolver rakitan, 3 butir peluru, 1 unit sepeda motor Honda Vario warna hitam, 1 unit HP merk OPPO, 2 unit TV, sebilah pisau, 17 kotak susu SGM, 15 kotak susu Chilkid, 7 kotak susu Lacto Gold, 5 kota susu L-Men, Shampo dan pasta gigi, pengharum ruangan dan lain-lain, diperkirakan senilai Rp70 juta.

“Kita masih melakukan pengembangan kasus ini. Para pelaku beserta barang bukti yang diamankan sudah dibawa ke Polres Asahan guna keperluan pemeriksaan lebih lanjut,” kata AKP Ricky. (Gus)


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Pria Berkaos Loreng Tewas Dalam Kamarnya, di Lokasi Ditemukan Bong
Metro 24 Jam - Jumat, 26 April 2019 - 20:48 WIB

Pria Berkaos Loreng Tewas Dalam Kamarnya, di Lokasi Ditemukan Bong

Seorang pria paruh baya yang mengenakan seragam loreng ditemukan tak bernyawa di kediamannya Jalan Sei Mencirim, Dusun 11 Desa Paya ...
Dicegat Polisi di Jalan Irian Desa Dagang Kerawan, Pemuda Ini Kedapatan Pegang Sabu
Metro 24 Jam - Jumat, 26 April 2019 - 20:24 WIB

Dicegat Polisi di Jalan Irian Desa Dagang Kerawan, Pemuda Ini Kedapatan Pegang Sabu

Personel Unit Reskrim Polsek Tanjung Morawa meringkus seorang pemuda yang kedapatan memiliki sabu-sabu, di Jalan Irian, Dusun 4, Desa Dagang ...
Rokontruksi Pembunuhan Ngatiem, Pria Berkumis Coba Serang Pelaku
Metro 24 Jam - Jumat, 26 April 2019 - 20:10 WIB

Rokontruksi Pembunuhan Ngatiem, Pria Berkumis Coba Serang Pelaku

Polisi menggelar rekonstruksi pembunuhan korban Ngatiem alias Ati, di areal perkebunan kelapa sawit Afdeling III PTPN 4 Kebun Laras, Nagori ...
Kesal Sering Dicaci-maki, Karyawan Cuci Steam Nekat Bunuh Majikan
Metro 24 Jam - Jumat, 26 April 2019 - 19:28 WIB

Kesal Sering Dicaci-maki, Karyawan Cuci Steam Nekat Bunuh Majikan

Pelaku pembunuhan pengusaha cuci steam, Robby Diandra (39), yang ditemukan tewas diKapuk Kamal Raya Tegal alur, Kalideres Jakarta Barat, pada ...
Demi Nyabu, Motor Milik Keluarga Sendiri Disikat, Pemuda Ini Diantar Pemilik ke Kantor Polisi
Metro 24 Jam - Jumat, 26 April 2019 - 19:18 WIB

Demi Nyabu, Motor Milik Keluarga Sendiri Disikat, Pemuda Ini Diantar Pemilik ke Kantor Polisi

Gara-gara belajar nyabu, pekerjaan sebagai pedagang pakaian, akhirnya tak mencukupi untuk bagi Kevin Syah (19). Pemuda yang tinggal di Jalan ...
BNNP Gagalkan Peredaran Sabu Dalam Kemasan Milo dari Malaysia, Dikendalikan dari Lapas Tanjung Gusta
Metro 24 Jam - Jumat, 26 April 2019 - 18:55 WIB

BNNP Gagalkan Peredaran Sabu Dalam Kemasan Milo dari Malaysia, Dikendalikan dari Lapas Tanjung Gusta

Personel Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumut kembali berhasil menggagalkan upaya penyelundupan sabu-sabu asal Malaysia. Jaringan ini juga disebut dikendalikan ...
Loading...