Kamis, 18 Oktober 2018 | 10.55 WIB
Metro24Jam>News>Metro 24 Jam>4 Orang Sekeluarga Tewas Tertimbun Longsor, Ibu Anak Ditemukan Berpelukan

4 Orang Sekeluarga Tewas Tertimbun Longsor, Ibu Anak Ditemukan Berpelukan

Jumat, 12 Oktober 2018 - 13:24 WIB

IMG-62502

Kondisi rumah yang tertimbun longsor di gang Senggol, Ketapang, Keluarahan Simaremare, Sibolga Utara, Kamis (11/10/2018). (Antaranews.com)

SIBOLGA, metro24jam.com – Empat orang dilaporkan tewas tertimbun longsor di Kota Sibolga akibat tertimbun longsoran fondasi bangunan, setelah diguyur hujan sejak Kamis (11/10/2018) siang hingga sore hari.

Seperti dilaporkan Antaranews.com, Kamis (11/10/2018), peristiwa maut itu terjadi sekira pukul 17.30 Wib di Gang Senggol Ketapang Kelurahan Simaremare, Sibolga.

Keempat korban tersebut adalah, seorang ibu bernama Ika Marbun (31) bersama putrinya Yuni Tobing (4), adiknya Wahid Tobing (1,5). Sementara seorang lainnya bernama Saiful Lubis (11), siswa kelas IV MIN Ketapang.

Berdasarkan keterangan pemilik rumah bermarga Sihombing, Kamis sore hujan cukup deras disertai angin kencang. Saat itu korban yang sudah lama mengontrak rumahnya baru saja pulang jualan bakso bakar dari pelabuhan lama Anggar Sibolga.

Tiba di rumah, tembok fondasi rumah yang ada di atasnya mendadak rubuh dan langsung menimpa rumah kontrakannya.

“Mereka masih famili kandung. Mereka sudah cukup lama mengontrak di rumah saya. Posisi rumah di Gang Senggol ini berada di perbukitan. Kami tidak menyangka akan terjadi longsor seperti ini,” katanya kepada Antara.

Menurut Sihombing, bererapa tahun lalu juga sudah pernah terjadi longsor, namun tidak separah yang terjadi saat ini. Ia juga sudah pernah menyampaikan agar pemilik rumah yang ada di atas tidak membangun lagi sampai ke areal belakang.

“Karena posisinya tanahnya sangat terjal. Kondisi rumah yang tertimbun longsor lantainya terbuat dari semen dan dindingnya dari papan serta beratap seng,” ungkapnya.

Sementara itu, menurut tetangga korban Lidya Hutagalung (32), korban Saiful Lubis (11) sore itu pergi menonton televisi ke rumah pamannya yang masih satu dinding dengan rumah mereka.

Saat itu pamannya pergi ke luar menjemput sesuatu dan ayah Saiful sedang menarik becak. Jadi menurut Lidya, keempat korban yang meninggal dunia itu berada di rumah Ika Marbun.

“Tiba-tiba saja suara runtuhan terdengar. Wargapun datang memberikan pertolongan namun karena besarnya runtuhan pondasi rumah yang menimpa, keempat korban yang tertimbun sangat sulit untuk dievakuasi,” katanya.

Di bawah guyuran hujan deras keempat korban dapat dievakuasi dan dilarikan ke rumah sakit. Dua orang dibawa ke Rumah Sakit FL Tobing atas nama Ika Marbun (31) dan putrinya Yuni Tobing (4).

Sedangkan dua lagi atas nama Wahid Tobing (1,5) dan Saiful Lubis (11) dilarikan ke Rumah Sakit Swasta Meta Medika Sibolga.

Disemayamkan di Rumah Kerabat

Kamis malam, keempat jenazah disemayamkan di rumah kerabat mereka yang tidak jauh dari lokasi kejadian. Tangisan keluarga dan warga pecah ketika satu per satu jenazah diturunkan dari ambulans dan ditandu menuju rumah duka.

Menurut Lidya, yang paling sulit dievakuasi adalah Yuni Tobing (4), karena berada di reruntuhan fondasi rumah yang longsor, sedangkan posisi ibunya, Ika Marbun, tampak memeluk anaknya.

“Posisi ibunya terlihat memeluk anaknya, mungkin ingin menyelamatkan anaknya dari timbunan fondasi rumah yang tiba-tiba menghantam rumah kontrakan mereka,” katanya. (ant/asp)


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Suzuki Ertiga Hangus Terbakar, Beruntung Penumpangnya Selamat
Metro 24 Jam - Kamis, 18 Oktober 2018 - 01:21 WIB

Suzuki Ertiga Hangus Terbakar, Beruntung Penumpangnya Selamat

Mobil Suzuki Ertiga nomor polisi W 1774 YT mendadak terbakar saat melintas di Jalan Raya Alpha, Desa Sawotratap, Gedangan, Rabu ...
Iming-Iming Uang Jajan 5 Ribu, Petugas Kebersihan Berhasil Cabuli Puluhan Siswi
Metro 24 Jam - Kamis, 18 Oktober 2018 - 00:43 WIB

Iming-Iming Uang Jajan 5 Ribu, Petugas Kebersihan Berhasil Cabuli Puluhan Siswi

Dengan memberikan iming-iming uang jajan Rp 5 ribu, akhirnya Ud (62) berhasil mencabuli puluhan siswi Sekolah Dasar (SD). Warga pendatang ...
Jatuh Dari Rakit Melintasi Sungai, Kek Asman Belum Ditemukan
Metro 24 Jam - Kamis, 18 Oktober 2018 - 00:14 WIB

Jatuh Dari Rakit Melintasi Sungai, Kek Asman Belum Ditemukan

Asman (60) warga Desa Sukamulya, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, terjatuh dari rakitnya sehingga hanyut terbawa arus sungai Cisadane ...
Antisipasi Kecelakaan, Satlantas Polres Tebing Tinggi Semen Lubang Jalan, Salut!
Metro 24 Jam - Rabu, 17 Oktober 2018 - 20:50 WIB

Antisipasi Kecelakaan, Satlantas Polres Tebing Tinggi Semen Lubang Jalan, Salut!

Personel Satlantas Polres Tebing Tinggi melakukan upaya meminimalisir kecelakaan lalulintas dengan menutup lobang jalan yang menganga di beberapa titik, di ...
Kabur dari Sel Polsek Simpang Empat, Tersangka Pencurian Ditembak Polisi di Tanjungbalai
Metro 24 Jam - Rabu, 17 Oktober 2018 - 20:30 WIB

Kabur dari Sel Polsek Simpang Empat, Tersangka Pencurian Ditembak Polisi di Tanjungbalai

Tim gabungan dari Polres Asahan dan Polsek Simpang Empat mengakhiri pelarian Bambang Hirwansyah (27), tersangka pencurian yang sempat kabur dari ...
Klaim Keluarga, Jasad Wanita di Perairan Batubara Adalah Suniati, Desy: Gigi Ibu Pernah Dikikir
Metro 24 Jam - Rabu, 17 Oktober 2018 - 20:19 WIB

Klaim Keluarga, Jasad Wanita di Perairan Batubara Adalah Suniati, Desy: Gigi Ibu Pernah Dikikir

Misteri hilangnya 3 orang sekeluarga akhirnya terungkap sebagian. Pertanyaan terkait keberadaan Muhajir (49) dan istrinya Suniati (50) serta putra mereka ...