Selasa, 11 Desember 2018 | 13.34 WIB
Metro24Jam>News>Metro 24 Jam>10 Bulan Tak Terima Honor di RSUD Batubara, Janda Anak 4 Hidup dari Belas Kasihan Orang

10 Bulan Tak Terima Honor di RSUD Batubara, Janda Anak 4 Hidup dari Belas Kasihan Orang

Selasa, 9 Oktober 2018 - 15:13 WIB

IMG-62393

Salbiyah bersama seorang putranya saat ditemui di kediamannya, Selasa (9/10/2018). (Taufik/metro24jam.com)

BATUBARA, metro24jam.com – Salbiyah, seorang Tenaga Kerja Sukarela (TKS) di RSUD Batubara, mengaku belum menerima honornya selama 10 bulan terakhir. Akibatnya, kondisi kehidupannya kini sangat memprihatinkan.

Untuk menutupi kebutuhan sehari-hari, saat ini janda berusia 44 tahun itu mengaku terpaksa berharap belas kasihan orang lain.

Hal itu diungkapkan Salbiyah saat ditemui metro24jam.com di kediamannya, di Dusun IV, Desa Simpang Dolok, Kecamatan Lima Puluh, Kabupaten Batubara, Selasa (9/10/2018).

“Nggak ada usaha lain. Aku cuma petugas kebersihan dan hanya mengharap gaji dari RS. Sejak gaji nggak keluar, biaya hidup kami hanya berharap sedekah (belas kasihan) orang lain”, ungkap Salbiyah.

Salbiyah berharap, instansi terkait dapat segera membayar gaji yang tertunda sejak 10 bulan lalu.

“Kalau gaji ngak dibayar juga, akupun nggak tau lagi. Aku sama anak-anak ku bisa saja tak makan lagi,” ujar Salbiyah lirih.

Sejak ditinggal mati suaminya 7 tahun lalu, Salbiyah tinggal bersama keempat anaknya di gubuk mereka yang hanya berdinding tepas sawit (gedek) berukuran lebih kurang 3 x 5 meter.

Kondisi gubuk tersebut terlihat sudah tidak lagi simetris alias reot dan bahkan nyaris tumbang. Sebagian atap gubuk juga nyaris lantang menembus langit.

Himpitan ekonomi membuat Salbiyah mau tidak mau harus menghuni gubuk reot berlantai tanah.

Menurut Salbiyah, penghasilannya sebagai petugas kebersihan di RSUD Batubara dengan gaji Rp 1 juta perbulan. Itupun memasuki 10 bulan gajinya belum juga dibayar.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Batubara dr Dewi Chaylati, M.Kes mengatakan, pihaknya akan terus berupaya agar honor 25 TKS RSUD dapat dibayar.

Dalam hal ini pihak Dinkes sudah mengajukan usulan perubahan judul pembayaran honor TKS untuk dibahas DPRD.

Itu dikarekan, 25 orang TKS RSUD sebelumnya (tahun 2017) di outsourcing (pihak ketigakan).

Tujuan outsourcing menurut dr Dewi adalah untuk perbaikan pelayanan di RSUD sekaligus penambahan penghasilan para pekerja.

Namun, lantaran program tersebut tidak berjalan sesuai rencana, dana yang sudah dianggarkan akhirnya tidak bisa disalurkan.

“Ini sedang kita upayakan dan kita berharap masalah ini cepat terselesaikan,” harap Dewi.

Senada dikatakan Sekretaris Dinkes Batubatam dr Deny Syahputra. Dia menyebut, sekitar Rp300 juta anggaran untuk pembayaran honor TKS tidak dapat disalurkan.

“Dananya ada dan tidak terpakai. Cuma saja dana itu tidak bisa disalurkan lantaran judulnya (outsourcing) belum berubah. Jika pembayaran tanpa perubahan judul, maka bisa menjadi temuan [korupsi],” terang Deny. (fik)


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Memalak Sambil Bawa Ganja dan Sabu, Pria Ini ‘Diangkut’ Polisi
Metro 24 Jam - Selasa, 11 Desember 2018 - 12:08 WIB

Memalak Sambil Bawa Ganja dan Sabu, Pria Ini ‘Diangkut’ Polisi

Merasa preman besar, pria yang beralamat di Jalan Selamat, Gang Bersama, Simpang Limun, terang-terangan memalak warga di Jalan AR Hakim, ...
Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia Deliserdang Dilantik
Metro 24 Jam - Selasa, 11 Desember 2018 - 11:55 WIB

Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia Deliserdang Dilantik

Pengurus Daerah (PD) Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (IPEMI) Kabupaten Deliserdang dilantik oleh Ketua Pimpinan Wilayah (PW) IPEMI Sumatera Utara Hj ...
Sejak Januari Hingga November 2018, Kejari Siantar Tangani 1481 Perkara Korupsi, 762 Sudah Dituntut
Metro 24 Jam - Senin, 10 Desember 2018 - 20:51 WIB

Sejak Januari Hingga November 2018, Kejari Siantar Tangani 1481 Perkara Korupsi, 762 Sudah Dituntut

Memperingati hari Anti Korupsi yang jatuh pada 9 Desember 2018, seluruh pegawai dan tenaga honorer Kejaksaan Negeri Siantar melaksanakan apel ...
Ribut Di Parter Tuak, Irfan Dibacok Preman Kampung
Metro 24 Jam - Senin, 10 Desember 2018 - 19:53 WIB

Ribut Di Parter Tuak, Irfan Dibacok Preman Kampung

Irpan Hasibuan (42) warga Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) mengalami luka bacok dilengan kiri. Pembacokan setelah ...
Ditangkap Gara-gara Memalak, Pria Ini Terciduk Simpan Sabu di Dubur, Makin Dalamlah!
Metro 24 Jam - Senin, 10 Desember 2018 - 19:37 WIB

Ditangkap Gara-gara Memalak, Pria Ini Terciduk Simpan Sabu di Dubur, Makin Dalamlah!

Beni Tarigan (27), warga Dusun III, Desa Tanjung Morawa, Kecamatan Tanjung Morawa, ditangkap polisi bersama temannya, Ramadani Ginting (23), warga ...
PC Muhammadiyah Galang Peringati Milad ke-109
Metro 24 Jam - Senin, 10 Desember 2018 - 19:09 WIB

PC Muhammadiyah Galang Peringati Milad ke-109

Pimpinan Cabang Muhammadiyah Kecamatan Galang memperingati Milad ke -109 di halaman Sekolah Muhammadiyah Galang, Minggu (9/12/2018). Peringatan milad dirangkaikan dengan ...
bupati serdang bedagai
Loading...