Kamis, 20 Juni 2019 | 04.04 WIB
Metro24Jam>News>Katanya Cuma Dikasih Jatah Belanja Rp200.000 Tiap Bulan, Bersama TTM Wanita Ini Bunuh Suami

Katanya Cuma Dikasih Jatah Belanja Rp200.000 Tiap Bulan, Bersama TTM Wanita Ini Bunuh Suami

Rabu, 19 September 2018 - 20:12 WIB

IMG-61833

Dewi saat akan dipaparkan di Mapolrestabes Medan, Jasad Muhammad Yusuf ketika pertama kali ditemukan. (ist/metro24jam.com)

MEDAN, metro24jam.com – Polisi akhirnya mengungkap kasus pembunuhan jasad yang ditemukan di perladangan Dusun I, Desa Sibolangit, Kecamatan Sibolangit, Deliserdang, Jumat (14/9/2018) lalu.

Korban yang diketahui bernama Muhammad Yusuf (34), adalah guru Sekolah Dasar (SD) asal Stabat, ternyata dibunuh istrinya sendiri, Chory Kumulia Dewi alias Chory alias Dewi (25) warga Dusun 11, Desa Ara Condong, Kecamatan Stabat.

Dewi akhirnya mengatakan melakukan pembunuhan itu dia rencanakan bersama Teman Tapi Mesranya yang diakui dia sebagai abang angkatnya.

Personel Sat Reskrim Polrestabes Medan yang melakukan penyelidikan meringkus wanita itu, Minggu (16/9/2018) sekira pukul 14.00 Wib

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dadang Hartanto kepada wartawan, Rabu (19/9/2018) sore menjelaskan, motif wanita itu membunuh suaminya gara-gara kesal karena tiap bulan hanya dikasih uang belanja Rp100 hingga Rp200 Ribu.

“Si korban dianggap tidak memperhatikan istrinya, memberikan uang belanja seratus hingga dua ratus ribu [rupiah]. Si pelaku ini istrinya (kesal) minta cerai tapi tidak ditanggapi,” ujar Dadang didampingi Kasat Reskrim, AKBP Putu Yudha Prawira.

Kesal karena menganggap suaminya kikir, Dewi akhirnya menyimpan dendam. Masih dikatakan Dadang, Dewi yang tak tahan dengan sikap suaminya itu, meluapkan perasaannya kepada seorang teman prianya berinisial GW.

Tapi, alih-alih memberikan jalan keluar bijak atas persoalan rumahtangga perempuan tersebut, GW yang diduga memiliki hubungan istimewa dengan Dewi, malah mengusulkan satu rencana jahat agar Dewi menghabisi nyawa suaminya itu.

Gayung bersambut. Rencana itu disetujui Dewi. Selasa (4/9/2018) keduanya mulai menyusun rencana pembunuhan terhadap Muhammad Yusuf. Modusnya, mengajak suami Dewi itu pergi ke luar kota dan kemudian dihabisi di perjalanan.

“Jadi modusnya tersangka mengajak korban untuk menghadiri pesta pernikahan ke Aceh,” kata Kombes Dadang.

Setelah disepakati waktu yang sudah ditentukan, Kamis (13/9) malam pasutri ini berangkat ke Aceh, dengan merental mobil. Untuk merealisasi rencana jahat itu, GW sengaja menjadi sopir mobil rental tersebut.

Rencana itu pun berjalan mulus, karena Yusuf sama sekali tidak merasa curiga bahwa perjalanan tersebut hanya akal-akalan sang istri untuk mengirimnya ke alam baka.

Di perbatasan Medan-Aceh, saat Yusuf tertidur pulas, GW secara perlahan menepikan mobil dan langsung mencekiknya hingga tewas.

“Jenazahnya dibuang di kawasan Sibolangit, dan ditemukan pada Jumat (14/9),” ungkap Dadang.

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dadang Hartanto dan Kasat Reskrim AKBP Putu Yudha Prawira memperlihatkan barang bukti. (ist/metro24jam.com)

Polisi yang menyelidiki kasus ini kemudian menemukan titik terang dan mengidentifikasi pelaku pembunuhannya.

“Jumlah pelaku ada dua orang, satu pelakunya berinisial GW masih dalam pengejaran sedangkan satu pelaku lainya sudah diamankan,” tukasnya.

