Kamis, 20 Juni 2019 | 04.55 WIB
Metro24Jam>News>4 Orang Sekeluarga Tewas Tertimbun Longsor, Ibu Anak Ditemukan Berpelukan

4 Orang Sekeluarga Tewas Tertimbun Longsor, Ibu Anak Ditemukan Berpelukan

Jumat, 12 Oktober 2018 - 13:24 WIB

IMG-62502

Kondisi rumah yang tertimbun longsor di gang Senggol, Ketapang, Keluarahan Simaremare, Sibolga Utara, Kamis (11/10/2018). (Antaranews.com)

SIBOLGA, metro24jam.com – Empat orang dilaporkan tewas tertimbun longsor di Kota Sibolga akibat tertimbun longsoran fondasi bangunan, setelah diguyur hujan sejak Kamis (11/10/2018) siang hingga sore hari.

Seperti dilaporkan Antaranews.com, Kamis (11/10/2018), peristiwa maut itu terjadi sekira pukul 17.30 Wib di Gang Senggol Ketapang Kelurahan Simaremare, Sibolga.

Keempat korban tersebut adalah, seorang ibu bernama Ika Marbun (31) bersama putrinya Yuni Tobing (4), adiknya Wahid Tobing (1,5). Sementara seorang lainnya bernama Saiful Lubis (11), siswa kelas IV MIN Ketapang.

Berdasarkan keterangan pemilik rumah bermarga Sihombing, Kamis sore hujan cukup deras disertai angin kencang. Saat itu korban yang sudah lama mengontrak rumahnya baru saja pulang jualan bakso bakar dari pelabuhan lama Anggar Sibolga.

Tiba di rumah, tembok fondasi rumah yang ada di atasnya mendadak rubuh dan langsung menimpa rumah kontrakannya.

“Mereka masih famili kandung. Mereka sudah cukup lama mengontrak di rumah saya. Posisi rumah di Gang Senggol ini berada di perbukitan. Kami tidak menyangka akan terjadi longsor seperti ini,” katanya kepada Antara.

Menurut Sihombing, bererapa tahun lalu juga sudah pernah terjadi longsor, namun tidak separah yang terjadi saat ini. Ia juga sudah pernah menyampaikan agar pemilik rumah yang ada di atas tidak membangun lagi sampai ke areal belakang.

“Karena posisinya tanahnya sangat terjal. Kondisi rumah yang tertimbun longsor lantainya terbuat dari semen dan dindingnya dari papan serta beratap seng,” ungkapnya.

Sementara itu, menurut tetangga korban Lidya Hutagalung (32), korban Saiful Lubis (11) sore itu pergi menonton televisi ke rumah pamannya yang masih satu dinding dengan rumah mereka.

Saat itu pamannya pergi ke luar menjemput sesuatu dan ayah Saiful sedang menarik becak. Jadi menurut Lidya, keempat korban yang meninggal dunia itu berada di rumah Ika Marbun.

“Tiba-tiba saja suara runtuhan terdengar. Wargapun datang memberikan pertolongan namun karena besarnya runtuhan pondasi rumah yang menimpa, keempat korban yang tertimbun sangat sulit untuk dievakuasi,” katanya.

Di bawah guyuran hujan deras keempat korban dapat dievakuasi dan dilarikan ke rumah sakit. Dua orang dibawa ke Rumah Sakit FL Tobing atas nama Ika Marbun (31) dan putrinya Yuni Tobing (4).

Sedangkan dua lagi atas nama Wahid Tobing (1,5) dan Saiful Lubis (11) dilarikan ke Rumah Sakit Swasta Meta Medika Sibolga.

Disemayamkan di Rumah Kerabat

Kamis malam, keempat jenazah disemayamkan di rumah kerabat mereka yang tidak jauh dari lokasi kejadian. Tangisan keluarga dan warga pecah ketika satu per satu jenazah diturunkan dari ambulans dan ditandu menuju rumah duka.

