Selasa, 26 Mei 2020 | 15.44 WIB
Metro24Jam>News>“Ayam Kita Mak, Lari..!” Gadis 19 Tahun Itu Tewas Ditabrak Kereta Api

“Ayam Kita Mak, Lari..!” Gadis 19 Tahun Itu Tewas Ditabrak Kereta Api

Minggu, 7 Oktober 2018 - 11:44 WIB

IMG-62348

Jenazah Dalilatul Rosda di rumah duka. (ist/metro24jam.com)

Loading...

SERGAI, metro24jam.com – “Ayam Kita Mak, Lari..!” Itulah kalimat terakhir yang keluar dari mulut Dalilatul Rosda, warga Kelurahan Simpang III Pekan Perbaungan, Kecamatan Perbaungan.

Sesaat kemudian remaja putri berusia 19 tahun itu langsung terpental sejauh lebih kurang 50 meter akibat ditabrak kereta api yang melintas di saat bersamaan.

Peristiwa itu terjadi di di perlintasan kereta api Lingkungan Tempel, Kelurahan Simpang III Pekan Perbaungan, Kecamatan Perbaungan, Serdang Bedagai, Sabtu (6/10/2018), sekira pukul 18.30 Wib.

Insiden tragis itu terjadi disaksikan orangtua kandungnya, Masarudin (50).

Ceritanya, Sabtu sore itu, Masarudin sedang berada di belakang rumah sambil duduk-duduk di tepi rel kereta api di belakang rumahnya memperhatikan anak gadisnya Rosda, yang sedang bermain di sekitar rel.

Namun tiba-tiba, seekor ayam milik mereka berlari melintas rel tersebut. Melihat itu, Rosda yang memiliki keterbelakangan mental langsung berteriak, “Ayam kita mak..lari..!”

Tanpa menunggu jawaban ibunya, Rosda mengejar ayam tersebut ke arah seberang rel. Namun, dia tidak memperhatikan saat bersamaan, rangkaian kereta bermuatan minyak Pertamina sedang melintas.

Spontan kereta api dengan masinis A Ginting itu langsung menabrak tubuh Rosda hingga terpental sejauh lebih kurang 50 meter.

Melihat anaknya tertabrak kereta api, Masarudin langsung berteriak meminta tolong kepada warga sekitar. Dalam hitungan detik, suasana di lokasi langsung ramai dan heboh.

Warga yang tiba langsung membantu mengangkat Rosda dan melarikannya ke Rumah Sakit Umum Melati, Perbaungan. Namun sayang, tiba di rumah sakit, gadis itu dinyatakan telah meninggal dunia.

“Hasil pemeriksaan luar pihak rumah sakit, korban mengalami luka parah di kepala, perut, kaki kiri patah dan putus, kaki kanan lecet dan dada memar. Korban meninggal dunia di RSU Melati Perbaungan,” kata Kapolsek Perbaungan, AKP Gandhi Hutagaol SH.

Lokasi tabrakan. (ist/metro24jam.com)

Hasil interogasi polisi di lokasi dan keterangan Masarudin, diketahui bahwa Rosda memang mengalami keterbelakangan mental. “Seorang adik korban juga mengalami keterbelakangan mental,” jelas AKP Gandhi.

Selanjutnya, keluarga Rosda menolak dilakukan otopsi dan memutuskan membawa jenazah gadis itu ke rumah duka di Lingkungan Tempel, Kelurahan Simpang III Pekan Perbaungan untuk dikebumikan Minggu (7/10/2018). (mad)

KOMENTAR ANDA
Loading...
Berita Lainnya
Bupati Deliserdang Sidak ASN, Prihatin Lihat Kantor Sat Pol-PP, Semangati Damkar

Bupati Deliserdang Sidak ASN, Prihatin Lihat Kantor Sat Pol-PP, Semangati Damkar

Bupati Ashari Tambunan didampingi Wakil Bupati M Ali Yusuf Siregar serta Sekdakab Darwin Zein melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Sekretariat ...
Bertengkar dengan Istri di Hari Raya, Pria Muda Gantung Diri di Pohon Karet, Untung Ditolong!

Bertengkar dengan Istri di Hari Raya, Pria Muda Gantung Diri di Pohon Karet, Untung Ditolong!

Pertengkaran sepasang suami istri berusia belasan tahun membuat geger warga Dusun III, Desa Sialang, Kecamatan Bangun Purba, Deliserdang, Minggu (24/5/2020) ...
570 Napi Beragama Islam di Lapas Lubukpakam Dapat Remisi Khusus Idul Fitri

570 Napi Beragama Islam di Lapas Lubukpakam Dapat Remisi Khusus Idul Fitri

Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Lubukpakam Kantor Wilayah Kemenkumham Sumatera Utara memberi remisi khusus Hari Raya Idul Fitri tahun 2020 kepada ...
Ban Mendadak Gembos, RX King Tabrak Ninja di Jalan Medan, Pelajar SMA Tewas

Ban Mendadak Gembos, RX King Tabrak Ninja di Jalan Medan, Pelajar SMA Tewas

Pelajar SMA Wahyu Abdilah (16), warga Jalan Perjuangan, Huta VI, Nagori Purba Sari, Tapian Dolok, Simalungun tewas setelah mengalami kecelakaan ...
Pria di Huta Bayu Raja Ini Akhiri Hidup dengan Kawat Duri, Diduga Stres Karena Banyak Utang

Pria di Huta Bayu Raja Ini Akhiri Hidup dengan Kawat Duri, Diduga Stres Karena Banyak Utang

Warga Huta Dolok Sinumbah, Nagori Mancuk, Kecamatan Huta Bayu Raja, Simalungun, digegerkan dengan temuan sesosok mayat pria yang tergantung dengan ...
Pemuda 20 Tahun Tewas Dianiaya Keluarga Sendiri di Batubara, Polisi Tetapkan 3 Tersangka

Pemuda 20 Tahun Tewas Dianiaya Keluarga Sendiri di Batubara, Polisi Tetapkan 3 Tersangka

Satuan Reskrim Polres Batubara akhirnya menetapkan 3 tersangka dalam kasus penganiayaan hingga menyebabkan kematian Yunus Nduru (20), di kediamannya di ...
Loading...
Irwa Zaini
Dandim

Loading…