Turut diamankan barang bukti 1 unit mobil Daihatsu Ayla, dan 2 unit sepeda motor serta pakaian korban. Polisi sendiri masih terus mengejar tersangka GW yang kini tengah bersembunyi.

Sementara Dewi mengaku ia tidak membunuh suaminya. “Yang bawa mayatnya GW, saya tidak ikut membunuhnya,” kilahnya.

Dia juga bungkam ketika ditanya soal suaminya yang hanya memberikan jatah belanja Rp200 ribu, karena dirinya pernah dipergoki M Yusuf selingkuh dengan pria lain. (asn)

BACA JUGA:
Warga Sibolangit Heboh, Jasad Pria Ini Ditemukan dengan Wajah dan Leher Penuh Luka Memar


KOMENTAR ANDA
Loading...
Berita Terkini Lainnya
Wanita Tukang Urut Dibunuh di Kutalimbaru, 12 Jam Kemudian Pelaku Menyerah
Metro 24 Jam - Kamis, 20 Juni 2019 - 02:55 WIB

Wanita Tukang Urut Dibunuh di Kutalimbaru, 12 Jam Kemudian Pelaku Menyerah

Keheningan pagi di Dusun VII, Tanjung Pama, Desa Namorube Julu, Kecamatan Kutalimbaru, Deliserdang mendadak heboh geger, Rabu (19/6/2019). Sesosok wanita ditemukan ...
Diversi Gagal, Remaja Tersangka Penista Agama di Tanjungbalai Segera Dilimpahkan ke Pengadilan
Metro 24 Jam - Kamis, 20 Juni 2019 - 00:19 WIB

Diversi Gagal, Remaja Tersangka Penista Agama di Tanjungbalai Segera Dilimpahkan ke Pengadilan

Polres Tanjungbalai menyerahkan Berkas Pelimpahan (Tahap II), tersangka pelaku penistaan agama JS (18), ke Kejaksaan Negeri Tanjungbalai-Asahan, Rabu (18/6/2019).Remaja yang ...
Lagi, Polres Siantar Tangkap Jurtul Togel, Bandarnya Masih Ngumpet?
Metro 24 Jam - Rabu, 19 Juni 2019 - 23:58 WIB

Lagi, Polres Siantar Tangkap Jurtul Togel, Bandarnya Masih Ngumpet?

Personel Satuan Reserse Kriminal Polres Siantar kembali menangkap seorang penulis togel jenis Hongkong. Pria itu bernama Edi Gunawa, warga Jalan ...
Bocah Kelas 6 SD Ditemukan Tak Bernyawa di Saluran Irigasi, TKP: Silakkidir
Metro 24 Jam - Rabu, 19 Juni 2019 - 22:09 WIB

Bocah Kelas 6 SD Ditemukan Tak Bernyawa di Saluran Irigasi, TKP: Silakkidir

Muhammad Iqbal Anshori (13),ditemukan tersangkut di saluran irigasi belakang rumahnya, di Nagori Silakkidir, Kecamatan Huta Bayu Raja, Simalungun, dalam kondisi ...
Berharap Dapat Upah Saat Antar 900 Gram Sabu, Pria Ini Rupanya Ditunggu Polisi
Metro 24 Jam - Rabu, 19 Juni 2019 - 21:43 WIB

Berharap Dapat Upah Saat Antar 900 Gram Sabu, Pria Ini Rupanya Ditunggu Polisi

Riki Pratama, warga Jalan Kepodang I Nomor 372, Perumnas Mandala, Kecamatan Percut Seituan, Deliserdang, hanya bisa pasrah saat dituntut Jaksa ...
Sengketa Pemilu Dapil 2 Deliserdang, Sidang Agenda Konklusi, Pelapor Optimis Menang
Metro 24 Jam - Rabu, 19 Juni 2019 - 21:00 WIB

Sengketa Pemilu Dapil 2 Deliserdang, Sidang Agenda Konklusi, Pelapor Optimis Menang

Sidang Sengketa Pemilu dapil 2 Deliserdang kembali dilanjutkan dengan agenda konklusi (kesimpulan) di ruang sidang Kantor Bawaslu Deliserdang, Jalan Tanjung ...
Loading...

Loading…