Kamis, 20 Juni 2019 | 03.54 WIB
Metro24Jam>News>10 Bulan Tak Terima Honor di RSUD Batubara, Janda Anak 4 Hidup dari Belas Kasihan Orang

10 Bulan Tak Terima Honor di RSUD Batubara, Janda Anak 4 Hidup dari Belas Kasihan Orang

Selasa, 9 Oktober 2018 - 15:13 WIB

IMG-62393

Salbiyah bersama seorang putranya saat ditemui di kediamannya, Selasa (9/10/2018). (Taufik/metro24jam.com)

BATUBARA, metro24jam.com – Salbiyah, seorang Tenaga Kerja Sukarela (TKS) di RSUD Batubara, mengaku belum menerima honornya selama 10 bulan terakhir. Akibatnya, kondisi kehidupannya kini sangat memprihatinkan.

Untuk menutupi kebutuhan sehari-hari, saat ini janda berusia 44 tahun itu mengaku terpaksa berharap belas kasihan orang lain.

Hal itu diungkapkan Salbiyah saat ditemui metro24jam.com di kediamannya, di Dusun IV, Desa Simpang Dolok, Kecamatan Lima Puluh, Kabupaten Batubara, Selasa (9/10/2018).

“Nggak ada usaha lain. Aku cuma petugas kebersihan dan hanya mengharap gaji dari RS. Sejak gaji nggak keluar, biaya hidup kami hanya berharap sedekah (belas kasihan) orang lain”, ungkap Salbiyah.

Salbiyah berharap, instansi terkait dapat segera membayar gaji yang tertunda sejak 10 bulan lalu.

“Kalau gaji ngak dibayar juga, akupun nggak tau lagi. Aku sama anak-anak ku bisa saja tak makan lagi,” ujar Salbiyah lirih.

Sejak ditinggal mati suaminya 7 tahun lalu, Salbiyah tinggal bersama keempat anaknya di gubuk mereka yang hanya berdinding tepas sawit (gedek) berukuran lebih kurang 3 x 5 meter.

Kondisi gubuk tersebut terlihat sudah tidak lagi simetris alias reot dan bahkan nyaris tumbang. Sebagian atap gubuk juga nyaris lantang menembus langit.

Himpitan ekonomi membuat Salbiyah mau tidak mau harus menghuni gubuk reot berlantai tanah.

Menurut Salbiyah, penghasilannya sebagai petugas kebersihan di RSUD Batubara dengan gaji Rp 1 juta perbulan. Itupun memasuki 10 bulan gajinya belum juga dibayar.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Batubara dr Dewi Chaylati, M.Kes mengatakan, pihaknya akan terus berupaya agar honor 25 TKS RSUD dapat dibayar.

Dalam hal ini pihak Dinkes sudah mengajukan usulan perubahan judul pembayaran honor TKS untuk dibahas DPRD.

Itu dikarekan, 25 orang TKS RSUD sebelumnya (tahun 2017) di outsourcing (pihak ketigakan).

Tujuan outsourcing menurut dr Dewi adalah untuk perbaikan pelayanan di RSUD sekaligus penambahan penghasilan para pekerja.

Namun, lantaran program tersebut tidak berjalan sesuai rencana, dana yang sudah dianggarkan akhirnya tidak bisa disalurkan.

“Ini sedang kita upayakan dan kita berharap masalah ini cepat terselesaikan,” harap Dewi.

Senada dikatakan Sekretaris Dinkes Batubatam dr Deny Syahputra. Dia menyebut, sekitar Rp300 juta anggaran untuk pembayaran honor TKS tidak dapat disalurkan.

“Dananya ada dan tidak terpakai. Cuma saja dana itu tidak bisa disalurkan lantaran judulnya (outsourcing) belum berubah. Jika pembayaran tanpa perubahan judul, maka bisa menjadi temuan [korupsi],” terang Deny. (fik)


KOMENTAR ANDA
Loading...
Berita Terkini Lainnya
Wanita Tukang Urut Dibunuh di Kutalimbaru, 12 Jam Kemudian Pelaku Menyerah
Metro 24 Jam - Kamis, 20 Juni 2019 - 02:55 WIB

Wanita Tukang Urut Dibunuh di Kutalimbaru, 12 Jam Kemudian Pelaku Menyerah

Keheningan pagi di Dusun VII, Tanjung Pama, Desa Namorube Julu, Kecamatan Kutalimbaru, Deliserdang mendadak heboh geger, Rabu (19/6/2019). Sesosok wanita ditemukan ...
Diversi Gagal, Remaja Tersangka Penista Agama di Tanjungbalai Segera Dilimpahkan ke Pengadilan
Metro 24 Jam - Kamis, 20 Juni 2019 - 00:19 WIB

Diversi Gagal, Remaja Tersangka Penista Agama di Tanjungbalai Segera Dilimpahkan ke Pengadilan

Polres Tanjungbalai menyerahkan Berkas Pelimpahan (Tahap II), tersangka pelaku penistaan agama JS (18), ke Kejaksaan Negeri Tanjungbalai-Asahan, Rabu (18/6/2019).Remaja yang ...
Lagi, Polres Siantar Tangkap Jurtul Togel, Bandarnya Masih Ngumpet?
Metro 24 Jam - Rabu, 19 Juni 2019 - 23:58 WIB

Lagi, Polres Siantar Tangkap Jurtul Togel, Bandarnya Masih Ngumpet?

Personel Satuan Reserse Kriminal Polres Siantar kembali menangkap seorang penulis togel jenis Hongkong. Pria itu bernama Edi Gunawa, warga Jalan ...
Bocah Kelas 6 SD Ditemukan Tak Bernyawa di Saluran Irigasi, TKP: Silakkidir
Metro 24 Jam - Rabu, 19 Juni 2019 - 22:09 WIB

Bocah Kelas 6 SD Ditemukan Tak Bernyawa di Saluran Irigasi, TKP: Silakkidir

Muhammad Iqbal Anshori (13),ditemukan tersangkut di saluran irigasi belakang rumahnya, di Nagori Silakkidir, Kecamatan Huta Bayu Raja, Simalungun, dalam kondisi ...
Berharap Dapat Upah Saat Antar 900 Gram Sabu, Pria Ini Rupanya Ditunggu Polisi
Metro 24 Jam - Rabu, 19 Juni 2019 - 21:43 WIB

Berharap Dapat Upah Saat Antar 900 Gram Sabu, Pria Ini Rupanya Ditunggu Polisi

Riki Pratama, warga Jalan Kepodang I Nomor 372, Perumnas Mandala, Kecamatan Percut Seituan, Deliserdang, hanya bisa pasrah saat dituntut Jaksa ...
Sengketa Pemilu Dapil 2 Deliserdang, Sidang Agenda Konklusi, Pelapor Optimis Menang
Metro 24 Jam - Rabu, 19 Juni 2019 - 21:00 WIB

Sengketa Pemilu Dapil 2 Deliserdang, Sidang Agenda Konklusi, Pelapor Optimis Menang

Sidang Sengketa Pemilu dapil 2 Deliserdang kembali dilanjutkan dengan agenda konklusi (kesimpulan) di ruang sidang Kantor Bawaslu Deliserdang, Jalan Tanjung ...
Loading...

Loading…