Kamis, 20 Juni 2019 | 04.53 WIB
Metro24Jam>News>Finalis Indonesian Idol Asal Medan Jadi Maling Spesialis Pecah Kaca, Katanya Untuk Biaya Pesantren Anak

Finalis Indonesian Idol Asal Medan Jadi Maling Spesialis Pecah Kaca, Katanya Untuk Biaya Pesantren Anak

Kamis, 20 September 2018 - 12:08 WIB

IMG-61857

Dede saat memperagakan aksi pecah kaca mobil di Mapolres Tangerang Selatan. (ist)

TANGERANG, metro24jam.com – Tak tahan hidup miskin, Dede Richo Ramalinggam alias Dede Idol, finalis ajang pencarian bakat Indonesian Idol 2008 akhirnya nekat alih profesi menjadi maling. Dia ditangkap polisi, Rabu (19/9/2018) kemarin. Tak sampai di situ saja, polisi juga terpaksa menembak kakinya karena melakukan perlawanan saat akan ditangkap.

Ironisnya, Dede mengaku bahwa uang hasil rampokannya itu digunakan untuk membiayai sekolah anaknya di pesantren. Duh!

Satu dekade lalu, Dede Richo yang lolos ke Indonesian Idol lewat seleksi di Kota Medan, begitu dielu-elukan oleh para penggemarnya. Pria yang tergolong memiliki suara merdu itu akhirnya terpilih menjadi kontestan di babak final Indonesian Idol.

Namun, Rabu (19/9/2018) kemarin, selang 10 tahun dari masa keemasannya itu, Dede justru ditembak polisi karena diduga terlibat aksi perampokan bermodus pecah kaca mobil.

Dilansir dari Suara.com, Rabu (19/9/2018), Dede Idol disebut berkomplot dengan kakak kandungnya, Deni Fredla Ochlers, dalam menjalankan aksi-aksinya.

Dia mengakui, beralih profesi dari penyanyi menjadi bandit pecah kaca karena jatuh miskin setelah tak lagi bersinar di dunia hiburan.

“Saya menggunakan uang hasil rampokan untuk membiayai sekolah anak saya di pondok pesantren. Sebelumnya kan saya bekerja sebagai penyanyi jalanan dan pernah ikut Indonesian Idol,” tutur Dede Idol di Polsek Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Rabu (19/9/2018), mengutip Suara.com

Ia menceritakan, seusai mengikuti Indonesian Idol 2008, popularitasnya justru kian menurun. Tak mampu menjadi juara pada ajang tersebut, job menyanyi on air maupun off air semakin sepi.

Alhasil, Dede mengakui jatuh miskin sehingga kondisi ekonominya jadi tidak menentu. Hal itulah yang membuat Dede mempelajari cara merampok dengan modus pecah kaca melalui laman berbagi video YouTube.

“Hanya butuh waktu 1 menit untuk pecah kaca. Alat yang digunakan busi dan mata kunci. Belajar dari YouTube seminggu. Untuk mobil yang ada alarmnya, kaca dipecahkan pakai pecahan busi,” kata Dede Idol.

Setelah mahir melakukan aksinya, Dede Idol mengakui berulang kali sukses merampok. Namun, petualangannya mulai terendus setelah sukses menggasak barang berharga di dalam mobil pada area BSD City, Lengkong Gudang, Serpong, pada 15 September 2018.

Menurut Dede, dalam beraksi dia selalu menyasar mobil yang di parkir di pinggir jalan dan rumah makan.

“Mobil apa saja. Kalau yang ada alarmnya, pakai pecahan busi. Kalau tidak ada alarm, pakai mata obeng,” tandasnya.

Kapolres Tangerang Selatan, AKBPP mengatakan, Dede Idol dan kakaknya ditangkap di kediamannya, perumahan elite Icon Sampora, BSD Tangerang.

Ferdy menuturkan, Dede Idol dan Deni terpaksa ditembak pada bagian kaki karena melawan dan mencoba melarikan diri saat digerebek.

Dalam aksinya, lanjut Ferdy, abak beradik asal Medan ini memiliki peran masing-masing.

“Dede Idol berperan sebagai otak sekaligus eksekutor, sedangkan Deni bertugas mengamati situasi,” jelas Ferdy. (sc/asp)


KOMENTAR ANDA
Loading...
Berita Terkini Lainnya
Wanita Tukang Urut Dibunuh di Kutalimbaru, 12 Jam Kemudian Pelaku Menyerah
Metro 24 Jam - Kamis, 20 Juni 2019 - 02:55 WIB

Wanita Tukang Urut Dibunuh di Kutalimbaru, 12 Jam Kemudian Pelaku Menyerah

Keheningan pagi di Dusun VII, Tanjung Pama, Desa Namorube Julu, Kecamatan Kutalimbaru, Deliserdang mendadak heboh geger, Rabu (19/6/2019). Sesosok wanita ditemukan ...
Diversi Gagal, Remaja Tersangka Penista Agama di Tanjungbalai Segera Dilimpahkan ke Pengadilan
Metro 24 Jam - Kamis, 20 Juni 2019 - 00:19 WIB

Diversi Gagal, Remaja Tersangka Penista Agama di Tanjungbalai Segera Dilimpahkan ke Pengadilan

Polres Tanjungbalai menyerahkan Berkas Pelimpahan (Tahap II), tersangka pelaku penistaan agama JS (18), ke Kejaksaan Negeri Tanjungbalai-Asahan, Rabu (18/6/2019).Remaja yang ...
Lagi, Polres Siantar Tangkap Jurtul Togel, Bandarnya Masih Ngumpet?
Metro 24 Jam - Rabu, 19 Juni 2019 - 23:58 WIB

Lagi, Polres Siantar Tangkap Jurtul Togel, Bandarnya Masih Ngumpet?

Personel Satuan Reserse Kriminal Polres Siantar kembali menangkap seorang penulis togel jenis Hongkong. Pria itu bernama Edi Gunawa, warga Jalan ...
Bocah Kelas 6 SD Ditemukan Tak Bernyawa di Saluran Irigasi, TKP: Silakkidir
Metro 24 Jam - Rabu, 19 Juni 2019 - 22:09 WIB

Bocah Kelas 6 SD Ditemukan Tak Bernyawa di Saluran Irigasi, TKP: Silakkidir

Muhammad Iqbal Anshori (13),ditemukan tersangkut di saluran irigasi belakang rumahnya, di Nagori Silakkidir, Kecamatan Huta Bayu Raja, Simalungun, dalam kondisi ...
Berharap Dapat Upah Saat Antar 900 Gram Sabu, Pria Ini Rupanya Ditunggu Polisi
Metro 24 Jam - Rabu, 19 Juni 2019 - 21:43 WIB

Berharap Dapat Upah Saat Antar 900 Gram Sabu, Pria Ini Rupanya Ditunggu Polisi

Riki Pratama, warga Jalan Kepodang I Nomor 372, Perumnas Mandala, Kecamatan Percut Seituan, Deliserdang, hanya bisa pasrah saat dituntut Jaksa ...
Sengketa Pemilu Dapil 2 Deliserdang, Sidang Agenda Konklusi, Pelapor Optimis Menang
Metro 24 Jam - Rabu, 19 Juni 2019 - 21:00 WIB

Sengketa Pemilu Dapil 2 Deliserdang, Sidang Agenda Konklusi, Pelapor Optimis Menang

Sidang Sengketa Pemilu dapil 2 Deliserdang kembali dilanjutkan dengan agenda konklusi (kesimpulan) di ruang sidang Kantor Bawaslu Deliserdang, Jalan Tanjung ...
Loading...

Loading…