Sabtu, 15 Desember 2018 | 18.00 WIB
Metro24Jam>News>Metro 24 Jam>Servis Tak Jadi, Pengusaha Playstation Nekat Pukuli Prajurit TNI AU Ini Hingga Babak-Belur

Servis Tak Jadi, Pengusaha Playstation Nekat Pukuli Prajurit TNI AU Ini Hingga Babak-Belur

Senin, 24 September 2018 - 15:50 WIB

IMG-61942

Korban penganiayaan, Pelda Muhammad Chalik, memperlihatkan luka yang dialaminya. (ist/metro24jam.com)

MEDAN, metro24jam.com – Muhammad Chalik, seorang prajurit TNI AU, babak-belur dengan luka di sekujur tubuhnya usai disekap dan dikeroyok oleh pengusaha serta pekerja rental service Playstation, Minggu (23/9/2018) sekira pukul 20.15 Wib.

Akibatnya, personel yang bertugas di Dinas Logistik (Dislog) Lanud Soewondo Medan tersebut terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Putri Hijau Medan untuk mendapatkan perawatan.

Informasi yang dihimpun, Senin (24/9/2018) menyebutkan, penganiayaan itu dilakukan di tempat usaha rental dan service milik pelaku di Jalan Brigjen Hamid, Medan.

Peristiwa itu berawal ketika anak dari Pelda M Chalik–inisial S (15), mengantarkan alat playstation miliknya yang rusak untuk diservis ke toko milik Jhoni (34), warga Lingkungan 06, Desa Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan, di Jalan Besar Brigjen Hamid.

Tiba di sana, S kemudian menyerahkan playstation itu kepada Jhoni dengan tanda terima dan pada saat itu belum ditentukan berapa biaya servisnya, karena menurut Jhoni, harus diperiksa terlebih dahulu apa kerusakannya.

Beberapa menit kemudian, S dihubungi melalui handphone oleh pemilik toko, yang menerangkan bahwa playstation itu sudah rusak parah. Dia pun menyebebutkan biaya yang harus dibayar untuk perbaikan dan itu dinilai S terlalu mahal.

Selanjutnya, S langsung mendatangi toko servis playstation tersebut dengan maksud membatalkan servis dan sekaligus mengambil kembali playstation miliknya.

Namun, ketika tiba di sana, S sekali lagi dikagetkan sang pemilik usaha, karena untuk mengambil playstation miliknya itu, dia harus membayar biaya Rp 100 ribu. Padahal, playstation miliknya tak jadi diservis.

Merasa keberatan, apalagi pada saat itu S juga tak memiliki cukup uang, dia pun pulang ke rumah dan memberitahukan hal itu kepada ayahnya, Pelda Muhammad Chalik.

Selanjutnya, Chalik mendatangi toko tersebut dan menanyakan pada Jhoni kenapa playstation milik anaknya yang belum sempat direparasi dikenakan biaya Rp100 ribu.

Namun, karyawan servis mengatakan, uang itu adalah biaya kwitansi dan pemeriksaan alat playstation. Tak terima akan yang dikatakan oleh pegawai toko, Chalik pun protes dengan biaya yang dinilai cukup mahal tersebut.

Saat itulah Jhoni bersama teman sekaligus pekerjanya yang bernama Indra Jaya (38), warga Desa Sibirik-birik, Gunung Tinggi, Kabupaten Deliserdang langsung menyekap Chalik ke dalam ruko miliknya.

Selanjutnya, Jhoni dan temannya secara membabibuta menghajar M Chalik yang belum diketahui mereka merupakan prajurit TNI AU.

Tak tanggung-tanggung, Chalik kemudian dihajar menggunakan pemukul baseball dan sebatang besi. Akibatnya, darah pun langsung mengucur dari kepala Chalik hingga berceceran di lantai dan tubuhnya.

