Selasa, 11 Desember 2018 | 13.50 WIB
Metro24Jam>News>Metro 24 Jam>Katanya Cuma Dikasih Jatah Belanja Rp200.000 Tiap Bulan, Bersama TTM Wanita Ini Bunuh Suami

Katanya Cuma Dikasih Jatah Belanja Rp200.000 Tiap Bulan, Bersama TTM Wanita Ini Bunuh Suami

Rabu, 19 September 2018 - 20:12 WIB

IMG-61833

Dewi saat akan dipaparkan di Mapolrestabes Medan, Jasad Muhammad Yusuf ketika pertama kali ditemukan. (ist/metro24jam.com)

MEDAN, metro24jam.com – Polisi akhirnya mengungkap kasus pembunuhan jasad yang ditemukan di perladangan Dusun I, Desa Sibolangit, Kecamatan Sibolangit, Deliserdang, Jumat (14/9/2018) lalu.

Korban yang diketahui bernama Muhammad Yusuf (34), adalah guru Sekolah Dasar (SD) asal Stabat, ternyata dibunuh istrinya sendiri, Chory Kumulia Dewi alias Chory alias Dewi (25) warga Dusun 11, Desa Ara Condong, Kecamatan Stabat.

Dewi akhirnya mengatakan melakukan pembunuhan itu dia rencanakan bersama Teman Tapi Mesranya yang diakui dia sebagai abang angkatnya.

Personel Sat Reskrim Polrestabes Medan yang melakukan penyelidikan meringkus wanita itu, Minggu (16/9/2018) sekira pukul 14.00 Wib

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dadang Hartanto kepada wartawan, Rabu (19/9/2018) sore menjelaskan, motif wanita itu membunuh suaminya gara-gara kesal karena tiap bulan hanya dikasih uang belanja Rp100 hingga Rp200 Ribu.

“Si korban dianggap tidak memperhatikan istrinya, memberikan uang belanja seratus hingga dua ratus ribu [rupiah]. Si pelaku ini istrinya (kesal) minta cerai tapi tidak ditanggapi,” ujar Dadang didampingi Kasat Reskrim, AKBP Putu Yudha Prawira.

Kesal karena menganggap suaminya kikir, Dewi akhirnya menyimpan dendam. Masih dikatakan Dadang, Dewi yang tak tahan dengan sikap suaminya itu, meluapkan perasaannya kepada seorang teman prianya berinisial GW.

Tapi, alih-alih memberikan jalan keluar bijak atas persoalan rumahtangga perempuan tersebut, GW yang diduga memiliki hubungan istimewa dengan Dewi, malah mengusulkan satu rencana jahat agar Dewi menghabisi nyawa suaminya itu.

Gayung bersambut. Rencana itu disetujui Dewi. Selasa (4/9/2018) keduanya mulai menyusun rencana pembunuhan terhadap Muhammad Yusuf. Modusnya, mengajak suami Dewi itu pergi ke luar kota dan kemudian dihabisi di perjalanan.

“Jadi modusnya tersangka mengajak korban untuk menghadiri pesta pernikahan ke Aceh,” kata Kombes Dadang.

Setelah disepakati waktu yang sudah ditentukan, Kamis (13/9) malam pasutri ini berangkat ke Aceh, dengan merental mobil. Untuk merealisasi rencana jahat itu, GW sengaja menjadi sopir mobil rental tersebut.

Rencana itu pun berjalan mulus, karena Yusuf sama sekali tidak merasa curiga bahwa perjalanan tersebut hanya akal-akalan sang istri untuk mengirimnya ke alam baka.

Di perbatasan Medan-Aceh, saat Yusuf tertidur pulas, GW secara perlahan menepikan mobil dan langsung mencekiknya hingga tewas.

“Jenazahnya dibuang di kawasan Sibolangit, dan ditemukan pada Jumat (14/9),” ungkap Dadang.

