Sabtu, 15 Desember 2018 | 19.39 WIB
Metro24Jam>News>Metro 24 Jam>4 Orang Sekeluarga Tewas Tertimbun Longsor, Ibu Anak Ditemukan Berpelukan

4 Orang Sekeluarga Tewas Tertimbun Longsor, Ibu Anak Ditemukan Berpelukan

Jumat, 12 Oktober 2018 - 13:24 WIB

IMG-62502

Kondisi rumah yang tertimbun longsor di gang Senggol, Ketapang, Keluarahan Simaremare, Sibolga Utara, Kamis (11/10/2018). (Antaranews.com)

SIBOLGA, metro24jam.com – Empat orang dilaporkan tewas tertimbun longsor di Kota Sibolga akibat tertimbun longsoran fondasi bangunan, setelah diguyur hujan sejak Kamis (11/10/2018) siang hingga sore hari.

Seperti dilaporkan Antaranews.com, Kamis (11/10/2018), peristiwa maut itu terjadi sekira pukul 17.30 Wib di Gang Senggol Ketapang Kelurahan Simaremare, Sibolga.

Keempat korban tersebut adalah, seorang ibu bernama Ika Marbun (31) bersama putrinya Yuni Tobing (4), adiknya Wahid Tobing (1,5). Sementara seorang lainnya bernama Saiful Lubis (11), siswa kelas IV MIN Ketapang.

Berdasarkan keterangan pemilik rumah bermarga Sihombing, Kamis sore hujan cukup deras disertai angin kencang. Saat itu korban yang sudah lama mengontrak rumahnya baru saja pulang jualan bakso bakar dari pelabuhan lama Anggar Sibolga.

Tiba di rumah, tembok fondasi rumah yang ada di atasnya mendadak rubuh dan langsung menimpa rumah kontrakannya.

“Mereka masih famili kandung. Mereka sudah cukup lama mengontrak di rumah saya. Posisi rumah di Gang Senggol ini berada di perbukitan. Kami tidak menyangka akan terjadi longsor seperti ini,” katanya kepada Antara.

Menurut Sihombing, bererapa tahun lalu juga sudah pernah terjadi longsor, namun tidak separah yang terjadi saat ini. Ia juga sudah pernah menyampaikan agar pemilik rumah yang ada di atas tidak membangun lagi sampai ke areal belakang.

“Karena posisinya tanahnya sangat terjal. Kondisi rumah yang tertimbun longsor lantainya terbuat dari semen dan dindingnya dari papan serta beratap seng,” ungkapnya.

Sementara itu, menurut tetangga korban Lidya Hutagalung (32), korban Saiful Lubis (11) sore itu pergi menonton televisi ke rumah pamannya yang masih satu dinding dengan rumah mereka.

Saat itu pamannya pergi ke luar menjemput sesuatu dan ayah Saiful sedang menarik becak. Jadi menurut Lidya, keempat korban yang meninggal dunia itu berada di rumah Ika Marbun.

“Tiba-tiba saja suara runtuhan terdengar. Wargapun datang memberikan pertolongan namun karena besarnya runtuhan pondasi rumah yang menimpa, keempat korban yang tertimbun sangat sulit untuk dievakuasi,” katanya.

Di bawah guyuran hujan deras keempat korban dapat dievakuasi dan dilarikan ke rumah sakit. Dua orang dibawa ke Rumah Sakit FL Tobing atas nama Ika Marbun (31) dan putrinya Yuni Tobing (4).

Sedangkan dua lagi atas nama Wahid Tobing (1,5) dan Saiful Lubis (11) dilarikan ke Rumah Sakit Swasta Meta Medika Sibolga.

Disemayamkan di Rumah Kerabat

Kamis malam, keempat jenazah disemayamkan di rumah kerabat mereka yang tidak jauh dari lokasi kejadian. Tangisan keluarga dan warga pecah ketika satu per satu jenazah diturunkan dari ambulans dan ditandu menuju rumah duka.

Menurut Lidya, yang paling sulit dievakuasi adalah Yuni Tobing (4), karena berada di reruntuhan fondasi rumah yang longsor, sedangkan posisi ibunya, Ika Marbun, tampak memeluk anaknya.

“Posisi ibunya terlihat memeluk anaknya, mungkin ingin menyelamatkan anaknya dari timbunan fondasi rumah yang tiba-tiba menghantam rumah kontrakan mereka,” katanya. (ant/asp)


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Disenggol Motor Lalu Disambar Pickup, Ayah dan Anak Nyaris Tewas
Metro 24 Jam - Sabtu, 15 Desember 2018 - 19:03 WIB

Disenggol Motor Lalu Disambar Pickup, Ayah dan Anak Nyaris Tewas

Seorang pria dan dua anaknya nyaris tewas setelah ditabrak satu unit mobil pickup di Jalan Lintas Sumatera Medan-T Tinggi, tepatnya ...
Pasangan Mesum Terjaring Satpol-PP Sergai di Hotel Graha Soeltan
Metro 24 Jam - Sabtu, 15 Desember 2018 - 18:14 WIB

Pasangan Mesum Terjaring Satpol-PP Sergai di Hotel Graha Soeltan

Pasangan mesum digrebek tim gabungan operasi Terpadu Sergai dari salah satu kamar di Hotel Graha Soeltan terletak di Dusun 4, ...
Gilang Tama Tak Kunjung Terbangun dari Tidur, Begini Kata Direktur RSUD Deliserdang
Metro 24 Jam - Sabtu, 15 Desember 2018 - 18:09 WIB

Gilang Tama Tak Kunjung Terbangun dari Tidur, Begini Kata Direktur RSUD Deliserdang

Kondisi Gilang Tama Alfarizi, bocah berusia empat setengah tahun yang tak kunjung terjaga dari tidurnya setelah 20 hari, setidaknya turut ...
Dirukyah Jumat Malam, Gilang Masih Belum Terbangun, Warga dan Keluarga Terus Berdatangan
Metro 24 Jam - Sabtu, 15 Desember 2018 - 18:05 WIB

Dirukyah Jumat Malam, Gilang Masih Belum Terbangun, Warga dan Keluarga Terus Berdatangan

Keanehan yang terjadi pada Gilang Tama Alfarizi membuat kerabat dan warga serta orang-orang yang coba menyembuhkan bocah berusia empat setengah ...
Kisah Pilu 2 Keluarga Kurang Mampu Ketika Dijenguk Panitia Natal Wartawan Siantar
Metro 24 Jam - Sabtu, 15 Desember 2018 - 17:20 WIB

Kisah Pilu 2 Keluarga Kurang Mampu Ketika Dijenguk Panitia Natal Wartawan Siantar

Panitia Perayaan Natal Wartawan Pematangsiantar, menyerahkan bantuan kepada dua kepala keluarga yang kurang mampu di dua lokasi berbeda, Sabtu (15/12/2018). ...
Beastudi Etos Dompet Dhuafa Antar Lutfi Raih Mimpi Menjadi Sarjana Pertanian
Metro 24 Jam - Sabtu, 15 Desember 2018 - 16:52 WIB

Beastudi Etos Dompet Dhuafa Antar Lutfi Raih Mimpi Menjadi Sarjana Pertanian

Senyum tak lepas dari wajah Lutfi ketika ia dinobatkan sebagai sarjana lulusan terbaik dari Institut Pertanian Bogor (IPB) pada wisudanya, ...
bupati serdang bedagai
Loading...