Setelah Chalik terkulai lemas, tak satupun pekerja di tempat itu yang mau membantu. Bahkan, seorang pekerja wanita yang disebut-sebut teman dekat Jhoni serta kasir di tempat itu semakin memprovokasi dengan mengatakan, “Habisi saja, kasih mati!”.

Beruntung, Chalik berhasil menghubungi rekan-rekannya sesama TNI AU. Tak berapa lama, beberapa personel TNI AU dan POMAU Lanud Soewondo tiba di lokasi dan berhasil membebaskannya.

Kedatangan para personil TNI AU langsung membuat heboh warga di sana.

Kedua pelaku kemudian diringkus para personel TNI AU dan langsung diboyong ke kantor satuan Polisi Militer Angkatan Udara Lanud Soewondo beserta alat bukti penganiayaan.

Sementara korban, Pelda Muhammad Chalik juga membuat laporan awal di Satpom AU Lanud Soewondo. (asn)


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Kisah Pilu 2 Keluarga Kurang Mampu Ketika Dijenguk Panitia Natal Wartawan Siantar
Metro 24 Jam - Sabtu, 15 Desember 2018 - 17:20 WIB

Kisah Pilu 2 Keluarga Kurang Mampu Ketika Dijenguk Panitia Natal Wartawan Siantar

Panitia Perayaan Natal Wartawan Pematangsiantar, menyerahkan bantuan kepada dua kepala keluarga yang kurang mampu di dua lokasi berbeda, Sabtu (15/12/2018). ...
Beastudi Etos Dompet Dhuafa Antar Lutfi Raih Mimpi Menjadi Sarjana Pertanian
Metro 24 Jam - Sabtu, 15 Desember 2018 - 16:52 WIB

Beastudi Etos Dompet Dhuafa Antar Lutfi Raih Mimpi Menjadi Sarjana Pertanian

Senyum tak lepas dari wajah Lutfi ketika ia dinobatkan sebagai sarjana lulusan terbaik dari Institut Pertanian Bogor (IPB) pada wisudanya, ...
Ratusan Warga Ikuti Jalan Sehat Polres dan KONI Asahan
Metro 24 Jam - Sabtu, 15 Desember 2018 - 16:35 WIB

Ratusan Warga Ikuti Jalan Sehat Polres dan KONI Asahan

Ratusan warga antusias mengikuti acara Jalan Sehat yang digelar Polres Asahan dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Asahan. Forkopimda dan ...
Jenguk Keluarga dan Anak-anak Rudi Selamat, Kapolres Asahan Berikan Santunan dan Motivasi
Metro 24 Jam - Sabtu, 15 Desember 2018 - 16:27 WIB

Jenguk Keluarga dan Anak-anak Rudi Selamat, Kapolres Asahan Berikan Santunan dan Motivasi

Kasus pembunuhan Rudi Selamat menjadi perhatian khusus dari Polres Asahan. AKBP Faisal Napitupulu bersama jajaran PJU Polres Asahan didampingi Ketua ...
Kawasan Pasar 4 Bandar Khalipah Rawan Maling, Seorang Warga Kehilangan 2 Unit Motor dalam 2 Bulan
Metro 24 Jam - Sabtu, 15 Desember 2018 - 16:11 WIB

Kawasan Pasar 4 Bandar Khalipah Rawan Maling, Seorang Warga Kehilangan 2 Unit Motor dalam 2 Bulan

Warga di Desa Bandar Khalipah, khususnya di kawasan Pasar 4, Jalan Usman Siddik, Dusun 17, Kecamatan Percut Sei Tuan, merasa ...
Patroli Biru, Personel Polres Jakbar Bubarkan Aksi Tawuran di Grogol
Metro 24 Jam - Sabtu, 15 Desember 2018 - 15:03 WIB

Patroli Biru, Personel Polres Jakbar Bubarkan Aksi Tawuran di Grogol

Polres Metro Jakarta Barat dan juga Polsek jajaran terus melakukan Patroli Biru menyisir wilayah hukumnya untuk menciptakan rasa aman terhadap ...
bupati serdang bedagai
Loading...