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dadang Hartanto dan Kasat Reskrim AKBP Putu Yudha Prawira memperlihatkan barang bukti. (ist/metro24jam.com)

Polisi yang menyelidiki kasus ini kemudian menemukan titik terang dan mengidentifikasi pelaku pembunuhannya.

“Jumlah pelaku ada dua orang, satu pelakunya berinisial GW masih dalam pengejaran sedangkan satu pelaku lainya sudah diamankan,” tukasnya.

Turut diamankan barang bukti 1 unit mobil Daihatsu Ayla, dan 2 unit sepeda motor serta pakaian korban. Polisi sendiri masih terus mengejar tersangka GW yang kini tengah bersembunyi.

Sementara Dewi mengaku ia tidak membunuh suaminya. “Yang bawa mayatnya GW, saya tidak ikut membunuhnya,” kilahnya.

Dia juga bungkam ketika ditanya soal suaminya yang hanya memberikan jatah belanja Rp200 ribu, karena dirinya pernah dipergoki M Yusuf selingkuh dengan pria lain. (asn)

BACA JUGA:
Warga Sibolangit Heboh, Jasad Pria Ini Ditemukan dengan Wajah dan Leher Penuh Luka Memar


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Memalak Sambil Bawa Ganja dan Sabu, Pria Ini ‘Diangkut’ Polisi
Metro 24 Jam - Selasa, 11 Desember 2018 - 12:08 WIB

Memalak Sambil Bawa Ganja dan Sabu, Pria Ini ‘Diangkut’ Polisi

Merasa preman besar, pria yang beralamat di Jalan Selamat, Gang Bersama, Simpang Limun, terang-terangan memalak warga di Jalan AR Hakim, ...
Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia Deliserdang Dilantik
Metro 24 Jam - Selasa, 11 Desember 2018 - 11:55 WIB

Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia Deliserdang Dilantik

Pengurus Daerah (PD) Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (IPEMI) Kabupaten Deliserdang dilantik oleh Ketua Pimpinan Wilayah (PW) IPEMI Sumatera Utara Hj ...
Sejak Januari Hingga November 2018, Kejari Siantar Tangani 1481 Perkara Korupsi, 762 Sudah Dituntut
Metro 24 Jam - Senin, 10 Desember 2018 - 20:51 WIB

Sejak Januari Hingga November 2018, Kejari Siantar Tangani 1481 Perkara Korupsi, 762 Sudah Dituntut

Memperingati hari Anti Korupsi yang jatuh pada 9 Desember 2018, seluruh pegawai dan tenaga honorer Kejaksaan Negeri Siantar melaksanakan apel ...
Ribut Di Parter Tuak, Irfan Dibacok Preman Kampung
Metro 24 Jam - Senin, 10 Desember 2018 - 19:53 WIB

Ribut Di Parter Tuak, Irfan Dibacok Preman Kampung

Irpan Hasibuan (42) warga Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) mengalami luka bacok dilengan kiri. Pembacokan setelah ...
Ditangkap Gara-gara Memalak, Pria Ini Terciduk Simpan Sabu di Dubur, Makin Dalamlah!
Metro 24 Jam - Senin, 10 Desember 2018 - 19:37 WIB

Ditangkap Gara-gara Memalak, Pria Ini Terciduk Simpan Sabu di Dubur, Makin Dalamlah!

Beni Tarigan (27), warga Dusun III, Desa Tanjung Morawa, Kecamatan Tanjung Morawa, ditangkap polisi bersama temannya, Ramadani Ginting (23), warga ...
PC Muhammadiyah Galang Peringati Milad ke-109
Metro 24 Jam - Senin, 10 Desember 2018 - 19:09 WIB

PC Muhammadiyah Galang Peringati Milad ke-109

Pimpinan Cabang Muhammadiyah Kecamatan Galang memperingati Milad ke -109 di halaman Sekolah Muhammadiyah Galang, Minggu (9/12/2018). Peringatan milad dirangkaikan dengan ...
bupati serdang bedagai
Loading...