Menurut Lidya, yang paling sulit dievakuasi adalah Yuni Tobing (4), karena berada di reruntuhan fondasi rumah yang longsor, sedangkan posisi ibunya, Ika Marbun, tampak memeluk anaknya.

“Posisi ibunya terlihat memeluk anaknya, mungkin ingin menyelamatkan anaknya dari timbunan fondasi rumah yang tiba-tiba menghantam rumah kontrakan mereka,” katanya. (ant/asp)


KOMENTAR ANDA
Loading...
Berita Terkini Lainnya
Wanita Tukang Urut Dibunuh di Kutalimbaru, 12 Jam Kemudian Pelaku Menyerah
Metro 24 Jam - Kamis, 20 Juni 2019 - 02:55 WIB

Wanita Tukang Urut Dibunuh di Kutalimbaru, 12 Jam Kemudian Pelaku Menyerah

Keheningan pagi di Dusun VII, Tanjung Pama, Desa Namorube Julu, Kecamatan Kutalimbaru, Deliserdang mendadak heboh geger, Rabu (19/6/2019). Sesosok wanita ditemukan ...
Diversi Gagal, Remaja Tersangka Penista Agama di Tanjungbalai Segera Dilimpahkan ke Pengadilan
Metro 24 Jam - Kamis, 20 Juni 2019 - 00:19 WIB

Diversi Gagal, Remaja Tersangka Penista Agama di Tanjungbalai Segera Dilimpahkan ke Pengadilan

Polres Tanjungbalai menyerahkan Berkas Pelimpahan (Tahap II), tersangka pelaku penistaan agama JS (18), ke Kejaksaan Negeri Tanjungbalai-Asahan, Rabu (18/6/2019).Remaja yang ...
Lagi, Polres Siantar Tangkap Jurtul Togel, Bandarnya Masih Ngumpet?
Metro 24 Jam - Rabu, 19 Juni 2019 - 23:58 WIB

Lagi, Polres Siantar Tangkap Jurtul Togel, Bandarnya Masih Ngumpet?

Personel Satuan Reserse Kriminal Polres Siantar kembali menangkap seorang penulis togel jenis Hongkong. Pria itu bernama Edi Gunawa, warga Jalan ...
Bocah Kelas 6 SD Ditemukan Tak Bernyawa di Saluran Irigasi, TKP: Silakkidir
Metro 24 Jam - Rabu, 19 Juni 2019 - 22:09 WIB

Bocah Kelas 6 SD Ditemukan Tak Bernyawa di Saluran Irigasi, TKP: Silakkidir

Muhammad Iqbal Anshori (13),ditemukan tersangkut di saluran irigasi belakang rumahnya, di Nagori Silakkidir, Kecamatan Huta Bayu Raja, Simalungun, dalam kondisi ...
Berharap Dapat Upah Saat Antar 900 Gram Sabu, Pria Ini Rupanya Ditunggu Polisi
Metro 24 Jam - Rabu, 19 Juni 2019 - 21:43 WIB

Berharap Dapat Upah Saat Antar 900 Gram Sabu, Pria Ini Rupanya Ditunggu Polisi

Riki Pratama, warga Jalan Kepodang I Nomor 372, Perumnas Mandala, Kecamatan Percut Seituan, Deliserdang, hanya bisa pasrah saat dituntut Jaksa ...
Sengketa Pemilu Dapil 2 Deliserdang, Sidang Agenda Konklusi, Pelapor Optimis Menang
Metro 24 Jam - Rabu, 19 Juni 2019 - 21:00 WIB

Sengketa Pemilu Dapil 2 Deliserdang, Sidang Agenda Konklusi, Pelapor Optimis Menang

Sidang Sengketa Pemilu dapil 2 Deliserdang kembali dilanjutkan dengan agenda konklusi (kesimpulan) di ruang sidang Kantor Bawaslu Deliserdang, Jalan Tanjung ...
Loading...

Loading…